<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Reuni Kecil di Belakang Panggung</title>
	<atom:link href="http://sma1jember.info/2008/09/reuni-kecil/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sma1jember.info/2008/09/reuni-kecil/</link>
	<description>Alumni Berkisah tentang Jember</description>
	<lastBuildDate>Fri, 17 Feb 2012 09:52:44 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: bonjovi</title>
		<link>http://sma1jember.info/2008/09/reuni-kecil/comment-page-1/#comment-5678</link>
		<dc:creator>bonjovi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jan 2009 21:15:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sma1jember.info/?p=214#comment-5678</guid>
		<description>&lt;p&gt;iki nomer aq 08155120876.&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>iki nomer aq 08155120876.</p>]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Erni Susliati</title>
		<link>http://sma1jember.info/2008/09/reuni-kecil/comment-page-1/#comment-4872</link>
		<dc:creator>Erni Susliati</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Oct 2008 19:57:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sma1jember.info/?p=214#comment-4872</guid>
		<description>&lt;p&gt;Allow Luh Putu Suciati &amp; Didik Sudjamiko. Kalian sekarang ada dimana? inget aku kan... temen kamu satu kelas di biologi-1. Kapan-kapan reuni yuk.  
Mas dimana aku bisa menghubungi Fitri? karena aku kehilangan kontak dengan sohibku tersebut. Dulu kami satu geng Fitri, Hesti, Imam, Uli, Sony, Didik, Ninik,Leni, Eti, Eni.&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Allow Luh Putu Suciati &amp; Didik Sudjamiko. Kalian sekarang ada dimana? inget aku kan&#8230; temen kamu satu kelas di biologi-1. Kapan-kapan reuni yuk.  
Mas dimana aku bisa menghubungi Fitri? karena aku kehilangan kontak dengan sohibku tersebut. Dulu kami satu geng Fitri, Hesti, Imam, Uli, Sony, Didik, Ninik,Leni, Eti, Eni.</p>]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Didik Sudjatmiko</title>
		<link>http://sma1jember.info/2008/09/reuni-kecil/comment-page-1/#comment-4689</link>
		<dc:creator>Didik Sudjatmiko</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Oct 2008 02:56:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sma1jember.info/?p=214#comment-4689</guid>
		<description>&lt;p&gt;Double strike tenan iki! Putu, do you remember? &#039;92-A1. Sing dhablek dewe, jangan sampai bilang ngak ingat. Kan sama-sama dengan Fitri, Imam, Uli, Sensony, start awal diSMP3 berakhir diSMA 1 &#039;92. Bagaimana kabarnya masih ok, kan?&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Double strike tenan iki! Putu, do you remember? &#039;92-A1. Sing dhablek dewe, jangan sampai bilang ngak ingat. Kan sama-sama dengan Fitri, Imam, Uli, Sensony, start awal diSMP3 berakhir diSMA 1 &#039;92. Bagaimana kabarnya masih ok, kan?</p>]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Luh Putu Suciati</title>
		<link>http://sma1jember.info/2008/09/reuni-kecil/comment-page-1/#comment-4484</link>
		<dc:creator>Luh Putu Suciati</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Sep 2008 05:04:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sma1jember.info/?p=214#comment-4484</guid>
		<description>&lt;p&gt;Cak, adhike saiki nang endi? Fitri iku koncoku sak angkatan, lama kehilangan jejak teman2ku angkatan 1992&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Cak, adhike saiki nang endi? Fitri iku koncoku sak angkatan, lama kehilangan jejak teman2ku angkatan 1992</p>]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: faiz</title>
		<link>http://sma1jember.info/2008/09/reuni-kecil/comment-page-1/#comment-4439</link>
		<dc:creator>faiz</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Sep 2008 08:58:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sma1jember.info/?p=214#comment-4439</guid>
		<description>&lt;p&gt;Tadi sempat chatting dengan Ekos. Topiknya masih seputar I&#039;tikaf di Jawa Tengah, yang ternyata kulturnya begitu berbeda dengan di Jember atau Jawa Timur umumnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Di Masjid Jami&#039; Jember atau Malang, antusiasme umat Islam dalam menyambut malem Likuran, sungguh luar biasa. Biasanya mereka sudah mendatangi Masjid sejak jam 11 malam. Umumnya yang dituju adalah Masjid Jami&#039;, selama itu masih bisa dijangkau.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Di malam-malam itu, Masjid dibuka non stop setelah tarawe hingga Subuh. Sementara siangnya, panitia penerimaan Zakat Fitrah juga telah siaga menerima Zakat yang dibayarkan oleh para Wajib Zakat.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Di Masjid Al Baitul Amien, Masjid tidak tampak padat, karena Masjid ini punya banyak ruang. Sehingga orang-2 bisa memilih di tempat mana mereka akan bisa khusyu&#039; beribadah. Kalau di Masjid Al Huda, terlihat penuh. Di samping memang jamah yang hadir cukup banyak, kapasitas Masjid yang tidak besar, semakin menguatkan kesan bahwa Al Huda penuh sesaj saat I&#039;tikaf.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Serupa dengan di Masjid Jami&#039; di Kauman, Malang. Kalau berangkat I&#039;tikaf dari rumah jam 11 malam, alamat.. dapat shaf belakang. Shalat Malam-nya sendiri terbilang cukup lama. Dari sekitar jam 00.00 sampai pukul 02.00. Namun, berhubung semua berangkat dengan niat yang sama, untuk meraih barokah Lailatul Qadar, makanya jamaah benar-2 baru bubar setelah shalat usai..&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Ternyata, di Magelang lain lagi ceritanya. Pas malem 23, Jam 01.00 WIB saya keluar dari rumah dan niat untuk I&#039;tikaf di Masjid Jami&#039; Magelang. Weeee.. sesampai disana, ternyata gerbang masjid Jami&#039; ditutup. Dan tidak tampak jamaah yang sedang berI&#039;tikaf. Akhirnya, karena kecelik, saya coba cari-cari Masjid lain di sekitar alun-alun, siapa tahu ada ynag buka..&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Woo, kondisinya setali tiga uang.. tutup kabeh jeee.. Dengan rada heran, akhirnya saya putuskan untuk pulang saja dan I&#039;tikaf di Masjid Perumnas dekat rumah. Tetapi sebelum sampai ke rumah, ada sebuah Masjid yang &#039;kebetulan&#039; ada orang yang sedang ngaji. Masjid itu kira-2 4 kiloan dari rumah. Akhirnya saya mampir ke situ dan berI&#039;tikaf disana. Itupun di terasnya, nggak di ruangan utama. Barulah setelah jam 02.00, salah satu Ta&#039;mir datang  dan mebuka pintu, mempersilakan kami berdua untuk masuk..&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Hal ini menarik untuk dicermati. Perbedaan kultur ini sepertinya terkait dengan sejarah masa lalu. Dimana Jawa Timur (Tapal Kuda)atau Pantura, begitu kuat pengaruh Islamnya, karena memang daerah itu menjadi sasaran penyebaran Islam, sedang di daerah yang lebih dalam, pengaruh itu tidak seberapa kuat. Nah.. itu baru perkiraan saya.. 
Kalau ada yang punya data sejarah yang otentik, boleh dong dibagi di sini..&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tadi sempat chatting dengan Ekos. Topiknya masih seputar I&#039;tikaf di Jawa Tengah, yang ternyata kulturnya begitu berbeda dengan di Jember atau Jawa Timur umumnya.</p>

