Panther…

“Ni hou ma?”
“Wo hen hou, xie xie,” balasku. Percakapan tadi bukan terjadi di Singapura, Hongkong ataupun Taiwan. Tetapi di kota Surabaya pertengahan Agustus 2008 yang lalu.

Secarik kertas dengan coretan-coretan yang berisikan perintah dari atasan untuk melakukan presentasi ke suatu perusahaan di Surabaya. Seketika aku teringat, jangan-jangan ini perusahaan di mana Mbak Wiwied, salah satu dedengkot blog SMA 1 Jember, bekerja. Walaupun yang disebutkan adalah nama lama perusahaan dan sekarang sudah diganti kepemilikan namun nama itu masih melekat dalam ingatan saya. Tapi untuk lebih meyakinkan hati, saya segera SMS ke mbak Wiwied. Ternyata benar adanya. “Wah, kita bisa re-unian dong,” kata Mbak Wiwied. Hahaha, ketemu aja belum pernah malah sudah ngajak reuni.

Hari yang dinantipun tiba. Pagi-pagi benar jam 4 sebuah Taxi Blue Bird sudah nyampe di depan rumah. Bahkan ayam yang bertugas untuk berkokokpun belum pada bangun jam segini..Akhir kata, jam 7 pagi saya mendarat di Bandara Juanda menggunakan Sriwijaya Air.. Menunggu teman sebentar yang naik pesawat lain, akhirnya kami bertiga meluncur ke pusat kota Surabaya.

Salah satu dari teman saya ini seringkali bertugas di Surabaya dan sangat menguasai lika liku tempat makan paling enak di sini. Dia bilang, dulu kalau bertugas sebulan di Surabaya pasti Berat Badan jadi naik 4-5 kilo..entah kalo Bau Badan, ada perubahan yang signifikan juga apa tidak.. saya nggak sempat nanya.

Sarapan sebentar, kami kemudian sampai di kantornya Mbak Wiwied ini sekitar 09.45. Disela-sela presentasi saya sempat menginformasikan keberadaanku dikantornya.. ”akhirnya datang juga” balasannya..hahaha.. kebanyakan nonton TV rupanya orang ini.. Ada tiga presentasi yang berbeda dan kebetulan saya kebagian yang pertama. Karena antara lain saya harus balik ke Jakarta lagi hari itu juga.

Saat giliran saya selesai, saya segera menelpon Mbak Wiwed ini dan kemudian duduk menunggu di ruang tamu. Karena belum pernah sekalipun bertemu saya belum bisa membayangkan seperti apa Mbak Wiwied ini. Dari jauh ada seorang wanita sambil membawa map tampak mendekati sambil cengar-cengir..karena saya belum yakin, ya saya diam aja.. terus dia bilang, “Ni hou ma?” “Wo hen hou, xie xie,” balasku, percakapan terpanjang dalam bahasa mandarin yang pernah saya lakukan selama ini..hehehe.

E..e..e.. ternyata oh ternyata.. ini adalah Mbak Triani Wiedowati alias Mbak Wiwied, salah satu dedengkot Blog SMA 1 tercinta ini.. yang komentar-komentarnya selalu dinantikan pada setiap tulisan.. (apalagi pada topik PPR ya Mbak.. hehe)

Mbak Wiwied ini orang yang ramah sekali..walaupun kedatangan saya bisa dibilang tidak tepat waktu, karena pada jam kantor dan beliau sibuk sekali.. bahkan sebenarnya ada tamu dari cabang Jakarta (salah satu atasannya) yang sedang berkunjung terpaksa beliau tinggalkan untuk menemui saya.. ck..ck..ck.. kalau bosnya ini kenal Meggy Z, mungkin dia akan menyanyikan “ teganya, teganya, teganya..“ hahaha..

Saya diajak ke lantai atas untuk melihat-lihat kantornya, dan dikenalkan ke semua orang sebagai long lost friend.

Sebenarnya mau ketemuan juga dengan Anna sebelum pulang.. cuman dia sedang ada miting dengan bosnya. Tau tuh, ngapain juga kerja pake piting-pitingan.. hahaha..

