Kemarin saya melongok ke forum tetangga sebelah. Yang sedang diomongkan adalah booming band-band sekarang. Sebut saja nama Matta, Peterpan, Drive, Kangen Band, Pilot, Kapten, Vagetos, D’Masiv, Letto dan masih segudang nama lagi yang nggak bisa saya ingat, karena saya nggak punya albumnya dan nggak tertarik untuk mendengarkan lagunya.
Tahun 80-an dulu, kita semua ingat saat JK Records begitu berjaya dengan sederet wanita cantik sebagai artisnya. Mengusung lagu bertema cinta yang mendayu, merupakan senjata utama yang terbukti laris manis dibeli oleh konsumen musik kala itu. Bila diwawancara, para artis ini jujur mengakui bahwa lagunya melankolis dan cengeng, karena aransemen musik yang mengiringi mereka tidaklah se-kompleks musik sekarang.Tapi kepolosan dan kejujuran ini, membuat orang yang tidak suka dengan lagu-2 cengeng, juga memberi pengakuan tentang eksistensi musik dari artis-2 JK Records ini. Selain JK Records, janganlah dilupakan peran Rinto Harahap yang dengan gigih membawa panji-panji Lollipop. Meskipun diserang bahkan dicerca karya-2-nya, tapi Bang Rinto berani terus melaju dengan lagu-2-nya.
Memang, di masa-2 itu, agak susah untuk mendapatkan produser yang mau merekam dan mengedarkan album-2 lagu yang terbilang idealis. Kurangnya dukungan skill sound mixer di studio rekaman, membuat kualitas rekaman di Indonesia seperti tidak berkembang. Saya sering membandingkan, meski cuma membayangkan, tentang teknologi rekaman tahun 70-an dan 80-an ini. Anggap saja teknologi yang dipunyai studio-2 musik 80-an itu sama dengan studio musik di luar negeri tahun 65 - 70-an, ternyata mutu rekaman yang dihasilkan tidak bisa optimal. Karena saya ini penggemar musik Rock, otomatis yang jadi ukuran adalah suara gitar , keyboard dan gebukan drum. Ketiga instrumen ini yang dominan mewarnai sebuah lagu rock.
Rekaman tahun 80-an, apa pun lagunya, sentuhan sound mixer-nya masih mengacu pada sentuhan pop. Vokal penyanyi paling ditonjolkan, sementara instrumen lain ditampilkan dengan suara lamat-2 atau malu.. Pokoknya nggak boleh melebihi level suara Vokalisnya. Bagi yang punya kaset Nicky Astria-Jarum Neraka dan Tangan-tangan Setan, God Bless-Semut-Cermin dan Semut Hitam, SAS-Sirkuit dan sebangsanya, tentu merasakan bahwa lagu-2 rock direkam tidak terasa sangar dan menggempur. Suara gitarnya melempem dan mendhelep, Drum-nya berbunyi nanggung.. masih lebih mantap rekaman Kendhang Kempul..
Seiring berjalannya waktu, musik Indonesia akhirnya semakin membaik baik kualitas maupun kuantitasnya. Rekaman Rock yang saya anggap punya standar Internasional dalam hal olah suaranya adalah Album “Jabrik”-nya Edane.. simak deh. Edane betul-2 eddaaannn.. Perbaikan kualitas ini merata di berbagai jenis musik, nggak cuma rock. Saat ini saya bilang, mutu rekaman lagu lokal sudah berani bersaing di level regional atau pun internasional. Lagu-2 lokal bakal meledak atau tidak, selanjutnya lebih tergantung dari kemampuan manajemen artis untuk mengelolanya.
Lalu apa kaitan intro tulisan ini dengan paragaraf lanjutannya ? Sekarang sudah Jaman Reformasi, dimana kebebasan Hak Azasi begitu dikedepankan, bahkan terkesan tidak lagi peduli dengan hak azasi orang lain. Mengacu pada kebebasannya orang-2 di barat sana, yang kadang dipahami secara mentah oleh orang-2 kita, membuat orang ingin menonjolkan diri ” It’s me.. Ini saya dan ini musik saya. Musik saya adalah musik saya, bukan musik seperti si A, si B dan si C…”
Nah band-2 kini sering malu-2 kucing untuk mengakui bahwa mereka ini sebenarnya band-2 cengeng seperti artis-2 era JK Records tadi. Hampir sama dan sebangun dalam pilihan rasa dan tema lagu. Kalau ditanya, kebanyakan akan ngakoni kalau musiknya itu ” Pop Rock ” atau ” Musik kami, ya musik kami.. ”
Yang meresahkan buat saya, banyak lagu-2 mereka yang seperti tema melegalkan “Selingkuh”. Cerita cinta antara pria dan wanita, dimana si Pria ternyata masih menaruh hati pada wanita selain pasangannya atau pun sebaliknya.. begitu umum untuk kita temui. Meski saya nggak bisa nyebut satu persatu, coba anda simak (bila sempat).. Mungkin satu ayng bisa saya sebut lagunya Astrid ” Jadikan aku yang kedua.. ” atau Achmad Dhani dengan cuplikan lirik ” skali lagi maafkanlah aku, karena cinta kau dan dia.. “.. Saya tak hendak ngomong tentang poligami lho, tapi bila direnungkan.. Cinta terkesan jadi satu hal yang main-2 dan jauh dari tanggung jawab..
