KAMPANYE : “Carpak ler keleran..Carpak ler keleran”

kampanye terbuka (diambil dari detik.com) Hari ini (16/03) adalah awal dari masa kampanye terbuka (baca musim pawai,konvoi,dan kadang kala ada bonus rusuhnya juga), atau kampanye yang sangat Indonesia. Gegap gempita ,hura hura dan jauh dari esensinya. Sebenarnya telah beberapa saat kampanye parpol untuk pemilihan calon anggota legislatif berkelindan di sekitar. Dimulai dari berbagai iklan Gerindra yang sampai-sampai anakku yang terkecil apal banget dan selalu berkata lirih mendesah… Ge-Rin-Dra ..setiap wajah Prabowo yang tiba-tiba menjadi sosok sangat humanis dan pro rakyat ..muncul di televisi. Lalu disusul dengan iklan-iklan ”Hidup adalah Perbuatan” si Sutrisno Bachir, yang akhirnya jadi olok-olok dimana-mana… juga..iklan simultan sang Capres gagal…Rizal Malallaranggeng yang sebenarnya sangat bagus dari sisi penggambaran alam Indonesia tapi akhirnya dihentikan karena kehabisan ”energi”.., dan tentu saja iklan kontroversial Soeharto guru bangsa versi PKS itu. Kemudian dilanjutkan dengan bertebaran wajah-wajah para caleg dengan bentuk poster foto yang mungkin penggambaran terbaik wajah mereka selama hidup mereka dengan segala slogan yang terkadang garing, bahkan cenderung menggelikan jikalau mereka tak terlalu pede untuk tampil sendiri maka dengan tanpa ijin mereka bisa menggandeng Barack Obama ato David Beckham (biasanya favorit caleg Golkar) lantaran si spice boy itu punya nomer punggung ”23” saat maen di Real Madrid. Disusul kemudian berbagai macam talkshow di TV yang kadang-kadang bikin perut mual dengan segala tingkah polah para caleg yang mencoba menjadi problem solver bagi semua masalah bangsa ini…dari soal Tambang sampai PKL, dari soal Kurs Rupiah sampai cara meningkatkan prestasi sepakbola Nasional. Dan off course,…itu semua hanya appetizer belaka…dan inilah..main Coursenya…kampanye terbuka dengan raungan motor yang garang, goyang dahsyat para pedangdut yang lupa telah ada UU pornografi dan porno aksi dan juga pekik semangat yang terasa garing di telinga…tapi ya itulah…kampanye tanpa konvoi dan penyanyi dangdut ibarat sayur tanpa garam ,..hambar….

Well aku gak akan cerita kampanye tahun ini.,,, aku mau share cerita kampanye masa silam. Sebagai anak kebun …yang masih teringat tentang keriuhan kampanye menggelora adalah di tahun 1977, saat itu bapakku dadi Zijnder Pabrik di salah satu kebun di Glenmore Banyuwangi. Di masa itu dengan 3 partai yang tersisa PPP,GOLKAR dan PDI, tentu tak serriuh rendah sekarang. Aroma persaingan nyaris tak ada, Apalagi di kebun, tak satupun berani masang tanda gambar selain Golkar, wal hasil dimana-mana yang ditemui adalah gambar beringin,warna kuning dan gambar jari mengacungkan tanda Victory yang misti dibaca ”2” nomer urut Golkar. Pertemuan umum (kampanye terbuka) yang saya ikuti adalah saat Ibu Direktur Utama dan Bapak direktur utama PTP dari Jember kerso rawuh dan memberikan ”santiaji” kepada para kawulonya para buruh kebun di Glenmore, walau masih kecil moment itu sangat melekat di memoriku…malam itu kampanye diawali dengan tari-tarian penyambutan, lalu koor puja puji bagi pemerintah dan negara dari paduan suara dadakan buruh kebun yang tentu saja pas-pasan penampilannya dan tentu saja santiaji dari ibu Dirut yang sangat piawai menggiring dengan setengah memaksa para karyawan untuk memilih GOLKAR pada Pemilu itu, pidato bahasa Indonesia diselipi bahasa Madura yang fasih itu juga ditimpali dengan yell yang digerakkan para ”combe” yang membaur bersama karyawan di braak pertemuan kebun karet itu. ” Golkar Menang, Pancasila jaya,Pembangunan Terus” di ulang-ulang sampai saatnya si ibu turun pangung dan inilah kemudian yang diganti hiburan orkes melayu yang anehnya tak satupun berani membawakan lagu-lagu Rhoma Irama yang sebenarnya lagi ngetop saat itu kayak ”Penasaran” dan ”Begadang” tentu saja ada alasannya …para pemain orkes itu gak mau bunuh diri menyanyikan lagu-lagu si raja dangdut yang saat itu menjadi ikon partai pesaing Golkar, karena bisa menggulingkan periuk nasinya….

Lima tahun kemudian 1982, tatkala aku sudah sekolah di Jember. Ritual kampanye pada waktu itu tetap menarik aku ikuti, mungkin lebih karena adanya keramaian sebagai tontonan daripada sebuah kesadaran untuk memahami dunia politik yang saat itu rasanya sama saja. Siang-siang itu aku ikut menggelosor di alun-alun kota jember yang dihadiri ratusan orang beratribut Banteng. Sama seperti kampanye 5 tahun sebelumnya, keriuhan kampanye terbuka selalu diawali dengan nyanyi, lalu pidato-pidato monotoon dengan intonasi jurkam yang dimiri miripkan suara Bung Karno dengan akhiran ”…ken ” yang khas,, dan diakhiri dengan peragaan mencoblos gambar banteng di spanduk besar oleh Soenawar Soekowati petinggi PDI dari Jakarta, aku inget sekali ikut berbaur berusaha mendekati si bapak berjas merah itu. Gemuruh massa emang bener-bener memantik adrenalin…wuiihhhh…Siang yang sangat sedappp.

Kampanye yang lebih dahsyat adalah kampanye akhir GOLKAR beberapa hari kemudian, siang itu rasanya alun-alun kota Jember gak bisa menampung gelombang peserta kampanye yang mengalir dari seantero kabupaten.Truk-truk perkebunan dengan karyawan yang berjejal memuntahkan orang-orang bekaos kuning dari baknya, para pedagang kagetan juga bederet-deret di sekitar alun-alun dari pedagang es tung-tung sampek penjual kacang rebus meraup rezeki dari keriuhan peserta kampanye. Suara riuh rendah yel penyemangat menyembur ke angkasa ..tetep dengan jargon yang sama ”Golkar Menang ,Pancasila Jaya,Pembangunan Terus”. Tapi yang menyedot perhatian khalayak siang terik itu adalah kemunculan sorang local hero,seorang real leader bahkan the real bupati of jember forever….Bapak Abdoel Hadi. Beberapa hari sebelum kampanye akhir memang beredar isu dan desas-desus bahwa panutan yang dekat dengan rakyat itu berkampanye untuk PPP alias ”Ka’bah” dan tidak lagi bersama Golkar. Tentu saja ini berita besar, apalagi nama besar pak Doel Hadi ini ibarat magnet untuk mendulang suara (vote getter), jika benar pak Doel Hadi ikut PPP wah bisa kacau perolehan Golkar di daerah basis NU yang secara tradisional akan lebih cenderung memilih PPP sebagai partai fusi sejumlah partai islam apalagi tanda gambar Ka’bah sangat mudah menarik minat rakyat yang ikut nyoblos. Golkar berusaha mematahkan itu dengan memunculkan Pak Abdoel Hadi di kampanye terakhir sekaligus menepis isu berpindahnya sang vote getter ke PPP. Maka dipenghujung kampanye dan Jurkam secara menggelora menyampaikan bahwa ada partai yang telah menghembuskan isu berpalingnya sang voe getter dari Golkar adalah isu sampah dan bohong alias ”car pak ler kele ran”..”kebohongan besar tak termaafkan”..maka seiring kemunculan Pak Abdoel Hadi ke panggung kampanye dan menyatakan masih tetap bersama GOLKAR …maka peserta kampanye berteriak histeris dengan meneriakkan hujatan kepada partai penyebar isu bahwa mereka adalah pembohong..maka…sore itu kampanye ditutup dengan yel-yel yang memekakkan telingga ” carpak ler ke leren..cerpek ler keleran..carpak lerkeleran”. Maka sepanjang perjalanan pulang ke Gebang maka tanpa sadar aku juga mengummankan kata-kata ritmis ”carpak ler-keleran..carpak ler keleran..”……..

