<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Alumni SMA 1 Jember &#187; Alumni</title>
	<atom:link href="http://sma1jember.info/category/alumni/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sma1jember.info</link>
	<description>Alumni Berkisah tentang Jember</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Jan 2012 22:16:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<!-- podcast_generator="podPress/8.8" - maintenance_release="8.8.4" -->
		<copyright>Copyright &#xA9; 2012 Alumni SMA 1 Jember </copyright>
		<managingEditor>ikhlasulamal@yahoo.com ()</managingEditor>
		<webMaster>ikhlasulamal@yahoo.com ()</webMaster>
		<category>posts</category>
		<itunes:keywords></itunes:keywords>
		<itunes:subtitle></itunes:subtitle>
		<itunes:summary>Alumni Berkisah tentang Jember</itunes:summary>
		<itunes:author></itunes:author>
		<itunes:category text="Society &amp; Culture"/>
		<itunes:owner>
			<itunes:name></itunes:name>
			<itunes:email>ikhlasulamal@yahoo.com</itunes:email>
		</itunes:owner>
		<itunes:block>No</itunes:block>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:image href="http://sma1jember.info/wp-content/plugins/podpress/images/powered_by_podpress_large.jpg" />
		<image>
			<url>http://sma1jember.info/wp-content/plugins/podpress/images/powered_by_podpress.jpg</url>
			<title>Alumni SMA 1 Jember</title>
			<link>http://sma1jember.info</link>
			<width>144</width>
			<height>144</height>
		</image>
		<item>
		<title>Pulang Kampung Sebentar Lagi</title>
		<link>http://sma1jember.info/2009/08/pulang-kampung/</link>
		<comments>http://sma1jember.info/2009/08/pulang-kampung/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2009 02:51:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ikhlasul Amal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alumni]]></category>
		<category><![CDATA[Nostalgia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sma1jember.info/?p=285</guid>
		<description><![CDATA[Idul Fitri 1430&#160;H akan jatuh pada bulan September mendatang. Salah satu rutinitas budaya di negara kita adalah pulang kampung. Selain tujuan utama bertemu keluarga besar di Jember, kesempatan seperti ini dimanfaatkan juga untuk bersilaturahim kembali, atau menyelenggarakan reuni. Dari catatan yang saya baca di Wall grup SMA 1 Jember di Facebook, Cak Jaka Adila, memberi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Idul Fitri 1430&nbsp;H akan jatuh pada bulan September mendatang.
Salah satu rutinitas budaya di negara kita adalah pulang kampung.
Selain tujuan utama bertemu keluarga besar di Jember, kesempatan
seperti ini dimanfaatkan juga untuk bersilaturahim kembali, atau
menyelenggarakan reuni.</p>

<p>Dari catatan yang saya baca di Wall grup SMA 1 Jember di Facebook,
Cak Jaka Adila, memberi kabar rencana reunian untuk alumni tahun
1976,</p>

<p>Tanggal pelaksanaan: 23 dan 24 September 2009<br />
Lokasi: belum ditentukan<br />
Kontak: dr. Bagas Kumoro, bagas_kumoro [at] yahoo.com</p>

<p><span id="more-285"></span></p>

<p>Saya buatkan <a href="http://www.facebook.com/event.php?eid=109634619023">undangan rencana di atas lewat
Facebook</a> dan hasilnya:
beberapa anggota grup merespon dengan salah, disangka reuni untuk
semua tahun lulus. Apakah memang ada keinginan ketemuan secara
lengkap, anggota grup Facebook misalnya? Wah, menarik, namun tentu
perlu persiapan yang lebih matang. Atau bisa juga dadakan yang
penting ramai. Toh, alun-alun Jember luas kok. <img src='http://sma1jember.info/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>

<p>Di milis alumni tahun 1988 juga muncul pesan pengingat perlunya
persiapan dari sekarang untuk menyambut pulang kampung nanti.</p>

<p><i>Poso durung wis mikir riyaya, rek. Hehehe, insya Allah niate ben
gak keburu-buru dadakan.</i></p>
<img src="http://sma1jember.info/?ak_action=api_record_view&id=285&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sma1jember.info/2009/08/pulang-kampung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Reuni Kelas Biologi 1 Alumni 1988</title>
		<link>http://sma1jember.info/2008/10/reuni-biologi-1/</link>
		<comments>http://sma1jember.info/2008/10/reuni-biologi-1/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 Oct 2008 23:22:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ikhlasul Amal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alumni]]></category>
		<category><![CDATA[Warta Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sma1jember.info/?p=219</guid>
		<description><![CDATA[Acara ketemuan berlangsung pada tanggal 3 Oktober, dimulai sekitar jam 19.00. Di mana tempat sohor yang disebut Kafe Cak Tawal tersebut? Inilah &#8220;kekacauan&#8221; pertama karena saya sok yakin tidak mencatat nomor telepon genggam Cak Suja&#8217;i dan semua teman di konferensi YM sebelumnya hanya menyebut Kafe Cak Tawal, sonder nama resmi di sana. Menanyakan nama pemilik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><i>Acara ketemuan berlangsung pada tanggal 3 Oktober, dimulai
sekitar jam 19.00.</i></p>

<p>Di mana tempat sohor yang disebut Kafe Cak Tawal tersebut? Inilah
&#8220;kekacauan&#8221; pertama karena saya sok yakin tidak mencatat nomor
telepon genggam Cak Suja&#8217;i dan semua teman di konferensi YM
sebelumnya hanya menyebut Kafe Cak Tawal, sonder nama resmi di sana.
Menanyakan nama pemilik kafe di Jalan Jawa tentu bisa salah maksud:
barangkali Cak Tawal dikenal dengan panggilan lain atau orang-orang
di sana belum tentu tahu pemilik kafe ybs.</p>

<p>Tapi ini Jember, jangan terlalu seriuslah! Bukan Batavia yang
perlu lompatan publikasi di media nasional seperti Omah Sendok,
bukan Bandung yang memiliki manager Hotel Bel Air yang juga disitir
media cetak. Di Jember, ritme turun, sinyal 3G beralih ke <abbr title="General Packet Radio Service">GPRS</abbr>, dan manusia
kembali menemukan &#8220;tanah air&#8221;, yaitu tanah dengan genangan air atau
<i>bechek</i> kata salah satu selebritas simbol penutur non-pribumi.</p>

<p>Sekali putar, bersama Rofiq yang menemani saya datang ke acara
reuni, kami mencari spot keramaian (boleh juga disebut
<i>hotspot</i>, karena konsumsi kalor sebanding dengan jumlah
manusia). Tidak salah Mbak Etha &#8220;dipajang&#8221; di beranda pinggir
trotoar. Saya sudah membayangkan keceriaannya, teringat perannya
sebagai pemandu sorak kelas saat kami bersama di tahun ajaran
pertama SMA. Manusia memang dianugerahi pengenalan pola-suara, dan
itu melengkapi deskripsi visual postur tubuh dan muka. (Harris pun
pada pertemuan lain keesokan harinya mengaku melihat hadirin sudah
tua, tapi cekakakan &#8212; bukan &#8220;cekikikan&#8221; &#8212; miliknya tak parau
dimangsa sekian pancaroba.)</p>

