<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Mereka yang menukar nyawanya demi kelahiran anaknya&#8230;.</title>
	<atom:link href="http://sma1jember.info/2008/05/mereka-yang-menukar-nyawanya-demi-kelahiran-anaknya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sma1jember.info/2008/05/mereka-yang-menukar-nyawanya-demi-kelahiran-anaknya/</link>
	<description>Alumni Berkisah tentang Jember</description>
	<lastBuildDate>Fri, 17 Feb 2012 09:52:44 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: metta paramita</title>
		<link>http://sma1jember.info/2008/05/mereka-yang-menukar-nyawanya-demi-kelahiran-anaknya/comment-page-1/#comment-10328</link>
		<dc:creator>metta paramita</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Jun 2010 10:26:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sma1jember.info/2008/05/mereka-yang-menukar-nyawanya-demi-kelahiran-anaknya/#comment-10328</guid>
		<description>&lt;p&gt;namanya FRIDA SAFRIANA, bukan FRIDA SAFRIANA DEWI...&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;she always be an angel ...&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;she&#039;s my sisters..&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>namanya FRIDA SAFRIANA, bukan FRIDA SAFRIANA DEWI&#8230;</p>

<p>she always be an angel &#8230;</p>

<p>she&#039;s my sisters..</p>]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: satriyo</title>
		<link>http://sma1jember.info/2008/05/mereka-yang-menukar-nyawanya-demi-kelahiran-anaknya/comment-page-1/#comment-3192</link>
		<dc:creator>satriyo</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jun 2008 15:59:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sma1jember.info/2008/05/mereka-yang-menukar-nyawanya-demi-kelahiran-anaknya/#comment-3192</guid>
		<description>&lt;p&gt;@ Mbak Triani Widowati : Terimakasih atas ucapan selamatnya. Bapak dan Ibu meski sudah berusia 63 tahun tapi fisiknya masih sehat. Semoga Allah selalu mengampuni dosa-dosa orang tua kita dan mengasihi mereka sebagaimana mereka mengasihi kita sejak kita masih di dalam kandungan (bukan hanya sejak kecil). Amin. Doa yang indah&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Mbak Triani Widowati : Terimakasih atas ucapan selamatnya. Bapak dan Ibu meski sudah berusia 63 tahun tapi fisiknya masih sehat. Semoga Allah selalu mengampuni dosa-dosa orang tua kita dan mengasihi mereka sebagaimana mereka mengasihi kita sejak kita masih di dalam kandungan (bukan hanya sejak kecil). Amin. Doa yang indah</p>]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: triani widowati</title>
		<link>http://sma1jember.info/2008/05/mereka-yang-menukar-nyawanya-demi-kelahiran-anaknya/comment-page-1/#comment-3145</link>
		<dc:creator>triani widowati</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jun 2008 17:25:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sma1jember.info/2008/05/mereka-yang-menukar-nyawanya-demi-kelahiran-anaknya/#comment-3145</guid>
		<description>&lt;p&gt;@Dhek/mas Satriyo: aku juga jadi inget waktu dulu mudik kalau dah dekat rumah rasanya bahagia luar biasa ingin segera ketemu ibuk dan bapak. Setelah bapakku wafat, kalau aku kangen, ketemu dalam mimpipun rasanya dah bahagia banget. he3. Berbahagialah masih memiliki kedua orang tua lengkap. Selamat juga atas babynya.&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Dhek/mas Satriyo: aku juga jadi inget waktu dulu mudik kalau dah dekat rumah rasanya bahagia luar biasa ingin segera ketemu ibuk dan bapak. Setelah bapakku wafat, kalau aku kangen, ketemu dalam mimpipun rasanya dah bahagia banget. he3. Berbahagialah masih memiliki kedua orang tua lengkap. Selamat juga atas babynya.</p>]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: satriyo</title>
		<link>http://sma1jember.info/2008/05/mereka-yang-menukar-nyawanya-demi-kelahiran-anaknya/comment-page-1/#comment-3143</link>
		<dc:creator>satriyo</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jun 2008 17:06:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sma1jember.info/2008/05/mereka-yang-menukar-nyawanya-demi-kelahiran-anaknya/#comment-3143</guid>
		<description>&lt;p&gt;jadi kangen sama Bapak dan Ibu. Lebaran kemaren mgga pulang ke jember, Lebaran tahun ini kayaknya ngga pulang ke jember juga. Kasihan my sweet baby terlalu kecil. Insyaallah juga setelah lebaran eyang jember mau datang ke betawi, Alahamdulillah. Masih 4 bulan lagi untuk bisa mencium tangan Bapak dan Ibu.&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>jadi kangen sama Bapak dan Ibu. Lebaran kemaren mgga pulang ke jember, Lebaran tahun ini kayaknya ngga pulang ke jember juga. Kasihan my sweet baby terlalu kecil. Insyaallah juga setelah lebaran eyang jember mau datang ke betawi, Alahamdulillah. Masih 4 bulan lagi untuk bisa mencium tangan Bapak dan Ibu.</p>]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: triani widowati</title>
		<link>http://sma1jember.info/2008/05/mereka-yang-menukar-nyawanya-demi-kelahiran-anaknya/comment-page-1/#comment-3031</link>
		<dc:creator>triani widowati</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2008 12:08:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sma1jember.info/2008/05/mereka-yang-menukar-nyawanya-demi-kelahiran-anaknya/#comment-3031</guid>
		<description>&lt;p&gt;@Alhamdulilah tulisan dhek ekoz telah menggetarkan hati banyak rekan termasuk aku. Aku menjadi semakin ikhlas dan kuat dengan apa yang telah Allah takdirkan buat aku.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Setahun lalu 4 dokter bilang aku tidak hamil, tapi yang ada di perut aku adalah KISTA dan harus segera dioperasi. Padahal aku dah sempat test ke lab hasilnya positif hamil. Waktu operasi tiba, aku masih kurang yakin kalau aku tidak hamil. Aku cuma bisa wanti2 ke dokter, dok ngoperasinya hati2 ya dok, takutnya ntar pas didalamnya bener2 ada anaknya, jangan sampai dia terluka. Karena aku sering merasakan gerakan2 dalam perutku. Untung dokternya sabar dan membesarkan hatiku &quot;pasti bu, saya akan berhati-hati sekali&quot;. Lega banget rasanya karena aku sudah merasa berusaha dengan sangat untuk meyelamatkan &quot;anakku&quot;. Akhirnya akupun ikhlas dioperasi dengan segala konsekuensinya dan tak lupa berdoa &quot;Ya Allah, aku pasrahkan semuanya hidup matiku, anak atau penyakit, dan keselamatanku pada-Mu. Aku yakin, Engkau akan memberikan yang terbaik untukku&quot;. Begitu aku sadar dari operasi yang berlangsung berjam-jam (karena ada 2 kista di kanan dan kiri) aku hanya bisa bersyukur pada Allah. Alhamdulilah Allah masih menyelamat aku pada operasi itu dan  memberikan aku kesempatan untuk hidup kembali meski ternyata prediksi seluruh dokter benar bahwa benar2 yang dioperasi adalah kista bukan &quot;anakku&quot;. Pasti Allah maha tahu, kenapa waktu itu aku tidak hamil beneran tapi hanya penyakit.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;@ &quot;maka..jika..seorang berani melawan Ibunya &#8230;.apakah dia layak disebut sebagai manusia?&#8230;. Wanita adalah kemuliaan yang sesunguhnya&#8230;&#8230;&quot; Setuu dhek ekoz, jangankan berani melawan, membuat ibu sedih secara tidak sengaja saja rasanya kita telah kehilangan peluang ke surga. Seberat apapun kekurangan yang ada di ibu kita, anak yang harus mengerti, memahami dan ikhlas. Karena itu salah satu  ujian kita untuk bisa mencapai surga. Bukankah &quot;Surga ada di telapak kaki ibu&quot;.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;@Turut berbahagia dan bangga melihat &quot;dd&quot; yang telah menemukan &quot;kesadaran, pencerahan hati dan kebesaran hati  untuk segera pulang &quot;sowan&quot; ke ortu. Pintu maaf selalu terbuka untuk kita para anak. Good Luck.&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Alhamdulilah tulisan dhek ekoz telah menggetarkan hati banyak rekan termasuk aku. Aku menjadi semakin ikhlas dan kuat dengan apa yang telah Allah takdirkan buat aku.</p>

<p>Setahun lalu 4 dokter bilang aku tidak hamil, tapi yang ada di perut aku adalah KISTA dan harus segera dioperasi. Padahal aku dah sempat test ke lab hasilnya positif hamil. Waktu operasi tiba, aku masih kurang yakin kalau aku tidak hamil. Aku cuma bisa wanti2 ke dokter, dok ngoperasinya hati2 ya dok, takutnya ntar pas didalamnya bener2 ada anaknya, jangan sampai dia terluka. Karena aku sering merasakan gerakan2 dalam perutku. Untung dokternya sabar dan membesarkan hatiku &quot;pasti bu, saya akan berhati-hati sekali&quot;. Lega banget rasanya karena aku sudah merasa berusaha dengan sangat untuk meyelamatkan &quot;anakku&quot;. Akhirnya akupun ikhlas dioperasi dengan segala konsekuensinya dan tak lupa berdoa &quot;Ya Allah, aku pasrahkan semuanya hidup matiku, anak atau penyakit, dan keselamatanku pada-Mu. Aku yakin, Engkau akan memberikan yang terbaik untukku&quot;. Begitu aku sadar dari operasi yang berlangsung berjam-jam (karena ada 2 kista di kanan dan kiri) aku hanya bisa bersyukur pada Allah. Alhamdulilah Allah masih menyelamat aku pada operasi itu dan  memberikan aku kesempatan untuk hidup kembali meski ternyata prediksi seluruh dokter benar bahwa benar2 yang dioperasi adalah kista bukan &quot;anakku&quot;. Pasti Allah maha tahu, kenapa waktu itu aku tidak hamil beneran tapi hanya penyakit.</p>

<p>@ &quot;maka..jika..seorang berani melawan Ibunya &hellip;.apakah dia layak disebut sebagai manusia?&hellip;. Wanita adalah kemuliaan yang sesunguhnya&hellip;&hellip;&quot; Setuu dhek ekoz, jangankan berani melawan, membuat ibu sedih secara tidak sengaja saja rasanya kita telah kehilangan peluang ke surga. Seberat apapun kekurangan yang ada di ibu kita, anak yang harus mengerti, memahami dan ikhlas. Karena itu salah satu  ujian kita untuk bisa mencapai surga. Bukankah &quot;Surga ada di telapak kaki ibu&quot;.</p>

<p>@Turut berbahagia dan bangga melihat &quot;dd&quot; yang telah menemukan &quot;kesadaran, pencerahan hati dan kebesaran hati  untuk segera pulang &quot;sowan&quot; ke ortu. Pintu maaf selalu terbuka untuk kita para anak. Good Luck.</p>]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Johny</title>
		<link>http://sma1jember.info/2008/05/mereka-yang-menukar-nyawanya-demi-kelahiran-anaknya/comment-page-1/#comment-3009</link>
		<dc:creator>Johny</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Jun 2008 03:22:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sma1jember.info/2008/05/mereka-yang-menukar-nyawanya-demi-kelahiran-anaknya/#comment-3009</guid>
		<description>&lt;p&gt;Kisahmu mengingatkan pada &quot;Ibu kita&quot; Kartini, yg  meninggal setelah beberapa hari melahirkan anak pertamanya.&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kisahmu mengingatkan pada &quot;Ibu kita&quot; Kartini, yg  meninggal setelah beberapa hari melahirkan anak pertamanya.</p>]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dd</title>
		<link>http://sma1jember.info/2008/05/mereka-yang-menukar-nyawanya-demi-kelahiran-anaknya/comment-page-1/#comment-3005</link>
		<dc:creator>dd</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 May 2008 17:18:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sma1jember.info/2008/05/mereka-yang-menukar-nyawanya-demi-kelahiran-anaknya/#comment-3005</guid>
		<description>&lt;p&gt;ALLAHUAKBAR...!!! 
i will always you mom............&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;terimakasih cerita ini telah menggelitik dan mengguncangkan otakku yang udah belasan tahun aku gak pulang.....&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;aku hanya seonggok daging busuk yang telah durhaka kepada ortu.....&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;bagaimanapun, aku masih mencintai kalian ya Bapak-Ibu..., meski aku kurang setuju dengan &quot;cara&quot; didikanmu itu....&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Ya, Allah... masihkah ada pintu maaf untuk aku?&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Terima kasih kepada penulis...., 
aku akan pulang...........&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;lelaki 
-long way from home-&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ALLAHUAKBAR&#8230;!!! 
i will always you mom&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</p>

<p>terimakasih cerita ini telah menggelitik dan mengguncangkan otakku yang udah belasan tahun aku gak pulang&#8230;..</p>

<p>aku hanya seonggok daging busuk yang telah durhaka kepada ortu&#8230;..</p>

<p>bagaimanapun, aku masih mencintai kalian ya Bapak-Ibu&#8230;, meski aku kurang setuju dengan &quot;cara&quot; didikanmu itu&#8230;.</p>

<p>Ya, Allah&#8230; masihkah ada pintu maaf untuk aku?</p>

<p>Terima kasih kepada penulis&#8230;., 
aku akan pulang&#8230;&#8230;&#8230;..</p>

<p>lelaki 
-long way from home-</p>]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sevi</title>
		<link>http://sma1jember.info/2008/05/mereka-yang-menukar-nyawanya-demi-kelahiran-anaknya/comment-page-1/#comment-2997</link>
		<dc:creator>sevi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 May 2008 19:11:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sma1jember.info/2008/05/mereka-yang-menukar-nyawanya-demi-kelahiran-anaknya/#comment-2997</guid>
		<description>&lt;p&gt;sampai sekarang angka kematian ibu saat melahirkan di Indonesia masih yang tertinggi di Asia Tenggara. Pemerintah juga tidak lelah melakukan program2 kesehatan, tapi aku heran juga kenapa kok angkanya mulai jik jaman aku kuliah sampai sekarang ini, sekalipun angkanya sudah menurun tapi masih selalu kalah dengan negara2 lain.  
Masalah kesehatan di Indonesia ini begitu ruwet, kompleksnya. Mungkin karena wilayah yang luas, jumlah penduduknya banyak sekali, keberadaan dokter di Indonesia tidak merata, wis akeh banget lah. 
Yang penting, kalau jadi suami, jadilah suami Siaga. Yang jadi istri, jadilah istri yang bisa dibanggakan oleh keluarga.&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sampai sekarang angka kematian ibu saat melahirkan di Indonesia masih yang tertinggi di Asia Tenggara. Pemerintah juga tidak lelah melakukan program2 kesehatan, tapi aku heran juga kenapa kok angkanya mulai jik jaman aku kuliah sampai sekarang ini, sekalipun angkanya sudah menurun tapi masih selalu kalah dengan negara2 lain.  
Masalah kesehatan di Indonesia ini begitu ruwet, kompleksnya. Mungkin karena wilayah yang luas, jumlah penduduknya banyak sekali, keberadaan dokter di Indonesia tidak merata, wis akeh banget lah. 
Yang penting, kalau jadi suami, jadilah suami Siaga. Yang jadi istri, jadilah istri yang bisa dibanggakan oleh keluarga.</p>]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ika</title>
		<link>http://sma1jember.info/2008/05/mereka-yang-menukar-nyawanya-demi-kelahiran-anaknya/comment-page-1/#comment-2991</link>
		<dc:creator>ika</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 May 2008 15:57:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sma1jember.info/2008/05/mereka-yang-menukar-nyawanya-demi-kelahiran-anaknya/#comment-2991</guid>
		<description>&lt;p&gt;Semua memang pasti berpulang kepada NYA...tapi ceritamu koz, menyentuh perasaan ku sebagai kaum hawa, kondisi seperti itu juga pernah kutemui pada seorang yang aku tak pernah mengenalnya. Tapi dengan anak dan bapaknya kami sekeluarga cukup dekat. Sebuah perjuangan yang luar biasa untuk menjalankan dan menghadirkan sebuah kehidupan baru..hamba Allah yang baru 
Semoga dengan begitu ente-ente bise pade tambeh sayang mbik your soulmate&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Semua memang pasti berpulang kepada NYA&#8230;tapi ceritamu koz, menyentuh perasaan ku sebagai kaum hawa, kondisi seperti itu juga pernah kutemui pada seorang yang aku tak pernah mengenalnya. Tapi dengan anak dan bapaknya kami sekeluarga cukup dekat. Sebuah perjuangan yang luar biasa untuk menjalankan dan menghadirkan sebuah kehidupan baru..hamba Allah yang baru 
Semoga dengan begitu ente-ente bise pade tambeh sayang mbik your soulmate</p>]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

