Author Archive

KEMPING

February 2nd, 2008

“Ditunggu-tunggu ternyata ulasan kemping para anggota pecinta alam resmi dari SMAN 1 Jember atau SISPENA gak muncul-muncul yok wis lah tak awali aja …..cerito-cerito tentang kemping ala SMA dulu..”

Dihutan Gunung Raung 3300 dpl

KEMPING…. “preian iki arep kemping ndek mana rek?”… “aku kayaknya arep ke Raung aja ..bareng arek SISPENA”..ato…”aku kemping ndek Sukamade ae lah..”…obrolan kayak gini biasanya mencuat saat pada leyeh-leyeh after ujian THB alias semesteran…kalo bagi anak SMA dulu kegiapan nginep di alam bebas ato adventure living bahasa kerennya .. ….KEMPING tidaklah identik sangat dengan aktivitas naik gunung belaka…berkemah di alam terbuka entah di pantai-pantai indah di seputaran Karesidenan mBesuki..kayak Sukamade..Rajegwesi…Trianggulasi, Pasirputih..ato di camping ground obyek wisata kayak Rembangan ato Ranu Klakah ..udah masuk kategori ini….biasanya mereka berangkat dengan bendera klub Pecinta alamnya kayak SISPENA ato PRAMUKA juga sering mengadakan kemping..tapi jangan salah…kelompok kong-kow seperti TR juga pernah mengadakan acara yang menyenangkan ini tentu saja dengan ciri khas masing-masing…..

Aku bukan anggota SISPENA kelompok pecinta alam resmi di SMAN 1 JEMBER.. …walaupun aku termasuk penggemar jelajah alam bebas ….alasannya sederhana ..karena aku dah jadi anggota klub pecinta alam swasta /independent…WANATARU…kelompok PA ini didirikan pada tahun 1984 (ato saat aku masih di SMP 2 Jember)…pendirinya antara lain Haris Bata,Poerwahjoedi,Winanto,Joni ITS ..kelompok ini bermula dari penolakan pihak Sekolah SMP 2 saat Haris dkk mengajukan pendirian kelompok Pecinta alam di SMP..alasannya masih kecil..arek SMP masih masuk kategori anak bawang di mata beliau-beliau…..kesel dengan cara penangganan ide yang gak professional dan mendidik itu..maka didirikanlah kelompok PA yang kemudian mempunyai anggota sekitar limapuluan orang ini…karena kelompok independent..maka anggotanya bisa lintas sekolah..mayoritas adalah dari SMA 1 ..tapi beberapa dari SMA 2,SMA3 dan SMAK ….saat SMA 1 …beberapa kawan WANATARU .akhirnya masuk ke SISPENA ..dan ini sah saja karena kita gak mengenal Loyalitas tunggal kayak PNS jaman ORBA he..he..he…tapi existensi WANATARU ini sempat dipandang miring oleh beberapa pengurus SISPENA dan bahkan Pak Djai yang Pembina OSIS menyangka WANATARU didirikan sebagai oposan SISPENA..hahhhh…gak lagi pak..sik cilik gak kepikiran gawe oposan-oposanan..yo gak cak dan Ning…ealah malah nglantur….

Kalo dibandingkan dengan jaman sekarang… peralatan kemping jaman itu..yo sangat terlihat primitive banget…liat aja para anggota PA jaman kiwari…rata-rata punya Tenda Dome,ransel tinggi yang isinya bisa sampek puluhan kilo tapi terlihat kokoh,matras tidur,sleeping bag parasit yang empuk dan hangat,baju kemping yang minimal merk North Face,Alpina,atau yang impor punya, sepatu gunung yang kokoh, balaclava keren, kompor gas portable, senter di kepala, bahkan beberapa melengkapi dirinya dengan GPS, carabiner berbagai tali panjat tebing, kacamata Oakley dan berbagai logistik yang lengkap….pokoknya anak pecinta alam jaman ini keren abis…kalo jaman itu gak PA maupun Pramuka …peralatannya sederhana banget…ransel tentara ato ransel parasut yang dibelakangnya ada rangka aluminiumnya, baju ala kadarnya,balaclava kernet truk, sepatu kets, dan tendanya ya tenda pramuka aja..kalo mau lihat profil pecinta alam jaman dulu bisa liat di multiply cak afton tapi kalo soal semangat gak kalah deh….walo perlengkapan masih primitive tapi kalo dijak kemping wo..mereka semangat berangkat…..tapi saat itu beberapa temanku seperti Joni dan Poerwahjoedi sangatlah kreatif..saat harga sleepingbag mahal sangat ..maka dengan kreatifnya mereka bikin sendiri sleeping bag dari terpal plastic yang biasanya untuk tenda penjual bakso itu.. dan hasilnya sip juga minimal kuat menahan dinginnya puncak Raung..aku inget..warna sleepingbagnya oranye..

Kita di Wanataru sebelum naik gunung biasanya mengadakan persiapan yang lumayan rapi ..misalnya mengasah fisik dengan lari sore hari di alun-alun…dan meninggalkan motor untuk sementara…ke sekolah jalan kaki aja…rute Gebang-SMA 1 PP seminggu full…ini sesuai dengan buku panduan yang kita anuti yaitu karya Norman Edwin – dedengkot Mapala UI yang akhirnya meninggal dunia di Gn.Aconcangua (South America) saat misi Seven Sumitt dijalankan….dari buku itu ..kita juga belajar bahwa naik gunung pakek jeans itu kurang baik…bagaimana cara menghemat minuman..trus cara packing ransel yang baik…daftar list peralatan penting yang mesti dibawa untuk kemping..sampai bagaimana cara berjalan yang baik saat menaiki gunung dan saat turun dari tebing gunung…ato gimana cara membuat bivak darurat, mengamankan perimeter tenda dari gangguan hewan dan binatang liar…pokoknya sedapat mungkin kita mengikuti tips-tips darinya….Allhamdulillah dalam semua kesempatan kemping tips-tips tersebut amatlah berguna dan perjalanan berjalan sangat lancar

Kebanyakan acara kemping kita tempuh dengan menumpang kendaraan umum..bisa kereta api..bis yang disambung truk …ato nyarter truk jika kita berangkat dengan rombongan besar….biasanya kemping dilakukan dalam kelompok kecil (sekitar 4-10 orang) tapi kalo ada acara pelantikan anggota atau latihan dasar bisa-bisa anggota yang ikut lebih 20 orang seperti saat Latsar di pantai Sukamade dan Gn.Ijen..perasaan saat mo berangkat gak isok dibayangkan…malam sebelum berangkat biasanya tidurku gelisah dan berharap pagi segera menjelang…dan saat perjalanan adalah saat yang penuh perjuangan dalam kegembiraan..dan kebanyakan dibayar dengan pemandangan indah dan pengalaman yang tak terkira….ada juga yang agak mengecewakan ..seperti saat trekking ke Gn. Raung..setelah satu hari penuh mendaki dari Gubuk mbah Srani …merentasi hutan…paginya kita sampai di puncak raung..dan disambut kabut yang pekat….sehingga gak banyak pemandangan yang bisa dilihat… Selama SMA ..kegiatan kempingku gak terlalu istimewa ..karena..dalam setahun biasanya dibagi antara kemping sama anak-anak wanataru dan acara adventure naik motor ke Bali yang setiap tahun kujalani ….beberapa pengalaman kemping yang menarik antara lain..Gn.Ijen (3 kali) ,Gn.raung dan Gn.Lamongan…lalu…Trekking pantai Sukamade,trekking durjo ….detilnya udah agak lupa juga..entar kalo pulang ke jember tak kumpulin fotonya…Sensasi terbesar dari acara kemping ini adalah saat kumpul mengelilingi api unggun di malam hari dan cerita-cerita seru sambil ditemani kopi ato the..dan indomie dan kudapan kecil lainnya…suasana sepi dan ditingkahi suara-suara hewan liar dari hutan tempat kemping…apalagi yang punya pacar ato lagi pada demenan wah suasananya jadi asyik banget..makanya kalo banyak yang jadian diantara para anggota PA tidaklah terlalu mengherankan.. lha wong suasananya yang bikin gak nahan…sensasi inilah yang bikin aku dan banyak kawan ketagihan untuk kemping…saat mahasiswa di UGM dah gak pernah lagi kemping…alasannya…kelompok PA ditempatku gak homy..makanya aku lebih suka bersibuk-sibuk di Senat mahasiswa dan UKM Bola basket daripada gabung ama mereka……cuman sekali aja ke Gn.Ijen..namun saat itu pakek mobil dan nginapnya di guest house PTP.XXVI ….jadinya gak kerasa trekkingnya..suasana pikniknya yang terasa…

Piknik di Gn.Ijen

So wan-kawan…bagaimana pengalaman kempingmu dulu?…yang SISPENA maupun yang PRAMUKA ayo bagi pengalamannya….

Tiga tahun lalu, tsunami….

January 17th, 2008

..Tulisan berikut ini adalah pengalaman sejati alumni SMAN 1 JEMBER yang mengalami kedahsyatan Tsunami…pernah dipost di milis angkatan 88…mengingat begitu banyak ibrah yang bisa dipetik..maka atas persetujuan dan jasa baik Taufiq Maulana Hamzah aka Fikik 88..tulisan ini di posting ulang di blog ini….bisa jadi ada juga alumni kita yang pada saat kejadian juga berada di Aceh ato Nias…semoga tergerak untuk berbagi cerita disini...(ekoz guevara)

Ass, Wr. Wb mengenang 26 desember 2004,,iki rek pengalaman pribadiku,, Pagi 26 Desember 2007, sebagai ketua panitia, aku kudu ke kantor tuk mimpin rapat persiapan RAKER. Berat terasa kaki melangkah, bukannya karena hari itu hari libur, tapi sedang terbayang kembali kisah tiga tahun yang lalu,tsunami… Bakda subuh 26 desember 2004, aku dan dua temen berangkat ke bandara Sultan iskandar muda (SIM). Jemput pemateri dari Jakarta. Rencananya jam 9 pagi, kami punya gawe ‘Leadership training’ selama 2 hari.

Sampai di SIM, selama -+10 menit aceh dikocok gempa. Awalnya, gerakan gempa horisontal terasa seperti naik kereta api, berikutnya berubah jadi gerakan vertikal. Kulihat hampir semua orang nggak sanggup lagi berdiri. Ingat rumah dinas yang berumur tidak muda lagi, membuatku khawatir dengan keselamatan istri dan anak-anakku. Namun, apa daya HP udah nggak fungsi lagi. Aku hanya bisa tawakkal menyerahkan semuanya kapada Allah. Kita adalah milik Allah dan akan kembali kepada Allah.

Sepanjang perjalanan menuju kota, kulihat beberapa bangunan nampak roboh, anehnya didominasi oleh bangunan- bangunan baru. Diperempatan jambo tape, kami singgah sarapan. Beberapa kali gempa susulan mengganggu nikmatnya sarapan, sebanyak itu pula, kami berlarian keluar ruko. Puncaknya, ketika terdengar bunyi sirine yang begitu kuat, diikuti banyaknya orang berlarian dari arah pantai, ‘ie lut ka ik’ (air laut udah naik). Sontak semua berlarian, termasuk penjual nasi. Alhamdulillah dalam kondisi panik, kami masih sempat bayar walaupun si penjual udah ngak konsen untuk menghitung berapa biaya makanan kami.

‘akh taufik, lupakan acara, kita jemput keluarga antum dulu’ usul salah seorang tamuku. Rombongan bergerak menuju tempat tinggalku di daerah Peurada kurang lebih 2,5 km dari jambo tape. Namun, mendekati jembatan dekat kantor gubernur, kulihat air udah naik melewati jembatan. Membuat kami harus putar kendaraan. Kubersyukur kepada Allah, seandainya kami telah melewati jembatan, bisa jadi aku nggak nulis kisah ini. Setelah menitipkan tamu-tamuku di rumah teman, kumulai mencari jalan menuju rumah. Tidak ada pilihan lain, kami harus mencari jalan memutar yang cukup jauh. Sampai di daerah ie masin kayee adang (2 km dari rumahku), air sisa tsunami masih menggenang. Kami turun dan mulai jalan kaki. Entah kekuatan apa yang muncul membuat aku jauh meninggalkan dua rekanku. Padahal usia mereka 10 th lebih muda dariku. Bahkan salah seoarang diantaranya, belakangan jadi guru kempo di kantorku.

Air yang mulanya hanya setapak kaki, sampai dirumahku setinggi dada. Kulihat rumahku dalam posisi terkunci. Rumah masih utuh walaupun isi dalamnya udah pada jebol dan berantakan. Tetangga pada geleng kepala ketika kutanyakan tentang keluargaku. Ya Allah selamatkanlah istri dan anak-anakku. Rasanya aku belum siap dipisahkan dengan mereka. Betapa aku mencintai mereka…kemudian aku mulai bergerak mencari keluargaku, setiap rumah yang berlantai dua kumasuki dan kutanyakan, adakah istri dan anak-anakku?…rata-rata mereka gelengkan kepala,’nggak ada pak. Sumayyah dan adik-adiknya ngak ada disini’..aku terus melangkah menuju masjid. Begitu banyak orang berkumpul, salah seorang remaja masjid berbisik, ‘di lantai dua udah terkumpul kurang lebih 40 syuhada, lihat aja siapa tahu ada salah seorang anggota keluarga bapak’..Setengah berlari aku naik ke lantai dua, kulihat jajaran mayat memenuhi sektor utara, sementara sektor selatan dipenuhi dengan orang yang cidera. Suara isak tangis cukup membuat diriku merinding… Satu persatu mulai kubuka kain penutup para syuhada,, alhamdulillah tak seorangpun anggota keluargaku terbaringada disitu. Walaupun terhadap beberapa jenazah, ada kemiripan dengan anakku..

