Archive for the ‘Alumni’ category

BULOK – Bujangan Lokal……

August 12th, 2007

ini masih tentang reuni di omah sendok seminggu lalu….gak tau kenapa wajah-wajah kawan-kawan terbayang terus…kayaknya pertemuan yang berakhir jam sebelas itu terasa bukan main singkatnya……masih gak rela rasanya mo close down itu acara…

aku terus bilang ama arik yang juga ndilalah bisa hadir karena ada strategic meeting di Sampoerna Strategic di jakarta….Bro kita terusin ngobrol yuk….”oke …ndek Century aja Koz…aku nginep sono”..yok wis bar acara …setelah ngedrop MBak Ria yang nyarik Taxi Metro Ekspress…kami berdua diantar Ludi dan Endang ke century park hotel di kawasan Senayan….tks yo Bro and sista…

Rencananya aku ngobrol barang sejam baru meluncur ke Mes Lembaga Pendidikan dan Pengembangan BNI di Slipi sono…pas di kamar Arik aku nongkrong dia tas cabinet AC di deket jendela sambil ngeliat kerlap-kerlip lampu gedung tinggi jakarta …juga seliweran kendaraan di depan hotel yang gak ada hentinya maklum weekend…” Aku kayak mimpi ketemu konco-konco rik…bayangkan sebagian besar pada berubah….dan kayaknya kok kita jadi lebih deket gitu ya?”…” podo Koz…kayak si Ika yang datang berjilbab…wah…bener-bener deh…”…..mulanya biasa lah kita ngobrol ngalor ngidul dari soal keluarga…Arik dan Aku sama-sama jadi BULOK (Bujangan Lokal)….aku kerja di Balikpapan dan keluarga di Yogyakarta…kalo Arik lebih heroik lagi….sejak nikah gak pernah jadi satu ama keluarganya ….dia kerja di Jakarta (BAT,Frisian Flag) selama ± 8 tahun …keluarganya di Jember…bahkan dia pernah 3 tahun di Makassar keluarganya masih di Jember….sekarang dia di Suroboyo….dan agak lumayanlah ….frekwensi ketemu ama keluarganya di Jember jadi agak sering ….. terus terang gak enak bener jauh-jauhan dari keluarga….gak bisa berbagi kebahagian secara terus menerus dan seketika…apalagi pas sakit sendirian dan jauh dikeluarga duh rasanya nelongso…..kita terus terang iri ama kawan-kawan yang selalu bersama-sama keluarganya dimanapun dia…banyak yang nanya “kenapa gak dibawa sekalian aja koz ke Balikpapan?”…sebuah pertanyaan yang gak mudah dijawab… banyak pertimbangan yang menyebabkan keputusan pisah keluarga harus dipilih…terutama masalah pendidikan…kasian juga anak-anak yang sering pindah sekolah karena ortunya dapat tugas dari perusahaan…ada kawanku yang anaknya 7 kali pindah sekolah dalam rentang kelas 1-6 SD …dari Jakarta-Padang-Pekanbaru-Batam-Jakarta-Rengat-Denpasar…pas dia dipindah ke Balikpapan …akibatnya prestasinya jeblok karena harus selalu adaptasi…akhirnya diputuskan anaknya di sekolahkan di Jogjakarta hometown dia…dia yang sekarang pilih jadi Bulok….nasib dan jalan hidup kadang menghadapkan kita pada pilihan-pilihan yang jauh dari ideal dalam hal cara menata keluarga impian….aku sendiri gak pernah nyangka dan bermimpi…menjalani hidup yang gak “normal” kayak ini….bagiku cita-cita saat keluar dari SMA 1 Jember gak terlalu muluk….kuliah di Pertanian UGM…kerja di PTP di Jember kayak bapakku…nyekolahin anak di sono…dan dekat dengan akar budaya kita ….tapi kayaknya rencana yang maha kuasa gak bisa ditebak….aku gak kerja di kebun…gak kerja di Jember…gak bisa nyekolahin anak di Jember….beberapa kawan mendapatkan “karunia” itu seperti Dr.roen+Dr.Bagus+Lora Yazid+Harris bata..etc..etc….tapi sebagian lain berdiaspora ke seluruh penjuru nusantara….aku di Borneo…Taufiqi hamzah di Atjeh….banyak kawan di Jabodetabek (Ivan,Ludi,Endang,Andreas,Eddy,Yanar..etc)…Paris van Java dihuni Amal+Lisa+andi irawan de el el… Arik,Sevi, Noeri de el-el di gerbangkertosusilo…Faiz di pulau esnya Kebumen…bahkan aku baru denger dari Arik …banyak mungkin kawan kita yang dirantau dan sekarang gak ada kabarnaa ….misalnya sohib kita…Rudi Siam Pratama anak B-3 yang tetangganya Faiz…kabar terakhir dia di Pontianak tapi dah gak pernah lagi ada kontak …ato si Januar Wahyudi bin pak Imam yang kabarnya sekarang ada di perkebunan Astra Agro lestari di Mamuju Sulawesi Barat …sedangkan istrinya-Ardhita di Suroboyo….jadi bulok dia… kayaknya emang pola mutasi kerja corporate nasional sekarang…berpotensi menciptakan bujangan lokal yang semangkin banyak….

Fenomena Bulok ini di tempatku bekerja (BNI) banyak dijumpai…di kantorku aja dari 15 orang pegawai , semuanya adalah pendatang…..7 orang membawa keluarga 7 orang berstatus Bulok … jadi saat libur bersama 3 hari kayak 19 Maret silam yang libur nYepi…. wowww bisa terjadi kesibukan luar biasa…ngejar tenggat kerjaan…untuk kemudian meluncur ke Sepinggan dan terbang kemana istri-istri dan anak-anak akan didatangi dengan kerinduan yang tak terkatakan….ada yang ke Jogja…banyak yang ke Jakarta…Solo…Suroboyo… dan bisa ditebak di lounge bandara akan ketemu rekan-rekan sesama Bulok …kita lama-lama jadi hapal sama wajah -wajah mereka….bulok van Pertamina…Bulok chapter Total Indonesie…halliburton….PLN…Telkom…BRI…Mandiri…ahhhh aku gak sendiri batinku ….mungkin keadaan yang sama juga terjadi di bandara-bandara seluruh Indonesia…di stasiun gambir juga…di Gubeng juga…di Bungurasih….di Pulogadung….semuanya menunjuk pola aktivitas yang sama ….”pulang”….ketemu wajah-wajah yang bisa menghapus lelah dan capek seketika….pulang…pulang…pulang…

Dulu ketika masih training di jakarta 1997-1999…aku juga Bulok…istriku masih kerja di Jogjakarta…nah 2 minggu sekali kami (sekitar 10 orang) setelah jam kerja usai terbirit-birit ke stasiun Gambir mengejar KA Senja Utama Jogja ….jam 19.00 KA cabut …kita tidur di lantai kereta beralaskan koran…dilangkahi pedagang asongan yang gak kenal jam istirahat dan totokromo..i don’t care sing penting pulang…dan sampai Jogja sabtu pagi jam 05.00…minggu malam 19.00 terbirit-birit lagi ke stasiun TUGU Jogja ….sampe Jakarta 05.00 pagi…langsung ke kantor ..mandi disono..langsung kerja…begitu rutinitas selama 1 tahun 6 bulan…sebuah kehidupan yang jauh dari nyaman dan jelas tidak sehat….Senin-Kamis adalah saat yang paling menyiksa, kerja gak bisa tenang…hidup baru indah menjelang jum’at sore karena kita mau pulang..pulang…pulang…Sabtu pagi-Minggu Pagi adalah saat-saat paling menyenangkan..bersenda gurau dengan keluarga…menjelang keberangkatan ke JKT jadi nightmare yang berulang rasanya males sekali ngepak baju untuk balik lagi ke JKT dengan KA senja Utama…yang senasib denganku saat itu sangat banyak …sampe-sampe kita bikin paguyuban….

1999-2006 adalah saat-saat paling normal dalam keluarga kami..aku tugas di Semarang…keluarga dibawa serta …walau itu berarti istriku mesti gak kerja lagi…gak pa-pa…sing penting bisa gembira berkumpul….karena terus terang aku trauma dengan model keluarga yang pisah dan mesti ngejar-ngejar kereta untuk pulang…di saat suasana batin yang tenang kayak gitu tak pelak berat badan melejit dari 75 Kg menjadi 100 Kg….anak lair satu persatu….suasana keluarga normal yang menggembirakan walo jauh dari kampung halaman… eh ternyata per Maret 2006 aku mesti tugas di Balikpapan the Borneo….yah dengan berat hati berangkat juga…lha wong isih butuh upo?…ginilah nasib orang upahan…berbahagialah para pengusaha…yang jadi raja bagi nasib dan arah hidupnya sendiri…..

Bulok di Borneo berarti kembali jadi anak kos-kosan lagi…artinya kehidupan yang gak teratur…makan gak teratur….istirahat gak teratur…bahkan kita lebih suka menghabiskan waktu di kantor daripada di kos..jadinya kita punya jam lembur yang panjang betul dan tanpa bayaran tentunya…rata-rata kita pulang jam 9 malam…

jika gak pulang..Sabtu pagi setelah bal-balan kita kumpul di kantor..ada yang kerja ato ngenet dan blogging kayak aku sekarang ini he..he..he…hiburan murah yang sehat….hari minggupun sama aja…kumpul di kantor…keliatannya asyiik…tapi begitu medical check up..serta merta kehidupan yang serba tak teratur itu memberikan ganjarannya…kolesterol tinggi…Asam urat tinggi…SGPT dan SGOT dalam rangge waspada karena kecapekan dan pola makan yang gak sehat..katanya… bagi orang yang sloordig dan mesti dikontrol ketat kayak aku…jadi Bulok merupakan ujian yang sangat-sangat berat…..aku gak tau berapa orang alumni kita yang mesti jadi Bulok kepekso seperti aku dan Arik…semoga gak banyak deh..bagaimanapun hidup normal adalah yang terbaik…yakinlah itu….

gak terasa jam dah nunjuk 01.00 dinihari….mata dah mulai ngantuk…tapi Jakarta masih hidup…lampu-lampu masih berkedipan di puncak-puncak gedung tinggi….jalanan masih dilindasi mobil-mobil para pecinta kehidupan malam….aku masih termanggu diatas cabinet pinggir jendela…Arik masih duduk diem di atas sofa….” aku mulih Rik….”…”..ngopo koz…turu kene ae…ngobrollah..suwi awakke dewe gak ngobrol asyiik kayk gini…pesawatku awan ae kok…” …yo wislah daripada ndodog gerbang LPN dengan resiko diunjukin wajah masam security wisma BNI….akhirnya pembicaran sesi II dimulai lagi…tentang apa…next time tak ceritainn….sekarang aku mo makan dulu yah….tuh kan sarapan kok jam 10.00?…sebuah contoh kehidupan yang gak teratur …o alah…BULOK..BULOk…..Yanarrrrr…..kapan aku dibalikin ke Jogjaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa……plsss Bosss…..