So untuk tahun ini sampai 2014 nanti siapakah Caleg yang berjanji di saat kampanye dan mengingkarinya di saat menjabat akan disumpahi oleh pemilihnya dengan kata-kata ”carpak ler keleran”? Kita tunggu saja…..

Keyword ….

ini ada titipan tulisan dari Ika Listyaningtyas (class of 88)

Sabtu pagi menjelang subuh kulirik HaPe yang tiba-tiba menyala danberbunyi.. SMS masuk “Ka, tolong buka emailmu”. Singkat sekali, smsdari seorang sahabat. Sesudah subuhan, karena pagi hari itu tidak ada kegiatan yang harus aku kerjakan aku langkahkan kaki menujukomputer dan menyalakannya.

Wich…sudah lama aku tak buka email-email…upps banyak juga yang belum kubaca, utamanya dari milis sma tercintaku….pandanganku terhenti pada satu nama, kubuka dan kulihat tanggal nya..sudah tiga hari yang lalu…sebenarnya isinya sederhana…”Tolong beri aku keywords untuk ikhlas…aku harus berikanHape E-90 ke dosenku, dia pengen, mbak..dan suamiku setuju”…Aku tidak tahu harus menulis apa, aku jawab via sms “beri aku waktu, aku hanya merasa koq berlebihan sekali…besok bisa ketemu di UI?” yang kemudian dijawab “OK, CU….”

Ikhlas…sering banget aku mendengar kata-kata ini, dan sering juga aku menghujamkan makna kata ini dalam hatiku…tapi meminta orang lain untuk ikhlas? Memberikan keywords pulak??!!, untuk hal dimana jiwa terikat pada kebendaan, aku tak punya keywords apapun…kuhela nafas panjang…..panjang banget malah, karena ngerasa koq ya berat banget… masih terbayang HP E-90 itu, biasanya kami berdua bertemu di tempat-tempat yang biasa ada hot spot-nya…, aku biasanya langsung buka program wLAN yang ada di HP itu, untuk buka internet gratis …sambil makan, cerita dan kemudian mengomentari email-email yang dikirimkan teman-teman , baik yang lucu-lucu maupun yang bisa membuat mata kita berdua berkaca-kaca karena kisah yang begitu sedih…HaPe itu juga menjadi idolaku, tapi belum mau kumiliki, satu-satunya alasan yang kupunya adalah..terlalu mahal untuk dompetku dan ukurannya weleh dah nyaris kayak bawa batako hehehe…dan sekarang dia mau memberikannya ke orang lain??? Hatiku berbisik…mbok yo kekne aku…hehehe…dasar!!!….(wah, kalo beneran di kasih, aku bakalan gak bisa mainin lagi deh….) Allah memang Maha Mengatur, dikesempatan buka puasa bersama anak-anak disebuah yayasan Yatim piatu di Depok sore itu, di hari itu juga, seorang teman mengangsurkan sebuah buku sambil berbisik ` untukmu…bacalah..’Allah..kusebut nama-Nya saat membaca judulnya.

Buat Apa Shadaqoh?-

”Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan, maka sesungguhnya Allah mengetahuinya (QS. Ali Imran: 92).

Dikisahkan Abu Thalhah ra. Beliau adalah orang Anshar yang paling kaya di Madinah, dan yang dia cintai adlah sebuah taman yang terkenal dengan nama Biyarha. Dan ketika ayat ini turun, beliau bergegas menuju Rasulullah Saw. Dan berkata” Harta yang paling kucintai adalah Biyarha ini. Mulai sekarang , harta ini menjadi shadaqah karena Allah. Aku berharap semoga ini menjadi kebaikan dan menjadi simpanan di sisi Allah. Gunakan kebun ini, wahai Rasulullah, terserah dirimu…” Ternyata begitu juga pada Zaid ibn Haritsah “Ya Allah, Engkau tahu bahwa tak ada harta yang lebih kucintai daripada kudaku ini .Aku terpekur merenunginya….sambil berkaca pada diri ini, Apa yang sudah kukasih ke Allah, dan sanggupkah aku untuk menyerahkan pada Allah sesuatu yang paling kucintai??? Sambil menginstropeksi diri ini aku ingat akan janjiku, kepikir juga untuk mengirimkan email ini pada sahabatku itu sebagai bahan perenungan, kutuliskan firman Allah tadi berikut berlomba-lombanya para sahabat Rasulullah saw dalam menyikapi ayat tersebut dan kutambahkan Tiada satupun yang terjadi tanpa kehendak Allah SWT… kemudian kutekan SEND . Kukirim juga sms padanya “Aku hanya mampu mengirimimu sebuah hikmah, buka email, besok saat ketemu kita bahas, CU”

URBAN LIFE STYLE?

Beberapa hari silam, saat chatting dengan kandidat doctor Pemasaran UI, Firman Kurniawan (SMAN1-88), dia melontarkan pertanyaan yang sama dengan beberapa rekan yang mengetahui kepindahanku dari Balikpapan ke Solo… Firman ask .”wah enak sekarang..bisa pulang pergi dari Solo ke Jogja”…. saat kujawab “ aku gak nglaju (pulang pergi tiap hari)..aku kos di Solo…”.. beliaow nanyak “ Lho kan cuman sejam?…itu jauh lebih cepet daripada pekerja Jakarta yang berumah di Bogor,Tangerang..bisa 2 jam’an baru tiba di rumah…bahkan lebih…” Aku berpikir “ wah iya juga ya….tapi dengan jam kerja yang gak pasti..kadang ada meeting after work hour ato ketemu ama relasi yang kadang sampek malam ..kayaknya lebih safe Kos aja..he..he..he” Aku njawab sekenanya aja “ tapi bos..aku pulang setiap Rebo malem balik Solo kamis subuh…dan pulang lagi Jum’at malem dan balik Solo lagi Senin Subuh…gitu bos jadi..2 kali seminggu ketemu keluarga…kalo ditambah weekend ya 3 hari ketemu deh…jauh lebih baik dibanding saat tugas di balikpapan yang pulangnya baru bisa 3 minggu sekali.