..ahh, pusiingg….
Popularity: 40% [?]


Ngono kok pusing Cak…
Tinggal ngombe puyer bintang 7 no 49 beres
Gitu aja kok repot
Dudu pusing lagune, Zal. Tapi pusing nonton semangat-e generasi terkini. Mau dibawa kemana bangsa kita ini, kamerad ?
hiks..
wah… lha kalo yg dijadikan sample lagu2-ne arek nom2-an saiki yo gimana ya?
selera pasar arek nom saiki rodo payah…
(lho?aku lak arek enom pisan se?)
kadang saya juga jengah, di kampus dan di kos ndenger lagunya band2 baru saat ini…
mendayu dayu tok isine…
tp ya gimana lagi, selera orang beda2 tho?
wong kadang saya ya seneng tuh,ndenger lagune peterpan…
tp ada kok lagu yg enak didenger (oleh saya…)
dan liriknya (rodo) masuk…
“kita bangsa yg besar…
berdiri lah yg tegar…”
yg diatas itu lagune Koil…
kita juga bisa simak lagu2 dr The Changcutters, Goodnight Electric ato The Upstairs…
tp lagu2nya asik punya…
yg kalo diliat dr tampang vokalisnya udah jelas mereka g bakalan bermodal jual tampang..
mungkin tahun 2007-2008 ini memang taunnya band2 mendayu-dayu…
btw, kadang musisi yg udah punya nama bisa juga bikin karya yg payah lho..
lihat saja Ahmad Dhani dgn The Rock-nya…
ato lagu dia buat Mulan, yg kalo lg diputer, yg kedengeran di kuping cuma suara “ah-ah-ih-ih”-nya Mulan saja
@ Imil,
Yap.. risih juga kalau Tuhan yang Maha Agung disandingkan dengan konotasi “makhluk Sexy”. Apakah kaitannya ? Padahal kata “sexy” sendiri.. (kalau mau jujur).. ujung-2-nya ke hal-2 yang berbau syahwat, kan ?
Kalau memang mau mengagumi ciptaan Tuhan dengan dasar pemikiran yang meng-Agung-kan, aku yakin lirik lagunya tidak akan berbunyi.. ” ..ah..ah..ah.. “
Jangan karena Tuhan Maha Tahu dan Maha Bijaksana, terus kita-2 sebagai makhluk berlaku serampangan. Kalau sudah kena murka Tuhan, barulah terhenyak dan tersadar.. ” Oh, Tuhan ampunkanlah hambamu ini dst..dst…. “
Sedikit melebar ke topik lain, tapi masih terkait dengan sifat Maha-Nya. Kita pasti sering mengamati banyak orang yang kalau berdoa saking cepatnya, bahkan sampai-2 kita nggak tahu persis, apa yang dibaca tersebut.
Di Wadaslintang, pernah aku singgung masalah berdoa super cepat ini kepada seorang tokoh agamanya. Aku kasih perumpamaan sama dia sbb : ” Jangan karena Tuhan itu Maha Mendengar, terus berdoanya cepat banget. Padahal sampean kalau mau ngadhep ke pak lurah aja ngomongnya pelan-2 pelan tho.. Biasanya dimulai dengan : ingkang sepindhah kula badhe silaturrahmi, ingkang kaping kalih, kula badhe… dst.. ” Nah, dari situ tampak jelas bahwa nggak proporsionalnya kita dalam menempatkan Tuhan dan Manusia..
jadi, nek ndunga aja cepet-2 ya sedulur…
saat ini gak ada yang bisa menolak bahwa selai mahluk palig sexy …beberapa penyanyi perempuan juga dianggap mahluk paling ngrgriseni….lha sing bikin deg deg plazz kok yo sokok jember ngono lho…
iku koncone Rizal….Si Dewi Persik….
pas dihujat lha kok yang disebut-sebut yo Jembere ngono lho….padahal..gak ..ih..ah..uh..uh..lho?…
lanjutan yah….
“Sebut saja nama Matta, Peterpan, Drive, Kangen Band, Pilot, Kapten, Vagetos, D’Masiv, Letto”..
dari yang disebut di atas….
aku punya album Peter PAN ..komplit….plus VCD karaokenya..( lagunya asyik karena semua anggota keluarga senang menyanyikannya termasuk Ica…) lagu favorit kami adalah….” aku dan Bintang “
Kapten…aku punya lagunya…..bukan albumnya karena ndownload dijaman Multiply boleh ndownload…ketertarikanku ama Band inin lebih pada pada skill guitaristnya Pungky? asal Bandung mengingatkan pada gaya gitaris jaman-jaman SRB,Elpamas ato Power Metal….
Letto…aku punya lagunya bahkan NSPku adalah “sebelum cahaya”…kalo dibilang mellow betul..cengeng?…kayaknya bisa definisi nih…bahkan liriknya puitis abis…bisa jadi karena NOe besar dikalanagan Sastrawan….
kalo dibandingkan era JK Record dan Lollypop saya pikir jauh lah…baik dari sisi skill permainan ..kerumitan lagu,lagu anak-anak sekarang kayaknya jarang banget yang maen 3 jurus C-F-G…mesti ada variasi riff yang melodius ..minimal ear catching …
emang kalo dari segi lyrics sih mereka kayak menabrak pakem kayak lagunya Astrid ” jadikan aku yang kedua” kayaknya ngethek banget sebage cewek…tapi inget…lagu-lagu bertema selingkuh ato mendua mulai berkibar saat Sheila on Seven muncul dengan “Sephia”….oh iya aku dan keluarga plus satu kampung di Sawitsari jogja adalah fans Sheila on Seven…he..he..he..karena Duta dan Adam adalah anak-anak dosenku di Faperta UGM dan tinggal di kompleks dosen di Sawitsari sepertiku…
aku sendiri tidak punya guidance yang pasti jangjange suka lagu-lagu kayak apa….
Heavy Metal..so pasti dari Iron Maiden,Judast Prierst,Van Halen,sampek Dragon Force….
Rock…Bon Jovi,Scorpions,Rush,Dokken,Loudness,God Bless,Elpamas,Edane,Power Metal,Slank dll…
Reggae…Bob Marley & The Wailers,Peter Tosh,Big mountain,Sublime,Shaggy Dog,Tipe-X,Stevenz and The Coconut Treez….
Pop…Nania,Judika,..etc…
Danfdut…Ora Irama dan Didi kempot…
bahkan sekarang lagi seneng-senengnya lagu-lagu Banjar..macam..”Bajanji Hati” “Nanang Wan Galuh ” ‘Rambulan Taluka” ‘Sabar K’ai” dari Rudy anand dan Shanta Hoky….
yang belum aku senengi cuman lagu-lagunya Dewi Persik aja…aneh aja…plus gak tego…betapa dia nari kathik kayang-kayang..goyang blakrakan ngalor ngidul, seni yang erotis punya..klambine gak jangkep pisan…koyok kekurangan bahan ngunu lho…untuk sekedar dapat recehan…mosok arek Jember sampek ngono ndolek duwikke???…..
Mulai jaman 80an, aku gak seneng blas karo lagu2ne artis JK, sekalipun amat populer. Gak selera deh.
Jaman iku aku luwih seneng lagu2ne Harvey, Rafika Duri, Grace Simon, Andi Meriem,Ermi Kulit trus lagu2 oldiest tahun 60an dari kaset bapakku, Air Supply,Bee Gees, ABBA (seleraku agak jadul, sekalipun masih ABG waktu itu). Nicky Astria seneng juga, tapi yang slow rock aja.
Kalau sekarang sih, yang jadul masih tetap suka. Band2 sekarang wah suka juga. Beberapa aku suka karena liriknya amat puitis, seperti Letto, Ada Band (setelah vokalisnya Doni Sibarani), Gigi. Yang musiknya enak di kuping semacam Nidji, Yovie and Nuno, Drive, Utopia…
Menurutku sih, anak sekarang lebih jempolan main musiknya. Sepertinya juga tiap generasi punya selera musik dan tema sendiri2 sesuai dengan kondisinya masing2. Gak iso dibandingno karo jaman awak enom biyen. Seperti kita gak mau dibandingkan sama jaman ortu dulu, pun anak sekarang gak mau dibandingkan sama waktu kita muda dulu.
Mungkin lebih bijak, kalau kita bisa menyesuaikan dan belajar menikmati musik anak muda sekarang. Soal tema gak cocok, yo gak usah diapalno, didengarkan musiknya aja.
Satu lagi, waktu lagi hit-hitnya lagu Bang Thoyib, ingatanku langsung melayang ke sohibku si Ariek……….(eling-eling jaman SMA biyen), sorry Rik.
Permisi, kabur dulu……………
@Cak Eko…
Dewi persik duduk koncoku yo… Bukane deweke angkatane si Jaka, bolong Imil… Untung sik ono si Opik.. minimal kesan nyantri-ne Jember sik onok mambune
Nek aku sih wis suwe gak ngrungokno lagu-lagu arek saiki… (bentuk protes opo bentuk ndesone aku yo ..he..he..)
Aku luweh seneng lagu anak-anake AT Mahmud..sekalian nggo momong si Shafa (tapi Sahafane malah nyanyine ayat-ayat cinta karo munajat cinta…jan tenan arek saiki..)
Woi…om2…saya arek jaman saiki, kalo menurut aku sih, lagu/ musik yang mellow2 dan cengeng2 itu atau yah…pokoknya lagu yg mau mati itu lah…cuma didenger aja, masuk kuping kiri keluar kuping kanan(kalo aku lho). Soale kalo aku dhewe ndengerin musik sesuai dengan kondisi, situasi dan domisili (cie….gayane). Aku ndengerin yg melo kalo lagi mau tidur, ndengerin musik yang keras kalo lagi ngerjain tugas atau apapun yang membutuhkan tenaga (bersih2 kamar) jadikan semangat. Mengenai lirik, aku gak begitu suka lirik yang ngemis2…aku suka lirik yang tegas dan optimis, misal yovie&nuno “dia milikku”, maia “egp”, lembayung Bali, Audy “untuk sahabat”, dll…
Ngomongin anak2 jaman sekarang, kok aku jarang lagi ya denger lagu yang pure anak2. Sekarang gak ada lagi yg namanya penyanyi cilik yg menyenyikan lagu sesuai umurnya. kalo jamanku dulu masih banyak: joshua, tasya, cikita meidy, meysi, trio kwek2, kak ria&susan, eno lerian,dll. Sekarang kok gak ada penerusnya? yg ada anak2 kecil nyanyiin lagu ungu, peterpan, dll. Ah…jadi gak asyik jadi anak2 jaman sekarang. Untung aku sek nututi.