Popularity: 17% [?]

19 Tahun Kemudian…….

August 8th, 2007

Sebenarnya aku udah comment di postingan EO kita Ivan…tapi gak cukup rasanya halaman yang disediakan….so apaboleh buat ini cerita tentang kawan-kawan kita 19 tahun kemudian……..

Jum’at itu special banget…..bagiku apalagi….takdir Allah itu adalah kata yang pas menggambarkan ribuan rahmat yang diberikannnya kepada hambaNya yang dhoif ini….setelah tiket BPN-CGK ditangan pasca provokasi Ivan dan Amal untuk hadir reuni…eh seminggu sebelumberangkat…my boss perintahkan tuk ke Jakarta…’” EKOZ!!!!….kowe orang mesti ini hari harus cariken daripada itu Luft kartjis ke Bataaviaa….ada perintah dari Hoofbestuuur di Batavia…kowe orang Kamis-Senin depan mesti diberiken daripada kesadaran untuk inget kepada ALLoh…mangkanja kowe mesti ikut daripada itu kursus ESQ (emotional Spiritual Quotient)….”….”..Whaaaaaaaaaaaaaat……….!!!!!!!!..”…tanpa ba..bi..bu aku langsung ngacir ke perwakilan Garuda Balikpapan deket kantornya Cordut dulu…..reschedule Luft kartjis……aseeek grateeesss….lageee…gratees..lagee.

menjelang tanggal ke Jakarta rasanya waktu jadi semangkin rendet jalannya….malam kemis temen-temen mengadakan atjara pelepasan dirikoe di Happy Puppy…katanya sebelum menjadi orang yang spiritualis mesti dipelontjo…ya udah..malam itu semua tembang kenangan meluntjur…”Angie”..”Run The Hill-Iron maiden” “Tom sawyer-Rush”…sampek klimaksnya..” We are The Worldnya USA for Afrika”…lagu ini sempat mengharu biru Jember pada medio 80-an…rasanya malamitu Happy Puppy udah jadi Aula PTP XXVI tempat acara perpisahan biasa digelar…ato..mini konser… bayang-bayang teman-teman jadi kerinduan yang membiru gitu…hiks…hiks….

….Nikko Hotel (Djum’at, 03 august 2007)….Nokia butut menjerit…oh Ludi..” Bro I pick up u at 17.30..we meet at plaza indonesia…” “Siap Bro!!”…..bentar kemudian….Nokia njerit lagi ..ah Firman my man…”…you mesti tjepet dateng…kalo perlu pakek Odjeck…inget hari ini kampanye trahirr”….okay…okay..di lobby PI…” my man ludi…pick me…”…dia kaget sebentar melihat betapa meletusnya tubuh hamba ini ” Man….you Fat!!!! isok pangling aku yen gak mbok sopo disik…”…nah reuni pertama adalah dengan my best friend sejak SD Jember Kidul VII (SMP dan SMA kita juga sama)

Ludi haryanto….adalah anak kebun sejati…kami jumpa pertama kali kelas IV SD..sejak itu kita dah kayak sodara….dia sebenarnya urang sunda aseli dari Ciomas mBogor…tapi sekarang kalo ditanya kowe orang asalnja dari mana mesti dia bilang…Jember!!!….penggila Metal sejati ini gak juga luntur gaya kalemnya…kalo dulu dia unjukin kaset metal terbaru…kemaren dia unjukin I-Pod 80 GBnya dan…ki delokken..dan konser IRON MAIDEN tersaji di depan kita….edan..makin menjadi hobby metalnya….dia kerja diperusahaan perkebunan …sekali anak kebun..tetap anak kebun deh…

berkali-kali dia kontak ama bini tersayangnya…yang kejebak macet gara-gara kampanye trahir…..akhirnya dia bilang “..yok ke depan…istriku dah nunggu….”….istrinya adalah pacar lamanya di SMP2….setelah lewat jalan berliku…kalo jodoh gak akan kemana….dan muncullah wajah smart girl from Gunung batu…

Endang Muljaningsih…masih dengan wajah jenakanya..” aduh rek lemune..he..he..he..”..aku cumak bisa pasrah mengiyakan…kalo istri Ludi ini bisa dibilang dah kayak sodara saya…dia gak berubah banyak…bahkan sampek logatnya masih sangat-sangat Jember he..he..he..doi dulu tempat curhat yang paling ngertiin sohibnya yang dari golongan marginal ini….dia sekarang kerja di bidang yang terbilang sadis…”PEST CONTROL”…

setelah sampe di OMAH Sendok…ternyata gerombolan 88 dah pada ketawa-ketiwi…mataku sebenarnya dah agak menduung..tapi mosok Rocker nangis rek…suer deh…kayak mimpi melihat mereka Semua….my lovely friend akhirnya kutemui kalian di alam yang nyata…tak lagi di mimpi-mimpi penuh kerinduan…

Andhy irawan – makin gagah aja percis gambaran GM hotel kayak ..berwibawa adalah kata yang tepat….tapi sekarang agak iteman…dulu dia putih sangat..kebanyakan bejemur di pante kalee ya….

Agus Apriliyanto..dateng bareng hamiem…si pendiam juga dari B-1..kayaknya anak-anak B-1 yang rame hanya Ajie dan eddy ya…sekarang ya juga pendiam…ayo Gus kirim cerita di blog ini yoo…

Andreas Dewanto - si pemilik wajah bule ini gak juga berubah…pemain sepakbola handal pecinta Karl Heinz Rummenigge ini tetap dengan wajah coolnya…Pepen ..kamu gak brubah deh..dan masih gemar bermain bola…anak kebun yang bermetamorfosis jadi anak metropolis…aku inget ketika umur 12 tahun kami nekat ke Bali berdua dengan bekal Rp. 25. ribu saja…eh tak di nyana istrinya juga SMa 1 ..si Henny….

Ajie A Setyaji …wajahnya tetep aja mirip Ringgo Star the Beatles…pemain kanan luar SMA 1 Jember tandem karo Andreas..yang sangat bersyukur diterima di IPB karena dia bisa segera ngacir ke Senayan jika ada pertandingan bola…sangat bola mania..asalnya sih dia pendiam tapi kalo dah ketemu Eddy arjanto…Rosakkkk…Rosakkkk…opo ae isok digae guyonan…” mosok dibilang Eddy kalo posting e-mail mesti via dia?…wkkk…wkkk…)

Eddy Arjanto – oreng Medhureh yang tetep ramee..ini another tretan dhibik saya…tanpa dia kayaknya aku berat menghadapi tahun-tahun pertama di Jogja…ada satu cerita lucu…dia pernah ngamuk-ngamuk karena saat makan di Wr.Sederhana…dia mesti bayar lebih mahal dariku padahal makannya sama persis…usut punya usut dia dicharge mahal karena saat ditanya pakek apa..doi bilang ” nasi lauknya iwak tempe,iwak tahu dan nDog “…ya jelas di charge mahal karena makan Iwak ato ikan….he..he… padahal aslinya lauknya cuman tempe dan tahu “…sepanjang Reuni dia digodain gara-gara selalu nanyak apa itu Blog……

Eka octavia —aduh bu aku pangling lho karena pake jilbab…temen sejak SMP ini jadi nyonya Hendro Witjaksono…dia nanya ke aku ” masih inget saya”…aduh mbakyu ingat dong..sampeyan kan new girl on the block saat SMP 2 dulu….

Elly NW — bu hajjah kita ini…betul-betul menjelma menjadi seorang sosok yang begitu mature …ciri pengusaha sejati…menggetarkan dah…

Farida Gurmiyati — aloww ibu long time nosee….ibu asal gorontalo ini adalah istri tersayang cak Ali Maskur Moesa…politikus handal di Senayan…aku sempat terkejut saat beliau bilang..”masak sih anak-anak hadir saat aku nikah 18 tahun silam?..” adduh ibu kami hadir lho…beliau juga punya suara emas lho….next time mesti kita todong nyanyi….

Firman kurniawan — dengan bentuk body yang mulai menggemuk (awas ati-ati bro)..dia tetep dengan gaya coolnya yang jadi trade mark sejak SMA..mantap menyalamiku..selamat belajar lagi Bro…gaya coolnya berbeda betul dengan gaya tulisannya yang ngepop ilmiah di TEMPO ato Kompas…kayaknya kita bisa berharap dia bisa jadi the next filsuf from Jember deh…

Hamim Thohari …muncul agak lambat dariku dengan rambut beatlesnya..terus terang aku semula membayangkan dia itu sebagai sosok Fahim Amin…anaknya kocak..lugu..lurus sekali…clan tohari ini mesti mengarungi macetnya jalanan dari Cilegon ke Omah sendok…salutt….

eh to be continued yo….ada debitur yang dateng….

Tak lanjutin lagi dah deskripsi 19 tahun kemudian….

Hendro Witjaksono…si kalem anak fisika…keyboardis andal yang sekarang katanya gak lagi bermusik (duuuhhh…eman tenan lho nDro) adalah Mr. Eka Octavia ( you berdua mesti cerita..itu…gimana jalannya kok akhirnya bisa jadian…kan dulunya?…wkkkk….wkkkk…..Ell terusno ae yo….)..bersama Iwan Taruna (basist)…Iwan Zorro (drummer)…gitarisnya sopo yo..opo Imam Handoyo ?…vokalisnya 3 orang cewek imut…lagu paling tak senengin kalo mereka tampil adalah “KAMU”-Tito soemarsono….dia gak berubah masih kalem dan sangat santun….goodlah bro…

Hesty Damayanty…ada perubahan yang nyata dari mbakyu saka Ambulu ini …dia gak serem lagi…senyumnya georgues deh…gimana ya..anggun gitu lho…aku tau percis lha wong SMP dan SMAnya sama….ketika tak bilang “wah mbakyu dah gak serem lagi nih?”…dia ketawa…” aku dulu serem ya kos?…iyalah Lha wong guru BP SMP2 Bu Lin dan Bu Pur pernah comment gitu”…keep movin and smile mbakyu…..

Ika Listyaningtyas….Subhanallah…salah satu kejutan terbesar Reuni kemarin adalah tonggo Gebangku ini…agak gemukan dan berjilbab..Subhanallah….aku tau betul dia karna SD satu kompleks+SMP2+SMA1+Faperta Uned sama-sama satu sekolah J….mBakyu satu ini terkenal kalem dan pinter nari (mbakyu fotomu waktu nari Punjari sama Yunik Istikorini saat MAKARA 88 ada di aku lho?)….saat tak bilang gimana kabar gimana kabar sepeda mini dengan stang jangkung itu?…dia melebarkan matanya…” kok masih ingat?”…

Ikhlasul Amal..ho..ho..ho sang penjaga kedamaian di ranah dunia maya…ngeliat dia kayaknya gak ada yang berubah kalem tidak menggebu-ngebu bahkan ketika digodain ama Eddy dan adje soal Blogg..sayang sebentar saya ngobrol ama beliau….keep movin bro….