BN Holec ...Prameks Kutoarj-Jogja-Solo Saat beberapa kali pulang ke Jogja dengan KRDE Prambanan Ekspress….baru ketahuan kalo yang pulang-pergi dari Jogja –Solo ternyata banyak juga…..terlihat wajah-wajah yang sama selalu naik dan turun di stasiun yang sama…..mayoritas sih ibu-ibu ato nonik-nonik…emang bagi orang yang terbiasa dengan kehidupan serba tergesa gesa kayak di Jabodetabek…melewatkan kesempatan pulang-pergi dari rumah ke kantor yang hanya 1 jam itu terasa mengada=-ngada….tapi bagiku yang terbiasa dengan ritme …30 menit sebelum jam 08.00 baru sampai kantor…mengejar-ngejar kereta sejak subuh (KRDE Prameks paling pagi adalah 05.45 WIB) untuk bisa sampai kantor sebelum 08.00 Wib..dan harus terburu-buru ninggalin kantor jam 17.00 teng..karena KRDE yang paling enak adalah yang 17.45 WIB itu ..kok kayaknya nyiksa betul…padahal sebagai pekerja bank yang berada dijalur Marketing…kadang jam 17.00 wib masih ada di lokasi pabrik klien ato lagi meeting internal yang gak mungkin dipercepat ato ditinggalin….dideadline waktu kok terasa menyiksa….sebenarnya bisa aja naek bis (24 jam selalu ada) namun membayangkan sampai rumah jam 22.00 Wib ..dan anak-istri kadang harus terbangun untuk bukain pintu dan setelahnya bangun shubuh untuk ngejar kereta pagi (Si Asti yang sulung belum bangun tentunya….kalo Ica sih jam 03.00 WIB dah tereak-tereak dia…) kok rasanya gak worthed gitu….belum lagi resiko telat masuk kantor…dan kemrungsungnya itu lho…bisa-bisa ngrusak ritme kerja hari itu…..untungnya istriku malah ndukung aku kos…kasian mungkin liat suaminya kemrungsung setiap paginya..he..he..he….mangkanya sebagai jalan tengahnya setiap Wednesday sore pulang…dan weekend tetirah di Jogja….weekday at downtown and weekend at suburban..masak Jogja disamakan dengan sub urbannya Solo?…

Tak piker-pikir jaman sekarang ini….jauhnya tempat kerja dengan rumah tinggal menyebabkan pola hubungan social bahkan di dalam keluarga sangat berbeda dengan jaman kita dulu..kayaknya jaman dulu meliat orang berangkat kerja jam 07.00 Wib dan 15.00 Wib dah sarungan ato maen bulutangkis di rumah..kayak bapakku yang kerja di PTP XXVI… ato pakde Jo yang kerja di Perusahaan swasta ato Cak Mat yang kerja di PEMDA Jember….kayaknya asyik betul gitu..deket keluarga dan sore dah bisa kongkow ama tetangga…terus dilanjut Bulutangkis,sepaktakraw ato Volley ball tergantung sedang apa musimnya he..he..he..lha kalok pas musim layangan ya bapak-bapak itu juga nimbrung kok…ato..ikut kegiatan Doro Racing di sawah sono…dan kalok malamnya iso ikut arisan tahlil..barzanji ndek Musholla ato sekadar reriungan di Musholla sambil nunggu isya’ tiba….pokoknya sore dan malam adalah tempat kehidupan sosial masyarakat idup….bagi saya..hal-hal kayak gitu jadi mimpi dan nostalgi belaka….tapi sekarang dah mending kalok Minggu pagi isok Bulutangkis bareng tetangga di sawitsari yang kebetulan adalah kawan-kawan dosen Faperta dan FE UGM yang dulu dah kenal saat kuliah…jadi yo rodok ada dunia sosialitanya lah….asyiik juga..walo gak seheboh dan seheroik kenangan sore dan malam di Kampung Gebang Kemundung at Jember….. Sampeyan gimana?…

Mereka yang menukar nyawanya demi kelahiran anaknya….

Sekitar Srowot (DIY)…BN HOLEC (prameks Jogja-Solo) 29 Mei 2008 06.12.13 WIB….. Nokia hitam menjerit ….tanda ada SMS masuk…. “Innalillahi wainnaillaihi rojiun…..Telah meninggal dunia,teman kita : FRIDA SAFRIANA DEWI…karena sakit di RS PKU Muhammadiyah Surakarta….Kami mohonkan maaf atas segala kesalahan beliau selama hidupnya ” …BNI Sentra Kredit Kecil Solo….. Berita itu begitu menghanyakkan aku…..menghantam telak….meningalkan rasa kehampaan yang dalam…..rasa itu selalu muncul setiap ada berita kematian kawa ato sodara yang sampai pada diriku…

FRIDA …secara pribadi ..bagiku yang barusan mendarat di Solo…bukanlah kawan dalam ati harfiah…karena aku gak pernah jumpa….sekadar kawan satu korps di Bank BNI…tapi berita kematiannya…sama mengejutkannya dengan berita kematian seorang Mbak Wulan….

sempat aku menengok dia…2 hari silam di ICU PKU Muhammadiyah…..dan keadaannya sudah sangat payah ….bertahannya beliau selain karena takdir yang belum dipastikan..Ventilator dan berbagai peralatan medik di PKU Muhamadiyah juga berandil besar…..FRIDA ..menjadi koma setelah pembuluh darah otaknya pecah lantaran tak tahan saat diberikan obat pemacu dalam usahanya melahirkan putra pertamanya yang direncanakan secara normal….lantaran ada riwayat Asthma dia tidak kuat mengawal kelahiran itu secara normal….tapi ketika obat pemacu diberikan…ternyata tubuhnya “kalah”….anaknya dimabil sehat secara caesar sectio….FRIDA ..harus dilarikan ke ICU…..

FRIDA …setelah bertahan …berkat doa da upaya semua dokter…paling tidak ada asa untuk menimang sang putra ….saat hari ke 9…pagi tadi….Allah SWT berkehedak lain…. FRIDA ..harus Syahid….pergi keharibaan Allah SWT…tanpa sempat mengetahui bahwa anak yang diprjuangkan dengan taruhan nyawanya….telah lahir selamat…..

FRIDA adalah Syahidah ..dalam pandangan dan keyakinan saya….karena dia hantarkan ..dia tukarkan nyawanya demi kelahiran anaknya…demi peradaban yang baru….. sejak bumi dihamparkan oleh Allah SWT…saya yakin jutaan wanita telah syahid demi kelahiran sang putra….jutaan wanita telah rela menukar nyawanya……

maka..jika..seorang berani melawan Ibunya ….apakah dia layak disebut sebagai manusia?…. Wanita adalah kemuliaan yang sesunguhnya……

Selamat jalan Kawan….Semoga Syurga adalah tempatmu yang kekal…..

untuk FRIDA….dan para syahidah…..

Mereka ….Menukar Nyawa untuk Anaknya…….

Kereta BN HOLEC …Prambanan Express (gerbong 2)….06.10 WIB..sebuah SMS masuk… ” Innalillahi wainna illaihi roji’un….telah meninggal dunia teman kita : FRIDA SAFRIANA DEWI ..karena sakit di RS PKU Muhammaddiyah Solo. Kami mohonkan maaf atas segala kesalahan beliau selama hidupnya “ BNI Sentra Kredit Kecil Solo berita yang menghentak….FRIDA bukan kawan karib..bahkan kenal pribadipun tidak….dia teman satu corps belaka ….tapi setiap kehilangan seorang kawan ato sodara….kaki terasa dingin…..ada kehampaan karena kehilangan…

dua hari lalu aku sempat nengok beliau..di ICU PKU Muhammadiyah Solo (RS yang kondang gara-gara polisi Densus 88 mengambil paksa Ustadz Baasyir yang lagi sakit) ….dengan selang yang bersliweran di sekujur badan…alo alat Ventilator dan lainnya yang berbunyi ritmis….terus terang..melemparkan saya ..ke masa-masa saat harus menerima kenyataan anak keduaku MUHAMMAD RASHEED…harus berjuang di R NICU di RS Elizabeth Semarang……walau akhirnya Allah berkehendak dia harus pulang ke hadapanNYa….

Frida …adalah seorang ibu yang belum sempat menimang anak yang diperjuangkannya selama ini …karena asthma yang dideritanya…dia mengalami pecah pembuluh darah otak…ketika obat pemacu kelahiran diberikan dokter ….tak ayal setelah operasi cesar yang menolong anaknya …dia harus mengalamai coma ….dipertahankan hidupnya dengan mesin…. Saya sangat yakin…Frida kawan yang belum sempat aku jabat tangannya itu….senantiasa berjuang di bawah sadarnya untuk bisa kembali…kembali…untuk menimang anak yang didambakannya itu…. …setelah berjuang selama 9 hari …badannya menyerah jua…Allah memanggilnya pulang…..Dia seorang Syahidah…orang yang menukar nyawanya demi kelahiran anaknya ……

tercekat aku memandangi layar Nokia hitamku…..rasa dingin merayapi hatiku…sakit..dan…mematikan rasa sejenak…..selama dunia ini dihamparkan oleh Allah….entah berapa juta wanita yang jadi Syahidah…menukar

DJEMBER …jaman Voor de Oorlog….

Kantor Pos Jember Jaman Belanda Saat mampir di site multiplynya Johny Alfian Khusyairi (http://jalfian.multiply.com)….adiknya Anton Timur Alifandi dan Ivan Syahbana Khusyairi..ketemu tulisan bagus dengan gaya bahasa yang sangat jadul..voor de orloog…jaman Blendhe….atas Djasa baik daripada beliaow dapatlah cerita masa silam di upload… (katanya di dapat dari Suara Soerabaia tahun 1920 …check this out…

ini liputan wartawan soera soerabaia tentang kantor post Jember Tiong Gwan toelis:

Keadaan kota Djember sekarang ini keliatan bagoesnja. Di sini soedah banjak sekali didirikan roemah2 baroe, begitoelah roemah jang paling modern.Selainja itoe, semoea roemah bedak sekarang pada dirombak dan dibikin baroe. Kantoor post, jang kita tempo doeloe pernah oesik lantaran kotornja, hingga tiada pantes diseboet postkantoor, sekarang ini djoega tiada maoe ketinggalan. Tempo doeloe bila orang ada keperloean di kantor post selaloelah moesti saling mendesak, sebab tempatnja ada terlaloeh ketjil, tetapi sekarang aken diadaken anem local dan roeangannja aken lebih loeas lagi.

Tetapi sedang keadaan roemah2 pada berobah mendjadi baikan, adalah straatnja Djember selaloeh tinggal membikin poebliek poenja tjomelan. Bila ada toeroen oedjan ketjil sadja, soedah tjoekoep membikin straat Djember berobah mendjadi laoetan loempoer. Tetapi bila tiada toeroen oedjan, lantas itoe laoetan loempoer mendjadi kebon deboe, hingga bila ada angin sedikit sadja, lantas itoe deboe mengeboel ke antero djoeroesan. Ini tentoe sadja meroegikan bagi prikesehatan.Terlebih lagi bila ada auto djalan, wah, djangan harap orang bisa bernapas, bila tiada maoe makan deboe.Betoel sekarang ini di tepi-tepi straat orang moelain adaken solokan, tetapi tiada begitoe dalem, hingga satoe kali ada toeroen oedjan, aernja bila mengalir di sitoe solokan soedah tertoetoep loempoer poela.

Kita harep sadja ini keada’an bisa berobah.

sedangkan ini tentang masuknya listrik di Djember

Penerangan electris

Correspondent kita wartaken dari Djember. Semalem djoestroe taon baroe imlik bagi bangsa Tionghoa, antero lampoe electris di Djember lantas dikasi menjalah, jaito boeat pertama kalinja ini penerangan diadaken di Djember. Antero pendoedoek brada sanget girang dengen adanja ini verassing dari B.E.M. jang telah pilih hari begitoe djitoe boeat moelain kasi njalah penerangan terseboet.

Oeang abonement dari ini penerangan akan direken moelain 1 Maart j.ad. hingga itoe penerangan sedari sekarang dikasi dengan prodeo.

Dengan adanja ini lampoe electris didoega sang maling nanti mati koetoenja, sebab lama Djember memang terkenal ada tempatnja

yang paling menarik dari tulisan tentang Jember pada masa silam adalah bahasanya…yang sangat nostalgik…

kalo pengen liat Jember pada jaman koeno check this site… http://132.229.193.133/kitlv/servlet/proxy

KOMIK……gak ada matinya….

Godam ” …maka dipadang pembantaian itu bergabung seluruh kekuatan baik dan jahat di dunia untuk menuntaskan demdam kesumat antara ,mereka….di faksi kebaikan tampak Godam,Gundala,Maza,Aquanus,Kapten Mlaar yang dibantu jagoan-jagoan dari negara manca seperti Superman,Batman,Robin,Captain America,Sun Go Kong,Wonder Woman mempersiapkan serangan terakhir ke kubu kejahatan yang dimotori oleh Lex Luthor,Penguin,Octopus dan semua tokoh kejahatan. yang ada di dunia……”

itulah secuplik ingatan tentang perang dahsyat yang penghabisan dari sequel GODAM yang berjudul”BRUTAL”….aku begitu terlarut dari kedahsyatan aura permusuhan yang muncul dari gambar-gambar komik tersebut…sementara teman-temanku menggeloso di lantai rumah budeku yang dingin…Jember 1985 siang yang panas pada bulan puasa…adalah saat yang paling enak untuk membaca bareng-bareng komik-komik yang kami pinjam dari persewaan komik keliling yang 2 kali dalam seminggu menyambangi rumah budeku di Jl.Hassanudin Tugu itu…saat-saat berjuang menahan lapar tak terasa lagi…kaena larut dari kedahsyatan cerita-cerita dari komik tersebut….

Persewaan komik keliling adalah sebuah rombong ukuran 1 meter X 3 meter yang penuh sesak dengan berbagai macam komik,novel,buku cersil…dengan roda gerobak warna biru..sementara mas yang mempunyai persewaan adalah sosok umur 30 tahunan dengan baju lengan panjang,celana jeans cutbray ato kadang celana corduroy yang aksi…dipadu padan dengan kacamata rayban yang keren….rambutnya sebahu dengan gaya mumbul…kayak gaya penyanyi vicky vendy ( penyanyi top pada taun itu dari Sorbejeh)….dengan kesabaran yang luar biasa dia akan melayani kami-kami yang banyak maunya tetapi seret duitnya..he..he..he…

Kalo hari Rabu ato kamis siang (bubar sekolah) dari jauh terlihat …rombong warna biru ber gethebang-gedhebang mendekati Tugu Hassanudin..maka kita bersicepat merogoh kantong celana,ato lemari bahkan merengek kepada orang tua kami untuk diberi recehan buat urunan sewa komik…kita ber enam (aku dan 5 sepupuku) selalu urunan untuk bisa menyewa komik-komik kesenangan kita….soal siapa yang baca duluan ..dilakukan dengan bergilir…befitupun yang menentukan mo pinjam apa hari itu juga bergilir…… komik favorit kami adalah komik superhero asli Indonesia kayak Gundala,Godam,Maza,Aquanus dan Kapten Mlaar yang dibesut Hasmi….sayang aku lupa apa saja yang menjadi favoritku Beberapa yang jadi favorit lainnya adalah

Serial Si Tolol dan Jaka Sembung…karangan Djair…walau gambar komiknya gak sebagus Wid NS ato Jan Mintaraga tetapi ceritanya yang bersetting jaman VOC cukup menggetarkan dan membius kita-kita semua… “jaka sembung naik ojek…” pantun yang terkenal ini menunjukkan seberapa banyak fans jagoan dari Kandanghaur itu…

Serial silat dengan gambar romantik karangan Jan Mintaraga..aku lupa tokohnya…yang aku ingat dia mempunyai ilmu :Pukulan Tanpa Wujud”..gambar komiknya luarbiasa indah..

Serial Si Buta dari Goa Hantu dan Mandala dari ganes TH.. pokoknya kita begitub terhanyut dalam cerita-cerita yang menegangkan tersebut….kehebatan Ganes TH melakukan deskripsi daerah di tanah air membuat penasaran..allhamdulillah akhirnya aku sempat liat Kota Donggala yang menjadi setting cerita “PRAHARA di DONGGALA”..kota pelabuhan terkenal di teluk Palu ini memang menyimpan bangunan-bangunan kuno seperti yang digambarkan oleh beliau…wah….hebat pokoknya…

Kesukaannku pada komik bisa dibagi dalam beberapa episode…

Saat SD ..bacaan favoritku adalah Album Cerita Ternama…cerita-ceritanya sangat bermutu dengan gambar yang begitu mempesona …antara lain…Taras Bulba, Quo Vadis, The Three Musketeers, petualangan Old Shaterhand, Spartacus dll…..selain itu juga menyenangi komik yang ada di majalah seperti Kerajaan Trigan,STORM ato Coki Si pelukis cepat yang ada di majalah HAI..ato jagoan bola Roel Dijkstra….juga Deni si manusia ikan yang ada di majalah BOBO

saat SMP..bacaan favoritku adalah komik seperti Godam,Si Buta dari Goa Hantu,Mandala,Deni Manusia ikan dll…Selain itu udah mulai merambah ke komik mancanegara seperti Lucky Luke ..ato Petualangan Tin-Tin.karya Herge…dari “Harta Jarun Racham Merah”..”penerbangan 714″ yang bersetting Indonesia….sampai “Lotus Biru”….Sejuta topan badai adalah ungkapan favorit kami dari serial Tintin ini….pada saat SMP aku juga jadi anggota Perpustakaan Daerah yang di mesjid lama AL Baitul Amiin..disini aku pinjam Novelnya Karl May seperti petualangan Old Shaterhand dan Winnetou, Kara Ben Nemsi, dll…..

Saat SMA…mulai meninggalkan komik dan beralih kebacaan yang lebih banyak tulisannya dibandingkan gambarnya…kayak cersilnya Kho Ping Hoo…mulai Bu Kek Siansu, Bu Punsu dll…sehingga saat kita ngobrol dan bercanda mulai memasukkan idiom-idiom kho ping hoo misalnya kalo ada temenku yang play boy…pasti dipanggil Jay Hwa Cat (durjana pemetik Bunga)..kalo ada temanku ditolak cewek..maka cewek itu disebul MO Li (iblis wanita)..hua..ha..ha pada jaman SMA ini juga..mas si pemilik persewaan keliling membolehkan kita untuk meminjam novel Nick Carter atao novel dewasa lainnya kayak Marga T atau Ashadi Siregar yang novelnya “Cintaku di Kampus Biru” menndorongku untuk kuliah di UGM…he..he..he

Saat kuliah di UGM..bacaan favoriku adalah komik komik Jepang (Mangga) kayak Kungfu Boy, Slam Dunk, dll…komik adalah sarana pelepasan kejenuhan yang mengasyikkan pokoknya..disamping bacaan novel berat kayak Suro Bulldog,Forsythe,dll..yang kupinjam din persewaan depan Fotocopy Apollo di Jl.Kaliurang…..

Bagaimana serunya jaman komik yang mengharu biru jaman 1980an … ini ada kutipan dari TEMPO

Pembaca komik penghujung tahun 1960-an hingga awal 1980-an sangat mengenal nama Wid N.S., bersanding dengan nama-nama komikus besar semacam Yan Mintaraga (Rhapsody Dalam Sendu), Teguh Santoso (Sandhora ), Ganes T.H. (Si Buta dari Goa Hantu), Hans Jaladara (Panji Tengkorak), Hasmi (Gundala Putra Petir). Nama Wid kondang lewat seri komiknya, Godam. Saat itu Godam mencuri perhatian pecinta komik yang umumnya remaja, dari judul seri Tirani Biru di Negeri Godam, Black Magic, Sang Kolektor, Bocah Atlantis, Mentjari Djedjak Majat, hingga Mata Sinar X Godam.

Demam tokoh Superman di Amerika Serikat merambah ke Indonesia, salah satunya lewat sosok Godam. Tapi, Wid tak larut dengan kecenderungan menggarap bentuk figur superhero yang terinspirasi figur komik Amerika, semacam Superman atau Spiderman, dengan proporsi bentuk fisik Eropa: dada bidang, wajah cenderung muda. Wid justru menjadikan sosok Godam dan tokoh di dalam komiknya dengan bentuk fisik Asia. “Godam adalah superhero Melayu dengan fisik Melayu,” kata Hasmi, komikus dan sekaligus sobat kental Wid. Tak heran figur Godam terasa lebih membumi dan berhasil memuaskan fantasi remaja pecandu komik superhero berjubah yang membasmi kejahatan. “

kalo sekarang,…aku sih masih senang komik…tapi yang bernilai edukasi ..kayak Tele tubbies,dll…he..he..he..maksudnya harus suka karena itu adalah komik kesukaan Icha yang setiap saat disodorin ke aku…untuk dibacakan sebagai teman mo tidur…jika terdengar suara Icha ” ..apak..apak… abbies..abbies..lalaa..pooo…” sambil menyeret komik Teletubbiesnya…itu berarti tugas mulia untuk membacakan komik yang telah berulang-ulang kita bacakan …mesti dibaca ulang.lagi..untuk kesekian kalinnya..he..he..he…

kayaknya anakku akan meneruskan hobby baca komik….sehingga bapaknya bisa ngampung moco…hidup komik……..

komik opo favoritmu duluuuuuurrrrrrrrr ?????????

