Mereka ….Menukar Nyawa untuk Anaknya…….

Kereta BN HOLEC …Prambanan Express (gerbong 2)….06.10 WIB..sebuah SMS masuk… ” Innalillahi wainna illaihi roji’un….telah meninggal dunia teman kita : FRIDA SAFRIANA DEWI ..karena sakit di RS PKU Muhammaddiyah Solo. Kami mohonkan maaf atas segala kesalahan beliau selama hidupnya “ BNI Sentra Kredit Kecil Solo berita yang menghentak….FRIDA bukan kawan karib..bahkan kenal pribadipun tidak….dia teman satu corps belaka ….tapi setiap kehilangan seorang kawan ato sodara….kaki terasa dingin…..ada kehampaan karena kehilangan…

dua hari lalu aku sempat nengok beliau..di ICU PKU Muhammadiyah Solo (RS yang kondang gara-gara polisi Densus 88 mengambil paksa Ustadz Baasyir yang lagi sakit) ….dengan selang yang bersliweran di sekujur badan…alo alat Ventilator dan lainnya yang berbunyi ritmis….terus terang..melemparkan saya ..ke masa-masa saat harus menerima kenyataan anak keduaku MUHAMMAD RASHEED…harus berjuang di R NICU di RS Elizabeth Semarang……walau akhirnya Allah berkehendak dia harus pulang ke hadapanNYa….

Frida …adalah seorang ibu yang belum sempat menimang anak yang diperjuangkannya selama ini …karena asthma yang dideritanya…dia mengalami pecah pembuluh darah otak…ketika obat pemacu kelahiran diberikan dokter ….tak ayal setelah operasi cesar yang menolong anaknya …dia harus mengalamai coma ….dipertahankan hidupnya dengan mesin…. Saya sangat yakin…Frida kawan yang belum sempat aku jabat tangannya itu….senantiasa berjuang di bawah sadarnya untuk bisa kembali…kembali…untuk menimang anak yang didambakannya itu…. …setelah berjuang selama 9 hari …badannya menyerah jua…Allah memanggilnya pulang…..Dia seorang Syahidah…orang yang menukar nyawanya demi kelahiran anaknya ……

tercekat aku memandangi layar Nokia hitamku…..rasa dingin merayapi hatiku…sakit..dan…mematikan rasa sejenak…..selama dunia ini dihamparkan oleh Allah….entah berapa juta wanita yang jadi Syahidah…menukar

Author: Eko Setiawan

Eko Setiawan 3 Maret 1970.... lahir di RS Bhakti Husada,Krikilan, Glenmore Banyuwangi....9 tahun nomaden dari perkebunan ke perkebunan di Banyuwangi...alumni SD Jember Kidul VII, SMPN 2 Jember, SMAN 1 Jember, Agronomy UGM, MM UGM....sekarang di BNI SKM Balikpapan the Borneo....SMAN 1 JEMBER...adalah basis ingatan yang tak akan lekang sebagai pijakan sampe sekarang ....karena Sahabat yang tercipta sudah menjelma menjadi Sodara .....

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *