Tadi siang selepas kerja, saat berbincang dengan seorang teman, sempat terlontar kalimat dariku…..hore..!!kini saatnya memanjakan diri sendiri. Sang teman sempat tergelitik bertanya, apa maksudnya?
Memanjakan diri sendiri, adalah istilah yang biasa kupakai saat aku merasa suntuk, capek dan bosan dengan segala rutinitas sehari-hari, mungkin di tempat kerja, di rumah, anak2 yang kadang rewel deelel. Saat-saat seperti itu, kadang kita perlu melakukan sesuatu yang bisa membuat kita merasa relax, nyaman, merdeka, mencoba menikmati hasil jerih payah kita untuk kesenangan kita sendiri (terlalu egois…..?) kurasa tidak.
Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk memanjakan diri sendiri. Mengerjakan hobi di masa muda, berjalan-jalan sendirian di tempat yang kita sukai, makan di tempat paling enak, nonton, baca buku, memancing ataupun sekedar masuk dalam kamar, nyalakan AC, setel lagu evergreen dan pesan sama anak-anak jangan ribut , mama mau tidur. Lalu biarkan imajinasi kita melayang, menyusuri lorong ingatan masa lalu yang indah. Dijamin deh, setelah memanjakan diri kita merasa fresh dan pikiran tetap jernih.
Wacana memanjakan diri sendiri sering aku sampaikan, saat aku berinteraksi dengan perempuan-perempuan perkasa, para pekerja pabrik (di salah satu tempat kerjaku). Di sela-sela konsultasi , kerap aku jelaskan bahwa kita para perempuan boleh loh sekali-sekali menikmati hasil jerih payah kita sendiri. Mungkin menyisihkan sebagian uang hasil kerja, terus dikumpulkan dan nanti bisa dipakai untuk membeli atau melakukan apa saja yang kita diinginkan (hal yang mungkin sulit bagi mereka, di tengah himpitan beban ekonomi). Tapi tentu harus dijelaskan dan dapat ijin dari suami. Kenapa aku lakukan itu? Ya bagaimana tidak, mereka hampir tidak punya waktu untuk dirinya sendiri. Waktu dan tenaga mereka habis untuk bekerja di pabrik, mengurus pekerjaaan domestik di rumah, melayani suami dan anak deelel. Di usia 40an garis-garis penuaan sudah terukir jelas, kulit yang keriput, wajah yang kuyu, mungkin inilah gambaran banyak perempuan Indonesia di tengah beban ekonomi yang begitu berat.
Pernah ada kejadian, setelah berbincang tentang perlunya memanjakan diri sendiri. Beberapa waktu kemudian, ada salah satu pekerja yang datang berkonsultasi, dia datang dengan wajah yang merah seperti kepiting rebus (sepertinya alergi obat), setelah kutanya..kenapa wajahnya bu, kok jadi merah gitu?….Si ibu sambil malu-malu bilang,..kata dokter disuruh memanjakan diri sendiri, saya pengen wajah saya jadi putih, tapi kok jadi gini?….alamak!!!! Salah siapa?
Jadi teman, kalau kita lagi suntuk atau bingung nggak tahu mesti bagaimana, boleh kok kalau mau memanjakan diri sendiri….? Siapa takut….?
Atau mungkin ekos kangen berat sama aku, boleh aja memanjakan diri sendiri terbang dari borneo ke surabaya, tak jemput awakmu Coz!! Ha…ha…ha….
Mau tahu yang kukerjakan untuk memanjakan diri hari ini? Hmmm. ikutan spa dengan aromaterapi……duuh nikmatnya dunia……..
Popularity: 5% [?]