Pencarian terus kulakukan, di masjid kedua belum juga kutemukan. Dekat sekolah TK anakku, kulihat mayat seorang perempuan telanjang dalam posisi telungkup, tidak seberapa jauh dari situ, kulihat mayat seorang anak kecil, yang mirip dengan anakku kelima. Gemuknya dan warna kulitnya, mirip sekali dengan Tholhah anakku. Tanda luka dikakinya terkelupas, sehingga timbulkan tanya, apakah betul ini anakku? Seandainya dia anakku, jangan-jangan mayat yang disana adalah mayat istriku.. kalau dia mayat istriku..kenapa dia telanjang? Ya Allah bukankah selama ini istriku selalu menutup aurat, kenapa diakhir hayatnya mesti telanjang? Aku tidak memiliki keberanian membalik mayat perempuan itu, aku khawatir auratnya akan kelihatan oleh orang banyak..sesuatu yang udah ditutup oleh Allah, aku tidak berani membukanya. Benarkah dia istri dan anakku? Terus anak-anakku yang lain mana? ?? air setinggi dada, menyulitkan aku mencari petunjuk lain. Keretaku (sepeda motor) tidak nampak disekitar itu. Kuputuskan, untuk terus mencari, mudah-mudahan mereka bukan anggota keluargaku.

Setibanya di masjid yang ketiga, terdengar suara adzan. Begitu menyejukkan ditengah galaunya hati. Waktu yang tepat untuk mengadu kepada Allah. Keluargaku hilang, adakah mereka selamat? Bila tidak, dimanakah jenazahnya? Ya Allah berilah aku kesempatan untuk bersama keluargaku lagi… saat ambil air wudlu, aku bertemu sahabatku, seorang ustadz yang juga anggota dewan, kami berpelukan dan kusampaikan keluargaku hilang, setengah berbisik dia berkata : “akhi, keluarga antum ada di lantai 2″. ..alhamdulillah, betapa Allah telah mengabulkan doaku. Aku masih diberi kesempatan tuk berkumpul dengan keluarga. “bi, ngak jadi rapatnya?”. suara istri, membuyarkan ingatanku.. terima kasih Ya Allah, hamba ingin menjadi orang yang bersyukur, senantiasa menyayangi istri dan anak-anakku…istriku, anak-anakku, maafkan bila setelah tiga tahun tsunami berlalu, abi belum bisa memberikan yang terbaik buat kalian… Istriku, Andi qadriah shiam, aku selalu mencintaimu Anak-anakku,

Sumayyah Ula Syahidah Dini Khairu Zadi M. Gazie Shawwaf M. Hanzhalah Gasielul Malaikah M. Tholhah Syahid Al Hayah Syahidah Nida Amani

doaku selalu bersamamu, jadilah orang-orang kuat, sekuat kalian berlari meninggalkan gelombang tsunami

Banda aceh, 26 desember 2007

maaf yo rek, kepanjangan, belum diedit…Taufik Maulana hamzah

Radio kita….”kacepot gule’na mera…”

December 8th, 2007

“..be’de kereman laguh de’ri Pak Marjuk ambik Bu’Marjuk..e…duson krajan Mayang…kanguy pak Sane’man..e duson panti..de’rema kabbare kakeh..ma’tak tao rem-kereman lagu pole…de el.el..”..akhirnya” kangguy ca kanca kabbih ..kaule Bang Jali abik Bang Same’on apameteah ge’lu….kacepot gule’na merah salah lopot kaule ambik bang Same’on nyo’oon sappora..”….

kemudian jreng..suara bang haji Rhoma Irama mengalun deras dari radio merek Telesonic..” dibalik kerudung..wajahmu tersembunyi…kau cantik alami anugerah Illahi…jreng-jreng”….

inget kan sama sapaan legendaris ini dari penyiar lagu-lagu dangdut yang kondang tahun delapan puluhan ( tapi aku agak lupa..ini di Radio Suara Akbar ato Radio Kartika ya?”….saya yakin mayoritas temen disini sangat familiar dengan kosa kata dan gaya bicara para penyiar radio di Jember…kombinasi bahasa Indonesia dicampur Madura..menelurkan sub genre bahasa Madura yang sangat Jember..( kalo orang-orang pasar pasti sangat hapal dengan gaya bahasa ini…ek-arek Gang Panili,Talangsari,Etan Pasar,Kp.Ledok,Kas-kasan..de el el…pasti sering terpapar gaya bahasa ini)…jika bahasa gaul semacam itu muncul di radio-radio AM kota Jember..maka yang tersisa di kita adalah senyum simpul geli yang asyik punya…( sulit gambarinnya)..Jaman itu Radio AM adalah sarana komunikasi antar warga yang sangat efektif dan meluas…salim kirim salam dan request lagu baik via surat ato via kupon salam-salaman dan request lagu yang bersifat Pra Bayar…kupon request lagu ini mesti beli di stasion Radio yang kita demenin..( ini kayaknya yang menginspirasi voucher pra bayar HP sekarang ya?..wkk..wkk..)..adalah episode yang sering ditunggu…oleh masyarakat Jember begitu juga kita remaja-remaja Jember….

Saat itu Radio FM belum ada di Jember…udara Jember dikuasai oleh The Big Three…Radio Suara Akbar…Radio Kartika dan Radio Khusus Pemerintah Daerah (RKPD) milik PEMDA….di urutan buncit seprti biasa R R I. Masing-masing mempunyai andalan acara untuk menggaet pangsa iklan segajah-gajahnya.untuk itu..segmentasi menjadi hal yang penting…karena mayoritas pecinta radio adalah masyarakat pedesaan yang senang membawa-bawa Radio di sawah-sawah dan kebetulan mayoritas adalah etnis Madura seperti Pak Marjuk dan Bu Marjuk yang sangat masyur itu maka program acara dikuasai oleh progam lagu-lagu dangdut dan kirim-kiriman salam via kupon pra bayar itu…dimana pembawa acaranya berbicara dengan bahasa Meduro pasar..yang gabungan antara Bahasa Medureh dan Bahasa Indonesia….di acara seperti itu ..para pengiklan berebut..sehingga tak terkadang terjadi blocking time spot iklan pada program-program yang favorit..jaman itu yang terkenal adalah iklan “Pil Kita” produksi Marguna Tarulata APK Farma…. obat dewa yg legendaris karena bisa menyembuhkan semua penyakit dari capek,encok,pilek ..sampek pusing-pusing karena ditolak gebetan..wkk.wkk..mana dikasik bonus tambahan energi kuat sehat lelaki..lagi..e el el…)..ya blocking ime ini karena pil itu untuk pasar para petani,nelayan,pedagang,sopir,tukang Kaceb dll…maka kombinasi antara lagu dangdut dan iklan-iklan “Pil Kita ” yang sangat deras menggelontor kuping pemirsa ini berhasil mempersuasi para pembaca untuk beli itu daripada pil…Penyiar acara semacam ini yang paling top Markotob adalah Bang Jali dan Bang Same’on tadi itu….

Kalo stasion Radio yang mendapat julukan avant garde bagi life style anak-anak muda Jember maka Radio Suara Akbar adalah nama legendarisnya…radio yang awalnya bermarkas di Jl.Truno joyo ( sebelah rumah Dr.Jakfal)…dan kemudian pindah ke Jl.Kartini di depan komplek SD Jember Kidul VI-IX….bisa dibilang sebagai market leader…selain influencenya pada kehidupan anak muda via lagu-lagu ato game or quiz saat acara diputar…RSA ini juga sangat dikenal sebagai Event Organizer konser-konser musik baik itu Rock ( kayak kerjasamanya dengan Log Zhelebour),Dangdut (sering jadi co promotor Rhoma Irama)..bahkan..untuk acara-acara PEMDA seperti publikasi acara Gerak Jalan Tradisional Tanggul Jember juga dijabanin ama Radio ini…

Acara yang paling aku sukai dari Radio ini tentu saja ” Rest and Relax Music “.yang diasuh oleh Kak Nana yang suaranya betul-betul membuai itu…acara yang durasinya 1 jam sejak jam 13.30 WIB ini ..adalah referensi utama remaja-remaja Jember…untuk lagu dan istilah-istilah yang lagi hype…acara itu jadi ajang saling kirim-kiriman salam untuk teman dan gebetan…apabila salah seorang dari kita kupon ato suratnya dibaca kak Nana maka bisa dipastikan besoknya ada respon dari teman-teman…selain suara mendayu kak Nana yang pas banget dengan jadwal leyeh-leyeh after School Hour itu…lagu-lagu yang dipilihnya juga top banget dan semua lagu barat….aku paling seneng kalo yang diputar lagunya Chicago “Hard To Say I’m Sorry”..Lionel Ritchie “Three Times Lady”..Rod Stewart “I Don’t Want To Talk about it”…lagu kesayangannya Tristina ” Love of My Life” dari Queen…..ato lagu kesukaan Ludi dari RockWell “Knife”….

Pada acara Rest and Relax music itu..kita juga jadi ngeh..siapa-siapa yang lagi pengen aksion dan PDKT ama para selebritis sekolah….juga jadi ngerti siapa-siapa saja para selebritis SMP1,SMP2,SMP3…ato SMA1,SMA2..dll…acara-acara kiriman lagu juga ajang promosi terselubung dari genk ato clique sekolah…tahu siapa aja anak-anak Lheytherrz…anak-anak Ethiopianz…anak-anak Candouraq…anak-anak TR..anak-anak Destroyer…Dhayax…Alpena..Bareta (Barisan Remaja Tampan) dlll….kalo hal unik lainnya adalah nama-nama pengirimnya aneh banget dan catchy…kayak Agus Arjamel..keren kan..tahu artinya Agus Arek Jalan Melati…ato…Omdhe Argedar (arek Gebang Darwo)..wkk..wkk..sorry cak guyon…. kalo yang termasuk aktif salam-salaman diangkatanku kayaknya yang teringat cuman Onix..ato..Reno Sari Palupi itu…terus Indra Lemkari de el el…aku sih gak pernah kirim-kiriman gitu….cuman pendengar saja…

Pengalaman laen yang teringat adalah..ketika aku saat SMA ikut lomba penyiar radio…dan aku melakonkan sebagai penyiar laga tinju nasional….saat itu sih masih hangat-hangatnya kehebatan para petinju Indonesia seperti Yani Hagler Dokolamo…Ellyas Pical..Dobrak Arter…Sambung.de el el..Maka aku ngikut lomba dan beraksi seolah-olah sedang menyiarkan langsung pertandingan tinju antara Yani Hagler Versus Dobrak Arter….nah saat paginya aku disamperin Pak Sudja’i (guru BePe)..beliau berkata “..ko ..kamu sukses nipu aku”..akh aku kaget ” apa pak?”…” itu semalam, aku pikir ada siaran tinju beneran di Radio Suara Akbar,,e alah,,ternyata kamu melu lomba penyiar olahraga to?…”…”..aku cuman tertawa kecut..”..Iya pak tapi kalah..wkk..wkk..” kayaknya karena aku terlalu serius memerankan seorang komentator tinju kayak Syamsul Anwar…yang menang malah yang bikin siaran lucu-lucuan….e alah…dikadali Radio Suara Akbar…

Kalo Chalengger marketnya Radio Suara Akbar adalah Radio Kartika yang di Jl. Kartini ujung di depannya Sekolah Pendidikan Guru (SPG)…radio in banyak menyiarkan sandiwara radio dan dangdut…cuman ada satu acara yang selalu saya tunggu pada Minggu malam…yaitu acara yang menyiarkan lagu-lagu Rock yang lagi hit…nama program acaranya aku lupa….di acara itu bener-bener di geber abis lagu-lagu rock yang lagi hits ato yang legendaris..kayak..”Final Countdown”nya Europe…” Runaway” Bon Jovi..” Smoke on The Water”nya Deep Purple ato “Tom Sawyer” Rush dan “In Trance” Scorpion…entah siapa mempengaruhi siapa…lagu-lagu yang dipilih biasanya yang sering muncul si scene-scene ato gig-gig musik di Jember.terutama yang dinyanyikan oleh La Villa dengan Anang Hermansyah sebagai vocalisnya (sekarang kuat gak dia nyanykan itu lagu ya?)..ato La Villa yang memilih lagu-lagu itu sebagai playlist konsernya … karena lagu-lagu itu sering diputar di Radio Kartika….

RKPD adalah Radio yang banyak mengulas masalah pembangunan dan acara penyuluhan pertanian…yang aku sangat inget cuman ..di pagi hari RKPD punya acara musik pengantar kerja yang penyiarnya punya suara Bariton yang sangat ciamik gak kalah dengan suara pak Sambas dari RRI Bandung yang kemudian jadi komentator TVRI itu….

kalo RRI sih acara yang paling hebat adalah…” Selamat Sore Bapak…Selamat Sore Ibuk…di sini Mas Rizal akan menyanyi..”..wkkk..wkkk…yap betul sekali acara yang menyiarkan anak-anak TK menyanyi dan berdeklamasi…bagi yang sodaranya ato tetangganya akan siaran pasti deh dah terjadi kehebohan selama seminggu itu…lagu yang terkenal adalah” Slamat sore pak..slamat sore bu..slamat sore semua…satu.dua..tiga..”..heboh..heboh..hayo siapa yang pernah siaran.TK di RRI tunjuk tangan….. RRI juga punya acara sandiwara radio yang sangat legendaris yaitu..” Butir-Butir Pasir di Laut ..episode Seribu Lima Ratus Limapuluh Lima..)..sandiwara Radio yang ceritanya mbulet gak karu-karuan dengan pengisi suaraa Maria Oentoe itu..entah sampek episode kapan berakhirnya….

Programa Radio yang juga menginfluence tentu saja Sandiwara Radio…sejak Saur Sepuh…Brama Kumbara…Mak Lampir de e el..aku gak pernah seneng sih…paling ikutan nimbrung saat drama seri yang isinya memedi alias horror itu…kalo yang ini porsinya Faiz Sahly yang tau rinci….

Saat mau kuliah di UGM.baru muncul radio FM swasta pertama di Jember..Prosalina FM..yang di deket Kodim itu..aku saat itu gak mantau banget..tapi katane sih sejak munculnya Prosalina lambat laun kejayaan The Big Three di kota Jember mulai pudar…jaman itu aku gak terlalu perhatiin…apalagi gaya bahasa yang diusung Prosalina FM gak nyenengin…para penyiarnya bergaya Jakartaan..dengan Lu-lu dan Gue-Gue gitu deh..dan..dong…gak nyenengin..mengusik kebanggaan sebagai anak Jember asli..dan aku gak merasa itu Radio bagi komunitas Jember..cuman..Prosalina FM hanya radio slundupan kapitalis media asal Jakarta yang gak ngerti tata krama bahasa ala Jember..kesellllll….banget…….lha wong Radio Suara Akbar gak gitu-gitu amat…tapi anehnya dia eksis juga lho…arek Jember emang berubah…wkk..wkk..wkk…

lagian aku juga dah jarang pulang…dan..lagi asyik asyiknya dengerin Geronimo FM,Unisi FM dan Retjo Buntung …ya iyalah…di Jogja..he.he..he..

tore tan tretan sedejeh…Kacepot Gullena mera..salah lopot kaule nyo’oon sappora

GENK SEKOLAH……(Awas Bullying)

November 24th, 2007

TAWURAN….Genk Sekolah

Beberapa hari belakangan persoalan Genk meraja di media massa kita….diawali dengan perang POLDA Jabar dengan Genk Motor Bandung…yang telah bikin berang KomJen Soenarko..karena tingkat kebrutalan genk-genk motor ini dah mencapai perbuatan yang kriminal berat. Baru reda sebentar muncul kasus penindasan (bullying) kakak kelas terhadap adik kelasnya di SMA 34 Pondok Labu Jakarta. Usut punya usut ternyata pelaku bullying adalah para Jeger/brengos…yang tergabung dalam Genk Sekolah….Aku pribadi selalu mendua jika ditanya tentang keberadaan genk sekolah ini..di satu sisi sebagai ortu..keder juga melihat kebrutalan mereka ( sampek tangannya tugel rek….di idak-idak..huiiii..) tapi di sisi lain aku pernah juga ngegang saat sekolah dulu walo intensitas dan kenakalannya gak separah mereka-mereka ini…bahasa kerenya coba empati lah…Saat ini Genk telah bertransformasi dari genk-genk yang bergerak diluar Sekolah menjadi genk sekolah…beberapa yang exist antara lain sbb.

Warriors

Di Jakarta… Genk anak-anak SMA 70 Bulungan…ini bahkan Genk sekolah secara tradisi terbentuk setiap angkatan dan anggotanya adalah mayoritas angkatan itu misalnya LEGIUN (Angkt.2003), Salvozesta (2006),GARNIZOON (98),SPORADIZ (2006) …mereka ini selain menebar pesona lewat grafiti juga melalui Jacket angkatan..ato Blogger..Friendster bahkan Web khusus..gila…. Genk anak SMA 6 nama genknya GOR @ SIX….. Genk anak SMA 34 yang lagi bermasalah adalah REZTEAM (Rese Timpuk) kemudian GAZPER dengan inisial angkatan jadi ada GAZPER I sampek GAZPER X..mereka juga punya Web dan Friendster..hampir semua SMA punya Genk… alasan pendirian genk intinya sama…membentuk solidaritas untuk menghantam/tawuran dengan sekolah lain…walaupun mereka berkilah dengan bahasa-bahasa eufi,isme saat diinterview TV

Di Jogjakarta… Genk sekolah dibikin hanya oleh sebagian kecil murid-murid sekolah tersebut jadi sifatnya lebih kearah Genk murni, namun karena sifat keanggotaan eksklusif pada murid sekolah tersebut maka nama genk tersebut secara umum dimaknai sebagai “GENK SEKOLAH” . Berdasarkan prasasti dan iklan mereka di tembok-tembok se antero Jogja dan diskusi dengan beberapa pengamat Genk Jogja maka identifikasi adalah sebagai berikut… SMA 2 Jogja — NoCaZta SMA 4 Jogja —-, S M C SMA 5 Jogja — Roever SMA 6 Jogja— DEPAZTER (Depan Pasar Terban) sekarang ada yang baru G N B SMA 8 Jogja –CanteenBoyZ SMA 9 Jogja —GaNZa SMA 11 Jogja — SMUTEN SMA 11 Jogja — R E M

Genk SMA swasta SMA Muhamadiyah 1 — JOXZIN (Joko Sinting)…sekarang OESTAD SMA Muhamadiyah 2 — RANGER SMA Muhamadiyah 3 — GriXer SMA Muhamadiyah 7 — Respect SMA Kolese De Britto — LBD , LPZ (Laki-laki Penuh Doza), HIPPIES SMAK BOPKRI I —- NIGHT BOY SMAK BOPKRI II —- PASTOER , BOZER

Genk daerah sub urban kota Jogja SMA Banguntapan Bantul — B G Z SMA 1 Kalasan — SOC’S SMA 2 Ngaglik Sleman — D B Z SMA 2 Depok Sleman — BBC dan masih banyak lagi..laennya… Mereka mudah dikenali dari jacket dan sticker pada motor-motor mereka serta grafiti yang ditorehkan di tembok-tembok..insiden yang terjadi antara lain saling Menimpa (ngebom) Grafiti lawan di tembok-tembok kota Jogja…beberapa perkelahian yang terjadi biasanya bersifat “tradisi” pasca pertandingan sepakbola atau Basket ..BOPKRI 2 – PASTOER versus Muhamadiyah Satu (Muhi) OESTAD ..rebutan cewek misalnya anak-anak HIPPIES (Debritto) Vs anak-anak NIGHT BOY (BOPKRI I) ..berebut cewek-cewek SMA Katolik Stella Duce ..biasanya pasca sekolah ato pasca malam perpisahan (Prom nite)…

Kalo JEMBER gimana?….. Fenomena genk ini sudah ada sejak lama…bahkan jauh sebelum aku Sekolah dSMP ato SMA…dan ini merata di seluruh dunia kayaknya (eh..apa di Arab ada Genk juga ya?…wkkk..wkkk..). Bapakku (STM tahun 1965-1968) pernah cerita pada jamnnya udah ada genk-genk gondrong dengan celana cutbray ..yang dinamakan Crossboy ato Crossgirl. Kerjaannya pesta dan kebut-kebutan…beberapa juga terlibat perkelahian…di Jember itu..pada tahun 1960-1970 yang terkenal antara lain genk “Kelelawar hitam” sama ” Hantu Malam-HTM”..bapakku sih gak ikutan (ngakunya sih…) tapi cuman tau gitu….dan lewat posting ini coba kita refleksikan kehidupan Genk jaman kita dulu….

Tahun 1980an….. Sama dengan anak muda di daerah lain..keinginan selalu berada dalam kumpulan besar teman sebaya juga ada di Jember…bahkan sejak aku masih SD fenomena Genk ato kumpulan ini juga dah ada….saat itu emang sih saat itu aku sekedar meliat aja..dan gak terlibat bener…paling-paling ikutan ngumpul para anggota genk yang lagi latihan barbel ato push up…dan ikut dengerin rumpian yang sangar-sangar. Ciri khas anggota gank saat itu adalah berasal dari satu kampung aja…gak banyak yang berasal dari komunitas beda kampung ..biasanya pakek nama-nama lucu dengan modifikasi huruf yang aksi..misalnya MOHRNANKZ (dibaca “mornang”..bahasa madura yang artinya apa ya…jadi warna yang timbul saat Bisul(udun) mau pecah gitu…ini genk anak Gebang Darwo Timur)..ato GERPHAZ ( “gerpas’…bahasa meduro..artinya memukul dengan batang pohon..ini genk anak Kreyongan)..rata-rata pakek Z untuk kata-kata S ato J…misalnya JEMBER dadi ZHEMBER….gitu lah…kegiatan mereka ya gak jauh dari aksi-aksian aja..malam minggu cangkruk di Alun-alun ato depan Hotel Mars disebelah bIoskop Jaya…duduk-duduk aja..ngobrol…kalo ada kelompok lain ..saling liat…kalo gak lagek mabuk sih aman aja…tapi kalok pas gak pas maka yang terjadi adalah tawuran…saat itu gak ada yang pakek senjata tajam…pakek tangan kosong..maksimal pakek “rante Kalung” ato karakeling.Unjuk gigi kelompok ini biasanya muncul saat Gerak Jalan Tradisional Tanggul-Jember (Tajem), berlomba-lomba mereka tampil se aksi mungkin….kalo Mohrnank..pakek kaos putih lengan panjang dengan gambar wanita bugil memperlihatkan bagian dada yang MOHRNANK…wkkk…wkkk Kelompok lain juga tampil abis-abisan…pada saat itu belum tercatat keributan besar antar gang terjadi…..

Tahun 1982-1985…. ini masa-masa aku SMP…saat kelas satu sih belum ada yang ikut ato bikin Genk…tapi menginjak kelas 2 mulailah terbentuk komunitas-komunitas kecil lengkap dengan informal leadernya (jeger)..masing-masing sekolah pasti punya …di SMP 2 Jember..angkatanku saat itu punya beberapa informal leader yang paling menonjol adalah Yusap Marhaendra Putra ( tonggoku di Gebang..saat itu dia anggota Mohrnank yang dekat dengan genk besar di Gebang yaitu NYAMUK) dan Indra Lemkari ( anggota Destroyer yang dekat dengan anak-anak ALPENA Tegal Boto)….Selama di SMP 2 yang pernah terjadi adalah Tawuran dengan SMP1 yang juga banyak anggota Destroyer (basis genk destroyer emang di SMP 1)..saat itu kami gak tau persis apa masalahnya..tapi si Indra dan Yusap kayaknya diminta bantuan anak-anak kelas 3 yang lagi tawur dengan anak-anak SMP 1 ..kebanyakan anak-anak kelas 2 (termasuk aku) gak tau kalo terjadi tawuran itu..kita baru ngeh..setelah saat pulang banyak guru-guru SMP 2 dan SMP 1 berjaga-jaga di sekitar PEMDA dan alun-alun mengantisipasi bentrokan antar kedua sekolah mengingat saat itu berkembang isu akan ada saling serang…..selebihnya adalah perkelahian sporadis antar siswa yang masing-masing membawa backing anak=anak genk…tapi biasanya banyak yang berakhir damai…karena sejatinya antara masing-masing jeger Genk besar seperti NYAMUK(Gebang) dengan Halim sebagai panglima perang, ALPENA (anak Liar Pemakan Anjing-Tegalboto) dengan ketuanya Yanthit (saat ini anggota DPR) dan Jules, GenK ORETA (Talangsari) dan BESI TUA (talangsari) saling mengenal dan menghormati..jadi kalo ada pertikaian biasanya diusahakan selesai dengan damai…tapi kalo toh gak bisa didamaikan biasanya antar anggota yang bertikai di adu sampek gempor…… Pada saat itu juga telah muncul kelompok kecil (Klik-Klik) diantara para murid SMP..sehingga muncul Genk seperti Destroyer,Ethiopianz (SMP 2),Candourack (Makan tidur Berak-genk para orang tajir), Lheytherzz (another kelompok tajir) dll Disisi lain juga muncul genk-genk Sepeda BMX yang juga gak kalah banyak anggotanya ..yang terbesar antara lain KECHOVACX (baca Kecoak) yang mayoritas berasal dari Kebonsari dan Tegal boto…dan rivalnya MANZAZ (Manusia Jahanam) mayoritas Gebang-Kampungledok-kampungtengah dll….biasanya rivalitasnya terjadi saat ada minicross tapi juga sering bentrok saat konvoi malem mingguan..aku sempet gabung dengan anak-anak MANZAZ ini dan kami biasanya kumpul di alun-alun ato MARS…saat itu yang paling asyik adalah mengejar-ngejar anak yang lagi pacaran di alun-alun ato mahasiswa pacaran di sekitar kampus…woahh..saat mereka terbirit-birit lari kita kejar ( ± 100-200 sepeda) rasanya seneng banget gitu…kalo ditanya aku ikut karena apa..ya..karena ikut-ikutan aja..tapi sebenarnya juga karena saat itu kami iri aja ama anak-anak yang bersepeda motor ato bermobil…karena mayoritas anggota adalah dari kelompok ekonomi pas-pasan yang kemana-mana naek sepeda ontjhel….iri tanda tak mampulah…saat itu ada benih-benih perjuangan kelas rupanya..wkk..wkk..wkkk…

tahun 1985-1988 Pada periode SMA ini cerita tentang genk ini mesti dipilah menjadi 2 bagian satu Genk Sekolah dan kedua Genk Motor Pada tahun itu genk sekolah muncul bukan sebagai genk sekolah yang kayak Gazper ato Garnizoon di Jakarta itu..tapi yang muncul adalah dua macam bentuk genk… gen pertama adalah genk kelas yang muncul semata-mata hanya sebagai penanda/ato identitas belaka misalnya di angkatan 88 muncul Chernobyl Tribes (Bio 3),Mirage (Bio 4),Krokus(Bio1),Gymcata (F3),Social kinder (Sos1) de el el…kegiatannya ya jauh lah dari kegiatan tawuran ato sebagainya…yang agak kriminal ya..mungkin kegiatan tarohan bal-balan yo…. kemudian ada genk-genk pergaulan lainnya….yang biasanya untuk nongkrong tapi bilamana perlu ya berujung ama tawuran gitu..antara lain… ALPENA (Anak Liar Pemakan Anjing) —Tegal Boto Nyamuk — Gebang dan sekitarnya ORETA — Talangsari Gerphaz — Kreyongan SKR –genk anak kolong (ABRI) dari Sukorejo Besi Tua — Talangsari dan Chondro mayoritas Medureh Lheytherz — Socialite TR — gabungan anak SMA 1 dan SMA 2… banyak lagi sebenarnya tapi dah lupa sebagian… kalo saat di SMA ini banyak kejadian yang berujung tawuran…antara lain..