Ivan Syahbana Khusyairi ….kawan suka duka saat di Jogja bersama eddy…agak gemukan kamu Van…entah masih suka olahraga gak dia itu….dulu sih hobi nonton Rugby Aussie rule..tetep rapih dan baik hati…teruskan Bro…you the best…dia cerita Binter Joy merahnya dah dijual selepas selesai di FE-UGM…

Lisa Wulandari …the clever girl from Kreyongan….aduh mbakyu anda tetep aja rame..yang mengejutkan dia cerita bahwa adiknya Lita (yang foto kecilnya masih ada di aku)..dinikahin temen kita SMP2 Agus Soedarjanto jadinya terjadi kerepotan kalo mo saling manggill…salam untuk dia ya Mbakk…dia tampak sangat excited saat bercerita-cerita

M Irawan…hmmmm…mr perfect…pujaaan para cewek-cewek di SMP dan SMa dulu ..dan sekarang dia lebih rame dari jaman sekolah yang sangat-sangat pendiam…aduh sayang gak ada panggung musik kalok gak dia tak suruh nyanyi When I Need You…”ekosss…kamu kok masih inget sih?”serunya…ya jelas..dalam hal ujian menyanyi saat SMP dulu….ada 2 yang selalu saya inget pertama Hartoyo…si nekad yang menyanyikan Bengawan Solo dengan irama Jembatan Merah…bikin kita terpingkal-pingkal dan Irawan!!!…”menyanyikan lagu when I need You dengan tangan dilipat ke belakang dan kepala menunduk malu”…aku tau kayaknya ada yang dituju khusus oleh lagu itu ya Wan?…

Ninis Ariansyah..datang dengan wajah yang gak berubah …kalem..karena gak pernah satu kelas di SMA kalo yang saya tahu dia itu Sahabat akrabnya Farida Gurmiyati bahkan sejak SMP3 sampek ini hari….ada yang mo ceritakan lebih detil?

Noerjam Tohari…sohibku sejak SMA+Faperta UNEJ+sampek sekarang kita masih kontak….selain itu yang bikin kita dekat adalah keprihatinan yang sama akan kemajuan kota Jember yang tak begitu dahsyat…selaen itu hari lahir istrinya (EstI) sama persis denganku sehingga kita saling mengklaim sebagai sodara kembar…dan nama istrinya sama dengan nama istriku…kemana-mana aku,Arik dan rudy Siam Pratama selalu barengan..except…sabtu siang dia punya jadwal khusus..he..he..he..ceritain aja bro…ato kalo pas lagi Latihan Baris Berbaris…dia ada mission khusus …wkkk…wkkkk….dia masih mempertahankan berat idealnya sejak SMA..typikal Kenshi sejati…

Asrijani Asrin…aku memanggilnya mBak Ria…because…my father adalah anak buah bapak asrin di PTP XXVI…dibandingkan masa SMA ..beliau agak kurusan..tetep rame…yanbg paling aku ingat tentang mBak Ria adalah…. saat Perpisahan SMP dulu beliau di dapuk jadi Ibu Marie guru bahasa inggris yang ibunya Herlina…salah satu pemain yang bisa menirukan secara persis perannya…akibatnya sang sutradara yanar siswanto..kena marah oleh guru-guru yang diperanin….wkkkk…wkkkk….

Tauladan M Adib….si pendiam Biologi satu…sekarang dah rame dia apalagi ketemu sesama B-1…termasuk penggemar sepakbola juga dan yang paling tereingat ialah dia sangat-sangat pendiam saat SMA….

Toto Wijajanto…oho…penguasa daerah GNI yang sangat kalem…dan gak berubah sampe sekarang…dia sekarang menjadi kesayangan anak-anak kecil..karena tanpa perusahaannya…gak ada Barbie beredar di Indonesia…aku agak familiar dengannya karena saat kelas satu rute pulang pasti lewat didepan rumah beliau yang deket bener dengan Rutjak Petis paling enak sejagat…(namanya sopo To?)

Yanar Siswanto…my ketua OSIS SMP dan SMA..orang yang ditakdirkan selalu lulus dalam berbagai ujian…waktu aku dateng serta merta dia menggamitku dan bilang “…telek koen…ojok nyebarno gossip aku dadi bosmu ….”…wkkkk…wkkk…kawan satu ini paling panik kalo tak bilang “apa yang bisa saya bantu bos?”…langsung spontan dia akan bilang”..telek koen…..”….dia adalah anak yang bisa menyeimbangkan antara prestasi intra dan extrakurikuler bagus..prototype murid kesayangan guru-guru….sekarang satu perusahaan denganku…tapi dia bosnya..he..he..he…just like along-long time ago…all right brotha?..

Yani Rahajeng..kemaren sayang aku terlambat sehingga gak bisa mengamat-amati secara dekat apa yang berubah dari beliau..karena emang kami gak pernah sekelas….

Yayak…ini another surprise pada reuni kemaren…yayak dengan brengosnya…waww..wawww diluar imajinasiku saat SMA deh…dulu dia termasuk the trouble maker bersama ganknya…heeboh..ruameee….sekarang..sangat matang..kalem..prototype manager-manager papan atas Telkom…Yayak dulu sempat tinggal di gebang kemundung (saat SD dan SMP) dekat service Honda…denger-denger istrinya si Risvia januarita ya…lho what a surprise?…gak ada story lho dulunya …wah kayak hendro dan Eka nih…mesti cerita tuh….

gitu dulu cerita tentang 19 tahun kemudian …banyak yang mengejutkan dari kawan-kawan kesimpulannya a. yang cowok-cowok sebagian besar berubah secara fisik dan menuju ke arah yang makin jelek he..he..he…gendut kayak aku dan rambut menipis

b. yang cewek berubah menjadi lebih cantik,anggun dan mature..georgeous…pas foto bareng …para cowok pada tereak…aduh kok jadi tambah cakep semua yaaaaaaaaaaa….

reuni yang luarbiasa… hanya keindahan persaudaraan dan kerinduan yang tertuntaskan yang jadi ujungnya…worthed…worthed…kayaknya kita mesti bikin acara Reuni yang lebih dahsyat…..mBak Lisa dah siap tuh….wkkk….wkkk….

