Setiap Bulan Tiada Lowong

Dulu ada salah satu obsesi yang dicetuskan oleh salah satu anggota mailing list bahwa setiap bulan harus ada email masuk, tidak boleh ada yang lowong. Oke, kita coba… ada saja yang dikirimkan, sekalipun tidak selalu berupa topik khusus.

Tapi akhirnya ada juga satu bulan yang terlewat — pada lali rek, gak ana sing ngelingno. Yaitu Mei 2006, seperti terlihat di bawah ini…

Tampilan milis SMA 1 Jember angkatan 88

Klik untuk melihat tampilan yang lebih jelas.

Badge, béd

Di Kamus Besar Bahasa Indonesia, tidak ada badge atau béd, tapi sudah menjadi percakapan umum zaman dulu bahwa logo sekolah yang dipasang di saku baju adalah béd. Sebelumnya setiap sekolah punya logo masing-masing dan setelah Depdikbud (sekarang Depdiknas) saat itu memberlakukan keseragaman béd untuk semua sekolah, simbol tersebut hilang – lebih tepatnya tidak digunakan.

Mungkin juga Ekoz adalah kolektor barang-barang antik yang sangat tinggi nilainya, misalnya topi pet khas Che Guevara (lho, barangkali… kan boleh saja berandai-andai). Yang jelas, pada saat orang lain terkesiap dan berpaling ke simbol Big Brother seperti Yahoo!, Google, atau raksasa Internet lain, pangreh salah satu bank nasional di Kalimantan ini malah mencomot simbol legenda klasik, hikayat kilau-kemilau, dari Tanah Jember.

Continue reading “Badge, béd”

Mereka ternyata ..Beyond my Expectation!!!!

Balikpapan isuk-isuk isih uadeeem…..bakdo subuh ndelok DVD “Eskul “…(biasa …rutinitas weekend arek kos-kosan….ngene iki rek nasibe wong ngolek upo tekan sebrang…wis tuek yok kos ae’) …aku penasaran dengan kontroversi seputar film ini pasca  kemenanggannya di FFI 2006 ..yang dipermasahkan oleh Masyarakat Perpile’man Indonesia…maklum arep ndelok versi layar lebare’….ndek Balikpapan gak gedung Bioskop sing nggenah…ada bioskop model GNI tahun 1985an…tapi sing disetel film medhen-medheni tok….eh kok OOT (out of Topic)…Gini…Filmnya bagus dan cukup menyentuh…tentang anak SMA yang ditindas oleh kawan-kawannya…terus nekad dan nyandera para intimidatornya…terjadi sedikit keriuhan …dan Dooor….si Penyandera bunuh kediri…sad end….abis nonton terus aku mikir opo seperti itu dunia anak SMA saat ini (film ini diinspirasikan oleh kisah nyata)…saling pamer…intimidasi…dll…dadi kesannya dunia yang harusnya menjadi landasan masa depan mereka kok suram abis….trus masa depan seperti apa yang akan mereka dapatkan?…jadi para Birokrat yang suka Menggunting dalam lipatan..pejabat korup…Politikus yang bener-bener tikus …ato jadi pengusaha hitam.?….semua serba gelap….. dan saya kok yakin apa yang menjadikan kita saat ini ….apa juga ada andil pengalaman pribadi pada masa-masa SMA kita dulu ?…pendapat pribadiku.. betapa masa-masa SMA kita di Jember begitu patut disyukuri ….datar …nyaris tanpa gejolak….paling-paling kejadian yang jadi riak adalah peristiwa kayak.. berantem dengan anak Widyatama seperti awal kita masuk….mbolos di Rambo terus disergap guru….atau paling gawat insiden perobekan jok motor (isih kelingan kawan-kawan)…ato..kehilangan spion …busi…dan shock breker ( ini tak alami senndiri) di parkiran motor….selebihnya manis-manis aja..itu seingatku lho? … tapi yang bikin aku surprise …ternyata banyak teman-teman saat ini yang pilihan kerja dan minatnya ternyata beda dengan dugaan “ideal” saya saat SMA dulu …. ada yang memang bisa ditebak ….Prof. Bangbang van Porenk, Yudhie Setyanto dan Firman Kurniawan….our intelegent friend…diprediksi akan berkecimpung di dunia keilmuan ….prediksiku  cocok sekali dengan  saat ini …..Sevidiana Wahidiah dipredict jadi Dokter ….yo cocok ….Terus Haris Hermawan dadi entrepreneur yo cocok…nah yang beyond my expectation ternyata banyak …conto…Dr.Iwan Taruna  dan Dr.Ida Baguz …lha kok dadi dosen …padahal prediksiku akan jadi birokrat dan profesional dunia  bisnis ….lalu Arix Tohari predictku dadi dosen juga …malah jadi marketer product yang energik punya …. bahkan aku gagal nebak kawan sejak SMP …Mirza the Cordutz van Semboro yang terkenal sebagai salah satu aktivis Rambo cafe …malah dadi birokrat keuangan… Dan our moderator Ikhlasul Amal yang tak predict dadi Physics scientist ..malah tulisan-tulisannya sangat humanis gaya arek-arek Sociology …terus Faiz Sahly yang orangnya gaul abis dan pecinta musik-musik pemberontakan yang tak predict gak akan tahan kerja di birokrasi …eh malah dadi birokrat di Fishery dept…wah-wah you’re  beyond my expectation my friend … aku yakin perubahan pilihan-pilihan kerja dan minat lebih banyak ditentukan saat kita di Perguruan Tinggi …bukannya terpola sejak SMA karena sebagian besar kita nampaknya mempunyai ingatan masa SMA yang nyaris sama …. datar…nglundung…tanpa gejolak yang bisa membanting arah pada pilihan yang sama sekali beda dengan yang kita bayangkan dulu …sehingga tak cukup ada relevansinya dengan masa kini kita …termasuk saya..yang kecebur di bank…bukannya menjadi sinder kebun yang dulu jadi impian masa SMA ku…..dan keputusan itu sangat dipengaruhi pengalaman-pengalaman di PT…..tapi yang terpenting apapun pilihan kita…yang terpenting dinikmati saja…..jadi pertanyaannya apa yang menjadi faktor pembalikan arah cita-cita temen-temen?…kalo saya pengalaman PT yang berperan besar ….saat SMA gejolaknya terlalu datar untuk membuat sebuah pembalikan …..itu saja ….so my friend What’s the crucial reason that made you beyond my expectation ? …….

“Mailing List” Alumni

Syukurlah ada Internet dan email: sekalipun setelah lulus hubungan antarteman tidak terurus, akhirnya karena ketemuan, tetap ingin saling kontak, disediakan mailing list teman-teman atau alumni. Untung juga Yahoogroups awet, sehingga untuk lulusan 1988, setelah disediakan pada November 1999 sampai sekarang awet rajet. Atau bahasa kasarnya: orangnya itu-itu saja.

Namun tetap ada sensasi: eh, si Fulan muncul juga akhirnya. Diikuti oleh secuil kaget-kagetan dan kemudian bercerita ke utara dan ke selatan, berarti dari daerah Arjasa sampai Kencong! Setelah itu mereda dan kemudian syukur-syukur jika ada kerja sama saling profit — atau saling benefit.

Alumni tahun berapa saja dari SMA 1 Jember yang sudah memiliki mailing list? Entah. Namun jika ada kabar coba kontak pengelola situs ini agar alamat Web mailing list dapat diikutkan ke daftar di sini.

Oh ya, dulu ada situs Alumni.Net. Entah kabarnya, saya sendiri juga sudah malas memeriksa mereka.