Menyesal di Roti Sentral

13 April 2008 by alifandi Nostalgia

Sebagai selingan pecel dan sambel tempe, waktu kecil dulu dangkadang saya disuruh ibu beli roti di Toko Sentral di Jalan Raya.  Saya bicara zaman pra Wina Bakery ini, tapi waktu belum begitu banyak saingan pun, Roti Sentral gak gitu enak. Agak manis dan tak begitu padat berisi. Maaf kalau ada sodara pemilik Toko Sentral di komunitas ini. 

Ragam sajian roti Sentral saya sudah lupa tapi penjualnya saya ingat sampai sekarang.  Waktu itu dia sudah setengah tua dan tidak terlalu banyak bicara. Di tembok samping  terpampang foto berpigura ketika dia masih muda, dengan celana pendek putih dan kaos gelap menjabat tangan Presiden Sukarno.

Menurut bapak saya,  dia adalah The San Liong (Tee San Liong, nggak jelas ejaan yang betul).  Dari tulisan koran-koran, saya kemudian tahu bahwa dia adalah salah satu trio maut PSSI tahun 1950an,  Ramang-Djamiat Dalhar-San Liong.

Beberapa tahun lalu saya dengar/baca bahwa San Liong sudah meninggal dunia.  Sebagai penggemar sepakbola, saya menyesal tidak pernah berkenalan atau paling tidak berjabat tangan dengan dia.

Ketika saya ketik di Google, ternyata tidak banyak tulisan tentang dia, masih lebih banyak tentang  Phua Sian Liong alias Januar Pribadi.  Mungkin kawan-kawan di sini ada yang lebih tahu tentang dia?

Saya kira dia merupakan salah satu tokoh besar asal Jember. Kalau meminjam analogi Manchester United, Ramang-Djamiat-San Liong ibarat holy trinity Denis Law-George Best- Bobby Charlton.

Orang Jember lainnya yang saya ingin kenal adalah Mulyadi alias Ang Tjing Siang, finalis All England tahun 1973 pemain Piala Thomas. Juli nanti sambil pulang ke Jember, sesudah makan pecel lele di Lestari, saya ingin berfoto sama dia.

Popularity: 31% [?]

Print This Post Print This Post

29 Responses

  1. maaf, beribu maaf. Tak pikir tadi mau cerita soal roti sentral dibandingkan dengan wina bakery atau holland bakery, atau breadTalk. Eh lha njekethek, ujung2nya kok malah atlet bal-balan.
    Ternyata, ada pendatang baru OOT nih.
    Zal..Rizal…ada temanmu…hehehe..
    just kidding mas…

    13. April 2008 - sevi
  2. lha wong reporter BBC London sing mbahas roti, tibone yo nang manchester united atawa bal2-an maneh… selamat datang mas Anton

    13. April 2008 - afton
  3. Dibanding Roti Wina, Sentral mungkin nggak ada apa-apanya. Apalagi teknologi roti-nya Wina sudah mengadopsi teknologi Bakri terkini. Sentral tetap sederhana sampai kini.

    Tapi Sentral ternyata lebih punya “apa-apa” dibanding yang lain-2. Sejarah tridente maut PSSI perlu dilestarikan untuk cambuk bagi pengurus organisasi olahraga rakyat ini. ” Masa punya 200 juta orang penduduk, kok nggak bisa bikin 22 pemain yang berkualitas ? ” adalah pertanyaan klasik yang selalu didengung-dengungkan para GIBOL sejati negeri ini.

    Ada kerinduan akan kebanggaan bahwa negeri ini bisa berprestasi dan disegani di lapangan hijau. Bukan dilecehkan karena kekeraskepalaan seorang NH dan NB yang nggak mau introspeksi. Masa dari jaman saya SMA (tahun 1987) sampaiu kini, Sekum-nya PSSI masih dipegang NB ? Mau niru ES, yang harus pakai demo dan anarkisme untuk melengserkannya ?