<p>Alhasil, trio Cak Tawal-Cak Adib-Mbak Etha (ketiganya dari kelas
1-5), mengantarkan saya pada persentuhan dengan lorong masa lalu.
Teristimewa terhadap pihak perempuan yang memang sebagian pernah
saya kenal kemudian lupa, sebagian lagi benar-benar belum sempat
berkenalan. Praktis satu botol minuman dingin dan satu gelas es jus
minuman pembuka tandas untuk mencocokkan data dan bertukar metadata
saat ini. Harta, tahta, dan wanita diterjemahkan sebagai,
&#8220;kendaraan-rumah&#8221;, &#8220;posisi di kantor&#8221;, dan &#8220;pasangan hidup.&#8221;
Berkuasa atau dikuasai, itulah tiga fitnah yang dikendalikan
umat manusia hingga akhir zaman.</p>

<p><a href="http://www.flickr.com/photos/tauladan_adib/2954580033/"> <img src="http://farm4.static.flickr.com/3244/2954580033_1e07f1d25c.jpg?v=0" alt="" /></a></p>

<p><i>Foto di atas diambil oleh Cak Adib dan merujuk pada tautan ke
akun Flickr miliknya.</i></p>

<p><span id="more-219"></span></p>

<p>Pidato pembukaan rupanya <i>didapukkan</i> kepada mereka yang datang
dari &#8220;negeri jauh.&#8221; Cak Adib dari ibukota tentu paling &#8220;bermandi
keringat&#8221; walaupun mungkin beliau mencarter pesawat capung pertama
bandara Notohadinegoro, sedangkan saya mewakili perjalanan di alam
maya memberi icip-icip manis jejak petualang sejak bertemu Cak
Bambang <i>ba&#8217;da</i> sarapan <i>dhuha</i> di kantin kampus hingga
provokasi para kamerad untuk menegakkan blog.</p>

<p>Agar tak seperti Hanafi dalam roman <cite>Salah Asuhan</cite>, yang
mengalami gegar budaya saat kembali ke kampung, saya jelaskan bahwa
aktivitas di Internet tersebut semata-mata alasan kepraktisan bagi
sebagian teman. Tetap saja, sebagian informasi yang lain malah lebih
gamblang beredar di seputar Kafe Cak Tawal. Intinya: tentu akan
lebih baik jika dua keadaan tersebut dapat dihubungkan dengan cara
tertentu. &#8220;Penguasa angin&#8221; dan &#8220;penguasa air&#8221; menurut kisah Avatar.</p>

<p>Topik penting pertama yang dibicarakan berikutnya adalah keinginan
warga B-1 atau Krokus untuk menyelenggarakan kumpul-kumpul rutin
setiap tahun. Lebaran secara <i>de facto</i> dianggap sebagai masa
yang tepat untuk merealisasikan rencana tersebut, sehingga hadirin
langsung mengajukan pilihan: tanggal 2 atau 3 Syawal? Hingga akhir
pertemuan tidak dicapai kata sepakat ihwal tanggal kumpul-kumpul,
namun dugaan saya pribadi dua hari tersebut fleksibel untuk dipilih
dan &#8220;relatif menguntungkan.&#8221; Paling yang perlu dikomunikasikan:
almanak Hijriah berpotensi &#8220;membingungkan&#8221; dari sisi penetapannya,
terutama untuk bulan Syawal. Jadi nanti akan dikembalikan kepada
panitia reuni untuk menetapkan realisasi bilangan Masehinya.</p>

<p>Tempat penyelenggaraan kumpul-kumpul akan dirundingkan kemudian,
yang jelas Kafe Cak Tawal sudah dijadikan &#8220;posko aliran informasi&#8221;,
terutama untuk menghubungkan mereka yang masih di Jember dan para
pengelana yang berbekal alamat maya. Mbak Etha juga menulis daftar
para komite: pengarah, pelaksana, dan tak ketinggalan para sponsor.
Sejumlah &#8220;tokoh masyarakat&#8221; dan &#8220;agen pembaharuan atau <abbr title="Lembaga Swadaya Masyarakat">LSM</abbr> pribadi&#8221; diarahkan
mengisi pos-pos tersebut.</p>

<p>Topik kedua tentang usulan rintisan usaha yang dapat dijalankan
bersama. Salah satu rujukan yang dilontarkan saat itu adalah
kegiatan usaha salah satu kelompok alumni Fakultas Peternakan Unej.
Teman-teman B-1 melihat pola investor dan pelaksana dapat dijalankan
dengan menggunakan pertemanan alumni. Sebuah model bisnis &#8220;yang
guyub&#8221; barangkali. Saya melihat hal ini sebagai sebuah konsekuensi
sekaligus pengikat tambahan sebuah reuni, bentuk yang lebih matang
dari sekadar cangkrukan era Warung Rambo. Biasanya tema sosial atau
model bisnis paguyuban dapat dijadikan buhul pengikat rindu, pemikat
hati.</p>

<p>Kafe Cak Tawal juga dilihat dari perspektif tersebut: barangkali
hendak diperluas atau ditambahi model usaha lain, siapa sangka?
Kedelai nikmat, semangka segar, dan camilan renyah, lebih-lebih
percakapan setelah dua dasawarsa tiada bersua, memendamkan ide
tersebut sebagai wacana sore tersebut dan akan ditindaklanjuti
berikutnya.</p>

<p><i>Aduhai, seperti sepasang sejoli yang baru bertemu kembali: banyak
kisah semerbak hendak dibisikkan lewat lisan, namun degup jantung
menahan rindu agar akal tetap sehat bahwa masa bersua berbilang
singkat.</i></p>

<p>Demikianlah, perhelatan sebagian &#8212; karena yang disebut reuni di
mana pun bukan harus menghadirkan semua &#8212; teman-teman
Biologi&nbsp;1 yang meriah dalam rasa. Sepanjang acara hingga saya
dan Rofiq pamit pulang boleh dikata dibalut &#8220;perkenalan ulang&#8221;,
meringkas masa yang panjang dalam kata-kata kunci yang terbatas.</p>

<p>Apapun, saya ucapkan uluk salam hangat untuk teman-teman Krokus yang
berniat menghidupkan kebersamaan kelas dengan cara mereka sendiri.
Lepas dari diskusi di milis alumni tahun 1988 akan pilihan reuni
kelas atau angkatan dalam jumlah lebih besar, tentu keduanya sangat
mungkin berjalan beriring. Tidak semua kelas punya pretensi untuk
berkumpul seperti yang telah dilakukan Krokus, menjadikan pertemuan
angkatan dalam wadah yang &#8220;lebih lebar&#8221; dan &#8220;lebih lepas&#8221; masih
diperlukan. Barangkali juga dari sekian teman-teman alumni 1988 juga
memiliki reuni yang jauh lebih kecil lagi, misalkan pertemanan
belajar bersama atau kebetulan satu gang di Kebonsari, adalah sangat
mungkin di era jejaring sosial seperti sekarang. Ungkapan baru atau
orisinil sih, bukan; melainkan semacam revitalisasi.</p>