Insiden Zaenooll dengan anak-anak Widyatama

Insiden Cuk Dwi Sukoco — dengan anak-anak Widyatama..terus akhirnya anak-anak Widyatama disamperin satu persatu di rumahnya…dan Cuk mbawa Clurit….( ayo rik crito)

Insiden Dasuki — dengan anak-anak SMA 3…ini sampe berujung ke kepolisian karena timbul korban luka parah….

sebenarnya banyak juga insiden yang terjadi tapi undercover gitu…. tapi dari semua insiden tidak ada yang bersifat bullying pemerasan dan lain-lain yang dilatar belakangi relasi penindasan senior ama yunior (seperti kasus SMA 34)..rata-rata adalah kasus pribadi-pribadi dan biasanya cepet selesai….

kalo Genk Motor di Jember sih gak banyak..karena gak ada yang nyebut namanya secara jelas..kalopun ada biasanya dadi satu dengan aktivitas lainnya seperti Genk TR, Genk Destrouyer ato RX King Club yang dikomandani wandy ..biasanya isinya hanya trek-trekan dengan totoan di Jl.Diponegoro..ato..Bondowoso-Jember saat malam weekend…ato aksi nekat turun dari Rembangan tanpa lampu dan Rem,,,, insiden maut yang kuingat adalah Tabrakan 5 motor saat trek-trekan di depan hotel Mars yang menewaskan 2 orang dan 3 orang luka berat salah satunya adalah Benny (SMP 1) adik kelasku saat SD anak Gebang…..yang luka berat dan hampir ” selesai” ….

Cerita genk ini saat ini hanya sebagai pengingat masa silam yang jangan sampek nular ke anak-anak cucu kita ….dan yang terpenting dan yang perlu kita waspadai adalah genk sekolah saat ini lebih ganas dan tanpa batasan norma lagi..kriminal..itu kata yang tepat…so hati-hati..

Bullying (tindakan kekerasan antar siswa dalam sekolah) secara perlahan mulai terkuak dalam pendidikan di Indonesia mulai tingkat SD ( ada anak SD di BALI yang membunuh kawannya karena gak di beri contekan), Tingkat SMA ( kasus GAZPER -SMA 34 Jkt dan Blasius Adi murid Kolese Pangudi Luhur yang melapor kepada polisi karena dianaiaya seniornya …tapi setelah itu dia dimusuhi hampir oleh seluruh murid PL..sehingga harus keluar dari PL)… tingkat Mahasiswa (STPDN/IPDN beberapa mahasiswa tewas…san STTKD Curug –satu orang tewas). Kita mesti waspada karena selain tayangan kekerasan mudah di akses…sebagian orang tua tidak mau terlibat dalam mengawasi secara detil perilaku anak-anaknya ..kelakuan “pembiaran” atao menganggap masalah bullying adalah hal wajar dsb ..akan menyuburkan perilaku bullying ini. Apalagi anak-anak jaman sekarang secara fisik telah berbeda jauh dari generasi kita…mereka lebih kekar,besar.tinggi dan bandel…orangtua yang gak mau menegur perilaku hiperaktif ato perilaku “kasar” anakknya hanya agar tidak terlihat seperti mengekang ekspresi anak..sebenarnya hanya menanam bom waktu terjadinya bullying…terserah pada posisi apa anak berperan..sebagai pelaku bullying ato korban bullying…dan kalo itu terjadi situasinya akan sama saja…kita sebagi nortu akan rugi besar…wuikkk malah ceramah iki…he..he..he.. intinya satu JANGAN SAMPAI ANAK KITA MENJADI KORBAN atau PELAKU BULLYING itu saja…

WASPADALAH…WASPADALAH….

NONTOK PILEM……Influence

November 11th, 2007

Poster The Warriors Beberapa waktu silam aku beli DVD di amazon.com…pilem lawas banget dibuat tahun 1979 dan tak tonton di Jember sekitar 1980-1981an (SD kelas VI)…judulnya The Warriors..cerita tentang sebuah Gank bernama The Warriors di NY yang difitnah oleh lawannya sehingga dikejar-kejar oleh seluruh gank di NY..filem seru banget…akibat nontok pilem iki (di Bioskop Jaya) aku ambek temen-temenku ngawe pentungan yang dibuat mirip stick softball (yang dalam filem tersebut dipake oleh Gank tersebut) …klambi dikuntungi lengannya (seolah-olah rompi)terus gegernya digambari tengkorak lengkap dengan nama the Warriors …hampir sebulan penuh ..kita blebar-bleber di kampung dan jalanan Jember dengan atribut yang menyeramkan tersebut…..filem ini sangat hip…sehingga jadi pembicaran di kampungku..dan entah kebetulan pada saat itu di Jember sedang trend pakek sepatu canvas merk Warrior..ato dikenal sebagai sepatu “Warrior” (semua pasti punya)…nah temenku dengan pedenya mengatakan bahwa sepatu “Warrior” yang made in RRT (Republik Rahajat Tjina) yang dipakai oleh Michael Becks dan kawan-kawannya…kita saat itu percoyo aja (karena mana sempet kita nontok pilem di kelas 3 sambil ngamatin sepatu para pemainnya ….setelah 27 tahun kemudian tak tamatno tenanan…mereka emang pake sepatu kanvas tapi merknya Converse….wkkk..wkkk…

KarateKid Eh ndilalah Malam tadi di HBO disetel filem legendaris lainnya the Karate Kid (1984) yang dibintangi Ralp Machio,Elizabeth Shue dan Pat Morita…film teenager yang sangat menghibur saat itu..akibat filem tadi banyak anak-anak kemudian belajar ilmu beladiri entah karate,silat etc…kalo kita cukup belajar dewek di depan musholla kampung…pengaruh lainnya adalah di kampung kami akhirnya senang pake ikat kepala dari kain yang digambari motif jepang dengan spidol….kayaknya dulu jaman kita tuh yang namanya ritual nontok pilem adalah sesuatu yang mesti dilakukan…sesuatu yang jadi hiburan kolektif gitu….

Sejak SD aku sudah gemar sekali nonton filem….gara-garanya sampai usia 9 tahun keliling-keliling di perkebunan, yang gak ada bioskop kecuali layar tancap saat 17 agustus ato saat panen raya di perkebunan usai, nonton bioskop adalah kemewahan yang selalu di tunggu…kita sekeluarga nonton apabila mudik ke Jember dan itu saat-saat lebaran…bapakku kan sangat Rhoma Irama ..sehingga kalo pun nonton ya …pilem-pilem Wak Kaji dangdut itu…kayak “Begadang…” “Penasaran” dlll…dan ada lagi satu pilem sedih…”Ratapan Anak tiri” ato “Cinderella”..biasanya kalo gak di Sampurna yo Kusuma…Setelah sekolah di Jember..yang sering ngajak adalah kakek dan nenekku..dan favoritnya adalah Filem India…Amitabh Bachan,Hema malini,Keluarga Khapoor…..aku sih manut aja..lha wong gak ada preferensi lainnya…apalagi setelah nontok puilem ..Simbahku itu ngajakin “andok” (ato makan di warung)…biasanya Kupang Lontong dekat Toko Buku Handayani ato Soto ayam Gang Dahlok yang mak nyuss itu………….

Saat SMP kegemaran nontok pilem ini gak juga surut malah menjadi…biasanya kita nonton bareng teman sekolah tapi yang paling sering nonton sama teman sekampung…..waktu favorit kita adalah Sabtu siang saat bioskop mengadakan student show jam 13.00 ..asyik karena karcisnya setengah harga….biasanya saat pulang sekolah jam 12.00 aku dah ngibrit pulang..kalo sempat sih pulang dulu ke Gebang …ganti baju baru breeettttttttttt lari ke gedung bioskop…biasanya beberapa teman telah menunggu disono….Pilem yang paling menginfluence pada jaman SMP apa lagi kalo bukan “Breakdance” yang dibintangi Lucinda Dickey (kelly),Adolfo Quinones (ozone) dan Michael Chambers (Turbo) …sekejap saja deman tariuan breakdance meledak di Jember..bahkan seluruh Indonesia (liat e-mail Ivan tentang 80’s)…dari pojok-pojok kampung…alun-alun…tempat cangkrukan..bahkan sekolah..banyak anak yang mengerumuni Mini Compo yang menggelontorkan lagu-lagu rancak kayak…” Freakshow On The Dance Floor”, by The Bar-Kays ….”Reckless”,by Ice-T och Chris Taylor..dan tentu saja “Breakin’… There’s No Stopping Us”, oleh Ollie & Jerry….wah saat itu berlomba memakai gears yang mirip mereka….celana training gombrong…kaos..bandana dan sneakers syukur-syukur yang merk Nike ato Adidas kalo gak punya ya..kembali ke “Warrior” ato “Gazelle” deh…..anak-anak belajar berbagai jurus breakdance mulai gaya “Egyptian-King Tut” yang patah-patah….”Worm” yang berkelojotan di lantai…sampai yang paling berbahaya…”Head Spin”…(sampe ada larangan khusus dari rezim Orde baru untuk jurus yang satu ini…diperngeri ada rumour Michael Chambers AKA Turbo matek gara-gara leher patah saat head spin hiiii…hiiii…) pokoknya saat itu semua pengen bisa ngebreakdance..gak bisa breakdance berarti gak gaul…bahkan lomba breakdance banyak diadakan… fenomena Breakdance ini kembali muncul akhir-akhir ini ..tapi kalo anak sekarang tekniknya banyak yang bersifat akrobatik dan sangat berbahaya..bahkan Head Spin yang dulu merupakan jurus pamungkas yang paling top markotop..dan menunjukkan kedigdayaan seorang breakers…sekarang sih dianggap jurus cemen (cumak appetizer aja katanya) ..coba liat acara Lets Dance di Global TV…bahkan breaker sekarang kalo ada yang bawain “Robotix” “Egyptian-kingtut” “Head Spin” dibilang…oom-oom itu mah jurus OLD SKOOL…sialan….. setelah itu banyak film lainnya muncul kayak “Breakdance II”…”Bodyrock”…bahkan “Tari Kejang” yang sangat katrok itu…..

Btari Karlinda Kalo zaman SMA lain lagi….saat itu kan sudah jamannya namanya hormon testosteron mulai banyak-banyaknya sehingga giliran pilem-pilem romantis remaja…dan romantis dewasa yang jadi incaran…dulu itu bintang film yang paling hip adalah Edwige Fenech….si penggoda dari Italia…wah kalo ada filem ini kita dah mulai kasak kusuk ,o nonton…saat itu karena peraturan pembatasan umur sangat ketat..jangan cobak-cobak deh…kita mesti banyak bersiasat..kalo filemnya di Bioskop Jaya aja sih mudah baja karena penjaganya adalah pelatih bal-balan kita sehingga asal kita sudah macak gede (lengkap dengan topi dan brengos ditebelin) lolos aja…tapi kalo di Sampoerna sangat ketat ..filem saat itu yang hip adalah “Emanuelle” terus “Emanuelle & Mandinggo” de el el . kalo pilem yang teenager sih kayak “Catatan si Boy” ..anak-nak kemudian berduyun-duyun pake gaya rambut si Boy..dan bertingkah mBagusi…sok tampan semua..mulai pake sabun pembersih muka…dan shalat tepat waktu..wkk..wkk…yang punya mobil ..kaca spion tengah dikasih tasbeh…saking senengnya ama ini pilem …aku sampek 3 kali nonton ini pilem ..bukan tertarik sama ceritanya…tapi karena ada pemunculan (special appearance) gebetanku yakni. si Btari Karlinda mon amie yang berperan sebagai adiknya si Boy…pokoknya nonton tujuannya mo nketemu doski..Btari ..Btari…. yang lain adalah “Perkawinan Dini” disini yang mencuat adalah sosok Gladys Soewandi yang mata beloknya begitu menghipnotis……

Pilem laen yang meng influence adalah Arnold Swarzenegger dengan “Terminator”…saat itu tiba-tiba banyak anak yang pake kacamata hitam yang ditempeli schotchlite CS100…jaket kulit ato kulit imitasi hitam..numpak montor mbek ngebut….wajah dipasang keras bin sangar ala Arnold…koyok preman seminggu gak nguntal uwong…Kalo pilem RAMBO selain menginspirasi munculnya warung cangkrukan para demit-demit SMAN 1 di belakang sekolah….saat itu anak-anak pengen badannya kekar kayak Stallone…maka di kampungku diadakan Gymnasium ala Gebang..dengan bekal Barbel dan dumbel buatan dewek dari kaleng susu dan Cat yang diisi semen dan batu…lalu mbangun “Kerekan dengan pemberat batu” yang berfungsi sebagai pembentuk dada menjadi bidang….aku melok-melok rek..tapi efeknya baru dirasakan 15 tahun kemudian..akibat maen barbel dan kerekan yang tanpa teknik yang benar maka…saraf tulang belakangku kecepit ato dikenal sebagai Hernia Nucleus Purpolsus (HNP) yang menyebabkan aku gak bisa jalan…dan mesti di operasi..hiiii…hiii….( Boys don’t try this at home….)

Sebenarnya banyak perniknya soal nontok pilem ini…tapi aku pengen ada sharing dari tan tretan lainnya…tentang pilem..dan pengaruhnya.. berikut ini ada beberapa tulisan teman-teman tentang Perpileman di Jember yang tak comot dari milis angkatan 1988..check this out…

ini dari Ivan 13 Pebruari 2007 “aku eling ndisik pas kelas 3..nek gak salah iku pas sak wis e rapotan atau ujian.. pelajaran sik durung mulai.. dinone sabtu.. koncoku Heri Dwi Subagyo (akabri AD), anak e tentara, nduwe pas kanggo 2 orang nang kusuma..hari sabtu iku dinone abri nonton gratis ndik kono..kiro-kiro jam setengah sewelas aku karo Heri budal..tentara2 wis podo nang njero kabeh..tekan ngarepe pintu pemeriksaan, pas e diperikso.. irungku koq rodo2 mambu aroma gak pati enak..napas megap megap..e..e.. tiba’e jare Heri, nek para tentar iku sektas olah raga langsung nonton nang kono.. dadi gak sempat adus utowo semprot semprot nganggo cologne langsung happy-happy ria.. wah bayangno ae, khan ruangan biskop khan tertutup koyok ngono.. pohong ae iso langsung dadi tape ndik kono..ha..ha.. Tapi yo untunge aku karo Heri sik nganggo seragam, dadi gak oleh melbu.. selamat dah..he..he..paru paru tidak jadi kontaminasi

Hebat juga Kusuma iki sik onok nganti saiki.. nek gak salah jare Bapakku ndisik Kusuma iki jenenge Ambasador..cmiiw

Ivan

ini yang dari Firman kurniawan Kusuma memang potongan waktu masa lalu kita.Pas aku sik kelas 4-5 diajak Mas ku nonton film “Ateng The Godfather”. Dhuwit ngepas kanggo nonton kelas 3. Untuk nonton di gedung itu, pasti masih ingat, penonton dipisah berdasarkan kekuatan kantong : kelas 1, 2 dan 3. Kelas 3 paling murah, paling deket sama bintang filmnya dan nontonnya sambil ndangak. > > Untuk mengatasi ketidaknyaman itu Mas ku dhuwe ide, yok opo mbayare kelas 3 tapi kenikmatane kelas 1 ? Yuk tuku karcis dhisik, engkuk tak akali. Ya udah, setelah beli karcis kelas 3, diperiksa petugas dan diijinkan masuk, aku masuk mencari tempat duduk sesuai no karcis. > > Sementara jeda menunggu penonton memadati gedung, aku gerilya bareng Mas ku. Brobos ngisore kursi, baris demi baris. Aku gak ingat persis ada berapa baris kursi antara kelas 3 sampai kelas 1. Pokok e kesel banget. > > Deretan kursi kelas 3 terlampaui, brobos lagi baris-demi baris sambil mengincar tempat di kelas 1 yang kosong. Dengan penuh stamina dan ketabahan kelas 2 terlampaui. Pekerjaan belum usai, sebentar lagi sampai. > > Akhirnya perjuangan dan ketabahan berbuah sesuai usaha. Aku berdua dapat tempat yang layak di kelas 1. Saatnya menikmati. Tapi sayangnya tak lama menikmati buah yang manis, pemilik kursi yang berhak, datang. “Dik no piro?” tanyanya. “Yo, nomer iki”, jawab Masku, gak kurang galak. Karena orang tsb gak mau ribut, dia panggil petugas untuk mempertahankan haknya. Tibalah petugas yang berwajah kereng. “Dik koen mau lak nggowo karsis kelas 3 se,….Kok iso tekan kene. Koen mesti brobos yo…Ayo liwat ngisor opo meloncati kursi ?” Wah melayanglah kenikmatan kursi kelas 1. Urusannya gak sampai di situ, bukannya aku dan Mas ku dikembalikan ke kelas3, tapi malah gak oleh nonton, dikongkon mulih. “Koen gak usah nonton, opo tak wadulno wong tuwomu ?” Begitu ancam petugas pemeriksa karcis. Ya kepekso mulih ae….. > > Nah dengan ditayangkan gambar bioskop sampurna wingi di Koran Tempo, aku dadi kelingan. Ada potongan kisah hidup yang tersimpan di gedung tua itu. Walaupun tak mesti terjebak dalam kemasalaluan, sayang rasanya kalau gedung itu harus hilang, atau dialihfungsikan untuk penggunaan yang lain. Kusuma adalah gedung bioskop, yang pasti juga menyimpan penggalan-penggalan kisah yang lucu, mengharukan, menyebalkan dsbnya…dsbnya. > > Yok opo rek nek membentuk konsorsium pembiayaan gedung Kusuma, supoyo berfungsi kembali ? Cak Ekos, Yanar…gudange dhuwit ? Lurah Jember..Iwan taruna, Bagus ?

ini dari faiz Iwak Nila Nek mbahas dunia perbioskopan kota Jember, kudune ono sing luwih kompeten, tapi sayang masi wis dikontak bolak balik sik gak gelem mencungul.. Ndhy.. Andhyy.. metu Ndhy… Awakmu kan mbiyen dadi pusat info perfilman Jember, lha wong sing paling getol nyewo majalah “RIA FILM” nang sewan komik yo Andhy.. hi..hi..hii.. 8-)

Kusuma, Jaya, Sampurna, GNI/Jember Theater dan Indra.. adalah napak tilas perfilman masa lalu. Nek di kon crito, mesti duwe crito sing asik-asik jaman mbiyen.. Pancen cocok nek dilebokno nang Blog.. Piye Cak Mal..? Ditambah koleksi foto masa lalu.. tambah romantis..

Van, Heri “ABRI” sak iki nang endi ?

Wassalam, Faiz

Politik anak SMA…Anak SMA berpolitik

November 3rd, 2007

Demonstrasi pelajar SMA Lincoln -East LA Jum’at siang kemarin 1 November 2007, seribu lebih anak SMA se Jabodetabek menyerbu Kantor Depdiknas melakukan demonstrasi menolak ujian nasional 6 mata pelajaran, mereka menuntut Depdiknas untuk menggembalikan kebijakan UNAS hanya untuk 3 mata pelajaran saja. Demo serupa secara paralel terjadi di Surabaya dan Medan. Menurut wartawan Kompas Cyber Media..ada satu pelajar ditangkap karena memaki polisi…dan dari pengakuan para siswa mereka berkumpul tanpa pemimpin dan hanya disatukan oleh perasaan senasib yang ditularkan dari sms antar pelajar yang telah beberapa hari beredar di kalangan mereka. Terlepas dari pro kontra yang terjadi seputar isu yang diangkat ( bahkan salah satu penelopon Metro TV..mengatakan bahwa demonstrasi itu adalah bukti ketidak percayaan diri dan kemalasan di kalangan pelajar..sama UNAS aja takut…padahal passing gradenya sangat rendah 5,6 saja)…yang patut dicermati adalah….para pelajar saat ini sangat paham sekali akan hakikat sebuah media/event untuk mengangkat dan mewacanakan sebuah isu melalui demonstrasi yang diliput luas oleh media….namun demo kemarin itu sekaligus menunjukkan bahwa pengkaderan pemimpin sejak dini /SMA tidak berhasil ..karena tidak ada satu orang atau pihakpun yang berani menjadi pemimpin atas ribuan siswa itu…sehingga demopun berjalan tanpa arah dan target pencapaiannnya hanya sekedar untuk melontarkan wacana penolakan itu…..enough….padahal dalam memperjuangkan sebuah ide selain dilontarkan dalam bentuk wacana juga perlu diingat bahwa mengawal ide-ide itu agar tak mati dikalangan pelajar dan juga para pengambil keputusan adalah yang terberat, sampai tuntutan untuk mengembalikan UAN hanya untuk 3 mata kuliah saja tercapai….. Yang terjadi di Demo kemaren itu ya berhenti pada wacana saja…dari sisi itu nampaknya mereka perlu banyak belajar …bagaimana memainkan peran politiknya sehingga menjadi kekuatan yang diperhitungkan…Padahal saat mereka bisa mengumpulkan seribu pelajar untuk turun berdemonstrasi menunjukkan kemampuan yang luarbiasa untuk menggerakkan rekan-rekan satu ide…sayang sekali momentum itu terlepas begitu saja….

Sekarang coba kita bandingkan dengan yang terjadi ditahun 1968..di East Los Angeles terjadi demonstrasi besar-besaran (20.000) para pelajar SMA yang berasal dari etnis Latino atau dikenal sebagai Chicano (keturunan Mexico,Kuba,Dominika,Philipina dll) atau para pelajar yang bahasa ibunya Spanyol…Mereka melakukan protes setelah didiskriminasi oleh Dinas Pendidikan Los Angeles antara lain..tidak boleh berbahasa spanyol di lingkungan sekolah…dilarang memakai WC saat jam istrirahat….demonstrasi ini berhasil menghapus diskriminasi bagi para pelajar Chicano….keberhasilan itu sendiri terjadi karena para pelajar itu ada yang memimpin yaitu para formal dan informal leader SMA yang mayoritasnya Chicano…..cerita ini telah difilmkan oleh HBO dengan judul Walk Out…….

Perbandingan ini ditunjukkan betapa kita sangat ketinggalan dalam menumbuhkan semangat untuk selalu membela kebenaran dan melawan ketidakadilan yang dirasakan oleh pelajar..atau bahasa singkatnya…pelajar Indonesia kalah jauh dibandingkan rekan sebayanya di US dalam menyadari dan memperjuangka hak-hak politiknya…walaupun dibandingkan jaman kita dulu..apa yang dicapai pelajar SMA saat ini jauh lebih baik dalam hal kesadaran akan hak-hak politisnya maupun cara implementasi hak itu pada saat kepentingannya dilanggar siapapun…..Tapi tetap aja tak ada pemimpin pelajar yang lahir demonstrasi itu…

Harus diakui bahwa Rezim Orde Baru telah begitu berhasil menanamkan doktrin dahsyat dalam membendung hasrat azasi pelajar untuk mengenal politik…..berbagai gaya indokstrinasi seperti Penataran P4 yang simultan (SMP,SMA,PT dan saat mo kerja),harus hapal 36 butir-butir pancasila, sampai pelajaran PSPB lalu PMP masih ditambah hormat bendera sebelum pelajaran…pokoknya semua diarahkan meningkatkan jiwa”Nasionalisme” dan rasa cinta tanah air ….dan nasionalisme itu sendiri kemudian melebar menjadi….dokrin bahwa “Politik itu kotor”..”menentang Orde Baru berarti aNasionalis dan a pancasialis”..”Ikut organisasi pelajar diluar yang disediakan pemerintah adalah a nasionalis” saat itu organisasi yang direstui pemerintah adalah OSIS, Pramuka (yang baik hati dan tidak sombong itu), PMR, dan PA …semuanya itu akhirnya berhasil membentuk generasi yan apolitis dan anti aktivitas politik..kalopun ada yang begerak di OSIS tidaklah bener-bener sadar bagaimana membuat OSIS sebagai kendaraan aspirasi siswa…OSIS saat itu adalah sebuah Panitia Besar dengan masa tugas satu tahun….karena para pengurusnya akhirnya terjebak pada kepanitian peringatan agama, panitia upacara bendera,panitia lomba-lomba olahraga antar kelas,panitia persiapan Gerakjalan,panitia persiapan lomba PBB dsb coba kita lihat nama-nama departemen/seksi dalam osis kala itu….ada Seksi Penanaman rasa Kebangsaan dan Cinta tanah air (dibaca seksi PBB dan Upacara bendera)..ada Seksi Budi pekerti luhur ( dibaca Seksi Kerohanian dll) Seksi Pembentukan Jiwa dan Jasmani Luhur (ato seksi Olahraga dan Seni) …nama-nama aneh yang sangat ORDE BARU..dan kita gak bisa apa-apa lha wong saat kita SMA adalah saat jaya-jayanya ORBA (penganugerahan Bapak Pembangunan dll) maka semuanya ditelan aja….akhirnya jarang sekali dari kita dapat mengingat apa saja yang asyik dari OSIS kita ato sebutkan 10 orang pengurusnya aja mungkin gak apal…paling yang diingat ketua OSISnya Yanar wakilnya Firman Kurniawan…saat itu betul-betul deh kita itu….