Popularity: 27% [?]

Tentang Mini Reuni di Omah Sendok 3 Agustus

August 7th, 2007

Reuni Jum’at malam kemarin berlangsung meriah dan menyenangkan ..walaupun tidak ada acara yang khusus, cuman sekedar pul-kumpul saja.  Apalagi banyak diantara teman-teman yang sudah lama tidak saling berjumpa. Ada yang tetap badannya, ada juga yang semakin kurus.. dan banyak lagi yang semakin melaar.. 

Beruntung saya jadi panitia dalam acara ini, paling tidak saya tahu siapa-siapa yang berencana untuk datang. Sehingga saya bisa sudah bisa mempersiapkan bayangan teman-teman ketika masih di SMA dulu. Sambil mereka-reka kira-kira akan seperti apa bentuknya sekarang. 

Irawan paling awal datang setelah saya, kira-kira jam 18.30. Tidak banyak perubahan padanya karena saya sudah beberapa kali bertemu di Jakarta. Kemudian ada seorang cewek berjilbab merah celingak-celinguk .. Yani, sambil tersenyum-senyum. Tak seberapa lama kemudian, teman seangkatan kita yang paling terkenal di jagat teknologi informasi, Ikhlasul Amal, datang. Puyeng dia..Dia baru dijemput oleh Ely.. ”Waduh, aku longgo ning ngarep, cewek-cewek (Ely, Hesti & Lisa) ndik mburi ramene gak karu-karuan.”  Amal ini berangkat dari Bandung naik travel dan secara gak sengaja berada dalam satu mobil dengan Lisa. Agak mengherankan bagi saya kenapa mereka tidak janjian aja dulu untuk berangkat bareng.. ternyata oh ternyata.. mereka sama-sama tidak yakin akan penampakan lawannya..ha..ha.. kalo justifikasi Amal, ” aku khan pemalu di dunia nyata.” ..weleh..weleh.. 

Ngobrol berempat di meja aku, Yani, Irawan, Amal. Tiba-tiba Amal, ” lho, iki Yani yo?” Totok kemudian datang.. Langsung salaman dengan Yani. “waduh aku lali nggak ngandani yani nek onok reuni. Nek ngandhani saiki iso di penthungi aku”. Yani langsung ngakak, tapi dengan wajah yang polos aku ngeliat kesempatan untuk ngerjain kawan kita ini. “ dikandhani saiki ae Tok, paling gak popo” sementara di sebelahku si Irawan bisik-bisik. “ sing ngarep iku Yani khan.? He..he..  ternyata si Yani ini tampaknya mengalami metamorfosa sehingga dalam waktu yang cukup singkat 3 teman kita ini sampai tidak mengenalinya.. 

Firman berkantor di tempat yang sama dengan Ely. Sama-sama  sewa tempat disana. Konon khabarnya, si empunya rumah adalah teman kuliah Firman dan adalah juga teman ngajinya Ely.  

Kemudian berturut-turut Ria Asrin dan Ika datang.. kalau Ria ini mulai dulu sudah gede, jadi segede apapun tampaknya kita-kita akan tetep mengenalinya..ha..ha.. sori Ri..  Pengusaha kita, Ninis Ariyansyah datang bersama Farida Gurmiyati. Dua orang ini teman akrab mulai kelas 1 di  SMP 3 sampai sekarang. Dan kemarin itu juga kemana-mana juga bareng.. ck..ck..hebat euy.. 

Hari Jum’at kemarin adalah hari terakhir masa kampanye pilkada Jakarta. Kemacetan terjadi dimana-mana. Terutama di sekitar Senayan dan Kuningan. Sewaktu menentukan pertemuan ini tanggal 3 Agustus, saya tidak mengira bahwa ada kampanye ini. Jadi mohon maaf bagi para peserta yang terjebak dalam kemacetan ini.. Terutama Hamim, Ekos, Ludi, Endang yang sudah berupaya dengan keras untuk dapat datang ke acara ini.Total hadir di Omah sendok ada 27 orang, urut abjad; Agus April, Andhy Irawan, Andreas D, Eddy Geyol, Eka Oktavia, Ekos, Ely, Endang Mulyaningsih, Farida Gurmiyati, Firman, Hamim, Hendra Witjaksono, Hesty, Ika Listya, Ikhlasul Amal, Irawan, Ivan, Lisa, Ludy, Ninis, Noersjam (Arik), Ria Asrin, Tauladan, Toto, Yanar, Yani & Yayak. 

Ada beberapa orang yang tidak bisa datang karena panggilan tugas: Yudhie, Rudy Patter, Kordut. Juga karena saya terlambat menghubungi yaitu Mien (ex B4)..

Popularity: 11% [?]

Lampu Mati dan Jam Kosong

August 5th, 2007

Diancam Ekos 2 kali, pertama lewat Blog dan kedua lewat telpon, akhirnya bergidik juga mendengar ancamannya bahwa akan ditulis di Blog sesuai dengan versinya.. hiii..

Tapi aku ingin cerita bukan soal kaset atau musik rock, ada yang lebih merakyat topiknya. Sebagai sekolahan yang harus berbagi kelas, SMAN 1 Jember tidak bisa mengelak dari masuk pagi dan siang. Ada akibat yang mesti dijalani saat kita masuk siang.