<p>Di Masjid Jami&#039; Jember atau Malang, antusiasme umat Islam dalam menyambut malem Likuran, sungguh luar biasa. Biasanya mereka sudah mendatangi Masjid sejak jam 11 malam. Umumnya yang dituju adalah Masjid Jami&#039;, selama itu masih bisa dijangkau.</p>

<p>Di malam-malam itu, Masjid dibuka non stop setelah tarawe hingga Subuh. Sementara siangnya, panitia penerimaan Zakat Fitrah juga telah siaga menerima Zakat yang dibayarkan oleh para Wajib Zakat.</p>

<p>Di Masjid Al Baitul Amien, Masjid tidak tampak padat, karena Masjid ini punya banyak ruang. Sehingga orang-2 bisa memilih di tempat mana mereka akan bisa khusyu&#039; beribadah. Kalau di Masjid Al Huda, terlihat penuh. Di samping memang jamah yang hadir cukup banyak, kapasitas Masjid yang tidak besar, semakin menguatkan kesan bahwa Al Huda penuh sesaj saat I&#039;tikaf.</p>

<p>Serupa dengan di Masjid Jami&#039; di Kauman, Malang. Kalau berangkat I&#039;tikaf dari rumah jam 11 malam, alamat.. dapat shaf belakang. Shalat Malam-nya sendiri terbilang cukup lama. Dari sekitar jam 00.00 sampai pukul 02.00. Namun, berhubung semua berangkat dengan niat yang sama, untuk meraih barokah Lailatul Qadar, makanya jamaah benar-2 baru bubar setelah shalat usai..</p>

<p>Ternyata, di Magelang lain lagi ceritanya. Pas malem 23, Jam 01.00 WIB saya keluar dari rumah dan niat untuk I&#039;tikaf di Masjid Jami&#039; Magelang. Weeee.. sesampai disana, ternyata gerbang masjid Jami&#039; ditutup. Dan tidak tampak jamaah yang sedang berI&#039;tikaf. Akhirnya, karena kecelik, saya coba cari-cari Masjid lain di sekitar alun-alun, siapa tahu ada ynag buka..</p>

<p>Woo, kondisinya setali tiga uang.. tutup kabeh jeee.. Dengan rada heran, akhirnya saya putuskan untuk pulang saja dan I&#039;tikaf di Masjid Perumnas dekat rumah. Tetapi sebelum sampai ke rumah, ada sebuah Masjid yang &#039;kebetulan&#039; ada orang yang sedang ngaji. Masjid itu kira-2 4 kiloan dari rumah. Akhirnya saya mampir ke situ dan berI&#039;tikaf disana. Itupun di terasnya, nggak di ruangan utama. Barulah setelah jam 02.00, salah satu Ta&#039;mir datang  dan mebuka pintu, mempersilakan kami berdua untuk masuk..</p>

<p>Hal ini menarik untuk dicermati. Perbedaan kultur ini sepertinya terkait dengan sejarah masa lalu. Dimana Jawa Timur (Tapal Kuda)atau Pantura, begitu kuat pengaruh Islamnya, karena memang daerah itu menjadi sasaran penyebaran Islam, sedang di daerah yang lebih dalam, pengaruh itu tidak seberapa kuat. Nah.. itu baru perkiraan saya.. 
Kalau ada yang punya data sejarah yang otentik, boleh dong dibagi di sini..</p>]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ekoz_guevara</title>
		<link>http://sma1jember.info/2008/09/reuni-kecil/comment-page-1/#comment-4388</link>
		<dc:creator>ekoz_guevara</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2008 17:07:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sma1jember.info/?p=214#comment-4388</guid>
		<description>&lt;p&gt;For Ika.... 
Soal I&#039;tikaf di Balikpapan iki kayaknya isok dadi satu bab dewe ndek kene..he..he..he,.be patience yo...&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;For Faiz.... 
Mengko bengi cobak sing cedhak omah disik...Mesjid Mu&#039;diyeh Kotta Barat.....soale motore angel metu sokok kos-kosan...&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;For Fikik 
Allhamdulillah 2 hari likuran pertama i&#039;tikaf di mesjid sebelah rumah....sepi tenan...cumak 3 orang...&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;For Rofiq.... 
Nunggu kabar ae Fiq...mangkane pantengin terus ae internet yen bali nJember..he..he..he&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>For Ika&#8230;. 
Soal I&#039;tikaf di Balikpapan iki kayaknya isok dadi satu bab dewe ndek kene..he..he..he,.be patience yo&#8230;</p>

<p>For Faiz&#8230;. 
Mengko bengi cobak sing cedhak omah disik&#8230;Mesjid Mu&#039;diyeh Kotta Barat&#8230;..soale motore angel metu sokok kos-kosan&#8230;</p>

<p>For Fikik 
Allhamdulillah 2 hari likuran pertama i&#039;tikaf di mesjid sebelah rumah&#8230;.sepi tenan&#8230;cumak 3 orang&#8230;</p>