<p>Saya mewakili pengelola aset di ranah maya membuka diri dan
menawarkan seandainya ada sesuatu yang dapat dijadikan kerja sama
pemakaian fasilitas, <i>monggo kerso</i>, dibicarakan. Insya Allah,
manfaat untuk lebih luas lagi yang kita dambakan. Memulai dari
tindakan lokal, bermanfaat untuk hadirin global.</p>

<p>Di perjalanan pulang, saya bercakap dengan Rofiq tentang
karakteristik kelas-kelas angkatan kita dan sangat mungkin untuk
Biologi&nbsp;1 diperlihatkan dengan potensi kebersamaan mereka dalam
bentuk di atas.</p>
<img src="http://sma1jember.info/?ak_action=api_record_view&id=219&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sma1jember.info/2008/10/reuni-biologi-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Liputan Reuni 2008 di Jember</title>
		<link>http://sma1jember.info/2008/10/liputan-reuni-2008/</link>
		<comments>http://sma1jember.info/2008/10/liputan-reuni-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Oct 2008 01:09:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ikhlasul Amal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alumni]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sma1jember.info/?p=218</guid>
		<description><![CDATA[Konon dengan berbekal &#8220;kartu pers&#8221; majalah dinding, Eko Setiawan pada saat menjabat redaktur mading sekolah, mendapat akses langsung ke panggung God Bless. Kejadian di abad lalu, saat kompetisi media massa belum mencapai ledakan blog seperti di abad XXI. Kendati demikian, saya gunakan juga &#8220;fasilitas&#8221; peliput milis dan blog sebagai kartu tanda masuk untuk dua reuni [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Konon dengan berbekal &#8220;kartu pers&#8221; majalah dinding, Eko Setiawan
pada saat menjabat redaktur mading sekolah, mendapat akses langsung
ke panggung God Bless. Kejadian di abad lalu, saat kompetisi media
massa belum mencapai ledakan blog seperti di abad XXI. Kendati
demikian, saya gunakan juga &#8220;fasilitas&#8221; peliput milis dan blog
sebagai kartu tanda masuk untuk dua reuni yang telah berlangsung di
bulan Oktober 2008, bulan Syawal dalam kalender Qomariyah.</p>

<p><span id="more-218"></span></p>

<h2>Reuni B-1 (aka. Krokus)</h2>

<p>Pertama adalah pengumuman alumni Biologi-1 (B-1), lulus tahun 1988,
yang secara spontan akan berkumpul di Kafe Cak Tawal, Jalan Jawa,
sebelah SMP Negeri 3, Jember. Tiga nama saya pegang: Cak Tawal
sendiri sebagai bohir kafe, Mbak Etha (Margaretha Ardhanari), dan
Cak Adib (Tauladan M. Adib). Kebetulan yang menguntungkan: ketiganya
teman sekelas di kelas&nbsp;1. Artinya: seburuk-buruknya kondisi
jika <i>freepass</i> peliput milis dan blog ditolak, <i>mosok konco
dewe tega rek nolak sakwise 20 tahun gak ketemu</i>?</p>

<p>Sebelum libur datang, saya sudah membuat janji dengan M. Rofik,
alumni Biologi-3, yang mendapat panggilan khusus dari Cak Ja&#8217;i
(Achmad Sujayanto). Alasan panggilan (dengan rencana akan ditraktir)
ini juga yang tambah mendorong saya berniat berangkat dari Balung.</p>

<p>Sampai di sana, seperti halnya reuni lain yang baru pertama
diadakan atau sudah sangat lama tak bersua: perlu celingukan untuk
sinkronisasi basisdata ingatan dan penampakan visual. Sebagian
segera terdeteksi, sebagian lagi perlu beberapa jenak mendengarkan
kisah kasih di SMA, untuk memperoleh riwayat yang lebih lengkap.</p>

<p><a href="http://www.flickr.com/photos/ikhlasulamal/2931590824/" title="Watermelon by Ikhlasul Amal, on Flickr"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3069/2931590824_55073b4f9c_m.jpg" width="160" height="240" alt="Watermelon" /></a></p>

<p>Agar tak berpanjang kata di tulisan awal ini, sila lihat langsung
koleksi foto di bawah ini untuk reuni pertama, hari Jumat, 3
Oktober. Beberapa agenda yang dibahas malam itu akan saya paparkan
ke tulisan berikutnya. <i>Fotone ndhisik, rek</i>.</p>

<p><a href="http://www.flickr.com/photos/ikhlasulamal/2931590820/" title="Setting Up Steering Committee by Ikhlasul Amal, on Flickr"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3054/2931590820_391e91b4e5.jpg" width="500" height="333" alt="Setting Up Steering Committee" /></a></p>

<p><a href="http://www.flickr.com/photos/ikhlasulamal/2931590822/" title="Class Reunion of B-1 by Ikhlasul Amal, on Flickr"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3027/2931590822_b5bf5952a4.jpg" width="500" height="333" alt="Class Reunion of B-1" /></a></p>

<h2>Reuni Lulusan 1988</h2>

<p>Keesokan harinya, Sabtu 4 Oktober, saya menyempatkan lagi mendatangi
pertemuan yang &#8220;lebih akbar&#8221; (walaupun belum &#8220;akbar-akbar amat&#8221;) di
R.M. Terapung, Mangli. Kali ini berkesan pertama menghadapi para
pembesar, ditandai dengan penampakan yang lebih &#8220;kebapakan&#8221; walaupun
setelah ketemu berlaku adagium: hilanglah semua &#8220;kejaiman&#8221;.</p>

<p>Tulisan ini juga tidak akan mengupas tuntas bom ketawa yang terjadi
sepanjang reuni, karena kabarnya seperti membuka &#8220;Kotak Pandora&#8221;,
membuka tutup botol dan menyebabkan jin-jin yang sebelumnya disekap
di dalamnya gentayangan kembali.</p>

<p><a href="http://www.flickr.com/photos/ikhlasulamal/2932104421/" title="Patternlicious by Ikhlasul Amal, on Flickr"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3051/2932104421_f77a0b288f_m.jpg" width="160" height="240" alt="Patternlicious" /></a></p>

<p>Tapi bukan berarti tanpa warta, sekali lagi nikmati dulu foto-foto
di bawah ini. Tulisan lebih rinci tentang materi pertemuan akan
disusulkan berikutnya.</p>

<p><a href="http://www.flickr.com/photos/ikhlasulamal/2932104423/" title="20 Years since Graduation by Ikhlasul Amal, on Flickr"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3230/2932104423_be1d6116b3.jpg" width="500" height="333" alt="20 Years since Graduation" /></a></p>

<p><a href="http://www.flickr.com/photos/ikhlasulamal/2932128235/" title="Graduation 1988 Reunion by Ikhlasul Amal, on Flickr"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3160/2932128235_fb8d30459a.jpg" width="500" height="333" alt="Graduation 1988 Reunion" /></a></p>

<p>Bonus acara: profil beberapa figur yang berhasil dengan baik
dijepret saat pamit meninggalkan acara.</p>

<p><a href="http://www.flickr.com/photos/ikhlasulamal/2932128245/" title="Bambang L Widjiantoro and His Wife by Ikhlasul Amal, on Flickr"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3160/2932128245_03e7f5967f.jpg" width="333" height="500" alt="Bambang L Widjanarko and His Wife" /></a></p>

<p><a href="http://www.flickr.com/photos/ikhlasulamal/2932128247/" title="Iwan Taruna by Ikhlasul Amal, on Flickr"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3055/2932128247_128e2cc252.jpg" width="333" height="500" alt="Iwan Taruna" /></a></p>

<p>Catatan:</p>

<ol>
<li>setiap foto di atas berisi tautan ke halaman di Flickr tempat foto disimpan;</li>
<li>koleksi semua foto dapat dilihat di <a href="http://flickr.com/photos/ikhlasulamal/tags/reunisma1jbr882008">tag &#8220;Reuni SMA1JBR88 2008&#8243;</a>;</li>
<li>jika terdapat foto lain yang &#8220;ditemukan&#8221; berikutnya, akan disusulkan.</li>
</ol>
<img src="http://sma1jember.info/?ak_action=api_record_view&id=218&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sma1jember.info/2008/10/liputan-reuni-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>68</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Panther&#8230;</title>
		<link>http://sma1jember.info/2008/09/panther/</link>
		<comments>http://sma1jember.info/2008/09/panther/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Sep 2008 15:46:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ivan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alumni]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita-cerita Enteng]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sma1jember.info/?p=215</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Ni hou ma?&#8221; &#8220;Wo hen hou, xie xie,&#8221; balasku. Percakapan tadi bukan terjadi di Singapura, Hongkong ataupun Taiwan. Tetapi di kota Surabaya pertengahan Agustus 2008 yang lalu. Secarik kertas dengan coretan-coretan yang berisikan perintah dari atasan untuk melakukan presentasi ke suatu perusahaan di Surabaya. Seketika aku teringat, jangan-jangan ini perusahaan di mana Mbak Wiwied, salah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Ni hou ma?&#8221;<br />
&#8220;Wo hen hou, xie xie,&#8221; balasku. Percakapan tadi bukan terjadi di Singapura, Hongkong ataupun Taiwan. Tetapi di kota Surabaya pertengahan Agustus 2008 yang lalu.</p>

<p>Secarik kertas dengan coretan-coretan yang berisikan perintah dari atasan untuk melakukan presentasi ke suatu perusahaan di Surabaya. Seketika aku teringat, jangan-jangan ini perusahaan di mana Mbak Wiwied, salah satu dedengkot blog SMA 1 Jember, bekerja. Walaupun yang disebutkan adalah nama lama perusahaan dan sekarang sudah diganti kepemilikan namun nama itu masih melekat dalam ingatan saya. Tapi untuk lebih meyakinkan hati, saya segera SMS ke mbak Wiwied. Ternyata benar adanya. &#8220;Wah, kita bisa re-unian dong,&#8221; kata Mbak Wiwied. Hahaha, ketemu aja belum pernah malah sudah ngajak reuni.</p>

<p>Hari yang dinantipun tiba. Pagi-pagi benar jam 4 sebuah Taxi Blue Bird sudah nyampe di depan rumah. Bahkan ayam yang bertugas untuk berkokokpun belum pada bangun jam segini..Akhir kata, jam 7 pagi saya mendarat di Bandara Juanda menggunakan Sriwijaya Air.. Menunggu teman sebentar yang naik pesawat lain, akhirnya kami bertiga meluncur ke pusat kota Surabaya.</p>

<p>Salah satu dari teman saya ini seringkali bertugas di Surabaya dan sangat menguasai lika liku tempat makan paling enak di sini. Dia bilang, dulu kalau bertugas sebulan di Surabaya pasti Berat Badan jadi naik 4-5 kilo..entah kalo Bau Badan, ada perubahan yang signifikan juga apa tidak.. saya nggak sempat nanya.</p>

<p>Sarapan sebentar, kami kemudian sampai di kantornya Mbak Wiwied ini sekitar 09.45. Disela-sela presentasi saya sempat menginformasikan keberadaanku dikantornya.. ”akhirnya datang juga” balasannya..hahaha.. kebanyakan nonton TV rupanya orang ini.. Ada tiga presentasi yang berbeda dan kebetulan saya kebagian yang pertama. Karena antara lain saya harus balik ke Jakarta lagi hari itu juga.</p>

<p>Saat giliran saya selesai, saya segera menelpon Mbak Wiwed ini dan kemudian duduk menunggu di ruang tamu. Karena belum pernah sekalipun bertemu saya belum bisa membayangkan seperti apa Mbak Wiwied ini. Dari jauh ada seorang wanita sambil membawa map tampak mendekati sambil cengar-cengir..karena saya belum yakin, ya saya diam aja.. terus dia bilang, &#8220;Ni hou ma?&#8221; &#8220;Wo hen hou, xie xie,&#8221; balasku, percakapan terpanjang dalam bahasa mandarin yang pernah saya lakukan selama ini..hehehe.</p>

<p>E..e..e.. ternyata oh ternyata.. ini adalah Mbak Triani Wiedowati alias Mbak Wiwied, salah satu dedengkot Blog SMA 1 tercinta ini.. yang komentar-komentarnya selalu dinantikan pada setiap tulisan.. (apalagi pada topik PPR ya Mbak.. hehe)</p>

<p>Mbak Wiwied ini orang yang ramah sekali..walaupun kedatangan saya bisa dibilang tidak tepat waktu, karena pada jam kantor dan beliau sibuk sekali.. bahkan sebenarnya ada tamu dari cabang Jakarta (salah satu atasannya) yang sedang berkunjung terpaksa beliau tinggalkan untuk menemui saya.. ck..ck..ck.. kalau bosnya ini kenal Meggy Z, mungkin dia akan menyanyikan “ teganya, teganya, teganya..“ hahaha..</p>

<p>Saya diajak ke lantai atas untuk melihat-lihat kantornya, dan dikenalkan ke semua orang sebagai <i>long lost friend</i>.</p>

<p>Sebenarnya mau ketemuan juga dengan Anna sebelum pulang.. cuman dia sedang ada miting dengan bosnya. Tau tuh, ngapain juga kerja pake piting-pitingan.. hahaha..</p>

<p>Petualangan sebenarnya terjadi ketika naik pesawat kembali ke Jakarta. Tiket yang saya dapat adalah untuk maskapai tertentu. Tapi ketika naik malah ke maskapai yang lain. Saya sudah tahu dari dulu kalau keduanya ini saudara dekat.. tapi gak menyangka juga kalau ternyata mereka itu seperti kembar siam&#8230;dempet di brutu..hehe</p>