Tapi bukan berarti gak ada riaknya lho kehidupan SMA kita…satu peristiwa yang paling aku ingat…saat aku kelas 1..ada kakak kelas 3 yang tidak mau melakukan hormat bendera baik saat di kelas sampai saat upacara…kalo gak salah namanya Gani ( adiknya namanya Gaston-1987 dan adiknya lagi Geigy-1990) anaknya seorang dokter terkenal di Tegalboto…wah pihak sekolah saat itu seperti kebakaran jenggot dan bertindak reaksioner untuk mencegah aksi politik yang termasuk berani untuk ukuran anak SMA tidak diikuti oleh murid lainnya..keberanian kakak kelas kita itu konon sebagai dampak munculnya kesadaran politik setelah bergabung dengan sebuah organisasi pelajar extra sekolah…malah denger-denger mas Gani dan ortunya sampe dipanggil oleh POLISI dan Intel Kodim….tapi ya itu tadi akibat doktrin yang kuat dan sikap totaliter pihak sekolah akhirnya aksi itu hanya dicatat sebagai bentuk “kegenitan” anak SMA aja……selain itu gak ada lagi aksi politik yang sejenak membuat kita menyadari ada yang salah dalam kehidupan masa sekolah kita itu…

Hal ini bukan berati gak ada sama sekali murid SMA 1 yang tertarik sama kehidupan politik dan organisasi lho.. saat SMA itu aku tau bahwa beberapa teman kita sebenarnya telah mempunyai basis pengetahuan politik dan organisasi yang lumayan…banyak teman-teman kita yang telah menjadi anggota dan aktif diberbagai organisasi pelajar extra sekolah seperti IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah) dan IPPNU (Ikatan Pelajar Putra Putri nahdatul Ulama) tapi aku lupa orang-orangnya …maklum mereka bergerak secara klandestin (diam-diam) dan tidak melakukan perekrutan dan pengkaderan anggota secara terbuka di sekolah kita…. entah alasannya apa…mungkin takut dibilang anti pancasila….atau anasionalis….sehingga dampak ikutnya mereka dalam organisasi extra itu dalam memberdayakan OSIS kita gak terasa…

secara umum Rezim ORBA telah berhasil menciptakan kader-kader yang betul-betul apolitis..dan dampaknya sampai sekarang lho..he..he..he…banyak teman-temanku alergi jika saat kongkow-kongkow mulai membahas isu-isu politis….baik yang ditingkat lokal perusahaan…apalagi daerah dan Nasional…gak aja deh kata mereka….

Kekurangan pengalaman organisasi dan politik ini saat kentara saat aku bergaul dengan kawan-kawan mahasiswa di UGM…banyak dari mereka yang langsung tune in dalam berbagai aktivitas mahasiswa dan aktivitas politik mahasiswa tanpa canggung…sedang aku pada awalnya selalu ragu bergerak…gak ada inisiatip kata mereka….ternyata memang sebagian besar telah mendapatkan bekal yang cukup kala mereka SMA baik dari OSIS yang cukup terbuka dan organisasi extra sekolah yang agresif dalam melakukan pengkaderan…

Jadi apa yang dilakukan rekan-rekan Pelajar Jabodetabek kemaren..terlepas dari isu yang prematur..namun keberanian seribuan orang pelajar untuk menggunakan hak politisnya secara terbuka patut diacungin jempol…”keberanian bergerak”…adalah salah satu keberhasilan pembelajaran politik pada zaman reformasi….tinggal saja dilakukan pendampingan yang baik dari para guru saya yakin energi hak politik mereka akan bisa disalurkan untuk menghasilkan karya-karya yang berguna bagi pendewasaan sikap dan penumbuhan semangat Leadership….. semoga saat anak kita beranjak SMA..gak ada lagi model indoktrinasi kayak ORDEBARU..biarkan saja mereka mempelajari kehidupan organisasi dan aktivitas politik ala SMA namun tentu saja kalo kita gak kepengen ada apa-apa kita harus selalu ada saat mereka bertanya ato meminta saran atas kegelisahan tertindasnya hak-hak politik mereka di sekolah…..Karena kebebasan demokrasi adalah prasyarat utama lahirnya generasi pemimpin bangsa ini…dan semoga mereka itu adalah anak-anak kita…

Jadi seberapa asyik Politik SMA kalian saat itu?….kalo aku hanya bisa nyesel karena hanya menjadi bagian dari pelajar yang terindoktrinasi menjadi insan apolitis sejati……pelajar yang kehilangan kesempatan untuk mendapatkan dasar kepemimpinan sejak dini…..

Dolan cara Kita dulu…..

October 27th, 2007

Reuni di Ranu Klakah Sore tadi aku telponan agak lamaan dengan Faiz…pemicunya saat bersih-bersih kamar kos..biasalah namanya juga dah lama gak Kos..maka begitu Kos lagi…maka yang namanya mbersihin kamar kos bisanya hanya seminggu sekali….males banget yach….. lha saat bongkar-bongkar kamar.. kok ketemu sama album foto…yang berisi foto masa lalu…foto SMP dan SMA….wooow….aku tereak kegirangan…karena dah beberapa lama tak cariin di Jogja kok gak ada..eh ternyata keangkut ke Balikpapan……abis liat-liat wajah-wajah yangngangenin itu…ada beberapa wajah kawan yang dah gak kedengaran kabarnya…salah satunya adalah adik kelasnya Faiz di Fishery UNIBRAW….terus aja tak telepon dia..ha..ha..he..he.. jadinya kita…telpon-telponan agak lama…sampai saat kukabari aku dah nemuin album foto SMAku…spontan..dia tereak” scan..and upload”….makanya abis Maghrib aku langsung meluncur ke kantor dan scan itu foto….dan…mo upload sebagian…. ini dia..

Reuni Biologi 3 gambar-gambar itu adalah Reuni Pertama alumni Biologi 3 angkatan 88 ..The Chernobyl Tribes….kalo gak salah itu tahun 1990an..kala aku baru setaun di UGM….reuni yang diwujudkan dalam dolan bareng ke Ranu Klakah di Lumajang sana…..DOLAN…ah..saat kita SMP dan SMA ini adalah cara refreshing yang asyik selain Rujakan tentu saja…. Dolan bagi kita kala itu bisa hanya sekedar rame-rame naek motor naek ke Rembangan…ato…ke rumah teman yang di luar kota…..ato yang sering dilakukan adalah Dolan rame-rame satu kelas pakek motor menuju tempat rekreasi yang asyik…. Kita (Biologi 3) dulu pernah naek motor rame-rame ke Watu Ulo…aku,Arik,Sevi,Ani Astuti,Eddy,Rudi dll…aku ingat betul betapa cerianya kita …berombongan naek motor bareng-bareng…Aku dengan RC 100, Arik dengan Supercubnya, Sevi ama Ani astuti pake astrea 80 ….berpose narsis abis di pantai Papuma yang putih banget pasirnya…liat ombak berkejaran…ah ..senangnya….walo..pulangnya diguyur hujan deras…..

Acara dolan laennya yang kuingat adalah Reuni pertama Biologi di Ranu Klakah itu….tapi kala itu kita naek bis dari Tawang Alun …turun di Klakah…lalu dilanjut dengan naek angkutan pedesaan dan dilanjut jalan kaki ..terus turun ke Ranu kalakah yang indah banget itu….seneng sekali..apalagi saat itu ..bisa dikatakan dah hampir 2 tahun kita tak saling ketemuan secara bareng-bareng..cerita-cerita..guyon..sambil bernostalgia dengan berbagai peristiwa masa silam kita…ahhhh…jadi kangen….

bagi kita yang namanya dolan dah jadi pilihan utama untuk Get away pasca ujian…biasanya gak terencana mateng..dari ngobrol-ngobrol ..terus saling informasi….setuju…saat hari H ketemuan dimana …terus Ruenggggg…..menyusuri aspal jalanan…

sebagian besar dolan dilakukan oleh kelompok-kelompok kecil perkawanan (clique) dari yang sekadar bertujuan di seputar Jember..ato bahkan sampe ke Malang dan Bali (tempat favorit kita)….kalo aku…yang namanya dolan dah jadi semacam keharusan…. saat masih di SMP 2 dulu…selesai piknik sekolah ke Malang dan Blitar (ada foto-fotonya di Gallery)..aku ama Andreas dan Poerwahjoedi berencana pergi ke Bali….makanya begitu tiba dari Malang…besoknya subuh kumpul di rumah Poer terus cabut ke denpasar..sayangnya mendadak Poer gak bisa berangkat….maka Aku ama Andreas Dewanto sajalah yang berangkat…naik bis ekonomi…Jember-Denpasar..bekalku hanya Carrier ama Rp.25.000 aja… meluncurlah dua anak nekat (saat itu kami kelas 3 SMP) ke Denpasar…daerah yang gak pernah dijejakinya…dan itu perjalanan terjauhku yang pertama….tiba di terminal Ubung..kita celingukan…bingung…abis sarapan warteg…kita lanjut naek bemo ke Kuta…saat itu Kuta dah ramai…tapi gak se crowded sekarang….kita langsung menuju ke pantai sampe sunset menjelang …andreas dah cas cis cus aja mempraktekan hasil kursus inggris melalui Radio australianya….wah takjub aku ama kawanku ini….pede abis….saat semburat senja dah turun …baru kita kebingungan…mo tidur kemana kita malam ini….mo di Kuta Beach Hotel jelas gak mampulah…mo ke bunggalow saat itu aja sekamarnya dah Rp. 100 ribu….wah bakalan tidur di pantai nih..batinku….terus kita berjalan dari motel-ke motel…sampe akhirnya ketemu yang namanya Pension Sareg di Jl.pantai Kuta..sebuah losmen sederhana tapi bersih…dan yang terpenting murah…Rp. 10.000 semalam….besoknya kita ke Tabanan..ke rumah temannya si Andreas…kalo gak salah itu rumahnya si Henny…jangan-jangan ini Henny yang sama dengan Henny yang jadi Ny. Andreas Dewanto sekarang?…… Perjalanan ke Bali ini sangat membekas di hatiku….dan menjadi episode awal …timbulnya kegilaan akan Dolan sebagai refreshing akhir tahun…. berikut ini beberapa perjalanan dolanku yang kuingat…sayangnya gak semua ada fotonya…. Bali Motor Tour I — bersama Ludi naek GL Max merah ke Singaraja bareng Gede Iwan Kusuma Jaya

Bali Motor Tour II ….bersama Arik naek RC 100 ku ke Denpasar dan singaraja..juga bareng Gede Iwan Kusuma Jaya (dimana dia sekarang ya?)

Bande Alit Beach…. bersama anak-anak Wanataru (Poer,Joni,Winanto,haris,Ludi,Endang, dll) 3 hari di kebun dan pelantikan anggota baru di teluknya yang indah…kita kemping di pantai 2 hari…aseeeek sekaleeee

Gn.Raung trail…bersama Joni dan anak-anak Wanataru, perjalanan berat dan sulit..duingin banget karena aku belum punya Sleepin bag…so hanya mantel dan selimut aja….

Gn. Ijen trail…bersama anak-anak Wanataru lagi ..wooww..kemping di lembahnya yang aduhai..dilanjut pacu gunung ke kawahnya yang legendaris itu….

Gn. Lamongan Reunion trailReuni di Ranu Klakah….bersama anak wanataru juga..yang berkesan…pendakian ini adalah pendakian reuni Wanataru setelah anggota terdiaspora ke berbagai kota pasca lulus SMA..yang lebih lagi..saat itu Alm. Dolok Sukamto juga ikut pendakian itu…sayang foto-fotonya ketlesut

beberapakali dolan jarak pendek sama anak-anak kelas…seperti ke Rembangan,Watu Ulo,ranu klakah..ato bersama Ludi ke kebun Keputren dan Durjo….keliling Jatim ama arik pakek GL-100 ku…ah banyak lagi…

dolan emang sesuatu yang mengasyikkan..perjalanan batin yang begitu indah saat kita kenang pada masa tua kita ini…dolan cara kita..emang menggetarkan dan menimbulkan kerinduan yang dalam akan satu persatu teman…..

GURU kita…….Motivator kita?

October 27th, 2007

Howdy…….. Liburan panjang bagiku 10 hari..dampak kebijakan pemerintah yang kuambil posisi positifnya….selama itu aku banyak mengulang baca buku ato novel koleksiku….( tahu gak….jika kita punya buku/novel dan dibaca di dua tempat -di Balikpapan-Yogja…rasanya…perasaan kebatinannya beda lho?..)..kalo diJogja biasanya jam 3 aku dah bangun..maklum Ichaku selalu terjaga pada jam itu dan menagih jatah Enfapronya…tak handlelah..karena bagi ortu kayak aku yang ketemu anak bojo tidak sesering panjenengan…bisa gantiiin tugas istri bikin susu untuk anak ..dan kemudian bisa mbujuk dia tidur lagi…sensasinya luarbiasa banget lho…suerrrrr…abis mbujuk dia tidur lagi…aku malah yang jadi gak bisa tidur lagi…

Sambil nunggu adzan subuh dari mesjid sebelah rumah.. biasanya kubaca ulang novel favoritku dan bisa ditebaklah….yang berulang dibaca adalah Laskar Pelanginya Andrea Hirata….bagian paling menarik dari buku ini menurutku adalah….kekuatan dari ketulusan seorang pengabdi kemanusian …seperti Ibu Muslimah yang jadi guru di sekolah Muhammadiyah dan digaji setara 15 kg beras saja..selama bertahun-tahun lagi…..tetap semangat dan membagi energi kehidupan yang mendorong murid-muridnya untuk semangat belajar dalam keterbatasan yang tak terperikan….ada satu muridnya yang demikian terbakar semangat belajarnya..Arai namanya ….mengayuh 20 km PP setiap hari ( berarti Jember-Rambipuji)..untuk menuntaskan kehausan akan pendidikan…tak menghiraukan cuaca apa yang dihadapinya panas terik ato hujan membadai ..yang terpikir adalah sekolah..sekolah..bertemu Bu Mus…untuk mendapatkan energi mimpi-mimpi yang terus menyala-menyala……buku ini…jadi menarik karena…yang diangkat adalah Realitas…kejadian yang sebenarnya……seperti saat kemunculan Para Laskar Pelangi di Kick Andy 4 Oktober 2007 …..ibu yang bersahaja itu…dipertemukan dengan 2 orang muridnya yang terbakar energi mimpi-mimpi akan pendidikan yang lebih baik Andrea Hirata …pengarang Laskar Pelangi…yang lulusan Fak Ekonomi Universitas di Inggris….dan Universitas Sorbonne Perancis….bayangkan dari anak tak punya daya dukung ekonomi yang masuk akal untuk mencapai cita-cita mencecap ilmu sampai ke Sorbonne….berkat ilmu, semangat, integritas, keberanian bercita-cita, dan ajakan untuk tidak menyerah pada rintangan apapun yang didapatnya dari Ibu Muslimah guru SD Muhammadiyah di Belitong itu…si Andrea..bisa menggapai mimpi-mimpinya …..pertanyaannya mengapa energi seperti itu tak pernah mampir dalam hidupku?….energi yang membikin kita terbakar untuk memperjuangkan mimpi-mimpi kita…segila apapun itu…