Sebenarnya, menurut aku, masuk siang itu enak juga. Jam mainnya lebih panjang, tapi jam belajarpun cukup memadai. Masuk sekolah jam 1 siang (nek gak keliru..), pulang jam 6 sore, terbagi dalam 7 jam pelajaran. Sampai di rumah paling lama jam 6.30 ( tapi ada yang lebih, mungkin teman-2 dari PTP yang pakai jemputan truk ijo dan sing seneng mblayang..), habis mandi dan makan malam, masih bisa dolan-2 lagi.

Besok paginya, selepas sandiwara Brama Kumbara jam 8 di Radio Suara Kartika, berangkat main lagi sampai jam 11 siang, lalu mandi, makan dan siap-2 ke sekolah lagi. Cukup imbang bukan, waktu main dan belajar kita ?

Dengan setengah ngantuk, kita berangkat sekolah sambil mikir-2 besok setelah lulus mau neruskan dimana atau wah.. nanti ada ulangan mendadak nggak ya.. ? Atau ada jam kosong ? Atau lampu di kelasa nanti mati nggak ya ?

Nah, romantikanya masuk siang terutama kalau lampu di kelas mati. Begitu sudah menjelang pukul 16.30, suasana sudah mulai temaram. Penerangan yang berupa neon 20 watt-an, yang diharapklan bisa menerangi dan membantu kenyamanan belajar kita, ternyata menimbulkan ide brilian sebagian “oknum” teman kita. Lampu mati punya kaitan erat dengan tradisi “ Jam Kosong, majuuuu… “.

Mesti teman-2 masih ingat, kalau ada guru yang nggak hadir, ketua kelas atau wakilnya wajib datang ke kantor untuk tanya ke para guru yang bertugas. “ Pak/ Bu XXX masuk nggak ? Guru jam selanjutnya ada nggak ? Kalau ada, bisa dimajukan jamnya nggak ? Setelah itu bisa pulang lebih awal nggak ?

Pengakuan beberapa “oknum” teman yang suka usil, menjelang senja, sebagian jaga di pintu kalau-2 ada guru yang datang, sebagian lagi bekerja keras menyusun meja agar bisa menjangkau neon, sekedar untuk bisa nyopot starter neon. Kalau sukses, segera ketua kelas lapor ke kantor kalau lampu mati, suasana kelas menjadi gelap dan nggak bisa belajar. Akhirnya guru terpaksa mengalah dengan memberikan PR sehingga kita bisa pulang lebih awal.. Dipikir-pikir, keusilannya keterlaluan juga ya.. ( sik nemen Ekos pas numpak bis Damri ya.. ? )

Yang paling konyol, terjadi waktu aku kelas 2 B-1. Pas jam ke 4-5, lupa pelajarannya apa, gurunya nggak hadir, jam selanjutnya adalah Matematika-nya Pak Mulyani. Eddie Geyol si ketua kelas pergi ke kantor. Jawaban dari guru piket adalah gurunya nggak hadir tapi pak Mulyani tetap hadir pada jamnya nanti dan nggak bisa dimajukan. E alaah.. bocaah-bocaahh.. mayoritas massa Biologi-1 nekat pulang “ yoo.. mulih, rek.. “ Akhirnya tinggal 11 anak yang nggak ikut pulang.. yoo wegah.. wis matematika ora pinter, sekolah mbayar, gurune jelas teko..

Sementara nunggu pak Mul, nongkrong dulu di Pak Ri sampai saatnya tiba. Pak Mulyani datang dan tanya “ Lho, mana teman-2 yang lainnya ? “ dengan sungkan-2, sisa murid B-1 menjawab “ Pulaaang, pak.. “ Syukurlah pak Mulyani bukan tipe pemarah. The Show Must Go On.. Matematika jalan terus. Anggap saja itu les privat.. he..he.. Tapi besoknya, sebelum pelajaran mulai, Pak Pangadi – Wakil Kepala Sekolah memarahi seluruh isi B-1.. pahit juga ya.. Semua tertunduk, entah menyesal, entah jengkel atau cuek saja.. he.he.he….

Oh JAM KOSONG, JAM KOSONG… dibenci tapi juga dirindukan … huuuuuuuuu…..

Popularity: 8% [?]

Perkenalan

July 26th, 2007

Assalamu’alaikum Cak, Mbakyu, Kang, Mas

Mungkin perkenalannya telat, sebelumnya sering kasih komen aja, utamanya tulisannya Cak Ekoz-guevara yang sangat mencerahkan.. menghibur dan mengharukan he..he…

Awal-awal tahu blog in, baca-baca, coba-coba cari tahu tentang Cak Amal yang ternyata tulisannya di dunia maya wis gak karuan (kok sempat yo Cak nulis sak mono akehe..) Asli penemuanku atas blog ini membuat semua kenangan selama di Jember atau di SMA 1 jadi tergambar jelas. Lha kok ndilalah memang dalam 1 bulan terakhir akunya lagi getol-getol googling buat nyari teman-teman seangkatan, tapi yo kok yang nyangkut cuma 2 atau 3 orang…. maklum bulan-bulan gini kantorku lagi agak sepi terbawa suasana liburan….

Sik..sik.. asline aku arep opo yo?… kok malah ngelantur. Sakdurunge lebih nglantur lagi mohon perkenan para tetua mengijinkan daku memperkenalkan diri:

Nama : Achmad Rizal, angkatan 94, asal jalan Nanas 2/22 Patrang Jember, mburine kamar mayat RSUD Dr Soebandi. Alamat saiki Mbandung, tepatnya Bale Endah (Bale Endah sering muncul di TV kalo bulan-bulan Februari, biasa kebanjiran…).

Semoga biarpun blogs ini awalnya untuk angkatan ’88, tapi tetap terbuka buat angkatan yang lain (beberapa teman wis tak ceritani nek onok blogs iki, mugo-mugo tambah akeh sing ngerti..) Matur nuwun yo Cak, Mbakyu, Om, Tante.. Terima kasih telah menyediakan sarana untuk memuaskan rasa kangenku pada Jember tercinta.. dan SMA 1 yang tak banggakan…

Popularity: 8% [?]

Undangan Acara Kumpul Alumni Tahun 1988, Jakarta Awal Agustus 2007

July 21st, 2007

Informasi tambahan (25 Juli):
Acara ini diselenggarakan oleh alumni tahun 1988 yang berdomisili di Jakarta–Bandung dan sekitarnya. Maaf jika keterangan ini belum disertakan pada pesan yang disalin dari email di bawah ini.

Terima kasih.

Dear all, sedulur singkep, co-konco, tereman-tereman,

Saya sudah dapat konfirmasi dari Elly tentang ketersediaan tempat di Omah Sendok utk tanggal 3 Agustus. Tempat sudah oke. Sekarang tinggal kesediaan teman-teman untuk hadir. Mohon tidak mengecewakan rekan kita, Ikhlasul Amal yang jauh-jauh datang dari Bandung khusus untuk Turba ke konstituennya di Jakarta ini. Saya dengar juga dari Amal, bahwa Lisa juga berencana untuk hadir. Jadi nanti ada 2 orang dari Bandung yang akan datang untuk memantau dan memonitor kita. Please don’t let me down.

Sesuai rencana pertemuan ini diadakan di:
Tempat: Omah Sendok, Jl. Empu Sendok 45, Jakarta
Waktu: 18.00 – sak ngantuke

Informasi tentang tempat pertemuannya bisa dibaca di sini

Masih ada waktu 2 minggu untuk persiapan. Bagi yang kira-kira tidak diijinkan oleh pasangannya, please let me know. Saya akan mintakan izin untuk acara ketemuan ini. Belum tentu setahun sekali kita ketemuan bareng-bareng. Japri aja ke aku .. ivan.khusyairi@ptgasi.com Dalam catatan saya ada sekitar 23 orang angkatan kita di Jakarta. Sebagian besar saya belum pernah ketemu. Saya harapkan nanti yang sebagian besar ini bisa hadir.

Untuk memudahkan administrasi, saya harapkan kerjasamanya dari rekan-rekan sekalian untuk konfirmasi ke saya atau Amal bilamana bisa hadir.

Ivan S. Khusyairi

Peta lokasi:

Peta lokasi Omah Sendok

Klik untuk mendapatkan gambar yang lebih jelas.

Informasi di Upcoming: .

Popularity: 9% [?]

Salam kenal dariku…

July 20th, 2007

mas – mas aku abu afwan lulusan 1996. onok sing ngerti website resmine sma 1 ora.

aku saiki kerjo nang pt penta valent sidoarjo (distributor barang)

Popularity: 6% [?]

Laopo Neng Kene, Rek?

June 17th, 2007

Iya, setelah mendaftar, terus masuk di dapur blog ini, terus laopo rek? — apa yang dapat dikerjakan?

Ya bermacam-macamlah… Tentu saja semua diawali dengan menulis, itu yang disebut “apa saja.” Bebas saja, tidak perlu direncanakan terlalu sulit. Tidak perlu punya obsesi ngganyeng. Bukan tidak boleh, tapi ben ndang nulis, rek! — supaya segera menulis!

Tertarik? Segera daftar. Oh ya, kemarin ada pendaftar baru, saya sambut deh…

heart.jpeg

Popularity: 5% [?]

Setiap Bulan Tiada Lowong

June 13th, 2007

Dulu ada salah satu obsesi yang dicetuskan oleh salah satu anggota mailing list bahwa setiap bulan harus ada email masuk, tidak boleh ada yang lowong. Oke, kita coba… ada saja yang dikirimkan, sekalipun tidak selalu berupa topik khusus.

Tapi akhirnya ada juga satu bulan yang terlewat — pada lali rek, gak ana sing ngelingno. Yaitu Mei 2006, seperti terlihat di bawah ini…

Tampilan milis SMA 1 Jember angkatan 88

Klik untuk melihat tampilan yang lebih jelas.

Popularity: 4% [?]

Badge, béd

May 20th, 2007

Di Kamus Besar Bahasa Indonesia, tidak ada badge atau béd, tapi sudah menjadi percakapan umum zaman dulu bahwa logo sekolah yang dipasang di saku baju adalah béd. Sebelumnya setiap sekolah punya logo masing-masing dan setelah Depdikbud (sekarang Depdiknas) saat itu memberlakukan keseragaman béd untuk semua sekolah, simbol tersebut hilang – lebih tepatnya tidak digunakan.

Mungkin juga Ekoz adalah kolektor barang-barang antik yang sangat tinggi nilainya, misalnya topi pet khas Che Guevara (lho, barangkali… kan boleh saja berandai-andai). Yang jelas, pada saat orang lain terkesiap dan berpaling ke simbol Big Brother seperti Yahoo!, Google, atau raksasa Internet lain, pangreh salah satu bank nasional di Kalimantan ini malah mencomot simbol legenda klasik, hikayat kilau-kemilau, dari Tanah Jember.

» Read more: Badge, béd

Popularity: 9% [?]