Petualangan sebenarnya terjadi ketika naik pesawat kembali ke Jakarta. Tiket yang saya dapat adalah untuk maskapai tertentu. Tapi ketika naik malah ke maskapai yang lain. Saya sudah tahu dari dulu kalau keduanya ini saudara dekat.. tapi gak menyangka juga kalau ternyata mereka itu seperti kembar siam…dempet di brutu..hehe

Jadwal seharusnya adalah 16.45.. tapi begitu check ini tertulis “Delay 40 menit”.. Lucunya tulisan delay ini tidak hanya untuk jurusan Jakarta saja, tetapi juga untuk jurusan lainnya..Makassar, Denpasar dsb.. ada sekitar 4 atau 5 tujuan.. woww.. kacau bener rupanya…

Menunggu adalah pekerjaan yang paling menyebalkan..tapi tidak ada yang bisa saya lakukan saat itu.. akhirnya pesawat diberangkatkan sekitar jam 18.30..baru tau aku kalau dari jam 16.45 ke 18.30 itu ternyata hanya “40 menit”.. tampaknya logika matematika ku tidak terlalu bagus sewaktu sekolah dulu.. atau mungkin pas pelajaran ini aku sedang mbolos..Atau mungkin juga, kalau orang maskapai ini dulu di ajar sama almh. Bu Purni kepalanya pasti sudah benjol-benjol semua..hahaha..

Akhirnya, setelah capek menunggu selama “40 menit” yang panjang itu diumumkan kalau pesawat sudah siap.. Pesawat ini adalah MD 82.. sedikit lebih panjang daripada Boeing 737..Karena nomor kursi saya 24 maka saya dianjurkan untuk naik dari belakang… ternyata naiknya dari belakang beneran..kayak kalo di pesawat Hercules..dari buntut..

Ketika sudah siap berangkat suara pesawat ini kenceng banget..kayak mesin diesel kalau pada mobil..saya liat ke atas.. petunjuk yang biasanya menunjukkan bahwa sabuk harus dalam keadaan terpasang hanya sebagian kecil yang menyala.. ketika pramugari sedang memperagakan keselamatan saya melihat ada brosur yang terjepit di kursi.. wow,.. ternyata berisikan doa doa keselamatan dari berbagai agama, berikut terjemahannya dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Kalau untuk yang beragama Islam adalah surat Hud: 41. (“…Naiklah kamu sekalian ke dalamnya dengan menyebut nama Allah di waktu berlayar dan berlabuhnya.” Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.) dan ada lagi satu doa yang cukup panjang yang saya tidak sempat catat.

Waduh.. saya berkata dalam hati, semoga pesawat ini tidak menyerahkan perawatan dan keselamatan pesawatnya pada doa doa para penumpangnya saja. Terus terang saja, baru kali ini saya merasa takut bener naik pesawat. Saya yang tadi belum sempat sholat maghrib cepat-cepat bertayamum dan sholat di pesawat..

Suara mesin pesawat ini kenceng banget.. telinga ini berkali-kali berdengung..berkali-kali pula saya harus menutup hidung dan menelan ludah untuk menetralisir efek perdengungan ini..Dan baru kali ini saya mengalami telinga berdengung sebanyak ini.. Sewaktu di atas, saya sebenarnya juga pengen pipis.. tapi melihat keadaan pesawat yang seperti ini, saya jadi ragu-ragu.. jangan-jangan..jangan-jangan WC-nya…saya masih memikirkan apakah nanti tidak menimbulkan efek kerusakan di bumi…. takutnya WCnya bolong kayak di kereta api.. bisa-bisa para ilmuwan mengira itu hujan asam dan menghubung-hubungkannya dengan pemanasan global..padahal itu sebenarnya cuman hujan urine..hehehe

Akhirnya saya mengerti kenapa pesawat ini bisa murah.. jangan-jangan ini gak pakai avtur.. tapi pake solar.. pesawat versi Panther..cring..cring.. wus..wuss..wusss.