<p>Jadwal seharusnya adalah 16.45.. tapi begitu check ini tertulis <strong>“Delay 40 menit”</strong>.. Lucunya tulisan <i>delay</i> ini tidak hanya untuk jurusan Jakarta saja, tetapi juga untuk jurusan lainnya..Makassar, Denpasar dsb.. ada sekitar 4 atau 5 tujuan.. woww.. kacau bener rupanya…</p>

<p>Menunggu adalah pekerjaan yang paling menyebalkan..tapi tidak ada yang bisa saya lakukan saat itu.. akhirnya pesawat diberangkatkan sekitar jam 18.30..baru tau aku kalau dari jam 16.45 ke 18.30 itu ternyata hanya “40 menit”.. tampaknya logika matematika ku tidak terlalu bagus sewaktu sekolah dulu.. atau mungkin pas pelajaran ini aku sedang mbolos..Atau mungkin juga, kalau orang maskapai ini dulu di ajar sama almh. Bu Purni kepalanya pasti sudah benjol-benjol semua..hahaha..</p>

<p>Akhirnya, setelah capek menunggu selama “40 menit” yang panjang itu diumumkan kalau pesawat sudah siap.. Pesawat ini adalah MD 82.. sedikit lebih panjang daripada Boeing 737..Karena nomor kursi saya 24 maka saya dianjurkan untuk naik dari belakang&#8230; ternyata naiknya dari belakang beneran..kayak kalo di pesawat Hercules..dari buntut..</p>

<p>Ketika sudah siap berangkat suara pesawat ini kenceng banget..kayak mesin diesel kalau pada mobil..saya liat ke atas.. petunjuk yang biasanya menunjukkan bahwa sabuk harus dalam keadaan terpasang hanya sebagian kecil yang menyala.. ketika pramugari sedang memperagakan keselamatan saya melihat ada brosur yang terjepit di kursi.. wow,.. ternyata berisikan doa doa keselamatan dari berbagai agama, berikut terjemahannya dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Kalau untuk yang beragama Islam adalah surat Hud: 41. (&#8220;…Naiklah kamu sekalian ke dalamnya dengan menyebut nama Allah di waktu berlayar dan berlabuhnya.&#8221; Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.) dan ada lagi satu doa yang cukup panjang yang saya tidak sempat catat.</p>

<p>Waduh.. saya berkata dalam hati, semoga pesawat ini tidak menyerahkan perawatan dan keselamatan pesawatnya pada doa doa para penumpangnya saja. Terus terang saja, baru kali ini saya merasa takut bener naik pesawat. Saya yang tadi belum sempat sholat maghrib cepat-cepat bertayamum dan sholat di pesawat..</p>

<p>Suara mesin pesawat ini kenceng banget.. telinga ini berkali-kali berdengung..berkali-kali pula saya harus menutup hidung dan menelan ludah untuk menetralisir efek perdengungan ini..Dan baru kali ini saya mengalami telinga berdengung sebanyak ini.. Sewaktu di atas, saya sebenarnya juga pengen pipis.. tapi melihat keadaan pesawat yang seperti ini, saya jadi ragu-ragu.. jangan-jangan..jangan-jangan WC-nya&#8230;saya masih memikirkan apakah nanti tidak menimbulkan efek kerusakan di bumi&#8230;. takutnya WCnya bolong kayak di kereta api.. bisa-bisa para ilmuwan mengira itu hujan asam dan menghubung-hubungkannya dengan pemanasan global..padahal itu sebenarnya cuman hujan urine..hehehe</p>

<p>Akhirnya saya mengerti kenapa pesawat ini bisa murah.. jangan-jangan ini gak pakai avtur.. tapi pake solar.. pesawat versi Panther..cring..cring.. wus..wuss..wusss.</p>
<img src="http://sma1jember.info/?ak_action=api_record_view&id=215&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sma1jember.info/2008/09/panther/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Reuni Kecil di Belakang Panggung</title>
		<link>http://sma1jember.info/2008/09/reuni-kecil/</link>
		<comments>http://sma1jember.info/2008/09/reuni-kecil/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Sep 2008 22:51:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ikhlasul Amal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alumni]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sma1jember.info/?p=214</guid>
		<description><![CDATA[Cerita ini dua bulan lalu, baru sekarang sempat diangkat ke sini. Sedikit banyak membawa-bawa cerita alumni, jadi bolehlah dituturkan sebagai entri blog. Pada kunjungan adik saya, alumni SMA Negeri 1 Jember juga, ke Bandung bulan Juli lalu, kami melihat baliho berisi informasi acara Opick naik panggung di GOR Saparua. Ono acarane Opick, yuk ndelok, komentar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cerita ini dua bulan lalu, baru sekarang sempat diangkat ke sini.
Sedikit banyak membawa-bawa cerita alumni, jadi bolehlah dituturkan
sebagai entri blog.</p>

<p>Pada kunjungan adik saya, alumni SMA Negeri 1 Jember juga, ke
Bandung bulan Juli lalu, kami melihat baliho berisi informasi acara
Opick naik panggung di <abbr title="Gelanggang Olahraga">GOR</abbr>
Saparua. <q><i>Ono acarane Opick, yuk ndelok</i>,</q> komentar adik dan kami tetapkan
untuk menonton beberapa hari kemudian.</p>

<p>Adik saya, Ahmad Fitri Sholeh, memang pernah menyebut tahu Opick
waktu masih sekolah dulu. Saya pikir pernah melihat atau sekadar
berhalo-halo pada masa itu.</p>

<p>Ternyata, di belakang panggung, mereka bereuni kecil: jadi di tempat
kos-kosan adik saya, si Opick ini sering datang, mengobrol dengan
mereka, dan waktu masih main band era SMA tersebut, salah satu
pemainnya ada di tempat kos adik. Termasuk salah satu konco
petualangnya tinggal di Kec. Balung, kampung kami, sehingga jadi
meriah curi waktu reunian di belakang pentas tersebut.</p>

<p><a href="http://www.flickr.com/photos/ikhlasulamal/2664994221/" title="Opick and Fitri by Ikhlasul Amal, on Flickr"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3047/2664994221_db7c804738_m.jpg" width="240" height="180" alt="Opick and Fitri" /></a></p>

<p><q><i>Iyo, sak marine deweke lungo neng Jakarta, wis suwe aku gak tau
pethuk, dadi iki kesempatan ketemu Cak Ropik</i>,</q> demikian penjelasan
adik.</p>

<p><i>Ooo&#8230; jebule!</i></p>

<p>Bonus: ikut berpose bersama penyanyi sohor, barangkali dapat <i>tombo ati</i>&#8230;</p>

