Badge, béd

Di Kamus Besar Bahasa Indonesia, tidak ada badge atau béd, tapi sudah menjadi percakapan umum zaman dulu bahwa logo sekolah yang dipasang di saku baju adalah béd. Sebelumnya setiap sekolah punya logo masing-masing dan setelah Depdikbud (sekarang Depdiknas) saat itu memberlakukan keseragaman béd untuk semua sekolah, simbol tersebut hilang – lebih tepatnya tidak digunakan.

Mungkin juga Ekoz adalah kolektor barang-barang antik yang sangat tinggi nilainya, misalnya topi pet khas Che Guevara (lho, barangkali… kan boleh saja berandai-andai). Yang jelas, pada saat orang lain terkesiap dan berpaling ke simbol Big Brother seperti Yahoo!, Google, atau raksasa Internet lain, pangreh salah satu bank nasional di Kalimantan ini malah mencomot simbol legenda klasik, hikayat kilau-kemilau, dari Tanah Jember.

Continue reading “Badge, béd”

“Mailing List” Alumni

Syukurlah ada Internet dan email: sekalipun setelah lulus hubungan antarteman tidak terurus, akhirnya karena ketemuan, tetap ingin saling kontak, disediakan mailing list teman-teman atau alumni. Untung juga Yahoogroups awet, sehingga untuk lulusan 1988, setelah disediakan pada November 1999 sampai sekarang awet rajet. Atau bahasa kasarnya: orangnya itu-itu saja.

Namun tetap ada sensasi: eh, si Fulan muncul juga akhirnya. Diikuti oleh secuil kaget-kagetan dan kemudian bercerita ke utara dan ke selatan, berarti dari daerah Arjasa sampai Kencong! Setelah itu mereda dan kemudian syukur-syukur jika ada kerja sama saling profit — atau saling benefit.

Alumni tahun berapa saja dari SMA 1 Jember yang sudah memiliki mailing list? Entah. Namun jika ada kabar coba kontak pengelola situs ini agar alamat Web mailing list dapat diikutkan ke daftar di sini.

Oh ya, dulu ada situs Alumni.Net. Entah kabarnya, saya sendiri juga sudah malas memeriksa mereka.