Buku Tamu

Halaman ini disediakan untuk memperkenalkan diri, berdiskusi di luar topik blog, atau pembicaraan “tak-bertopik”.

Diskusi sebaiknya,

  1. topik yang bersifat terbuka, dapat dibaca dan dikomentari oleh siapapun pengunjung situs ini — yang berarti bukan hanya alumni SMA 1 Jember;
  2. hormati kawan bicara dengan diskusi yang santun;

dan pertimbangkan baik-baik tentang,

  1. pernyataan ofensif kepada pihak lain atau menyerang secara pribadi;
  2. informasi yang bersifat pribadi (baik dari diri sendiri atau orang lain), seperti alamat rumah, nomor HP — karena informasi tersebut akan terbaca oleh semua pengunjung;

Hindari pemasangan iklan/promosi yang berlebihan, karena mengganggu pengunjung lain. Dalam batas wajar — misalnya berkaitan dengan usaha sekolah atau non-profit — masih diperkenankan, namun jika banyak pihak merasa terganggu, akan dihapus. Batasan wajar ini memang agak sulit dirumuskan, oleh karena itu dimohon perhatian masing-masing.

Spam, yaitu iklan yang dipasang oleh pihak asing dan tak ada kaitan dengan kegiatan di situs ini, tidak ditoleransi, akan dihapus.

Selamat berbincang di sini!


 Name *
 Email
 Gravatar Email [?]
 Website
 Text *
* Required

Anti-spam measures
Please insert the letter and number combination into the text field before submitting the guestbook entry.
captcha

(500)
(250) faiz
Thu, 6 November 2008 09.52:36 +0000
email

Monggo, Dana.
Selamat bergabung dengan blog ini. Silakan kirim-2 cerita tentang kisah hidup di Jember yang masih terkenang sampai sekarang.

(249) Dana Asfriyawan
Thu, 6 November 2008 08.38:47 +0000
url  email

Saya Dana Asfriyawan lahir di sungailiat bangka 21-12-1973. saya alumni SMU Widyatama Jember tahun 1992.

(248) Johny
Wed, 5 November 2008 11.46:28 +0000
email

Guru-Dosen; Indonesia-Leiden

Setiba di Belanda setahun lalu, saya senang sekali. Harapan untuk bersekolah di negara maju tercapai. Namun, ketika kuliah pertama akan dimulai, saya jadi cemas. Bagaimanakah cara mengajar dan sikap dosen di Leiden. Sebuah universitas yg di masa colonial merupakan salah satu tempat pelatihan dan pendidikan para ambtenaar sebelum dikirim ke Indonesia. Sebuah universitas yang sampai sekarang masih dikenal konservatif. Kenapa saya pilih sekolah di Leiden? Ah, nasi pun telah jadi bubur. Apapun yang akan terjadi, terjadilah.

Ternyata bayangan saya tidak sepenuhnya salah. Meski tidak sepenuhnya benar. Ada dosen yang masih suka mengucapkan kata dom atau stom, yg keduanya berarti bodoh. Atau kata-kata lain yg menjurus kesitu, seperti kira-kira “gunakan otakmu”, atau “kalau kamu mau memutar otakmu”. Sebagian dari dosen juga ada yg mengecilkan arti kolonialisme Belanda di Indonesia, misalnya “yang kami ambil dari Indonesia kurang dari 10% pendapatan nasional Belanda”. Juga ada kata sinis tentang makanan pokok Indonesia (Jawa) dengan “your bloody rice”. Ada juga dosen yg masih merobek proposal mahasiswanya.

Terkadang memang tindakan-tindakan tersebut bikin jengkel. Tapi setelah saya ingat-ingat, dulu saat SMP di Jember pun masih ada guru yg mengeluarkan penghuni sawah, ladang dan kebon binatang, seperti “kebo” dll. Masih ada juga dosen di Indonesia yg melempar tulisan mahasiswanya (terlepas apa pun persoalannya).