TERIMA KASIH CINTA : Sebuah renungan dari Ika Listyaningtyas

Poster Filem ayat-ayat cinta ”cerita renungan ini adalah coretan Ika Listyaningtyas Van Gebang…angkatan 88..katane sih belum ndaftar di Blog sehingga blon bias upload..so dia titip untuk diuploadkan…sudah lama seharusnya tulisan ini di upload ..berhubung saat ini lagi ada momentum meledaknya filem ayat-ayat cinta..kayaknya tulisan beliau jadi relevan banget…check this out”

Di penghujung bulan February ini, ……. Ada sedikit coretan yang sekedar ingin kutuang, untuk menggores satu percikan tentang bulan yang penuh dengan cerita, terutama bagi para pemuda pemudi…seperti kita-kita waktu 20 an tahun yang lalu kali yee…

Pagi masih teramat pagi, maklum kota Depok termasuk daerah bagian Jawa yang paling bontot terima cahaya hangat itu …. Kasak kusuk terjadi disana sini, maklum anak-anak SMA dengan segala ceritanya,

aku kadang hanya bisa tersenyum dalam hati saat kadang secara tidak sengaja telinga ini mendengar bisak bisik mereka, dan obrolan mereka tentang cinta. CINTA???? Yo’i…yang kata orang sih, satu rasa yang tak akan pernah berubah sepanjang masa…. (Berubah sih enggak…tapi ngebunglon???…hehehe)

“Bu, cinta itu apa?” Tanya salah seorang anak didikku..Aku yo kaget, karena tadinya dia kupanggil ngadep hanya untuk sekedar menanyakan kemerosotan prestasinya. Dengan sedikit agak nyengir aku coba aja masuk ke dunianya. CINTA??? Apa ya????

Meluncurlah cerita tentang cinta yang dirasakan pemuda di depanku, sambil mendengarkan dengan penuh pengertian aku perhatikan sosoknya. Tinggi sedang, badan tegap, Kulit agak sawo matang, bersih, rambut sedikit ikal, hidung mancung….ah…cakep juga, tapi… kenapa dengan cintanya????

Akhirnya dengan kekuatan yang setengah menerawang dan kata-kata penuh keoptimisan aku sampaikan padanya ” sekarang kan sudah kelas III, di kesampingkan dulu lah!!! Tak kan lari gunung di kejar, kalaupun jodoh tak kan kemana, yang penting sekarang.. Fokus dan berprestasilah” Klise…sangat klise…padahal lho, semua itu kan juga tetap harus diikhtiarkan..yo enggak???

Kalo menyikapi saat usia sudah banyak begini…Aku meng iya kan, tapi sempet terlintas jua, dulu saat masih se usia mereka????, aku bertanya juga dalam hati…mbiyen aku piye yo??? Hehehe “Tahu enggak mbak, gara-gara aku gak bisa ungkapkan perasaanku pada orang yang dulu kucintai, aku benar-benar kehilangan dia!!” kata salah satu teman wanitaku beberapa bulan yang lalu, waktu ada acara talk show tentang cinta di salah satu sekolah di Depok.

“Yaaaeyaaalaaah, zaman kita kan pamali, nekad begitu” komentarku padanya sambil ketawa ngikik…walah walah..Gak kebayang!..nembak cowok gitu loh!!! Kalau di terima? Kalau dianya nyengiiiir doang….Phyuuuh!!!! mau disembunyikan dimana muka ini, ke sekolah pake masker or ber topeng??

Cinta memang ternyata banyak warna, dan aku berterima kasih banyak pada sang cinta, sang Maha penuh Cinta…seiring perjalanan sang waktu aku memahami apa itu cinta (Versi masing-masing bisa gak sama lah)..cinta kasih orang tua, karena saat ini aku berada di posisi seperti mereka, cinta sahabat, yang ternyata hingga saat ini masih terjaga rapi (…tak cangking awak2mu rek…), cinta seseorang yang dikirim Allah untuk temani hari-hariku, cinta seorang putri yang diamanahkan oleh Sang Maha Cinta padaku…..dan koq aku jadi teringat kisah teman wanitaku tadi, sambil mencoba meng explore diri, meneropong hati, mencuri kejujuran diri… Jangan-jangan, sebenarnya ada yang masih menempati sudut hati, yang bisa jadi ternyata kisahnya seperti yang tertulis diatas tadi…’ora tekan’ hehehe…. Heiiiii….atau…. ada juga yang ternyata saat ini tengah berbaris di belakangku????

PASAR…dimana rupiah dihargai…

pedagang bawang pasar tanjung Liburan kemaren aku antar istri ke pasar Kranggan di Jogja …ini agak istimewa..biasanya my wife ini kalo ke pasar gak pernah ngajak aku…karena tau biasanya aku males ..he..he..he

Pasar Kranggan ini adalah salah satu pasar utama di Jogja…kondangnya hanya kalah ama Pasar mBeringharjo….di Pasar dekat Tugu Jogja ini yang paling banyak dijual sebenarnya aneka kembang untuk ritual nyekar ke kuburan ….pagi itu tujuan utamanya adalah beli Ayam Kampung, Bumbon,Bawang putih, dan Lele…serta brotowali untuk Ica….Begitu memasuki gerbang pasar maka suasana hiruk pikuk ..hilir mudik manuasia .lengkap dengan lantai becek dan tumpukan barang dagangan yang gak beraturan..langsung menguasai aura pagi itu…..Pasar adalah bentuk nyata dari sebuah emansipasi karena sebenarnya penguasa pasar adalah para mbok-mbok bakul…kaum adam hanya hadir untuk pekerjaan yang berat ato yang butuh mental lebih..misalnya jadi kuli angkut ato jagal daging…di Kranggaan dominasi kaum wanita nyata sekali..mulai dari yang jual bumbon..ayam sampek arang ,,kaum hawa dari berbagai usia…dengan pakaian khas jawa….kebaya dan jarit …menjadi actor-aktor utama ekonomi…makin siang hiruk pikuk semakin tak terperi…keringat sudah membasahi kaosku…sementara itu kita harus menyesuaikan posisi diri untuk memiringkan badan ke kiri ke kanan jikalau ada kuli angkut lewat…..

Di Kranggaan…nilai rupiah begitu terhormat…jika Rp.500 di luar pasar hanya untuk parker motor ato beli relaxa….di Kranggaan ..banyak barang bisa dibeli dari Rp. 500 itu…bisa bumbon (sekerat kunci,kunyit,laos dan sere)…cabe rawit…tomat…atau cebisan bunga kol…berharga sekali…mungkin diantara kita dah lama tidak berurusan dengan Rp.500 ini dalam transaksi dagang harian except bayar parker ato bayar Kamar mandi umum untuk sekedar buang air kecil…( bahkan pengamen aja melirik ganas kalo kita beri Rp.500 ini..)…Di Kranggaan kita tiba-tiba merasa kaya dengan uang Rp.5.000 ato Rp.10.000 yang gak berarti banyak di Carreffour,Giant,ato Hypermart….terus terang ke pasar krangaan adalah perjalanan batin yang menyejukkan untuk selalu bersyukur dengan nikmat Allah SWT yang kadang kita anggap remeh..semisal.. Rp.500 tadi…

Pergi ke pasar sebenarnya ritual biasa bagiku..dulu…ketika masih SD dan SMP aku sering menemani Mbah Putriku untuk belanja..terutama pada minggu ato saat mau lebaran….kalo hanya harian sih biasanya kita dulu belanja di pasar krempyeng(darurat) yang ada di Kampung Ledok …karena namanya pasar darurat maka yang diualpun jauh daripada lengkap….biasanya yang aku incar saat di ajak belanja adalah jajanan pasar..kayak Cenil,ketan,Gatot,Thiwul dll….saat itu harganya luar biasa murah..kalo ke los ikan yang paling tak recommend ama si Mbahku adalah iwak Nous (cumi-cumi) sama ikan Lemuru yang saat itu sekilo hanya seribu…tapi biasanya si Mbah agak ogah-ogahan kalo aku nunjuk ikan Lemuru….walopun rasanya lezat…namun baunya amis bianget….he..he..he..he

Kalo lebaran dan butuh barang agak berkualitas biasanya beliau menyempatkan beli umbo rampe lebaran..kayak tepung terigu,essence untuk buat sirup,kismis,daging sampi,dll di Pasar Tanjung….sekaligus membelikan baju ato sarung untuk alm.Eyang kakung….PASAR TANJUNG adalah ikon jember pada tahun 1970-1980an…pasar modern pada jamannya ini terkenal dengan pagarnya yang dari aluminium…bahkan dulu saat awal dibuka ..di atas bangunan pasar terdapat arena bermain anak-anak kayak time zone jaman sekarang..tentu dengan versi Old Skool…dermolen dan ombak segoro… Sebagai pasar sentral di kota Jember ..Pasar Tanjung menyediakan kebutuhan yang sangat lengkap dari makanan,sayuran,buah-buahan,pecah belah,elektronik, garmen and fashion bahkan obat kuat juga ada….pokoknya one stop shopping….masing-masing komiditi menempati bloknya sendiri-sendiri sehingga nuansa tertib dan teratur sangat terasa..itu duluuuu…kalok sekarang wah kayaknya acakadut tuh di dalamnya….

Istriku kalo pulang ke Jember paling seneng belanja di Pasar Bungur…ini adalah relokasi pasar darurat (krempyeng)..dengan mengokupasi lapangan sepakbola kebangaan arek-arek Hassanudin….pasar dekat pabrik Tehel ini lumayan rame ..di depan ada kios permanent yang menjual sembako dan dibelakangnya lapak-lapak dan meja panjang tempat para bakul meletakkan barang dagangannya…..barang yang dijual di pasar itu adalah bahan yang sangat segar dan baru maka jangan heran jika berangkat ke pasar jam 08.00 wib ..kita gak akan dapat apa-apa lagi….semuanya ludesss….harganyapun bikin istriku betah….gimana gak harga tomat segar Rp.1.000/kg….harga sayuran (bayem,mronngih,sawi,slada air-arnong …(kayak arnong swazeneggerrr…),kacang panjang,,buncis ) rata-rata Rp.500 – Rp.1000, …cabe merah bahkan hanya Rp.2.000…dan di pasar Bungur …Rp. 1.000 udah dapat sop-sopan (satu ikat seledri,kentang,wortel,gobis,bawang prei…) murah sangadh…apalagi iwak wader,,,iwak berkong..iwak lele..yang seger-seger itu sangatlah mura disbanding di Krangaan Jogja sekalipun….jadi dengan Rp.15.000- Rp.20.000 kita bisa masak lengkap untuk hari itu….murah sangadhhhh kan…makanya kalo pulang Jember kita selalu makan-makanan nostalgia..kayak sambel dengan lalapan Arnong,..lauknya iwak wader dan berkong….tempe dan tahu…wuahhhhhh enak sangadhhhh…..kayaknya merdeka betul yang hidup di Jember ..lebih murah dari hidup di Jogja,Semarang apalagi Balikpapan…

Pasar legendaries lainnya yang sering tak kunjungi kala masih remaja dahulu adalah.. 1.Pasar Conthong…dekat stasiun KA serta dekat betul dengan SMP 2 untuk beli jajan pasar sebelum sekolah

2.Pasar nGebang….segala makanan untuk burung ada kroto,pur,pisang..juga dijual sdegala macam ikan hias dan makanannya….serta merangkap pasdar buah..lokasi di bekas Misbar…

3.Pasar Lawed Ngebang…pasar loak legendaries yang menempati bekas terminal..untuk tukar tambah celana jeans ato spion dengan karcis bioskop…he..he..he aku pernah dapat helm half face standar SNI ..dengan harga murah …maybe hasil colongan kok murah sangadh

4.Pasar Johar lama….pasar loak untuk beli majalah bekas (Hai,Gadis,Aktuil,Selecta,Intisari) dan buku bekas ..disini aku dapat beli buku Pengantar Sosiologi karya Soerjono Soekanto

5.Pasar GNI..kalo ini kita lewati jikalau jalan kaki dari SMA1 ke Gebang..namanya aku lupa daerah apa/…

Gitu kawan pengalaman dengan pasar di Jember…ada banyak nostalgia yang tertinggal di beceknya los-los pasar…dan kerinduan akan gaya bicara keras-keras para bakul itu ..dan yang penting…di Pasar kita belajar menghargai Rupiah…

PARA PENGGEMAR RAHASIA (PPR)……

bTAR

Jaman SMP ato SMP alias jaman teenager adalah saat tinggi-tingginya keinginan tuk bisa dekat dengan lawan jenis…. ….Gak yakinlah kalo diantara para penggemar blog ini …ada yang sama sekali gak mengalami episode ini….episode paling kita ingat..tentang seseorang yang saat itu begitu istimewa..bagi kita dan hidup kita…Episode yang jika kita kenang sekarang akan bikin dada masih deg-degan..adrenalin naik…kaki kringetan…rasanya kembali jadui teenager lagi….kayak lagunya Maia Estianty…

“ Aku mau makan..ingat kamu Aku mau tidur ingat kamu….. Aku mau be’ol ..ingat kamuuuuuuuuuuuuuuuuu,,,uhu,,uhu,,,,”

Ya itu …yang namanya jatuh cintrong itu…bikin sesuatunya dadi indah dan aneh…. Kallo kata cak Omdhe…” cumak ndelok genteng omae ae wis ndredeg…he..he.he….”

Saat SMP ato SMA itu…terjadi secara tidak sadar terjadi segregasi komunitas yang sebenarnya cukup mencolok…antara anak-anak yang kategori “selebritis” alias yang terkenal di sekolahan ..yang didominasi oleh cewek cakep ato kaya…ato cowok ganteng,Cowok puinter bianget ato cowok yang nakale pollll…..dan anak-anak kebanyakan ..yang cenderung nglinding aja..gak diliat..dan gak masuk itungan…ada ato tiadanya gak ngaruh …dalam komunitas sekolah itu…dan kayaknya yang begini ini jumlahnya mayoritas…dan aku masuk kategori terakhir ini…..anybody…”.Ekos?”..”.Ekos Who? “ Gitu paling yang diucapin para selebritis jika ditanya kenal “Ekos anak nGebang yang guanteng poll itu?”…wkkk..wkkk….

