“Investor Malaikat” untuk Membangun Kampung Halaman

Di acara reuni alumni angkatan di perguruan tinggi, saya mengobrol
dengan teman yang sudah berhasil menjadi pengusaha di ibukota dan
salah satu ide yang dia paparkan adalah [“investor malaikat” untuk
alumni perguruan tinggi yang bersedia mengembangkan bisnis di
kampung asalnya](http://ikhlasulamal.postach.io/post/angel-investors-for-our-villages). Latar belakang pendidikan si calon pelaku bisnis
menjadi pertimbangan juga; sesuatu yang pantas menurut saya, karena
dengan demikian tidak sia-sialah ybs. belajar di perguruan tinggi
sesuai kesukaannya.

Ada tiga poin yang saya catat:

1. Sebagian besar mahasiswa perguruan tinggi datang dari daerah
yang jauh (sebagian besar dari pedesaan) dan kemudian menetap di
kota-kota besar tempat perguruan tinggi tsb. atau sekitarnya. Saya
dan teman-teman yang ikut mengobrol saat itu termasuk dalam
kelompok ini.
1. Lulusan perguruan tinggi ini dibekali ilmu pengetahuan dan
teknologi yang perlu dibumikan menjadi bisnis yang prospektif di
tempat asal mereka atau sekitarnya. Dengan demikian terjadi proses
membumikan ilmu pengetahuan dan mengembalikan manfaat pendidikan
mereka ke masyarakat yang selama ini turut andil secara langsung
atau tidak langsung pada proses pendidikan kita semua.
1. Kandidat yang berminat menyusun proposal rencana bisnis,
hasilnya dievaluasi, dan dihubungkan dengan investor yang bersedia
berinvestasi. Model investasi yang dibayangkan seperti [“joint
venture”](http://en.wikipedia.org/wiki/Joint_venture).

Ide menarik dan saya yakin dalam bentuk/skala berbeda sudah terpikir
oleh pihak-pihak lain. Karena sekarang yang lebih penting tindakan
daripada wacana belaka, boleh juga hal ini dipikirkan alumni SMA di
sini.

1 thought on ““Investor Malaikat” untuk Membangun Kampung Halaman”

Comments are closed.