Elpamas? Elek-elek Pandaan mas, kalau gak salah dulu pernah nonton mereka di stadion Kridosono Yogya. Dari mereka aku kenal Pink Floyd yg lagunya, Wish You Were Here, aku pasang di depan halaman MPku.
Temanku Seno dulu suka beli kaset alm(?)Freddy Tamaela, yg selain suka main lagu-lagu Genesis, pernah merilis lagu berjudul Ratna Sari Dewi, payah pokoknya.
Ada jg teman yg memperkenalkan band Drachma, dg Ricky Basuki, Gideon Tengker, dsb. Ini juga gak top.
Sekarang aku suka dengar lagu-lagu lama lewat Youtube, tp susah banget cari lagu lagunya Fariz RM. Ada tiruannya yg nyanyi Sakura lumayan bagus.
Dewi Persik itu siapa ya?Kalau memang orang Jember kan harusnya Dewi Persid.
wah wah paklik paklik odho ngributno musik…melok ah
aku lulusan 2003, tapi seleraku mboh kok iso 80’s 90’s… lek ngrungokno musik saiki mbeh…ngono2 thok. band sing paling nggilani lek jare aku yo matta karo kangen, jan duduk koyo musisi, cuma koyo wong botoh duwik. acara tv yo ngono….indosiar acarane cumak 2, mamamia karo film garuda india, mbehhh sampek tak skip channel indosiar ndek kosanku,babah ga onok gak patekken.
lek jare aku musik penak iku yo:
indonesia…..
slank, godbless, ebiet, iwan fals, anggun c sasmi, gigi, pure saturday, pass, sing anyar ono THE S.I.G.I.T sangar rek, rungokno talah.
western…..
onok uakeh mulai the doors, wailers, sampe jamane colplay, bjork, norah jones bla bla bla
ngomongno dewi persik aku yo mules lek lagi nontok infotainment sing metu wong iku….beeeeh jan koyok $!#%%#$
kapan persid jember metu nduk ANtv rek?
aku sampek dadi aremania iki
@Cak Rizal
he he he…..
iyo Cak…
Dewi Persik iku angkatan 2003..
angkatan-e aku karo jaka…
tp bukan SMA 1 kok! tenang aja!!
dulu dia SMP 1, g tau SMA-nya mana…
@Cak Alifandi
nanti kalo Persid udah masuk divisi utama, Dewi Persik mungkin ganti nama jadi Dewi Persid…
lengkap dgn goyang-nya “Goyang Macan Raung”
rwawrghh……
@ Imil,
Waduh cilonoo, Mil..
Kuwi berarti adik kelasku SMP. Wis ayo kabeh anggota blog pada ndedunga kanggo si DMA alias DP supaya ALLAH SWT kersa paring pituduh hukum sing bener, mumpung durung kena murkaning sing Kuwasa..
Aja nganthi jenenge kutha Jember sing duwe sejarah apik, dadi reged merga polahe kenya siji kuwi..
@Sevi,
baru ngeh aku kenapa Ceria teken kontrak ama Dewi Persik?..kabur juga ah
Waduuh, saya kok merasa jadi terdakwa disini, ya….?!. He..he..he…
ojo pakai kata “terdakwa”… nanti sujak tersinggung lho… maaf sebelumnya klo aku lupa dengan teman lama, tapi sepertine nama “ariek” pernah kukenal. klo boleh tahu siapakah gerangan nama lengkapnya ? semoga tidak tersinggung ya..
oh iyo Van… ternyata ada “benang merah” antara si Dewi Persik (Persatuan Sempak Bolong Kreongan) hua..ha..ha…dengan si GM Marketingnge CERIA..hua..ha..ha….
jebule…sak petarangan ta…hua..ha..ha
yen gak salah Si D-PSK (Dewi Persik red..) alumni SMA 3 nJember..cedhek pasar sapi…lho..kan cedek omahmu juga to Rik..hua..ha..ha..ha
For all..
Kita doakan si DP ini cepet sembuh dari gilanya..
For Kehormatan Jember..We Stand stull…
For all…
mohon maaf kalo commnt saya sebelumnya agak Kasara..ini sekedar luapan kejengkelan…lha wong sa ben si DP muncul…konco-koncoku ..do mbengok..
“ko..ko…Dulurmu iku lho kayang-kayang..opo..”oalah arek nJember-arek njember?”…sambil ngakak-ngakak setiap si DP bawa-bawa nama Tuhan saat membela aksi “gilehnya” itu…
mil-imil….mbok apake arek iku mil kok dadi ngunu….
For Zilly…
kalo soal teknik nyanyi dan kualitas suara..anak-anak sekarang gak kalah kok sama jamannya chikita Meidy ato Joshua…dah pernah liat penanmpilan si Kiky..Angel ato Goldie di RCTI?…suara mereka amazing banget…cuman kayaknya para produser lagi malas dodolna kaset arek-arek licek iku…
For Upie Malakian…
lagu The S I G I T opo yang paling sip?…aku denger namanya ..tapi gak pernah dengar lagunya..ini Band Indie yo?
For Imil,upie dan Cak Anton Alifandi…
ternyata jiwa kita sama ya..Persid Macan Sangar (bahasa inggrise Macan Sangar iki opo yo?..)..
aku sempet dikirimi kaos GANGSTER-Gabungan Suporter Jember…saat PERSID berjaya di Div. I PSSI…kita tunggu kejayaan PERSID selalau…
For Faiz…
“Aja nganthi jenenge kutha Jember sing duwe sejarah apik, dadi “reged” merga polahe kenya siji kuwi..”