Bukan berarti kalangan Marginal ini gak juga dihinggapi syndrome seneng dan demen ama salah satu selebritis sekolah ato siswi yang gak masuk selebritis secara umum namun dimata yang menyenangi termasuk High Quality Jomblo….kaum marginal ini biasanya sangat tidak Pede…dan mempunyai ciri-ciri

  • Gak punya keberanian untuk sekadar mengasih sinyal-sinyal pada yang didemenin..apalagi menggunakan jurus hara-kiri…malam minggu langsung mendatangi rumah gebetannya …gak mungkinlah…..
  • tingkah lakunya kalo di depan yang ditaksir diusahakan cool gak nyolok….cuek bebek…tapi hatinya gelisah berat…
  • Kalo amprokan ama yang ditaksir malah senewen….negur engak ya? Negur engak ya? sebenarnya pengen ngobrol tapi ya itu tadi gak berani mengawalinya kalopun ngobrol sebatas “boleh pinjem buku catatannya gak?”…itupun dilakukan setelah mengumpulkan segenap keberanian dan merapal aji-aji Semar Melet….
  • kalopun mau meluahkan perasaan biasanya via kirim-kiriman lagu di radio…itupun pakek nama samaran…sehingga sinyal gak ketangkap
  • kalok malam minggu sekedar mutar-mutarin rumah si doi…sambil berdoa moga-moga gak ada yang ngapeli…moga-moga gak ada yang parker motor didepan rumahnya….tapi walo keadaan aman terkendali ..tetap aja dia gak berani turun dan ngetok pintu…pokoknya thawaf di depan rumah si doi ..sampek bensin motor mau abis….
  • Kalo meluahkan perasaannya biasanya via diary….ato yang punya keberanian bisa curhat ama temen deketnya…wah kalo para penggemar rahasia ini dah gathering…maka ceritanya pasti menggebu-ngebu dengan wajah yang merah dadu….tapi ya itu sebatas itu aja….

kalo sampeyan semua pernah mempunyai salah satu ciri di atas…marilah bergabung kepada Komunitas PARA PENGGEMAR RAHASIA itu…

Aku termasuk paling muda di kelas…karena kelahiran tahun 1970 dan temen-temenku sebagian besar kelahiran 1969 maka aku selalu memposisikan sebagai si junior jika berinteraksi di kelas…dan menganggap temen sekelasku sebagai kakakku …dan emang bener …sejak SMP dan SMA aku gak pernah memendam rasa ama teman satu angkatan…artinya aku bukan penggemar rahasia bagi kawan sebangku,sekelas ato sesekolah…he.he..he..padahal aku termasuk beruntung mempunyai teman angkatan yang kategorinya selebritis abis…kalo di SMPN 2 di jamanku….kawan-kawan cewekku kayak Tristina,Ninung, dll..yang kondangnya gak cuman di satu angkatan ato kakak-kakak tingkat..bahkan dah lintas sekolahan…..apalagi saat SMA 1 yang terkenal ..maka jumlah selebritis di angkatan 88 bukan main lagi….kayak RN,DEH ,NK,YI,SW,HD,LL,YN,RP,IL …dll (mohon maaf nama sengaja disamarkan… bagi yang termasuk selebritis dan mempunya komunitas penggemar Rahasia tapi belum disebut….mohon maaf karena daya ingat hamba mulai menurun..) itu yang saat itu dalam kondisi available (jomblo)…lha yang dah occupied banyak..kayak EM,NKR,NN,HL dll…pokoknya mbludak pakdhe…..nah dengan stok selebritis yang kayak gitu buanyak maka gak heran…banyak terbentuk komunitas penggemar rahasia pada salah satu selebritis tersebut….misalnya Si A, Si K, Si Y, Si X adalah komunitas penggemar HD….lalu Si YS,Si Tk,, Si AF,Si RF adalah komunitas penggemar rahasianya RN…dll….sepak terjang..gerak gerik para penggemar rahasia untuk menarik perhatian yang didemeninnya ini heboh banget…ada yang gampang ditebak….ada yang perlu observasi mendalam baru bisa diyakini kalo si A ini masuk Kelompok Penggemar rahasianya si YI …atau ada yang bisa memendam rahasia itu sampek saat ini…gak ada yang tahu baik temennnya ato cewek/cowok yang ditaksirnya…pokoknya seru bianget..aku dapat melakukan penggolongan ini setelah melakukan observasi yang dalam dan lama..he..he..he..kayak intel aja… biasanya saat ngobrol-ngobrol dari satu kumpulan ke kumpulan lain terkuaklah satu persatu anggota-anggota kelompok Penggemar Rahasia ini…ato memergoki sang penggemar rahasia lagi memandang syahdu kepada cewek yang ditaksirnya….ato…memergoki motor si X parkir di depan rumah selebritis A..ato beberapa motor secara berjamaah diparkir berendeng di depan rumah selebritis N…kayak ada acara kondangan gitu… asyikkk banget….dan sejauh ingatanku belum pernah terjadi dalam persaingan sehat itu berakhir dengan perseteruan fisik….pokoknya aman dan terkendali….sampai akhir SMA satu persatu kelompok Pengemar rahasia ini bubar dengan sendirinya….seiring telah dipilihnya salah satu anggota Penggemar Rahasia ini oleh cewek yang ditaksirnya….dan yang gagal…bisa meratapi nasibnya…memendam rasa cinta tak terbalas sampai detik ini..wakakakak..kaka….ato yang lain mengarahkan lamarannya untuk bergabung ke komunitas Penggemar Rahasia si anu..ato ikut komunitas penggemar rahasianya adik kelas…ekspansi ke Sekolah lain….ato kayak Adib nekat join sama kelompok penggemar rahasia kepada kakak kelas…wkkk..wkk..sorry dib….

Menjadi Para Penggemar Rahasia ini bisa jadi beban psikologis yang gak enteng….bagi anggota kelompok penggemar rahasia ….sampai saat ini ada yang merasa misinya belum tuntas…selalu ada urusan yang belum selesai…ada hal yang harusnya dia sampaikan langsung kepada yang ditaksirnya apapun resikonya saat SMA itu yang belum kesampaian sampai sekarang…dan dia penasaran dan ingin message itu sampai kepada cewek yang ditaksirnya itu….ada yang merasa perlu menyatakan diri kepada seseorang yang didemeninnya bahwa dulu aku termasuk penggemarmu lho….ada yang berkeinginan ketemu ama seseorang yang ditaksirnya sementara si cewek dityakini juga punya rasa yang sama… hanya karena salah mengirim dan menterjemahkan sinyal-sinyal saling demen itu… maka sampai saat ini masih ada urusan belum kelar…ato baru tahu kalo si X ini adalah penggemar rahasianya namun karena saat itu sinyalnya gak jelas dan si cowok gak ngomong maka jalinan kisah cinta itu gak pernah terjadi, ada yang malah jadi sahabatan ama yang ditaksirnya walopun dulu pernah direject ..he..he..he………..banyak persoalan yang belum tuntas…banyak keinginan masih di awing-awang..banyak rasa penasaran yang masih sering muncul di mimpi malam hari….

Aku yakin banyak yang memerankan dirinya menjadi penggemar rahasia di saat SMP dan SMA…dan ..sampai saat ini merasa ada sesuatu yang belum selesai dari perjalanan masa silam itu……..

Ada satu kata yang tak ingat dari seorang selebritis SMA kita yang termasuk mempunyai penggemar yang berjibun..”…seandainya waktu bisa diputar ulang..mungkin ceritanya akan berbeda. Kalo aku tau dulu dia dulu demen ama aku…mungkin kita bisa jadian….karena sebenarnya aku juga memendam rasa yang sama…Dulu saat SMA itu…”…ohhhhh so sweetttt…………………………..