<p><a href="http://www.flickr.com/photos/ikhlasulamal/2664963937/" title="A Shot Gift from My Brother by Ikhlasul Amal, on Flickr"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3207/2664963937_0303cf33b9_m.jpg" width="240" height="180" alt="A Shot Gift from My Brother" /></a></p>
<img src="http://sma1jember.info/?ak_action=api_record_view&id=214&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sma1jember.info/2008/09/reuni-kecil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ada apa dengan SMASa???</title>
		<link>http://sma1jember.info/2008/03/ada-apa-dengan-smasa/</link>
		<comments>http://sma1jember.info/2008/03/ada-apa-dengan-smasa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Mar 2008 08:57:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zilfana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alumni]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sma1jember.info/2008/03/ada-apa-dengan-smasa/</guid>
		<description><![CDATA[Alkisah, tersebutlah sebuah Sekolah Menengah Atas Negeri yang terkenal puol&#8230; di Kebupaten Jember. SMA itu bernama SMA 1 Jember. SMA 1 Jember ternobat menjadi salah satu SMA terfavorit di Jember. Berbondong- bondong siswa SMP dari Jember dan sekitarnya, mendaftarkan diri agar bisa menjadi bagian dari SMA favorit ini. Jika saya tidak salah (berarti benar) sejak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img border="0" width="1" src="http://sma1jember.info/wp-admin/" height="1" />Alkisah, tersebutlah sebuah Sekolah Menengah Atas Negeri yang terkenal puol&#8230; di Kebupaten Jember. SMA itu bernama SMA 1 Jember. SMA 1 Jember ternobat menjadi salah satu SMA terfavorit di Jember. Berbondong- bondong siswa SMP dari Jember dan sekitarnya, mendaftarkan diri agar bisa menjadi bagian dari SMA favorit ini. Jika saya tidak salah (berarti benar) sejak tahun 2005 SMA 1 Jember dinobatkan sebagai salah satu SMA di Jawa Timur yang menyandang gelar Sekolah Nasional Berstandar Internasional (SNBI). Hal ini sangat membanggakan, tetapi juga harus dipertanyakan, pantaskah gelar ini disandang SMA 1 Jember?</p>

<p>Dalam satu angkatan ada 7 kelas: terdiri dari 5 kelas IPA dan 2 kelas jurusan IPS. Penjurusan dilakukan menjelang kenaikan kelas 1 ke kelas 2. Saat angkatan saya akan memilih jurusan, banyak dari teman- teman saya yang tergolong anak pintar dan rajin yang ingin masuk ke jurusan IPS, akan tetapi wali kelas+BK seakan- akan menghambat dan siswa itu dibuat ragu untuk nyemplung ke jurusan IPS. Kecuali siswa yang seperti saya (yg ulangan kimianya sering dapet 35) tidak terlalu &#8216;didesak&#8217; untuk memilih jurusan IPA. Anak IPS masih dianak tirikan! padahal seharusnya seimbang perlakuan terhadap jurusan IPA dan IPS. Angkatan saya IPS terdiri dari 2 kelas, IPS 1 dan 2, tiap-tiap kelas berisi 22 siswa (dikit banget kan). Tapi ternyata kami bisa membuktikan bahwa IPS juga bisa berprestasi, salah satu siswa IPS berhasil mendapatkan medali perunggu pada olimpiade sains nasional th 2006 untuk mapel ekonomi. Pihak sekolah mulai mengakui keberadaan jurusan sosial ini.</p>

<p>Saya juga akan sedikit bercerita tentang aksi para aktifis SMASa angkatanku. Memasuki semester V, saat itu saya kelas 3 semester awal. Ada pemberitahuan berupa selembar kertas yang dibagikan pada masing2 siswa untuk disampaikan pada wali murid. Memberitakan bahwa SPP yang mulanya 60ribuan, naik menjadi 116.000. Dan di dalam selebaran itu tidak di jelaskan mengapa kenaikan SPP itu terjadi. Lantas para siswa yang ditanyai wali muridnya, juga tidak bisa menjawab apa- apa. Kemudian beberapa dari mereka bertanya pada MPK (Majelis Perwakilan Kelas) perihal kenaikan ini. Lalu pihak MPK  menindaklanjutinya dengan bertanya kepada aparat2 sekolah (waka-waka)&#8230; mereka menjawab kenaikan ini untuk membiayai opersional SMASa, kemudian kami bertanya kok naiknya jauh banget. Jadi jika diijinkan kami ingin mengetahui laporan keuangan sekolah, untuk pengeluaran apa saja uang kami selama ini? jadi para wali muridpun tidak akan bertanya- tanya lagi. Apa jawaban dari pihak pengelola sekolah? mereka mengatakan bahwa MPK tidak memiliki hak untuk mengetahuinya yang memiliki hak adalah pihak Komite Sekolah. Ou&#8230;begitu&#8230; OK dech!</p>

<p>Tapi rupanya anak2 MPK tidak puas dengan jawaban itu, akhirnya mereka benar- benar mencari informasi mengenai alamat rumah Komite Sekolah, dan mereka berhasil mendatangi rumah dan bertemu dengan Ketua Komite Sekolah saat itu.  Mereka menjelaskan maksud kedatangan mereka, Komite Sekolah menerima dengan tangan terbuka. Lalu kami menyampaikan bahwa kami ingin mengetahui mengapa kenaikan terjadi, dan sekaligus kami ingin mengetahui Laporan Keuangan sekolah selama ini. Komite Sekolah tidak merasa keberatan, lalu menunjukkan Laporan Keuangan itu. Dari laporan keuangan yang kami cermati, dalam laporan keuangan OSIS selalu menghasilkan saldo laba yang terus bertambah dari tahun- ke tahun. Lalu mengapa harus ada kenaikan? padahal dalam anggaran yang diberikan pada pengurus OSIS, ekskul maupun MPK sama sekali tidak mengalami kenaikan. Mumpung ketemu komite, akhirnya kami mengadukan segala ketidaknyamanan fasilitas yang kami alami di seolah. Ada bebrapa kelas yang atapnya bocor, dan tidak segera di perbaiki, padahal saat itu musim hujan,  jadi hampir setiap pagi kelas itu becek. Kelas ini adalah kelasku, kelas IPS. Kami sudah empat kali mengadu pada Waka Sarana Prasarana, bahkan kepada Kepala Sekolah, tetapi tidak pernah mendapat respon yang positif. Toilet cowok juga sangat memprihatinkan, saat itu mereka tidak memakai gayung tapi kaleng bekas, belum lagi ada beberapa pintu yang tidak bisa dikunci. Fasilitas yang kami dapatkan sama sekali tidak sebanding dengan harga uang gedung yang kami bayar. BEP aja nggak!</p>

<p>Setelah mulut kami lelah berkeluh kesah pada pihak komite, akhirnya kami pamit pulang. Komite berjanji akan meneruskannya pada aparat2 sekolah yang berwenang dalam masalah ini dan berusaha untuk menampung segala aspirasi kami (kebetulan malam harinya adalah malam LPJnya pengelola sekolah pada Komite Sekolah). Keesokan harinya, matahari bersinar cerah&#8230;sekali. Bel tanda aktifitas belajar dan mengajar berbunyi, tampak siswa- siswi SMASa memasuki ruang kelas dengan rapi. Kemudian tampak beberapa anak keluar dari ruang kelas mereka menuju laboraturium kimia untuk memenuhi panggilan dari kepala sekolah. Hehehe&#8230; seluruh anggota MPK dan pengurus harian OSIS dipanggil oleh para pengelola sekolah, kemudian kepala sekolah mengatakan penyesalannya atas tindakan MPK yang mendatangi pihak komite sekolah. &#8220;Mengapa hal ini harus terjadi?&#8221;, katanya.</p>