Tiba-tiba saja otakku melakukan flash back…kejadian yang tak terjadi saat membaca laskar pelangi di Balikpapan…Saat termanggu itu…aku coba berkontemplasi sesaat….membandingkan dengan kondisiku …jalan hidupku sampai saat ini adalah capaian terbaikku …ibaratnya jika bagi Andrea Hirata mimpinya adalah kuliah dan lulus dari universitas Sorbonne…bagiku kuliah dan lulus UGM adalah episode terindah dan penting dalam milestone kehidupannku…karena di Yogyalah…beberapa penggalan sejarah indah terjadi…dapat istri…kuliah S-2 ( my man ini karunia yang sangat luar biasa…beyond my dreamlah..)..punya anak…Kehidupan Jogja jugalah yang bikin aku lebih percaya diri…mengenal berbagai komunitas..meluaskan pergaulan dan wawasan….berdekat-dekat dengan ilmu dan pengayaan batiniah yang luar biasa…pengembaraan batiniah itu berujung pada kesadaran bahwa lompatan perubahan kehidupanku saat ini adalah ditentukan pada saat berani memutuskan ikut UMPTN lagi untuk menembus UGM walau dibayangi keraguan akan daya dukung kecerdasan pribadi dan kemampuan orang tua untuk membiayai kuliah di jogja…hal yang cukup berat untuk seorang Zijnder Fabrik PTP dengan 3 anaknya yang sekolahnya makin butuh biaya tinggi…..pertanyaan kemudian muncul lagi di kepalaku…Mengapa aku kok pengin sekolah di UGM? Mengapa gak di Unej aja..ato IPB…ato Unibraw…yang sama-sama punya fak Pertanian dengan reputasi bagus?…karena emang cita-citaku adalah pengen jadi Engsinyur Pertanian..lalu kerja di Kebun sebagai Zijnderr Kebooon….. betapa gagahnya keluar masuk blok kebun kopi, Kakao ato Karet…dengan menaiki Motor trail menginspeksi pekerjaan karyawan-karyawan keboon….seperti oom Ir.Wibowo (zijndeer dan kemudian ADM kebun PTP 26 di Kalikempit) ….yang lulusan Pertanian UGM saat inspeksi ke kebun kakao ato karet di afdeeling-afdeeling yang dibawahinya….gagah betul…Mengapa aku bisa seperti termotivasi abis untuk sekolah di UGM?….siapa yang memotivasi?… ada gak ya guru selama masa aku belajar…sejak TK Anggraeni di Glenmore Banyuwangi, SD Kalikempit Glenmore, SD Pasewaran di kebun PTP XXVI yang ada di Banyuwangi utara, SD Jember Kidul VII, SMPN 2 Jember , SMAN 1 Jember, yang bertanggung jawab atas kenekatannku untuk keukeuh kuliah di UGM?….kuputar terus memori itu…kucoba keras berpikir…coba untuk mencoba mencari kapan tepatnya saat ada energi yang membakar semangatku …sehingga waktu itu aku berani mengejar mimpi untuk sekolah di UGM Jogja…ratusan KM dari Jember…bagi beberapa teman bisa jadi…capaian itu…biasa aja…gak ada istimewanya…tapi bagiku …itu luarbiasa…..bahwa masa-masa saat ini kadang tak terbayang tergapai ….dan sodara-sodara jawabnya “…gak ada….”….mungkin aku kurang keras menggalinya…sehingga tak kutemukan satu nama gurupun yang bertanggung jawab atas aksi nekat ikut UMPTN lagi itu… ato jangan-jangan aku sudah sedemikian congkak sehingga lupa akan jasa-jasa para guruku itu..astaghfirullah hal adziem…..memang tak pernah ada seorang Ibu Muslimah bagiku….yang secara individual bisa menyalurkan energi motivasi yang besar bagi anggota laskar pelangi….kalo untuk aku mungkin yang terjadi adalah gabungan mozaik energi motivasi dari semua guru yang pernah membagikan ilmu kebaikan bagiku…sedikit dari Ibu Wardiastuti di TK Anggraeni Glenmore Banyuwangi….beberapa dari Pak Soemardi di SD Pasewaran….ato Pak Idris di SD Jemberkidul VI….3 atau 10 unit energi motivasi dari Pak Purwono ato Ibu Sri Sumarie kala SMPN 2 ….bahkan mungkin separuhnya dari motivasi eksentrik dari Pak Singgih the Biology Guy from SMAN 1 Jember……

Haaaaaaaaah…….Pak Singih?……terus terang saat itu aku langsung berdoa agar beliau mendapatkan pahala yang besar atas ilmu-ilmunya …..dan mendadak ada perasaan kegetiran dan guilty feeling yang sangat-sangat besar menyesakkan dadaku…perasaan bersalah …karena terus terang saat SMA dulu…aku juga mungkin beberapa dari kawan-kawan lebih melihat beliau sebagai bahan lelucon ato trigger lawakan….karena keeksentrikan cara ngajar beliau….bapak yang begitu datang ke kelas tanpa basa-basa lagi lalu balik kanan menghadap papan tulis dan mencatatkan bahan pelajaran biologi hampir 75% dari waktu ajarnya…dan 25% sisanya untuk menerangkan dan menunggu untuk menjawab pertanyaan dari muridnya…sebuah penantian yang berujung pada kekecewaan….karena gak pernah ada pertanyaan….karena….muridnya pengen segera mengakhiri kelas untuk kemudian kabur ke Rambo atau pak Rie…sedemikian tidak pedulinya kita pada beliau….sehingga pada akhirnya…kita semua mafhum bahwa cara mengajar yang 75% mencatat itu adalah karunia untuk anak-anak malas dan nakal sepertiku….begitu beliau balik kanan menghadap papan tulis…sebegitu juga aku keluarkan berbagai barang refreshing…bisa Komik Jaka Sembung….bisa beberapa jilid cersil Bu Kek Siansu-nya Kho Ping Hoo yang harus diselesaikan…malah kadang-kadang Nick Carter wkkk..wkk… begitu juga kawan lain…ada yang baca Gadis,Hai,Mode Indonesia…ato sekadar..nyelesaikan bobok yang terpotong sekolah…bukan sebuah pemandangan yang terpuji bagi Mentri Pendidikan tentunya….jika saat itu dia Sidak ke SMA 1 Jember… bahkan kadang aku dan beberapa kawan cekikikan kegelian melihat sebuah pemandangan ajaib…sepatu pantofel sang bapak dicat putih sebagian mirip sepatu Tiger Wood ato Jack Niclaus di padang golf…bener-bener dicat man…sebuah trigger lawakan..pencetus kegembiraan sesaat…saat itu rasanya tak ada yang salah dari perbuatan kita itu…mengolok-olok dan menertawai guru kita dibalik punggung beliau…terus terang setelah membaca Laskar Pelangi dan melihat betapa hormatnya Andrea Hirata sang master ekonomi telekomunikasi lulusan Inggris dan Sorbonne pada Bu Muslimah guru SDnya itu…saya jadi malu dengan apa yang pernah saya lakukan pada Pak Singgih…karena apapun..perbuatanku dulu adalah bentuk ketidak hormatan yang sepatutnya kepada beliau…se eksentrik apapun seorang guru…mereka tetaplah punya saham terhadap hidup bahagia yang kita jalani saat ini…Mohon Maaf Pak singgih….semoga bapak mendapatkan pahala besar disisi Allah SWT atas ilmu biologimu yang dibagi sama muridmu ini….ameenn… ( ah…pengen mencari Bu muslimah versiku…lha kok malah yang ketemu pengakuan dosa dan guilty feeling ama Pak singgih…..)

so kawan ada gak guru yang demikian memotivasi panjenengan semua untuk mencapai mimpi-mimpi saat SMA dulu…..siapa yang memotivasi Sevi kuliah dan jadi dokter di Unbraw?..

Siapa yang mendorong Faiz Sahly sehingga menjadi keasyikan bertapa di wadaslintang?

Guru mana yang membuat Ludi jadi Metalurgist dari ITS?…Arik jadi Marketer handal?…Hartoyo jadi Polisi?..Amal jadi filosof sekaligus ahli komputer dan kuliah sampek Holand?…Ivan jadi Ahli System komputer?

Dr Iwan dan Dr Bagus jadi dosen dan birokrat UJ yang kuliah sampai Thailand ada gak guru yang memotivasinya?…

Dr B Lelono? Andi irawan,rahmat Moelyono dan Ketut Ramasari menjadi hotelier?…sopo zal yang mendorongmu sampe jadi kayak sekarang….

ayo kawan-kawan…speak up….tentang guru Kita….
ato tepatnya pengakuan dosa ya…wkkk…wkkk….wkkkk

POSOAN…..

September 16th, 2007

Isuk-isuk bar saur langsung ngenet…mumpung gratis…oh iya tak crito 3 hari awal puasa aku dapet tugas ngunjungin calon debitur yang butuh finance untuk kebun kelapa sawit di daerah hulu ungai Sei Menggaris, kabupaten Nunukan di ujung paling utara pulau Borneo…berbatasan langsung degan daerah Kalabakan-Tawau Malaysia…nah karena pesawat langsung kesono dari Balikpapan gak ada yang connect…mesti kita ada spend satu malem di Tarakan…nah here I am…ngenet gratis di Garden City Hotel….saur tadi pagilah yang menggerakkanku mosting satu episode nostalgia…saur yang serba sepi bikin ati rodok ngenes banget…saur dewe adoh soko kluarga…adoh soko suasana bagaimana suasana poso dan saurnya yang mestinya kita alami…. Posoan ndek jaman semono…rikoo isih urip nang nGebang yang tercinta….poso adalah ritual yang sangat ditunggu ya karena suasana jadi begitu berbeda…apalagi sek jaman sak belumnya nDaoed Yousup dadi menteri P dan K….poso berarti liburan sak ulan muput..plus sampek riyoyo kupat….poso berarti isok melekan sak wengi muput tanpa perlu was-was digolekki ortu ato simbah…

kalo di nGebang….poso diawali dengan bersliweran ater-ateran berupa bubur awal poso diantara para jiran…juga slametan sebelum traweh pertama….juga berarti kesibukan arek-arek yang menyiakan Mertjon Bumboung…pergi ke pengge’r kali ngethokki wit pring untk meriamnya…..ini beberapa yang khas dari nGebang saat posoan…

Mertjon Boumboung - adalah permainan meriam-meriaman yang dibikin dari pokok bambu tua…yang dipotong antara 1-1,5 meter terus diisi minyak gas/lengo mambu/lengo potro kata wong solo.terus dari bagian hampir ujungnya dibuat lobang untuk menyulut api….sebelumnya supaya udara /uap minyak bisa terisi penuh maka perlu disumet pelan-pelan terus ditiup-tiup..berbunyi wungg…wung…wung….nah pada episode ini sering terjadi kesilapan ..kalo gak ati-ati…api yang ditiup untuk warming up itu berbalik membakar wajah dan terutama alis…..dan kita akan tertawa ngakak di atas penderitaan orang laen kalo itu terjadi…Temen senang ikut senang…Temen susah…Tambah senangggggg!!!!!…wkkk…wkkk….setelah 5-10 menit warming up selesai terus blenggg….blenggg…blenggg…suara bumbung bertalu-talu…..wah kita senang betul kalo dah begitu….tapi biasanya permaenan ini reda dalam 10 hari saja….

Merjon Karbet adalah model mertjon yang berupa gundukan tanah menyerupai tungku…ini biasaya kita bikin deket sungai jauh dari rumah penduduk karena suaranya dahsyat punya…kita sediakan oumplong (kaleng susu Tjap Nona)dengan pegangan panjang.. lalu kita isi battu karbit dan diberi air sedikit..terus kita sorong kedalam tungku baru kemudian di sulut..bleeeenggggg……..dahsyat betul suaranya. kadang kita juga bikin merjon karbet tidak dari tungku tapi langsung kita kolaborasi dengan mertjon bumbung…tapi karena dahsyatnya…kadang bumbung bisa terbelah…hiiii…hii….

Kenthongan saur…pada Romadhlon yang paling disenengi arek-arek adalah ritual ngugah saur…disamping bisa menyalurkan hobby kenthongan juga dapet pahala katane Wak Kaji di Musholla kampung….biasanya terdiri atas beberapa kelompok…kelompok pupuk bawang terdiri dari anak-anak SD dan SMP kelas 2 satu grup alat musiknya sangat primitif kenthongan dari pokok bambu (pring), cek-ecek, kadang panci….keliling kampung dengan suara cemprengnya..saur..saur…saur..saur… kelompok kedua yang lebih Pro…terdiri atas remaja dan bapak-bapak…kita tergabung dalam anggota kelompok kentongan Awentoe (arek Wetan Toegoe) alatnya lebih pro terdiri atas berbagai macam ukuran kentongan dari kayu dimana yang terbesar bas harus diangkut becak ato grobak saking besarnya…penyanyi dah pakek mik…lagunya nDangdut Meduro kayak “Selok Soca Merah” “Klambi merah”..e el.el…ato lagu ndangdut yang lagi in …kayak …”Kerudung putih” “Darah Muda” “Zakia” “Ani” de el el.dan dimainkan scara rancak…grup kita dulu termasuk disegani….nah biasanya untuk menampung animo yang besar PEMDA bikin acara festival kenthongan di Lun-alun…entah sekarang masih ada gak ya….kita biasanya keluar masuk gang di seputaran Jl.Hasanudin sampek ke Gebang Poreng tempatnya Dr Bambang Lelono itu….kalo ketemu sesama grup kenthongan biasanya kita “duel”…hebat-hebatan maen kentongan…wuihhh suasananya tegang…kadong terus caruk atawa gelut tangan kosong…tapi biasanya cepat diredam…asal anggota gak ada yang Kubam..biasanya aman….kita biasanya kumpul sejak jam 24.00 ..di tugu…setting alat terus Gooo…..makanya kadang pas sebelum saur banyak orang keluar untuk bisa ngeliatin performing para grup kenthongan ini…. Pas saat rame-ramenya Beakdance dulu ritual nggugah saur ini sempat diganti dengan keliling kampung pakek Compo dan bergaya seolah-olah kita ini negro-negro dari Bronx..lagunya “zoo Look” Jean Michae Jarre..laennya gak reti….nah kita performnya di toegoe ato di lapangan Bulutangkis…..pokoknya 3 minggu pertama rame punya…1 minggu terakhi Romadhlon rodok sepi karena keabisan energi dan podo I’tikaf….

Blanggour …adalah tanda buka puasa yang berupa mertjon Zleeeng Door dengan ukuran buesssarrr sekali yang di utjul di halaman Masjid jamek lama…ini adalah episoe hebat di jaman pak Bupati Abdul Hadi….kalo mendekati buka puasa kita pada menghambur ke sawah supaya bisa mandang ke masjed jamek tanpa terhalang oleh rumah-rumah…dan saat tarheem mendekati akhir..tiba-tiba dari arah Masjed Jamek meluncurlah Blanggour yang legendaris itu…Zleeeeeeeeeeeeeeeeeeeengggggggggg Dduuuueeeemmmmmmm…..dan kitapun bersorak horeeeeeeeeeeee buko…buko….sambil ngibrit pulang…sayang sejak bupati ganti …kebjakan ini dihentikan..katane efek ledakan Blanggour membahayakan stuktur dan kaca bangunan sky crapper di Jember..iyo poooo??????…..sebegitu legendarisnya sehingga ada temenku yang dinamai Blanggour oleh babenya karena laer pas saat blanggouran….

Tarweh nah saat awal-awal tarweh biasanya rame..karena majority kami adalah Nahdliyin maka tarwehnya 23 Rekangat..tapi ya itu tadi tarwehnya pakek acara ngebut saat bacaan basmalah atopun surat pendek dilakukan dengan sekali tarikan napas….biasanya sampek pertengahan poso jamaah isih rame…setelahnya… tarwehnya diganti ke Jalan Raya ato ke Sumber Mas ato Pasifik…he..he..he..beli baju untuk riyoyoan…tapi aku dulu pernah dimarahin abis sama Almarhum eyang kakungku yang pengurus NU..karena aku pengen tarweh cepet..maka ngikut tarweh di kalangan Muhammadiyah di kampungku ada satu komunitas….karena cumak 11 Rekangat..banyak anak-anak muda yang ngikut sono…dan abis-abisan aku dimarahi oleh beliau “..be’en rok-norok Mu’diyah ye….loppa mon abe’en dhibik reya oreng Ahlul Sonnah wal Jamah….”….aku biasanya cumak bisa mengkeret aja…

Buko menu buka puasa di Jember biasanya adalah syrup blewah, ato Syrup Cao Manok, ato juga Godeeer (tahu kan?…itu lho agar-agar tradisional) kalo awalnya sih istimewa full lauk..makin ketengah makin biasa…menjelang riyoyoan barulah menu meningkat. tradisi ter-ater masih kental dahulu sehingga bisa dikatakan kita sering makan enak pada bulan Romadhlon…

Agle’jer nah ini biasanya dilakukan pada pertengahan puasa setelah maen mercon boumboung gak menarik lagi kami biasanya ganti haloan untuk Aglejer itu ritual jalan-jalan disiang hari untuk membunuh rasa lapar biasanya kita bawa kloso pergi ke pinggir-pingir sungai yang teduh kayak di sungai Jompo atas yang banyak titik-titik tertentu yang membentuk huruf khas seperti ..Letter S..Letter Y..lalu Klopo siji….biasanya kita sangu bacaan kayak Kho Ping Hoo ato komik seperti Godam Gundala dari Hasmi, ato Jan Mintaraga, Ato serial Jaka Sembung dan Si Tolol karangan Djair……nah sambil nyari sore…biasanya kalo badan gerah kita mandi-mandi dan kadang berharap menelan air sungai…wkkk…wkk,…nakal betul…aglejer ini biasanya diikui oleh 5-10 orang jadinya aseek gitu…

nah itu dulu cerita masa posoan d Jember…maybe tan tretan bisa menambahkannya….

SARAPAN ….berjuta rasanya…

August 29th, 2007

Isuk-isuk wis dijak mbahas makanan enak…sopo maneh lek gak cak Amal sing takok tentang Sate Kambing Barunawati di depan Pelabuhan Semayang Balikpapan yang ketenarannya sudah sampai ke tanah priangan sana….lha tambahan maneh pagi ini Balikpapan lagek udan dueress sokok subuh mau…suasana yang menggiurkan untuk ngobrol pagi hari sebelum menyongsong tugas yang cukup banyak menjelang posoan iki ( lek iso posoan kerjaan menipis gak padet lagi..ben isok ngibadah maring Gusti kang moho Agung…cieeeeee…niat yang begitu mulia….)….mak blebet our lovely CSM (cleaning Service Manager iki plesetan soko Customer Service Manager…jabatan yang pernah disandang our Boss janar Siswanto) kalo dikantor lain adalah OB, lewat di ruangan…”..sini-sini…beliin sarapan dong” Koncoku manggil …”beli apa pak?”….”..belikan Nasi Kuning untuk Sarapan ya?” perintahnya…..nah kusambar aja moment itu “..emang ada yang mau Tahlilan nih pakek nasi kuning sagala tea?…dasar bubuan Banjar”….” sialan lu dasar Jember NU pikirannya tahlilan melulu?”..wkkkk…wkkk…wkkk…seisi ruangan gerrr-gerran… nah secepat kilat topik pembicaraan beralih ke masalah sarapan ini…yang ternyata emang berbeda didaerah-daerah luar Jember…

Aku jadi ingat dengan sarapan di Jember …standar umum kalo kita sarapan di warung saat itu adalah Nasi rawon ato nasi Pecel…mulai dari warung Yu Ti di NGebang…Warung Rambo di belakang SMA kita ato warung penyedia sarapan di antero Jember pasti akan menyediakan menu legendaris ini ….bahkan ketika di dulu masih sering nitip motor di rumah Balok alias Marsudi yang rumahnya di belakang Polantas Jember depan SMA kita..kita sering banget disuruh sarapan disono sama ibuknya yang baik banget dan ketemunya ya Pecel utowo Rawon….

Kalo saat di Jogja dulu sarapan yang paling umum adalah Gudeg Jogja yang manis banget itu…pertama kali ngrasain sarapan gudeg ya saat diajak Edy Arjanto …kita makan gudeg Jl. Kaliurang yang penjualnya duduk di Lintjak bolong…menu kos-kosan adalah nasi+gudeg+krecek lombok+ayam suwir (daging ayam hasil cabikan paha utowo dhodho menthok…jadi bukan ayam utuh) ditambah tempe…ato telur “mendelik”…itu-tuh telur rebus yang diparo….rasanya sih udah gak manis banget….sekarang sih menu sarapan ini dah bervariasi ada SGPC (segoPecel), bubur ayam,ato nasi remas Stereo ..eh Nasi rames stereo (sego tempe loro) …..

Saat tinggal di Semarang menu sarapannya beda lagi …kalo pas gak sarapan dirumah mesti beli Soto Bangkong plus sate kerang yang mak nyuss….utowo nasi Pindang ( ini bukan nasi campur iwak pindang lho)…kalo di Semarang menu untuk sarapannya banyak didominasi makanan dengan kuah-kuahan yang mbludak seperti daerahnya yang sering kebanjiran…kalo lagi di Pekalongan (pas dinas) makanya Nasi Lengko ..sedang di Tegal ato Brebes biasanya nasi Saoto (soto pakek taoco..kebayang gak anehnya) ..Kalo pas di Solo sarapannya sih paling enak ya nasi liwet (nasi semi mblenyek lauknya iwak pithik)…..mak nyuzzzzz….

nah kalo pas di Balikpapan….ini yang seru….sebagai daerah yang tidak ada penduduk yang bener-bener asli maka berbagai jenis masakan etnik diketemukan untuk sarapan….

Bagi wong Jowo…disini bisa pilih pecel,soto lamongan,soto ambengan, nasi remas, de el el….ya rasanya seperti aslinya deh..karena wong Jawa temur buanyak disini….

Bagi urang Banjar dan nDayak …paling prefer sarapan dengan nasi kuning dengan lauk kering tempe,sejumput mie kuning,ndok Mendhelik ditambah suiran daging ayam …dan uniknya mereka begitu menggemari weird menu ini …walo aku sering ngeledek…siapa nih yang lagi ada slametan utowo …emang sedang ada tahlilan ya?…wkkk..wkk..aneh aja gitu ngelihat mereka dengan penuh gusto menyantap sarapan nasi kuning yang biasanya di kalangan wong Jember cumak hadlir di momen-momen khusus kayak slametan,tujuhbelasan,hajian,..utowo tahlilan….

Kalo orang mBugis dan Makassar beda meneh …sarapannya Coto Makassar yang full kolesterol itu ..gimana gak…makanan berkuah yang dimakan pakek ketupat (tuh kan aneh lagi…kupatan bakdo kok mben ndino lho..) dengan kuah kental kelapa yang isinya jerohan sapi seperti usus,handuk (babat),tetelan lan sak panunggalane…wah pokoknya begitu seminggu berani sarapan ini secara simultan …maka kita akan mendelik melihat hasil medical Check up kita yang tiba-tiba angka Cholesterol darah kita yang melesat naik diatas 200 mg/l…eh iya suaminya dokter Sevi kan wong makassar..kiranya beliau sangat berkompeten menganalisa makanan heroik ini dari sisi medisnya ….tapi kalo rasanya topp banget..apalagi kalok badan kita lagi not delicious utowo terkenak meriang bellina syndrome…belilah coto makasssar tambahi sambel sekuatnya dan kecap…ditanggung meriang ilang..badan sueger..kringat ndlewer …pokoknya makanan ini betul-betul kayak nama Gruprock terkenal “Blood-Sweat and Tears” ..(bikin darah mendidih hangat,keringat(sweat) ndlewer dan airmata (tears) nyumber tak terkendali)..

Bagi Orang Manado (disini termasuk etnis besar juga) sarapan paginya adalah bubur Tinotuan (ato Bubur manado …ingat Cak Amal.. bubur Menado bukan Bibir Menado) …makanan khas kawanua ini terdiri dari bubur ditambah sayuran kangkung,bayam dan ubi sedangkan lauknya ikan asin ato tongkol (ikan today baca ikan tudeh..)..pokoknya campur dicampur menjadi satu (ah Hajjah Elly yang tau ramuannya nih)…aku belum pernah makan sih…tapi kawanku kalo makan bubur tinotuan ini pake acara merem melek keasyikan….

kalo orang Betawi/Jakarte pesen sarapannya sih standar Bubur Ayam ato Nasi uduk ato lontong sayur ..yah makanan ini sih kayak makanan yang sering dijumpai di event breakfast-breakfast hotel tapi dengan kekompletan yang jauh dibawah standar…aku pernah nyobain…tapi perasaan jado kayak orang yang lagi sakit di Jember Klinik dan diharuskan makan bubur saring ..oalah…wong sehat kok sarapannya bubur….tapi yang namanya bubur ayam jakarta ini makanan yang menjajah hampir di sudut-sudut negeri ini..lha wong terus ketemu..gak di Banjarmasin,Nunukan,Tarakan,Palu,Suroboyo..ketemu terus…kayaknya sudah jadi menu wajib sarapan hotel deh….

Mungkin yang sangat-sangat khas Balikpapan adalah sarapan Bakpao goreng ( dikenal dengan nama mantow) yang isinya daging Rusa atau payau….kalo di sini yang paling terlkenal adalah mantaow Blue Sky dan mantaow warung MIKI depan Balikpapan plaza..pernah nyoba?

Sarapan adalah ritual pagi yang harus aku lakuin…kata jurnal ilmiah…orang yang terbiasa sarapan lebih kuat daya tahannya terhadap penyakit dibandingkan yang gak suka sarapan…kayaknya bener tuh…aku saat masuk SMP dulu pernah tumbang semaput gara-gara ikut upacara penyambutan murid baru gak sarapan..wkk…wkk…wkkk…ngarang tenan to…btw penjelasan medisnya kita tunggu ahlinya dari Sidoarjo…..

So bagaimana sarapan anda hari ini?……