Tapi tindakan semacam itu hanya dilakukan oleh sebagian kecil dosen aja. Lebih banyak dari mereka yang sangat baik tindakannya, baik di kelas maupun di luar kelas. Ditraktir kopi, dibayari foto copy dan selalu kasih respons positif terhadap apapun tulisan kita. Baru kemudian diberi kritikan. Tak jarang, malah ada dosen yang sangat menggelikan. Kamar yang saya tempati rupanya dulu tempat tinggal mahasiswa Islamic studies, asal Indonesia juga. Beberapa kali kawan tersebut mendengar suara takbir di bawah jendelanya. “Allaahu akbar, allaaahu akbar!”. Itu bukanlah seruan adzan, karena panggilan sholat hanya terdengar di dalam mesjid saja. Ternyata itu panggilan dari professor dia yang mau mengajak minum di bar. Ah, rupanya sudah ada profanisasi takbir. Menyerukan takbir bukan mengajak sholat, tapi minum minuman beralkohol di bar... Adakah hal serupa di Indonesia? Seorang teman, yang lahir dan besar di Ampel, Surabaya, pernah bercerita. Saat dia berada di sebuah warung di daerah “lokalalisasi” di ujung timur pulau Madura, dia mendengar “Assalaamu’alaikum”. Tentulah sebagian besar yang nongkrong di warung menyahut “Wa’alakumus salaam”. Dan….transaksi birahi tetap berjalan.

Salam

(247) wahyu suryono
Wed, 5 November 2008 03.27:59 +0000
email

berjaya selalu.

(246) inds2008
Tue, 21 October 2008 17.34:27 +0000
email

Asalamu'alaikum wr.wb.
Sepuntene nggih... Nyuwun sewu numpang ngetik teng ngriki. Kulo alumni SMA 1, lulus taun '91. Tumut sispena angkatan 12. Rencange Mas Dodik Prakoso. Wah sak niki mas Dodike pinter banget bahasa inggris nggih. Wonten malih sing namine Mas Satriyo Budi S. Mireng2 sak niki pun dadi bos nggih Mas Samio? He he he, mugi2 tasik ileng teng kulo. Nyuwun pangapunten lek wonten salah bahasa.
Wassalam...

(245) inds2008
Tue, 21 October 2008 17.30:00 +0000
email

Asalamu'alaikum wr.wb.

Sepuntene nggih... Nyuwun sewu numpang ngetik teng ngriki. Kulo alumni SMA 1, lulus taun '91. Tumut sispena angkatan 12. Rencange Mas Dodik Prakoso. Wah sak niki mas Dodike pinter banget bahasa inggris nggih. Wonten malih sing namine Mas Satriyo Budi S. Mireng2 sak niki pun dadi bos nggih Mas Samio? He he he, mugi2 tasik ileng teng kulo. Nyuwun pangapunten lek wonten salah bahasa.
Wassalam...

(244) sigit hasta purnomo
Tue, 21 October 2008 02.34:48 +0000
url  email

Asalamu'alaikum wr.wb.

Mohon maaf baru pertama kali masuk blog untuk alumnus SMA 1 Jember, saya alumnus SMA 1 Jbr tahun 1984. Saya mengirimkan informasi perihal penerimaan pegawai (CPNS) BMG, mohon diterukan kepada yang memerlukan barangkali bermanfaat.informasi detil dapat di akses ke http://www.bmg.go.id

(243) Risdianto
Fri, 17 October 2008 08.43:21 +0000
email

Ini pertama kali saya buka web sman 1 jember, mudah2an sy bsa ketemu dg temen2 alumni '83,


(242) budi purdi hartono
Mon, 13 October 2008 14.29:26 +0000
email

pangaporah...nyuwun sewu....minta ijin mo nimbrung juga soale aku jg kangen sama teman2 seperti budi dodi cahyono, sutrisno,retno,agus sapto,puput,indra,rida,hesty damayanti,joni,winarto dll yo opo kabare sedulurku kabeh?
aku arep buka warung nang cedake bandara notohadinegoro, yo opo lek kumpul2?? trims yo

(241) faiz
Mon, 6 October 2008 08.05:10 +0000
email

Sugeng Rawuh dumateng Chef Dodik,
Eh.. omong-2, sampean lama banget sekolah di SMA 1 .. dari th 1985-1991, apa bukan 1988-1991..?

Ayo berbagi cerita di blog sini.. boleh juga berkisah tentang dunia kesehatan atau dunia Kuliner (sing iki mesti akeh penggemare..) atau apa saja..

Monggo katuran nyerat..

2 comments

  1. sapta says:

    Angkt 91 yak opo kabare. Pas rongpuluh taun gak ketemu. Gak kroso