22 thoughts on “Panther…”

  1. van iki sing dadi topik opo sih…ketemu mbak wiwid opo pesawate po awakmu kebelet pipis…bingung aku arep ngomentari…

  2. setuju karo cak sujak, kayaknya Ivan lagi bingung antara pipis dhisik ,opo ketemuan mbak wiwied karo pipis, opo numpang pipis ning pesawat, opo panther numpak pesawat opo…. critone alon2 Van, diatur dhisik ambekane,,,heheheh

  3. He..he.. ceritane mrono-mrene tapi sip tenan. Nek aku pas ketemu Cak Eko enake wis ngerti bentuk wonge koyo opo, tapi iki luwih asyik durung pernah ketemu blassss.

    Sidone pipis ning pesawat gak Mas Ivan? dadi penasaran iki… 🙂

  4. Cak Ivan sempat foto2 ngak ama si mbak wiwid. Sepertinya saya pernah juga ketemu si mbak yang satu ini. Kalau tidak salah pas dulu, kumpul-kumpul himpunan mahasiswa surabaya asal jember. Saya cuma datang sekali aja, dan waktu itu kebagian konsumsi alias di dapur, gawe wedhang. Apakah si mbak di unairnya angkatan 1987??

  5. @Cak Surya, mbak Wiwied iki modelane anti foto, koyok paranormal ae..hehe..gak ding..dulu beliau memang di Unair '87..fisipol

    @Mbak Wied, komentar dong..sudah di panggil Cak Surya nich..

  6. iya lho van…aku dewe yo durung begitu ingat beliau ini…coba di cek lagi hapemu…mbok menowo??? kecolong hehehe…eh kalo mbak wiwied ke jakarta kabar-kabar ya mbak ben ada yang gelar karpet merah

  7. @ Wah wah wah, kok "aku" ternyata bisa jadi topik utama ya, bener2 tersanjung, meskipun, topiknya ternyata berdampingan dengan topik lain "kebelet pipis". he3.

    Waktu pertama dhek ivan kasih khabar mau ke Surabaya, aku sama sekali gak berpikir kalau justru tujuan utamanya ternyata ke bank ku. Awalnya seperti mimpi, begitu dapat khabar bank ku adalah tujuan utama kunjungan kerjanya. "kok kebetulannya kebangeten banget gitu loh"

    Saat hari H tiba, aku turun ke lantai 3 untuk menemui adhik baruku dan berusaha mengira-ngira2 wajah dhek ivan yang sebenarnya (paling sesuai ama fotonya). Untung di sofa ruang tamu hanya ada 1 orang pria, jadi aku tinggal cengar cengir meski takut salah juga soalnya ternyata gak seganteng fotonya hua ha ha ha ha ………..

    Aneh bin ajaib, ternyata kami serasa dah kenal berpuluh puluh tahun lalu, langsung akrab, gayeng ngobrol ngalor ngidul, layaknya kakak kelas ketemu adik kelas dan dah sahabat lama banget. bener2 hebat kekuatan blog kita ini.

    Gak lupa, aku juga telpon dhek faiz untuk pamer kalau aku dan dhek ivan bener2 kopi darat. he3.

    Tapi nyesel banget karena gak sempat lunch ama dhek Ivan. Semoga deh masih ada pertemuan yang akan datang dan lebih nyantai lagi.

    Juga jadi nyesel banget, kenapa sebelum pulang gak tak tunjukkan Kamar Kecil (special buat tamu bank). Seandainya aku tidak lalai pasti dhek ivan gak sampai kebelet pipis di pesawat. hi3.

    @ Dhek surya, aku sebenarnya sempet ingat mau ngabadikan reuni berdua itu. tapi kemudian sadar kalau hari itu sebagian besar staff (termasuk para pemegang tustel) lagi tak kerahkan kunjungan ke cabang2 (pemeriksaan). Tapi emang aku agak gak PeDe kalau foto. Masalahnya kok kayak bukan aku 10 tahun lalu. he3.

    @ Dhek Ika, awal rencana sih aku bersedia pindah ke Jakarta (karena Kantor Pusat mau Pindah Jakarta). Tapi beberapa minggu belakangan ini, keputusannyaku berubah 180%. Tapi aku janji kalau ke main ke jakarta tak kabar kabari siapa tau karpet merahnya jadi di gelar he3.

  8. Hua..ha..ha…reuni yang Dahsyat….. dan Ivan ..my man…good writing brotha…. aku selalu ngakak setiap baca posting Ivan baik di milis 88 ato blog ini…..lucu…. aku heran padahal waktu ndek UGM mbiyen…Ivan iki blas gak onok lucu-lucune…sirius gitu lho…. jangan-jangan hanya karena punya nama Ivan..bukan..Ipan…dia ketularan ama kekonyolan Ivan-Ivan yang lain….kayak… Ivan Gunawan….Iya nyahhhhhhhhhhhhhhhh….ato Ivan haiem..he..he. Irfan Hakim dan Ivan Hakiem kalok dibaca tetep Ipan kan?…..

    kalok soal ceritane dia…yang menarik..selain Reuninya dengan mbak Wiwid…juga ..soal Mlebu Pesawat sokok Brutu iku..he..he..he…… (lha pesawat kok dipadankan karo Pethek …)

    For all….ayo ngakak bareng….

  9. @Mbak Wied.. wah koyoke aku lali ngeke'i tip kanggo mbak wied iki.. padahal wis tak kongkon nulis nek aku ngganteng.. hehehe

    @Ekos, aku eling filem-filem ttg komedi yang baik, atau lawakan-lawakan yang baik selalu dipersiapkan dengan serius.. para penulis skenarionya selalu menulis dengan serius.. aku masih belajar untuk menulis secara serius utk hal-hal yang seperti ini.. masih panjang tahapane.. sik adohlah nek karo awakmu.. hehe

  10. @Dhek Ivan: jangan kuatir dhek, kalimatku bisa masih ada terusannya kok "gak segantheng fotonya, maksudnya lebih ganteng fotonya DIKIT, tapi lebih ngganteng aslinya BANYAK kok" he3. So, tip nya bisa di transfer sekarang juga. @Dhek Ekoz: O…….dulunya dhek Ivan itu "type Serius" ta dhek ekoz, berarti dhek Ivan berhasil berevolusi menjadi "lucu", terbukti seringkali obrolannya bikin aku ngakak2. Wah ngomongin "brutu" jadi ingat waktu kecil itu makanan special untuk nenek ku tercinta atau untuk bapakku.

  11. Bener omongane Cak Ivan, membuat tulisan lucu itu butuh keseriusan,… harus dipikirkan dengan seksama supaya kelucuan itu timbul bukan dibuat-buat tapi memang apa adanya dan tidak menyinggung perasaan orang lain…… Buktinya banyak pelawak yang pada akhir hidupnya terkena stroke… mungkin saking seriusnya menghasilkan lelucon-lelucon untuk menghibur kita. Jaman tahun 1994-1998 aku sempat aktif di Ludruk Tjap Parabola di kampusku sebagai penulis naskah, kadang sekalian sutradara, sekaligus maen jadi lakon (he..he..he..), asli stress, soale harus selalu siap dengan ide-ide dagelan yang baru dan sesuai dengan posisi kita sebagai mahasiswa (gak model dagelan sing kasar dan konyol), dagelan yang lucu tapi cerdas, mengena dengan kondisi jaman…. waduh.. ampun strese Lho..kok malah cerito koyok ngene…gak nyambung yo.. Maap atas segala kengawuran diriku…. he..he..(mulai panas bathuk'e)

  12. tapi bukannya ivan yang kukenal emang lucu…tampangnya lucu…dialeknya pun lucu…ganteng??? ehm hm…piye yo…kowe wis ngerti no rekeningku kan van?????..nek lali kirim wesel wae…dijamin akeh kata-kata ganteng yang muncul nantinya hahahaha…..

  13. @Dhek Rizal: kesimpulannya, jangan-jangan penyebab suamiku kena stroke 3 tahun lalu karena sangking seriusnya melukis agar menghasilkan lukisan-lukisan yang lucu, tak iyeh.

  14. mbak wied, sebagai teman ivan kayaknya koq aku rodho kabotan kalo ivan dijadikan salah satu model yang lucu, kenapa kabotan??? karena pertama ivan memang cukup abot…jangan-pesawat dadi koyo panther mergo kabotan awakmu van..hehe coyyyyi. sing keloro, ivan kan memang sudah cukup lucu dan imut-imut jadi kalo niat nglukis ivan, kuas durung sampai nggores, pelukisnya sudah terpingkal-pingkal membayangkannya…karena memang ivan ini tidak cukup untuk bisa dibayangkan….lho zaman sekolah mbiyen wae nek aku kebagian motret sing ono ivan, aku gak wani nginceng teko kekerane…semelang berubah jadi ANTONIO BANDERAS whuahaha (kapan maneh van aku iso moyok'i awakmu nek gak ning kene iki..ojo balas dendam yo…kan dirimu manusia baik toh…!)