    Nek pak MULYADI, jelas saya masih ingat wajahnya. Mirip-2 Yasuaki Kurata aktor laga dari Jepang <):) .. Postur tubuh tegap dan perilaku low profile saat meladeni para pembeli di tokonya, yang mayoritas terdiri dari anak-2 sekolah yang bertebaran di jalan Kartini dan juga pegawai-2 kantoran.

    Seperti itu yang mungkin layak dikenang sebagai pahlawan. Ngrumangsani sudah usai pentasnya, tapi tetap berkiprah di belakangnya. Mendidik dan mencetak generasi penerus pebulutangkis Jember dan Indonesia. Sejauh yang saya dengar, nggak terdengar hiruk pikuk dari pahlawan generasi lama yang menuntut ini dan itu. Sungguh beda dengan yang ada di Senayan. Belum kerja banyak, sudah nagih ongkos setinggi-tingginya. Layak kalau kebakaran jenggot gara-gara Gosip Jalanan.. :))

    13. April 2008 - faiz.sahly
  4. Pertama-pertama saya ucapkan maturnuwun bagi Londonner yang kasih respek tinggi untuk Tridente mautnya MANCHESTER UNITED ( Law-Best-Charlton )…dan legenda ini akan diteruskan oleh Tridente modern MU ; “Ronaldo-Rooney-Tevez”….he..he..he

    kembali ke Roti….
    Om Thee San Liong ..pemilik toko sentral adalah sosok yang sulit diyakini sebagai seorang striker maut Indonesia…karena pada masa saya meliat beliau..beliau tidak atletis sangat…tahunya bahwa beliau adalah pemain sepakbola hebat adalah dari Eyang Kakungku yang saban mau ngajak andok Sotp Ayam Gg Dahlok…pulangnya mampir tuk beli roti ..bagi mBah putri yang gak ikut….
    ( rotinya sih biasa….dadine gak terlalu terkenang-kenang…)

    kalo bicara roti ..yang paling maknyus adalah roti bikinan toko roti JEANETTE (dibaca “Sianet”)yang ada di Jl.PB Sudirman..deket SMP2 ato percis di depan Tower penjagaan sebelah timur Penjara Jember….rotine empuk tenan…dan larang untuk ukuran arek SMP….
    aku makan roti Sianet itu pertama kali saat harus Opname di RS Jember Klinit …sehingga kala keluargaku Bezooek beliau-beliau membawa itu roti Sianet ….kan kalo sakit makannya mesti ti-roti tak iye…setelah bosan sama bubur saring juruh gulo jowo….setiap aku mo jenguk keluarga ato temen yang sakit di Jember klinit kayaknya gak afton ..eh..salah gak Afdhol bila gak bawa roti jang dibikin daripada toko Sianet itu…..

    kalo soal orang yang mengharumkan nama Jember….
    selain Beliau Thee San Liong dan Mulyadi…kayaknya belum ada lagi yang moncer dan mengharumkan nama kota kita..dulu pers sempat salah sebut bahwa Hendro Kartiko yang kiper timnas itu adalah arek jember ..lantaran dia besar saat jadi kipernya PS UNMUH…tapi sekarang orang pers menyebut dia sebagai penjaga gawang asal Glenmore …(ben koyoke nenek moyange sokok skotlandia be’ee..Glenmore..Glentoran..Glen Fredly..hua..ha..ha)….

    kalo disisi Selebritis ..yang selalu dikaitkan dengan Kota jember adalah Anang,Opick,Nadine Chandrawinata,Marcel&Marscha Chandrawinata dan..Dewi Persik….walao yang terakhir ini kadang bikin kita ngelus dada dan mulut…mungkin satu-satunya Jemberian yang diblacklist di Bandung adalah arek wedhok iki…..

    Wah kalok sempet kehebatan kota jember ini bisa disiarkan di BBC…woooo..alahkah bangganya kita…suwun Cak Anton Timur Alifandi…( nama beliau ini sangat mirip dengan tokoh aktivis Anton Timur Jaelani…dulure ta cak?…)

    13. April 2008 - ekoz_guevara
  5. @ Ekos,
    Sing mbok elus iki dada karo mulut-e sopo, Koz ? Ojo macem-2 peno, kuwi wis kaplingane Ariek.. sing bagian nge*****.. :(I)

    13. April 2008 - faiz.sahly
  6. iyo..yo…..
    Rik arik…mbok beresno arek Tempean iku….selak gawe kesroooo ae…..

    13. April 2008 - ekoz_guevara
  7. Sevi, bukannya makanan dan sepakbola subyek yang paling enak dibahas? Makan do-udo sama kokam sambil ngobrol bola, absolute heaven!

    Saya juga suka kue cungcung buatan sianet, nggak tau nama betulnya apa ya.

    Berbicara soal Mulyadi, ada entri dia di buku tulisan Leo Suryadinata tentang orang-orang Indonesia keturunan Tionghoa.

    Soal Nadine Chandrawinata, saya sering bilang sama teman-teman Indonesia di sini, bahwa di Jember banyak cewe’ seperti dia. Nggak ada yg ngelirik. Seperti Paris, di Jember begitu banyak cewe’ cantik jadi yang dicari malah yang biasa saja.

    Dalam sepakbola saya penganut mazhab Hambali, dari Imam Hambali, anak Banyuwangi yang dulu main di Perkesa Mataram. He was solid as a rock.
    Persid til I die!

    13. April 2008 - alifandi
  8. @ Cak Anton,
    OOT sedikit, Fotokopi-nya Achmad Albar masih di BBC kan ? Kamsudku Cak Heyder Affan Alkaff of Unibraw.. :)

    Abali pole ka bal-balan,
    Deggi’ malem, masyarakate kawasan Jembatan Stamford e Londen dhaja’ da-padha siap-siap tepok tangan mon nak-kanak’en Alex Ferguson tak bisa menang, kong-langkong mon sampe’ kalah dari Arsenal.

    Mon e tong-etong, kesempatan kangguy pasukan Kakeh Brahim Grant langkong rajjeh katimbang kakeh Fergie. Mangkana, Cak Ekoz deggi’ bakkal terakat supajjeh MU tetep menang e pertandingan saterosna..

    Mon Cak Suryadharma Ali.. beh kalero poneka kan Ketuana PPP. Maksud gulla Cak Suryadharma Pandhita, deggi’ nyo’on ka Gusti Allah supajjeh Pak Wenger e berri’ kemenangan..

    13. April 2008 - faiz.sahly
  9. Faiz,

    Affan baru pulang dr London sekitar dua minggu lalu, dia sedang sibuk ngisi kesan-kesan perjalanannya di halaman Multiplynya.

    Kamu suka klub yg didanai gangster dr Rusia itu? Gawat.

    13. April 2008 - alifandi
  10. @ Cak Anton
    Saya sih seneng sama klub yang punya pemain dan permainan yang bagus. Perkara ngepos di lor utawa kidul Jembatan, nggak penting. Lha wong setiap ada gol bagus saya keplok jee… ngikut katanya Aa Gym.. :))

    Saya sih biasa aja terhadap si Rohman Ibrahimovich, Rick Parry, Thaksin, Malcolm Glaser.. atau siapa aja. Lha wong nonton bola-nya aja ngandalkan gratisannnya TV-One (ex Lativi).. Nonton gratis wae banyak nuntut.. bisa kepenthut-penthut nanti, Cak.. ;)

    Tapi nek dengan United, sih sithik-2 ya mbelani, lah wong saya punya sedikit saham di AIG alias ikut asuransinya.. Dhe’ iyye..

    13. April 2008 - faiz.sahly
  11. @ Faiz…
    dhegik malem ….oreng London naggis kabbih…soallah..MU deddih juarane Enggris….

    @Cak Anton…
    Faiz itu durung mantep kiblate…kadang melok Arsena..kadang Melok MU..kaddang dadi pendukunge Grobak dan mafioso Rusia….
    lek sampiyan kan jelas Patrang United..he,,he..he PERSID till I die…nice shout!!!!

    13. April 2008 - ekoz_guevara
  12. tibane sing nulis Roti sentral iki mas Antone Ivan yo? Hehehe….sori banget mas, gak weruh aku.
    Aku adike mbak Yuris mas, sak angkatan karo Ivan. Salam kenal lewat sini ae wis…(isin aku):-))

    13. April 2008 - sevi
  13. Sevi,
    Aku sudah sering dengar dari Mbak Yuris tentang dikau, ttg sahabat penamu di Makassar dsb. Aku juga baca tips spy hindari stroke yg kamu buat, meskipun aku merasa masih muda :) harus jaga-jaga juga.

    13. April 2008 - anton
  14. Mas Anton ini namaa lengkape Alifandi tho… Wah nambah iki klub jalan Rambutan Patrang (eh jalan Nanas saiki).. Kari Mbak Yuni & kembarane belum gabung.
    Nek Mas Anton jeneng lengkape Alifandi mestine Mas Ivan lengkape ono huruf Ba’ … he..he..
    Salam soko Mbak Ida (Farida Erlina) anake Pak Syafi’i Noer sing omahe pojok’an.. (eh iku khan omahku.. yo mesti wong aku adike…he.. mulai panas iki sirahe…)

    14. April 2008 - Rizal
  15. oooh…sampeyan nekah potrana Pak Syafi’i Noer kak Rizal…bapaken panjenengan dosen FKIP seggut jugen aberrik ceramah agemah…kauleh toman ter ater de’ romana panjenengan…kak rizal e pakon bapak kauleh…sabeb bapak kauleh sareng bapak panjenengan kancah sekolah dimen bektoh SR e Pamekasan…
    Pak Syafi’i Noer deddih dosen bapak kauleh deddih sardeduh….

    14. April 2008 - sujak
  16. Hei Rizal,
    Senang bisa kenal, sudah puluhan tahun gak ketemu Ida, gak tahu lagi dia dimana.

    15. April 2008 - alifandi
  17. @Mas Anton
    Mbak Ida masih di Jember, sekarang jadi Staf di Perpustakaan Unjem. Rumahnya di Sumber Alam, Tegal boto..

    @Cak Sujak
    Ojok nyeluk Kak po’o, Justru aku sing mesti ngundang Cak/Kak/Kangmas ndik sampeyan. Sampeyan di Probolinggo, ada Pakde di sana, dadi anggota DPRD dari FPG (M Cholil Noer). Kalo Bapak panjengan sak-sekolah sama Bapakku mestine juga kenal sama Pakdheku soale mereka berdua sak kelas terus sejak SD.

    15. April 2008 - Rizal
  18. Kalo gitu TSL ini termasuk anggota PSSI di olimpiade Melbourne tahun 1956 dong..yang berhasil menahan imbang Uni Soviet 0-0.. yang selalu di bangga-banggakan oleh PSSI 52 tahun terakhir ini..hahaha.. Gimana nich PSSI, belum ada khabar kejelasan Munaslub, dan ganti Nurdin Halid dkk..

    15. April 2008 - ivan
  19. sori teman2 aku numpang OOT karo cak rizal (ben pokoke aku yeluk cak)….
    ya bapakku pernah cerita tentang bapak panjenengan dan pakde panjenengan..pak cholil itu dulu mantan jaksa khan..? DPRD mana cak rizal Kabupaten or Kota? aku mau cari beliau..sekalian mau ajak bapakku biar mereka bernostalgia…..nggak cuma kita2 bernostalgia di blog ini…

    15. April 2008 - sujak
  20. Cak sudjak poneka se e sebut Anak se abakte dhe’ reng towa. tak coma mekkeraggi urusanna dibbi’ .. pantes kangguy conto .. ;-)

    15. April 2008 - Faiz Sahly
  21. @Cak Sujak..
    100 buat sampeyan, Pakde-ku mantan Jaksa. Kalo gak salah di DPRD Kota. Wah bagus itu biar mereka Reunian. Seingatku beliau-beliau ini juga seangkatan sama R Hartono, mantan Kasad. Sama-sama asli Pamekasan.
    Kalo boleh tahu, nama Bapak Sampeyan siapa Cak?

    Bar iki Cak Eko mesti bengok-bengok… Zal.. kok OOT wae.. penggaweanmu he..he..

    Omdhe.. dimana dirimu.. kok lama tidak menungul-mecungul?… rindu diriku membaca celotehanmu yang gak karuan (he..he… golek-golek bolo)

    16. April 2008 - Rizal
  22. endi rotine reekk…?
    walah judule panganan tibaknya jeketek…
    heheheheeyyy…nayyah…

    16. April 2008 - omdhe
  23. @Mas Alifandi, ceritanya oke banget. Awalnya aku tertarik ama judulnya (maklum penggemar roti, kayak dokter sevi he3) dan kebetulan aku bacakan cerita itu juga untuk suamiku (pas mampir warnet hari minggu kemaren). Selesai baca aku ketawa sampai kepingkel-pingkel apalagi waktu baca komentar dhek sevi. Lha kok sama “kecelik” hi3 tapi juga surprise banget. Suamiku malah angkat jempol sama ceritanya dan bilang “wah cerdas ya”. Suamiku malah inget sama pak The San Liong (katanya pernah baca ceritanya) maklum mungkin karena masuk golongan GIBOL juga. he3.

    @Jadi inget waktu aku kecil didesaku yang terpencil. Paling TOP rotinya merk Ramayana dan makannya biar tambah oke kita celupkan ke susu coklat anget dulu. waktu itu sih rasanya dah gak ada yang nyaingi lagi selain ama roti sisir yang juga merk ramayana. Apalagi ada seorang adhek ku (cowok) hampir tiap hari minta dibelikan roti bulat rayamana dan dibuatin susu coklat manis (didesaku paling TOP susu kental manis). Sampai2 dia kami panggil “londo gosong” he3.

    16. April 2008 - triani widowati
  24. @sujak

    asline sujak keluar..

    23. April 2008 - ashlah
  25. Kalo celebrities jember th 80-an itu George Rudi (rumahnya deket jember theatre) Fendi Pradhana, Jack Lesmana, suaminya voni sumlang (lupanamanya), kakeknya bim-bim slank (dihubung-2kan, dimakamkan di belakang btn alun-2)
    Jeanette memang paling enak tapi paling sering beli di wina kalo habis nonton di sampurna.
    Mana nih alumni smasa 1991 atau smp 2 1988 ? kangen

    06. May 2008 - satriyo
  26. Mas Satriyo, aku SMP 2 alumni 1988 dan Smasa 1991. Aku pingin kangen2 an sama arek2 jaman iku. Lagi dimana aja. emailku arifmujiantono@yahoo.com

    12. May 2008 - tono
  27. Halo, aku alumni SMP2 1988 dan SMASA 1991. Ayo rek kangen2an. BTW, bojone Vonny Sumlang: Dolly Martin. Tambahan seleb Jember: Dody Isnaini, bassist Kahitna. FYI, sing supply bika ambon nang Jeannette dan toko Koba iku neneknya Nadine, tonggoku nang jalan Anggrek (aka jl Arjuno) daerah pasar contong. Kangen Jember hiks…

    19. May 2008 - ratih christ
  28. RIS MBAK IDA KAGET, NANG GOOGLE KOK ONOK JENENGNGE MBAK IDA, ONOK ANTON BARANG TEMAN MASA KECIL, OH YO JARE KOWE KOMUNIKASI BEK EBET BARANG ANAKE PAK NOERALI, NANGDI AE WONG2 IKU?

    08. July 2008 - FARIDA ERLINA
  29. Waduh.. Mbakku kok bengok-bengok ning kene?
    Maap..maap.. Iki Mbak Farida Mas Anton, konco lawasmu.. gawene takon wae ning aku :)

    08. July 2008 - Rizal

Leave a Reply