REGED-Remaja Gebang Darwo…hua..ha..ha….
For Arik…
aduh rek sing lagek sibuk….
gak sempet comment yo?…gur sa baris …
For all….
Have a nice day…
Ekoz Guevara
sudah di SOLO…enyak..enyak..enyak…
ud denger lagunya EFEK RUMAH KACA yg judulnya CINTA MELULU ???
lagu ini berisi kritik tentang lagu2 sekarang yg iramanya mendayu2 dengan lirik yg berisi kisah perselingkuhan dan elegi patah hati….very recommended
@mas ekoz
saya juga mengalami nasib yg sama dengan sampeyan di malang, sering digojloki sama temen2 sekantor pas DP muncul di TV dengan khotbahnya…
@ Ekos,
Mas ku iki sekitar dua tahun yl pas mulih nang jember tuku kaose Persid.. biru.. nang endi2 di enggo terus..
Jadi inget waktu SMP (meski di desa) kami dah aktif nge band. kadang aku pegang gitar, electon, drum, biola atau vokal. Paling sedih kalau bapak kepala sekolah menyodorkan lagu “terlalu cengeng”. Jadinya kami harus pinter2 cari lagu lain yang meski kadang juga cengeng tapi tetep oke, biar kepala sekolah setuju untuk merubah lagu pilihannya. he3. Lagu AYAH (kalo gak salah karangan Rinto) meski cengeng tapi bikin hati bergetar. he3. Jangan membayangkan yang heboh2, kami manggungnya cuman di acara sekolah, kecamatan, acara desa, acara pameran di tanah lapang, dan paling top manggung di kota banyuwangi. he3. Paling banyak nyanyikan lagu2 daerah. Kalau nyanyikan lagu2 cinta masih malu2. hi3
Lagu2 jaman kita dulu dan lagu2 sekarang emang berbeda, tapi masing2 punya kelebihan dan kekurangan dan beberapa lagu gak peduli cengeng atau kampungan, tanpa sadar kadang punya kenangan manis yang berhubungan dengan lagu itu. Waktu kecil (SD) ada beberapa orang (laki2) kami panggilnya “kang” ikut dikeluarga kami (bantu2 pekerjaan rumah dan bantu2 di sawah). Kalau malam, sayup2 dari kamar mereka (di belakang rumah) terdengar suara bang Roma irama. Kalau kami pergi ke pasar, saat pasaran tiba, lagu2 yang sering terdengan ya lagunya Roma irama. Kami juga seringkali ikut kang2 kami, nonton film di lapangan. Tanpa sadar ternyata beberapa lagu Roma Irama bisa membawa kami pada suasana rumah yang pakai lampu petromak, suasana kamar pakai lampu teplok, suasanya desa dan bisa membawa pikiran melayang layang ke masa kecil yang indah termasuk luru kecik (bijinya sawo) atau karcis di pasar. He3.
Aku juga seringkali protes kalau bapak mendominasi nyetel kaset klenengan jawa. Seringkali tiba2 aku ganti dengan lagu2 chica kuswoyo, ira maya Sophia, adi bing slamet . Bapak cuman bisa senyum dan geleng2 kepala sampai akhirnya bapak nyerah juga beli tape lagi. Jadinya saat agak besar, dah bebas nyetel keras2 dikamar lagunya Rita Rubby, ebit, anggun, vina, nicky astria, iwan fals, scorpion, quin. Tapi ternyata aku sekarang malah seringkali kangen untuk mendengarkan klenengan jawa yang ternyata bisa membawa kedamaian hati.
Ibuku juga suka nyetel kaset lagu2 nya koes plus, pance, dian pisesa, edy silitonga atau lagu2 lain yang mengharu biru. Tapi tanpa sadar sampai sekarang kadang aku tiba2 bersenandung lagu2 kesayangan ibu ku itu He3.
Kalo denger lagu2 nya cici sumiati, ermi kulit, andy meriam, gombloh, vicky efendy, ramuna purba, jadi inget suasana kos kosan jaman SMA.
Untuk lagu2 sekarang aku relatif kenal karena diruangan kerja kami sempat lama ada kebebasan dengerin lagu sambil kerja. Bebas untuk nyetel lagu sepanjang hari, asal gak sampai ganggu ruangan lain, bebas besenandung atau berpaduan suara, tapi tetap harus bertanggung jawab atas penyelesaian pekerjaan dan kualitas pekerjaan. Karena temen2 masih muda belia, selera lagu jadi ikutan muda belia juga. Ha3. tapi lumayan kalo kumpul2 ama keponakan yang kecil2 malah jadi nyambung banget. Tapi saat ganti management, waktu dengerin lagu gak bisa sepanjang hari. Sempet stress juga tapi lama2 biasa juga akhirnya.
Kalo menurut aku, seorang penyanyi yang paling utama ya mestinya suaranya harus oke. Disamping perlu didukung juga dengan lagu dan syair yang oke. Cuman dalam kenyataannya masih ada aja penyanyi dengan suara yang agak menghawatirkan. Apalagi sekarang, kayaknya sebagian besar masyarakat dah gak mutlak lagi menuntut suara bagus, lagu lucu, aneh atau nyeleneh malah disukai. Ya mungkin karena ingin yang enteng2 atau yang enjoy enjoy aja yang penting terhibur. Tapi aku salut juga karena banyak dari mereka yang punya suara khas, lagu2 yang oke dan syair yang puitis.