  15. For ivan…. gimana kordinasi dengan para EO Reuni at Jember tulisanmu lucu van..tenan..asli..gak mbujuk…. dari Khusyairi Brothers..emang genre tulisane bermacam macam…serius intelektualis kayak johnny….Reportase yang in deep tapi bernas kayak tulisane mas Anton…yen awakmu…bisa-bisa dadi pelopor tulisan Gleyengan..humor cerdas..ala Umar Kayam…first from Khusyairi Brothers..he..he..he Gur Yoenni ae sing durung tak temokno tulisane…. keep writing brotha…I like Your style…

    For rizal… oalah mantan Ludruxers to peno cak?…pantes rajane OOT..hue..he..he…

    For Ika… adduh…si Ika tebar pesona maring Ivan…. awas dinesoni Anna lho ik..he..he..he

    For Mbak Wiwid dari 5 sekawan angkatan 88 yang sekolah ndek UGM aku,Ivan,Eddy,Klonal dan Didik…..sing paling serius yo Ivan iki….sing pendiem banget si Didik Filsafat…Sing Lucu dan Baek hati…si eddy arjanto….yen aku sing paling ngantukan ae..he..he..he..yen Klonal..jarang gabung dadine..dia dianggap sebagai jagoan Myterious…

  16. Ivan memang lucu, setiap kali aku YM ama dia, pasti dia bikin aku ngguyu2 terus. tapi gak hanya lucu tok lho, kalo kita lagi tukar pendapat ato diskusi di YM, dia gak pernah memaksakan idenya supaya aku setuju. begitupun sebaliknya, kalo aku mengungkapkan sesuatu, pasti dia oke2 aja, meskipun sebenarnya dia gak setuju. menurut dia, berbeda pendapat itu merupakan ilmu pengetahuan. jadi setelah sekian lama gak ketemu ivan, terus bisa ketemu lagi di milis, ngobrol di YM, aku thank you banget nih karena dia udah mentransfer beberapa ilmunya buat aku, yo kan van…. (pasti mripate ivan ber-kelip2 nih….)

    terus ttg one day visitnya ivan yg ke surabaya itu, sekali lagi i have to say sorry karena aku gak bisa menemuimu van. beberapa alasan yg harus aku ungkapkan selain aku emang ada meeting ama bos (the owner) adalah :

    1. dag dig dug (hehe)… kalian bisa bayangkan gimana rasanya ketemu mantan pujaan hati ketika smp. jare ekos iso gelagepan…

    2. meskipun hanya reuni kecil, aku pingin reuni kecil yg well prepared. maksutku : ketemu di cafe ato resto yg disetujui berdua (kalo di kantor jam kantor kan gak seru, gak bisa focus), harus good looking, suasananya harus romantis (cie…), ada musik yg lembut …..ya something like that lah… (hehe). sama seperti reuni yg pernah kalian arek 88 lakukan di omah sendok, kan well prepared banget tuh…

    Okay… buat temen2 yg mau mudik ke jember, yg mau lebaran plus reuni, selamat ber-senang2…jangan lupa cerita & foto2nya di pasang di blog.

  17. wah…nek Anna iki koyoke tip-e rodok kakehan.. kudune sing kate tak transfer nang Mbak Wied karo Ika, malah melbu nang rekeninge Anna kabeh..hahaha…

  18. @Ekoz suwun koz..info baru untukku tentang ivan…tapi ivan gak tahu crito…yo mohon dimaaf ae, semula kata-katamu kupikir aku bakal kena slempet Rini (his wife) tibae…sang romantis girl to.. @ivan memang unik…unik banget….sing rajin nulis dan bagi pengetahuan lan cerita2 liyane ya Van..eh, ngerti kabare heri gak?? nang ndi arek iku…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *