Archive for August 4th, 2009

Sang Saka Merah Putih atau Hinomaru ya ?

August 4th, 2009
JFC meet The KAIGUN..

JFC meet The KAIGUN..

Posting pertama saya setelah sekian bulan ” minggat ” ke Facebook dan berkubang dengan virus-virus FB yang betul-betul melenakan dan meninabobokkan.

Pagi ini saya membuka situs Suaramerdeka.com. Pada halaman utamanya, terpampang foto salah satu peserta karnaval tahunan di kota Jember, yang perlahan tapi pasti, bakal menjadi salah satu ikon budaya kota Jember, yaitu JEMBER FASHION CARNAVAL. Tahun ini adalah pergelaran JFC yang ke-8.

Demikian isi berita foto yang saya kutip dari suara merdeka.com “ Seorang peserta mengenakan kostum merah putih sedang mengikuti Jember Fashion Carnival di Jember Jawa Timur. (reuters- smcn) ” (Ganbar sebelah kiri).

Sepintas mencermati foto tadi, pikiran saya lantas beralih ke salah satu Band Metal asal Jepang, yang konon pernah digandrungi penikmat musik metal sejagad, tidak terkecuali di kota Jember, yaitu LOUDNESS. Band yang kondang dengan sederetan lagu pilihan antara lain : Run For Your Life (paling sering dinyanyikan oleh band rock jawa timuran), Let It Go ( pernah dinyanyikan Anang dan Morgenster di Stadion Notohadinegoro), Crazy Nights serta So Lonely.

Setelah googling sebentar, akhirnya saya dapatkan foto sampul album ” THUNDER IN THE EAS.T ” ( Gambar sebelah kanan), yang merupakan pintu pembuka bagi Loudness untuk menapak ke pelataran musik dunia. Lalu saya googling lagi dengan kata kunci “Hinomaru “, untuk memastikan saya tidak salah memilih judul posting kali ini.  ”Hinomaru” adalah sebutan untuk bendera negara Jepang.

Dengan tidak mengurangi respek saya terhadap jerih payah desainer kita, anggapan saya bahwa beliau ingin mengangkat tema yang terkait dengan suasana menyambut perayaan kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 64 di tahun 2009 ini. Dalam fantasi saya, desain itu seolah menggambarkan kemegahan kepak sayap burung garuda yang kokoh dan megah. Andai saja desain itu bisa dilengkapi dengan semacam alat, yang bisa menerbangkan si peragawan untuk melayang-layang di angkasa.. ahh, tentu lebih hebat rasanya.

Namun demikian, kembali kepada perasaan saya yang telah “teracuni” dengan bayangan  ”hinomaru“, saya mat-matke kok desain itu lebih mirip ke bendera “saudara tua” kita ya.. ketimbang Sang Saka Merah Putih kita. Apakah nasionalisme saya mulai luntur ya?

Semoga tidak! Respon ini saya buat sebagai apresiasi positif sekaligus kritik konstruktif kepada para desainer peserta JFC untuk tetap berkarya dan menggali ide-ide lokal untuk diwujudkan menjadi issue-issue global. Agar desainer kita makin memperluas wawasan serta mempertajam visi, sehingga desain yang awalnya bernafas ” Nasionalis “, tidak menjadi Nasionalisme Bercabang..

Matur nuwun.

Popularity: 8% [?]