<p>Tiga jam kami &#8220;diarahkan&#8221; agar selanjutnya tidak mengulangi tindakan yang sama. Keluar dari ruangan itu, kami masih belum berubah, kami masih sama seperti hari yang kemarin. Kami akan terus mengejar kebenaran sampai dapat. Meskipun pada akhirnya tidak ada perubahan pada nominal SPP kami. Tapi setidaknya kami sudah memperingatkan mereka para pengelola sekolah. Jangan mengajarkan apa itu transparansi, akuntabilitas, demokrasi kepada kami jika tidak ingin kami balik bertanya dan mempraktekkannya.</p>

<p>Sejauh ini, aku sudah jarang lagi mengikuti perkembangna di SMASa. Tapi yang kudengar, banyak keluhan dari pengurus OSIS, MPK dan ekskul mengenai minat yang semakin sedikit dari siswa baru untuk terjun dalam dunia organisasi sekolah. Padahal buanyak buanget yang bisa mereka dapatkan jika mereka bergabung dalam suatu organisasi sekolah. Anak2 jaman sekarang lebih suka nge-band dan jalan2 di Mall daripada mereka harus mengeluarkan keringat, dan mengrenyitkan alis sejenak,berpikir untuk membuat suatu perubahan yang lebih baik.</p>
<img src="http://sma1jember.info/?ak_action=api_record_view&id=174&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sma1jember.info/2008/03/ada-apa-dengan-smasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>40</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kematian yang sia-sia&#8230;</title>
		<link>http://sma1jember.info/2008/03/kematian-yang-sia-sia/</link>
		<comments>http://sma1jember.info/2008/03/kematian-yang-sia-sia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Mar 2008 02:47:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ivan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alumni]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita-cerita Enteng]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sma1jember.info/2008/03/kematian-yang-sia-sia/</guid>
		<description><![CDATA[Dua hari yang lalu (Selasa 11 Maret 2008) di harian Kompas ada berita yang menyebutkan 35 orang telah tewas akibat kecelakaan lalu lintas di DKI (atau Jabotabek) akibat adanya lubang-lubang di jalanan.. belum lagi bicara tentang ratusan orang cedera.. (sorry gak dapat link-nya).. terus tempo hari ada truk container terbalik..dan banyak lagi yang semua bermuara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dua hari yang lalu (Selasa 11 Maret 2008) di harian Kompas ada berita yang menyebutkan 35 orang telah tewas akibat kecelakaan lalu lintas di DKI (atau Jabotabek) akibat adanya lubang-lubang di jalanan.. belum lagi bicara tentang ratusan orang cedera..  (sorry gak dapat <em>link</em>-nya).. terus tempo hari ada truk <em>container</em> terbalik..dan banyak lagi yang semua bermuara dari lebih banyaknya lubang daripada jalan benernya..  lebih ironis lagi di berita Kompas Rabu 12 Maret, pendapatan DKI dari pajak kendaraan ini mencapai Rp 4,58 trilyun.. yak, bener TRILYUN.. itu duit semua lho, gak ada yang daun..hehehe..</p>

<p>Kalau ditelaah lebih dalam lagi sebenarnya angka-angka tersebut bukan sekedar angka statistik yang mati. Saya melihat ada potensi bangsa yang dirugikan disini akibat adanya pembiaran lubang-lubang berdiri menganga oleh pemerintah (pusat ataupun pemda).. saya tidak kenal satupun yang meninggal.. bagi yang ditinggalkan, bila yang meninggal adalah pencari nafkah utama (ayah), bisa dipastikan sang ibu pasti terpontal-pontal mencari nafkah untuk anak-anaknya..untuk biaya sehari-hari, biaya sekolah dll.. bisa jadi sang anak terputus sekolahnya karena kekurangan biaya.</p>

<p>Kembali ke potensi bangsa tadi. Maksud saya adalah, bagaimana jika seandainya kecelakaan tidak terjadi.. untuk skala yang lebih kecil, tingkat keluarga.. maka pemasukan keluarga akan tetap lancar, biaya sehari-hari tertutupi,anak-anak bisa sekolah setinggi mungkin. Untuk skala yang lebih besar, bangsa dan negara..bagaimana seandainya.. satu saja diantara korban yang tewas itu sebenarnya orang yang pintar dibidangnya.. taruhlah misalnya peneliti dibidang obat-obatan.. yang sebenarnya dibenak orang tersebut sedang berpikir untuk menemukan obat untuk penyakit kanker atau HIV/Aids.. atau orang tersebut adalah seorang calon pebisnis ukm yang sedang merintis usaha, yang mungkin saja pada nantinya akan merupakan usahawan sukses yang bisa menyerap ribuan tenaga kerja.. atau anak dari korban ternyata pinter, dan pada suatu saat bisa menang hadiah NOBEL.. atau banyak lagi seandainya seandainya yang lain&#8230; tapi tidak dapat terjadi karena adanya kematian yang dini akibat lubang-lubang jalanan..</p>

<p>Ini yang saya maksud sebagai POTENSI BANGSA yang dirugikan dengan adanya kematian yang sia-sia tersebut..Padahal ini baru ngomongin korban yang disekitar Jakarta aja.. belum diwilayah lain..</p>

<p>Mungkin nanti akan ada yang berkomentar bahwa kematian adalah takdir dan kita tidak bisa menghindarinya.. memang, tapi &#8220;Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu merubahnya sendiri&#8221;.. Kita bisa lihat bahwa di negara-negara maju tingkat kecelakaan bisa ditekan seminim mungkin karena mereka menerapkan aturan-aturan yang ketat.. (dan juga jalan2 yang mulus)..</p>

<p>Seperti SBY pernah bilang, &#8220;Kalau negara lain bisa kenapa kita tidak bisa&#8221;.. Ditunggu keseriusan pemerintah dalam menghindarkan rakyatnya dari kematian yang sia-sia ini.. Kalau DKI sich sekarang sudah punya ahlinya..he..he</p>
<img src="http://sma1jember.info/?ak_action=api_record_view&id=170&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sma1jember.info/2008/03/kematian-yang-sia-sia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perkenalan</title>
		<link>http://sma1jember.info/2008/01/perkenalan-2/</link>
		<comments>http://sma1jember.info/2008/01/perkenalan-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Jan 2008 20:21:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sujayanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alumni]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sma1jember.info/2008/01/perkenalan-2/</guid>
		<description><![CDATA[Wah..sungguh sangat disayangkan bulan Agustus 2007 terlewatkan acara di Jakarta, padahal waktu itu aku berdomisili di Jakarta, setelah sebelumnya selama 4 tahun bertugas di daerah konflik Poso. Kenapa bisa terlewatkan ya Memang waktu itu aku belum ketemu dengan yang namanya Alumni SMA 1 ini, padahal si Mirza al Kordut tahun 1997 pernah sama-sama aku Diklat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://sma1jember.info/wp-content/uploads/2008/01/foto004.jpg" title="foto004.jpg"><img src="http://sma1jember.info/wp-content/uploads/2008/01/foto004.thumbnail.jpg" alt="foto004.jpg" /></a></p>

<p>Wah..sungguh sangat disayangkan bulan Agustus 2007 terlewatkan acara di Jakarta, padahal waktu itu aku berdomisili di Jakarta, setelah sebelumnya selama 4 tahun bertugas di daerah konflik Poso. Kenapa bisa terlewatkan ya</p>

<p>Memang waktu itu aku belum ketemu dengan yang namanya Alumni SMA 1 ini, padahal si Mirza al Kordut tahun 1997 pernah sama-sama aku Diklat Prajabatan di Rindam Jaya.</p>

<p>Setelah itu, aku terus berkelana ke penjuru Nusantara mulai dari Sulawesi, Kalimantan sampai ke Papua. Jadi ngaak ketemu lagi sama si Mirza. sempat aku dengan Yanar ada di Gorontalo aku cari tapi nggak ketemu.</p>

<p>Namaku Achmad Soedjajanto, alumni 88 Biologi 2, cuma ilmu itu nggak kepake karena kemudian aku masuk Fak. Hukum Unej dan sekarang Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Tolitoli Sulawesi Tengah.</p>

<p>Kalau ada acara lagi kumpul bareng undang aku ya?</p>
<img src="http://sma1jember.info/?ak_action=api_record_view&id=136&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sma1jember.info/2008/01/perkenalan-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>43</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Foto-foto Reuni Dariku</title>
		<link>http://sma1jember.info/2007/08/foto-foto-reuni-dariku/</link>
		<comments>http://sma1jember.info/2007/08/foto-foto-reuni-dariku/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Aug 2007 23:55:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ikhlasul Amal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alumni]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sma1jember.info/2007/08/foto-foto-reuni-dariku/</guid>
		<description><![CDATA[Aku sempat mengambil beberapa foto dari acara reuni alumni 1988 di Omah Sendok, berikut di antaranya: Sila klik di setiap gambar untuk mendapatkan gambar berukuran lebih besar.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aku sempat mengambil beberapa foto dari <a href="http://sma1jember.info/2007/08/19-tahun-kemudian/">acara reuni alumni 1988 di Omah Sendok</a>, berikut di antaranya:</p>

<p><a href='http://sma1jember.info/wp-content/uploads/2007/08/dsc00027.JPG' title='dsc00027.JPG'><img src='http://sma1jember.info/wp-content/uploads/2007/08/dsc00027.thumbnail.JPG' alt='dsc00027.JPG' /></a></p>

<p><span id="more-49"></span></p>

<p><a href='http://sma1jember.info/wp-content/uploads/2007/08/dsc00028.JPG' title='dsc00028.JPG'><img src='http://sma1jember.info/wp-content/uploads/2007/08/dsc00028.thumbnail.JPG' alt='dsc00028.JPG' /></a></p>

<p><a href='http://sma1jember.info/wp-content/uploads/2007/08/dsc00029.JPG' title='dsc00029.JPG'><img src='http://sma1jember.info/wp-content/uploads/2007/08/dsc00029.thumbnail.JPG' alt='dsc00029.JPG' /></a></p>

<p><a href='http://sma1jember.info/wp-content/uploads/2007/08/dsc00030.JPG' title='dsc00030.JPG'><img src='http://sma1jember.info/wp-content/uploads/2007/08/dsc00030.thumbnail.JPG' alt='dsc00030.JPG' /></a></p>

<p><a href='http://sma1jember.info/wp-content/uploads/2007/08/dsc00031.JPG' title='dsc00031.JPG'><img src='http://sma1jember.info/wp-content/uploads/2007/08/dsc00031.thumbnail.JPG' alt='dsc00031.JPG' /></a></p>

<p><a href='http://sma1jember.info/wp-content/uploads/2007/08/dsc00032.JPG' title='dsc00032.JPG'><img src='http://sma1jember.info/wp-content/uploads/2007/08/dsc00032.thumbnail.JPG' alt='dsc00032.JPG' /></a></p>

<p><a href='http://sma1jember.info/wp-content/uploads/2007/08/dsc00033.JPG' title='dsc00033.JPG'><img src='http://sma1jember.info/wp-content/uploads/2007/08/dsc00033.thumbnail.JPG' alt='dsc00033.JPG' /></a></p>

<p><a href='http://sma1jember.info/wp-content/uploads/2007/08/p8036222.JPG' title='p8036222.JPG'><img src='http://sma1jember.info/wp-content/uploads/2007/08/p8036222.thumbnail.JPG' alt='p8036222.JPG' /></a></p>

<p>Sila klik di setiap gambar untuk mendapatkan gambar berukuran lebih besar.</p>
<img src="http://sma1jember.info/?ak_action=api_record_view&id=49&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sma1jember.info/2007/08/foto-foto-reuni-dariku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Foto-foto Reuni Kiriman M. Irawan</title>
		<link>http://sma1jember.info/2007/08/foto-foto-reuni/</link>
		<comments>http://sma1jember.info/2007/08/foto-foto-reuni/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Aug 2007 10:35:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ikhlasul Amal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alumni]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sma1jember.info/2007/08/foto-foto-reuni/</guid>
		<description><![CDATA[Berikut foto-foto selama reuni alumni tahun 1988 di Omah Sendok, Jakarta, yang diambil oleh M. Irawan. Karena berukuran besar, saya biarkan disediakan dalam bentuk thumbnail oleh WordPress, Sila diklik di tiap gambar untuk memperoleh foto berukuran aslinya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut foto-foto selama <a href="http://sma1jember.info/2007/08/19-tahun-kemudian/">reuni alumni tahun 1988 di Omah Sendok, Jakarta</a>, yang diambil oleh M. Irawan. Karena berukuran besar, saya biarkan disediakan dalam bentuk <i>thumbnail</i> oleh WordPress,</p>

<p><a href='http://sma1jember.info/wp-content/uploads/2007/08/p8030322.JPG' title='foto-01'><img src='http://sma1jember.info/wp-content/uploads/2007/08/p8030322.thumbnail.JPG' alt='foto-01' /></a></p>

<p><a href='http://sma1jember.info/wp-content/uploads/2007/08/p8030323.JPG' title='p8030323.JPG'><img src='http://sma1jember.info/wp-content/uploads/2007/08/p8030323.thumbnail.JPG' alt='p8030323.JPG' /></a></p>

<p><a href='http://sma1jember.info/wp-content/uploads/2007/08/p8030326.JPG' title='p8030326.JPG'><img src='http://sma1jember.info/wp-content/uploads/2007/08/p8030326.thumbnail.JPG' alt='p8030326.JPG' /></a></p>

<p>Sila diklik di tiap gambar untuk memperoleh foto berukuran aslinya.</p>
<img src="http://sma1jember.info/?ak_action=api_record_view&id=45&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sma1jember.info/2007/08/foto-foto-reuni/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