Waktu inul awal2 terkenal dari mulut ke mulut, aku penasaran juga sampai diam2 aku minta tolong office boy kantor belikan CD nya. He3. Kesan pertama sih inul masih “polos/ndeso/vulgar” baik riasan, baju, dan goyangnya. Seiring waktu berjalan, aku sering lihat inul muncul di TV, meski dengan suara yang pas pasan (kadang mengkhawatirkan) tapi aku bisa melihat goyangan inul nampak natural, spontan dan oke juga (meski sayang juga kadang2 masih ada gaya yang nggegirisi). Banyak hujatan buat inul tapi anehnya aku malah salut dengan perjuangan inul merubah penampilannya dan berusaha memperbaiki vokalnya. Apalagi waktu lihat inul diadili oleh sang raja, wah ikut sedih juga rasanya. Mungkin emang bener goyangan inul bisa berdampak buruk bagi sebagian masyarakat tapi gak tau kenapa aku bisa melihat goyangan inul bukan dari sisi erotisnya tapi dari sisi seninya dan kejujuran bergoyang dari hatinya. Tapi anehnya pandanganku itu gak berlaku untuk goyangan penyanyi dangdut yang lain seperti si persik dan si ratu patah2. Aku kok lihatnya mengada ada & vulgar banget dan gak nemu sisi seninya blas. Padahal suaranya persik kadang oke juga lho dengan agak2 ngerocknya. Untuk Ahmad Dhani, DILUAR desas desus perselingkuhan, arogansi, syair lagu yang kadang nakal dan nggegirisi, aku angkat jempol buat lagu2 nya yang sangat cerdas he3.
@Mbak Wiwied
Dowone mbak komentare… mocone dadi ngelu… tapi matur nuwun sudah sempat nulis dan berbagi pengalaman buat kita semua. Aku masih inget di pertengahan 90-an si INul sering dimuat di Jawapos ngisi acara pentas Lebaran di tempat-tempat wisata di sekitar Pasuruan (sendang biru dll) dan probolinggo….
@Cak Eko & Egah
(untung bokoku dewe sing ngomong, kari tak walik, nek gak oleh wong Jember, gak iso kowe duwe anak lucune koyok ngone..he..he.. menang aku)
Mbok pikir aku gak digojloki karo bojoku nek nonton DP, iku mas bolomu, tingkahe wong Jember kok koyok ngono..
@dhek Rizal: Lha piye gak akeh wong bikinnya di cicil2 dan gak mari2 lha wong disambi kerjo. Gregeten tak bawa pulang bikin komentar dirumah. Eh, malah keterusan dadi dowo. he3. Sama dhek semua keponakanku di pertemuan terakhir kemaren, unjuk kebolehan paduan suara lagunya munajat cinta dan ayat-ayat cinta (kayak senengannya Shafa). he3
@Ekos
gak seneng karo si DP gpp rek, tapi yo ojo nggawe inisial D-PSK gitu. Ora apik…
Sabtu kemarin pas ngeliat acara Silet di klinik, eh pas ada beritane si DP kuwi. Ada bosku yang juga ngeliat TV, langsung bisik2 karo nglirik aku…wong Jember dok…kata beliau sambil mesam-mesem.
Langsung ae si Arik tak sms tak protes pisan…
Eh lha kok Ariek maneh dadi terdakwa….
Kabuuuurrr…….
sip bu dokter….
saporana se rajjeh…..
padahal setiap ndelok si DP iki aku selalu jaga emosi…..
…jaga emosi….jaga emosi tetap tinggi…
he..he..he..he…
untuk DP….
yok wis karepmu ae lah….
arepkayang yo kayango….sikil-sikilmu dewe
arep ngraji yo ngrajio….lha wong bokong-bokongmu dewe…..
arep patah-patah…yo..karepmu lah…..
wis sak karepmu ae lah….
(biar wong jember sing ndek luar kota…ngrasakno di rasani..)
Lho, rek…..! Mosok cuman ngene ae OOT mengenai DP… Opo gak luwih penting, kalo kita bicara, gmn caranya supaya tidak muncul DP yang lain, at least dari keluarga terdekat kita lah… Yok opo carane sing muncul iku bukan DP tapi Opick….?!.
Nek arek Jember, apalagi lulusan SMA 1, mesti pintar2 dan kreatif kalo bicara seperti ini. Gimana heemmmm…..?.
@Om Eko
:D :))
yg penting jgn sampe “Benci Tapi Rindu”
astaghfirullah…ambu kana’ je’ kacator malolo si DP alias D-PSK jieh, sambina sapah bilen se ngebeh jieh….je’ nyareh dusah lebbi sae majuh mekkere se e kakana laggu..makkena DP jieh kan delem rangka nyareh pesse…tak rang korang kiah alumni jember se mabegus citra kottah jember kadieh si Opick…Ekos…Fais…Yanar ben en laenna se bedeh neng blog riah…
Penasaran dengan si mbak DP, saya mencoba melihatnya melalui “youtube”; lagu-lagunya dan goyangannya. Spertinya: wajah DP ini familiar di daerah Gebang Darwo alias Kemundungan sekitar gang mblingbing. Apakah mbak yg satu ini jubga berasal dari wilayah kekuasaanya cak Eko?
@ All,
Semua komentar yang terkait dengan DP dan Citra Kota Jember merupakan wujud kecintaan yang setulusnya dari rekan-2 disini. Sesungguhnya kita perlu berkaca atas pernyataan Pak Nur Mahmudi Ismail saat beliau, sebagai Walikota Depok, mencekal film Perdana DP ” Tali Pocong Perawan”, yang mengharapkan ” .. agar DP setelah mendengar kritik dan saran, mau memperbaiki diri, syukur kalau sampai bisa jadi Ustadzah.. “
Memang berat untuk mengkritik tapi tetap dalam kerangka yang konstruktif. Yang sering terjadi adalah sebaliknya. Jika kita nggak suka dan kok ndilalah sing di-elingke ngueyyyyyeell .. tercetusnya sikap” seeking, search and destroy… “
Kita sebagai sesama orang jember yang merasa risih dan terganggu oleh polah DP, apapun alasannya, perlu meneruskan dan mengembangkan sikap semacam ini. Mengingat bahwa dunia televisi kita sudah semakin tenggelam dalam pelukan syahwat..
So, cara termudah dan termurah, memang seperti saran Cak Ariek, membentengi diri dan keluarga dengan iman. Tapi, seperti di Sepakbola, sekuat apapaun kita bertahan, tapi kalau digempur terus.. ya tetap bisa bobol gawangnya..
Artinya, kalau “pelukan Syahwat di Tivi” tidak ditanggulangi, pelan-2 tapi pasti.. generasi muda kita yang akan menjadi korbannya.. Astaghfirullah..
@ Upie Malakian,
” sing anyar ono THE S.I.G.I.T sangar rek, rungokno talah. western…..
onok uakeh mulai the doors, wailers, sampe jamane colplay, bjork, norah jones bla bla bla “..
The S.I.G.I.T mengusung gaya Hard Rock semacam yang dimainkan The Black Crowes, tapi lebih bertenaga dan lebih “kasar”. Sound-nya terasa barat banget. Aku sudah denger lagu-2 mereka spt ” Black Amplifier, Horse, No Hook dsb.. ” Bolehlah kalau dimasukkan kompilasi dengan grup-2 bule yang mengusung irama serupa. Nggak kentara kalau mereka berasal dari negerinya Cak Amal atau Rizal alias mBandung..
The DOORS.. sudah liat film-nya yang dibintangi oleh Val Kilmer, Pie ? Kejelian Oliver Stone milih Val Kilmer yang memiliki postur dan roman muka mirip dengan mendiang Jim Morrisson, membuat film ini benar-2 terasa dokumenter. Meski alurnya agak mbulet, se-mbulet jalan pikiran si Jim, tapi menarik disimak keresahan apa yang dirasakan seorang yang terbelah antara jiwa seni dan eksploitasi industri musik di Amrik sono. Popularitas yang berbuntut depresi dan berujung pada alkohol serta obat bius, merupakan rangkaian tak terpisahkan di barat sana.
Untuk menjadi populer perlu ilmu dan manajemen yang baik serta kedisiplinan yang tinggi. Atau malah popularitas nggak usah dianggap saja. Jadi artis sama saja dengan jadi pegawai kantoran atau profesi lainnya, sehingga nggak mabuk oleh sanjungan beracun media massa yang bisa menghancurkan jerih payah yang sudah dibangun lama..
wis ta lah rek, timbang pusing2 mikirin lan ngrasani si DP kuwi, luwih becik mrene ae,
http://www.flickr.com/photos/sevidiana/
Luar biasa cantik foto-fotonya. Kalah fotografer angkasa sama Famora.
@ sevi,
Foto-fotonya bagus banget, terutama ibu-ibu yg lagi nanam padi. Jadi kangen tanah air, mirip persawahan di belakang Gebang Darwo, dulu route saya ke SMPN 1 jember.
BTW, fotone mbak sevi kog ngak ada ya?
Ada tuh.. Sevi Kecil .. ya, bu Dokter..
istilahe wong jawa ‘ Plek, jiblek.. ora mbuang rupane.. ”
Oke .. dengan demikian topik Mellow ditutup..
@surya
Foto narsisku ada kok, d hal awal2 upload foto. Rizal ae bisa nemukno hehehe…
Thanks buat semua yg dah berkunjung.
@Bu Dhe Sevi
Sik.sik opo iki kok aku digowo-gowo… he..he…
maksude nek aku iso nemukno berarti sing lain pasti iso… he..he..
Ngono kok ngomong aku OOT, la wong liyane rame ngomongi DP, panjenengan malah ngajak mlototi poto… Ono potone DP tha ning Flickr-e sampeyan?
@Cak Surya…
tottally wrong…si DePe bukanlah asli dari Gang Blembeng..yen onok kono yok wis di anclap karo Omdhe…
@ Sevi…
koncoku siji iki pancen paling pinter untuk memadamkan suasana emosi tinggi….
fotomu kalibernya dah layak jual itu…
(yen payu ojo lali traktir aku yo…)
@faiz…
lho ojok ditotop kanak…sek rame iki….
kecuali awaknya peno mo ada posting terbaru…
dengaren seminggu gak onok posting anyar…
Si Kompol Hartoyo dan Ir.Hamim Tohari kemaren sabtu merapat ke Jogja….asyik berat….
@Rizal…
mara kanak noles pole..mak akomentar malolo?
@Ariek
Kemana aja dikau gak col-moncol
@All Jemberian….
say No for Drugs..hua..ha..ha (arep bilang say no tu DePe gak tego rek…)
Ekoz Guevara
sudah di Solo…
@Cak Eko
Hore Cak Eko wis ning Solo…
Cak bulan Juni aku arep ning Jogja, nek mampir nggone sampeyan oleh gak?
Pengen nulis.. durung kesampean
@Bu Dhe Sevi
Ternyata sampeyan nyimpen potone DP ning Flickr yo..iku sing judule to..saw
Goyange ilang, kari gergajine
@rizal
Zal, kowe dadi dosen ndik STT telkom ya? Ponakanku ketrima di situ th ini, baru pengumuman bbrp hari lalu. Titip2 ya pak Lik
Jian arek siji isok ae.
@bu dhe sevi,
Ketemu fotone budhe. Di sini lagi musim bunga, cuma saya lagi alergi ama polen atau benang sari. Ada bunga tulip, sakura dll.
@cak Eko,
Kalau gitu keanggotaan “DP” termasuk wilayah mana?
Cak Eko, Gebang Darwo termasuk wilayah kelurahan mana ya? Kami yang di daerah Khas-Khasan masuk ke dalam wilayah kelurahan Jember Kidul, yang markas lurahnya di Talang Sari.
@ Rizal,
Kapan arep maring nYukja, Zal ?
@surya
sepertinya di luar sono mulai spring time ya, teman2ku di flickr pada upload foto2 tulip yang luar biasa cantik, jadi ngiri melihat keindahan di sana.
Iki gara2 rizal, kok aku malah dipanggil budhe se…
(kapan aku kawin karo pakdemu Zal?) :))
For Cak surya…
posisi rumah si DePe sendiri gak terlalu jelas..ada yang bilang saat dia kecil sampai SMP 1 dia tinggal di Kopian..itu kampung pinggir Rel Sepur yang ditimurnya kampung Ledok dan di Baratnya Kauman atas…
tapi ada yang bilang dia juga penah tinggal di Tempean yang deket Pasar Tanjung itu….
ndak tau persisnya…yang tahu itu si Imil Sackimil dan Jaka angkatan 2003
kalo Gebang Darwo dalam yurisdiksi Kelurahan Gebang dan Kc.Patrang…
kantor Kelurahan di Gebang tunggul dekat pemakaman Cukil ….
brarti Kas-kasan bisalah disebut Downtownnya Jember ya….soale..JK (jember Kidul) kan emang menguasai Downtownnya Jember….
@mbak sevi
fotonya kueereennn2 mbak…
very nice exposure..mbak bagi2 ilmu foto makronya dong,
gak tertarik bikin foto2 jember mbak??
@dhek sevi, “luar biasa”. Fotonya cantik2 (sevantik ayu dan mamanya. he3). Juga oke banget. Bener2 menghibur dan bikin aku terpesona. Ok. tambah semangat dan makin sukses.
@Budhe Sevi
Kalo ponakan sampeyan ke Mbandung, suruh aja cari Om Rizal sing ganteng dewe di ruang C204
Biar tak bantu-bantu kalo di sini.
Tuh Ega tetep manggil Mbak…. mungkin maksude Mbakde …:)
Kesuweeeenn………..!
Kakean omong kabeh, ayo wis nggawe grup ben dewe khusus alumni SMA siji jember… Lek perlu grup ben musik patrol gaya Jember!
Cak Bambang…bener..bener…
minimal onok Bassis sing sak iki dadi Doktor ndek UNEJ..he..he..ayo Dr.Iwan Taruna…bikin lagi gruoup Band kayak jaman dulu itu….
kalo personil lainnya …kayaknya ..tinggal bikin audisi aja…kalo perlu panggil si Doddy Isnaeninya Kahitna (alumni 1996) untuk menyeleksi..hua..ha..ha…
kalok Grup Patrol…
arek-arek alumni SMA siji sing kuliah di Jogja dulu pernah terjun menghidup-hidupi itu musik patrol….via..IKPMJ Patrolclub…misal Eddy,Ivan,Johnny, SIGIT songot dll…he..he..he…
asyikk bener kalo dadi….
aku suportere ae..hua..ha.ha..ha..
Aku yo gelem dadi suportere…
Seporter tok??!! yo…garingan rek….hehe…..
Astaghfirullahh…
Ingtlah Whai kaum Muhammad!!!
Bahwa Rasul melarang Qt untuk mendayu-dayukan suara
Allah lbh mnjanjkn s’orng mslim yang poandai mngji dr pd pndai b’nynyi..
<
p>@ faiz…4a7d3d609129a9296bf7ac0608c2097
ngrungokno the sigit koyo oleh suasana anyar musik indonesia. menurutku lebih kenthel rockNroll-e, ciamik!!
yg pngen tau the SIGIT (band indonesia) sing pernah konser ndek australi coba ae buka youtube>> the S.I.G.I.T
tentang filme the doors aku ga oleh2 smpe saiki, golek nd rental yo ga onok. album sing paling taksenengi “morrison hotel” n lagu sing paling seneng yo light my fire
tp saiki sik seneng2e ngrungokno credence cleanwater and revival (CCR)