<p>For Rofiq&#8230;. 
Nunggu kabar ae Fiq&#8230;mangkane pantengin terus ae internet yen bali nJember..he..he..he</p>]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Rofiq</title>
		<link>http://sma1jember.info/2008/09/reuni-kecil/comment-page-1/#comment-4387</link>
		<dc:creator>Rofiq</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2008 16:19:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sma1jember.info/?p=214#comment-4387</guid>
		<description>&lt;p&gt;Amal, Ekos dan temen2 bloger, langsung ditentukan aja tanggal, tempat dan jam temu reuni, mumpung lebaran dan liburan. 
Ditunggu khabarnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Mal kapan pulang ke Balung ?.......Es deganne selak entek......&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;salam, Rofiq Balung&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Amal, Ekos dan temen2 bloger, langsung ditentukan aja tanggal, tempat dan jam temu reuni, mumpung lebaran dan liburan. 
Ditunggu khabarnya.</p>

<p>Mal kapan pulang ke Balung ?&#8230;&#8230;.Es deganne selak entek&#8230;&#8230;</p>

<p>salam, Rofiq Balung</p>]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: fikik</title>
		<link>http://sma1jember.info/2008/09/reuni-kecil/comment-page-1/#comment-4341</link>
		<dc:creator>fikik</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Sep 2008 11:46:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sma1jember.info/?p=214#comment-4341</guid>
		<description>&lt;p&gt;salam..... 
dino iki hari ke 20, berarti mengko bengi wis mulai mlebu masjid podo i&#039;tikaf...selamat menjalankan i&#039;tikaf mudah-mudahan kita mendapatkan malam lailatul qadr...amien&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam&#8230;.. 
dino iki hari ke 20, berarti mengko bengi wis mulai mlebu masjid podo i&#039;tikaf&#8230;selamat menjalankan i&#039;tikaf mudah-mudahan kita mendapatkan malam lailatul qadr&#8230;amien</p>]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: faiz</title>
		<link>http://sma1jember.info/2008/09/reuni-kecil/comment-page-1/#comment-4339</link>
		<dc:creator>faiz</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Sep 2008 09:58:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sma1jember.info/?p=214#comment-4339</guid>
		<description>&lt;p&gt;@ Ekoz, 
Supaya bisa ngrasakake swasana Ramadhan, khususe &quot; Malam-malam Likuran &quot;, bisa diwiwiti lumantar golek Masjid sing duwe swasana kaya jaman cilikane awak dhewe biyen. Wis mesti yen golek sik tenan-tenan padha, ora mungkin enthuk. Sebab Solo beda karo Jember.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Mungkin bisa diwiwiti teka Masjid Mangkunegaran sing kapethung Masjid Lawas. Swasanane sing katon mistis, mungkin bisa nambah semangat tafakkur-e awak dhewe kanggo ngisi dina-dina ngalap berkah-e Lailatul Qadar.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Utawa Masjid (nek ora Kleru)Jami&#039; Laweyan, sing bangunane isih model lawas lan durung kena rehab.  
Aja klalen, Masjid Agung Surakarta bisa uga dadi pilihan, Cak.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Sinambi diniyati I&#039;tikaf, mungkin sampean bakal enthuk swasana nostalgia nalika I&#039;tikaf nang Masjid Jami&#039; Al Baitul Amien utawa Masjid-masjid Legendaris liyane nang Jember.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Sing luwih penting maneh, sak jane ora pedhuli nang Masjid apa wae, asal niyat I&#039;tikafe kandhel, Insya ALLAH bakal pikanthuk barokah-e Lailatul Qadar kuwi..&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Sak wise nyambut gawe nang Aquafarm, kesempatanku lunga nang Masjid Jami&#039; dadi sudha. Amarga nalika tahun 1993 - 1998, aku manggon nang pinggir Waduk Kedung Ombo, ing sawijining desa kang adoh teka masjid. Kahanan kuwi uga dhak alami nalika aku pindah nang Wadaslintang. Akhire, I&#039;tikaf &quot;kepeksa&quot; dhak lakoni ana nang mess wae. Anggonku isa I&#039;tikaf mung yen lagi mulih nang Jember. Sik ana kesempatan ngalap berkah, sanajan mung sawengi.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Dadi, mang-mang utawa ora, kuwi tergantung ati lan bathin sampean dewe. Insya Allah kanthi niyat sing tumemen, ibadah nang endhi panggonan bakal enthuk piwales sing sak mesthine..&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Mangga para sedhulur, siap-siap I&#039;tikaf nggih..&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Ekoz, 
Supaya bisa ngrasakake swasana Ramadhan, khususe &quot; Malam-malam Likuran &quot;, bisa diwiwiti lumantar golek Masjid sing duwe swasana kaya jaman cilikane awak dhewe biyen. Wis mesti yen golek sik tenan-tenan padha, ora mungkin enthuk. Sebab Solo beda karo Jember.</p>

<p>Mungkin bisa diwiwiti teka Masjid Mangkunegaran sing kapethung Masjid Lawas. Swasanane sing katon mistis, mungkin bisa nambah semangat tafakkur-e awak dhewe kanggo ngisi dina-dina ngalap berkah-e Lailatul Qadar.</p>

<p>Utawa Masjid (nek ora Kleru)Jami&#039; Laweyan, sing bangunane isih model lawas lan durung kena rehab.  
Aja klalen, Masjid Agung Surakarta bisa uga dadi pilihan, Cak.</p>

<p>Sinambi diniyati I&#039;tikaf, mungkin sampean bakal enthuk swasana nostalgia nalika I&#039;tikaf nang Masjid Jami&#039; Al Baitul Amien utawa Masjid-masjid Legendaris liyane nang Jember.</p>

<p>Sing luwih penting maneh, sak jane ora pedhuli nang Masjid apa wae, asal niyat I&#039;tikafe kandhel, Insya ALLAH bakal pikanthuk barokah-e Lailatul Qadar kuwi..</p>

<p>Sak wise nyambut gawe nang Aquafarm, kesempatanku lunga nang Masjid Jami&#039; dadi sudha. Amarga nalika tahun 1993 &#8211; 1998, aku manggon nang pinggir Waduk Kedung Ombo, ing sawijining desa kang adoh teka masjid. Kahanan kuwi uga dhak alami nalika aku pindah nang Wadaslintang. Akhire, I&#039;tikaf &quot;kepeksa&quot; dhak lakoni ana nang mess wae. Anggonku isa I&#039;tikaf mung yen lagi mulih nang Jember. Sik ana kesempatan ngalap berkah, sanajan mung sawengi.</p>

<p>Dadi, mang-mang utawa ora, kuwi tergantung ati lan bathin sampean dewe. Insya Allah kanthi niyat sing tumemen, ibadah nang endhi panggonan bakal enthuk piwales sing sak mesthine..</p>

<p>Mangga para sedhulur, siap-siap I&#039;tikaf nggih..</p>]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ika</title>
		<link>http://sma1jember.info/2008/09/reuni-kecil/comment-page-1/#comment-4324</link>
		<dc:creator>ika</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Sep 2008 22:54:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sma1jember.info/?p=214#comment-4324</guid>
		<description>&lt;p&gt;@Ekoz. koq gak detail to crito tentang nuansa Ramadhan ala kampung ndayak??? bukannya masyarakat solo juga rasanya agamis banget? nek ning yogya lebih cenderung ritual budayane sing menonjol... aku pulang yogya sek koyone...tgl 28 insyaAllah wis di kota gudeq..nek ono kumpul-kumpul aku mulih, nek ora tak ngancani SBY wae jogo Monas hehehe 
@Faiz...itikaf tenan cak...????&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Ekoz. koq gak detail to crito tentang nuansa Ramadhan ala kampung ndayak??? bukannya masyarakat solo juga rasanya agamis banget? nek ning yogya lebih cenderung ritual budayane sing menonjol&#8230; aku pulang yogya sek koyone&#8230;tgl 28 insyaAllah wis di kota gudeq..nek ono kumpul-kumpul aku mulih, nek ora tak ngancani SBY wae jogo Monas hehehe 
@Faiz&#8230;itikaf tenan cak&#8230;????</p>]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

