”cerita renungan ini adalah coretan Ika Listyaningtyas Van Gebang…angkatan 88..katane sih belum ndaftar di Blog sehingga blon bias upload..so dia titip untuk diuploadkan…sudah lama seharusnya tulisan ini di upload ..berhubung saat ini lagi ada momentum meledaknya filem ayat-ayat cinta..kayaknya tulisan beliau jadi relevan banget…check this out”
Di penghujung bulan February ini, ……. Ada sedikit coretan yang sekedar ingin kutuang, untuk menggores satu percikan tentang bulan yang penuh dengan cerita, terutama bagi para pemuda pemudi…seperti kita-kita waktu 20 an tahun yang lalu kali yee…
Pagi masih teramat pagi, maklum kota Depok termasuk daerah bagian Jawa yang paling bontot terima cahaya hangat itu …. Kasak kusuk terjadi disana sini, maklum anak-anak SMA dengan segala ceritanya,
aku kadang hanya bisa tersenyum dalam hati saat kadang secara tidak sengaja telinga ini mendengar bisak bisik mereka, dan obrolan mereka tentang cinta. CINTA???? Yo’i…yang kata orang sih, satu rasa yang tak akan pernah berubah sepanjang masa…. (Berubah sih enggak…tapi ngebunglon???…hehehe)
“Bu, cinta itu apa?” Tanya salah seorang anak didikku..Aku yo kaget, karena tadinya dia kupanggil ngadep hanya untuk sekedar menanyakan kemerosotan prestasinya. Dengan sedikit agak nyengir aku coba aja masuk ke dunianya. CINTA??? Apa ya????
Meluncurlah cerita tentang cinta yang dirasakan pemuda di depanku, sambil mendengarkan dengan penuh pengertian aku perhatikan sosoknya. Tinggi sedang, badan tegap, Kulit agak sawo matang, bersih, rambut sedikit ikal, hidung mancung….ah…cakep juga, tapi… kenapa dengan cintanya????
Akhirnya dengan kekuatan yang setengah menerawang dan kata-kata penuh keoptimisan aku sampaikan padanya ” sekarang kan sudah kelas III, di kesampingkan dulu lah!!! Tak kan lari gunung di kejar, kalaupun jodoh tak kan kemana, yang penting sekarang.. Fokus dan berprestasilah” Klise…sangat klise…padahal lho, semua itu kan juga tetap harus diikhtiarkan..yo enggak???
Kalo menyikapi saat usia sudah banyak begini…Aku meng iya kan, tapi sempet terlintas jua, dulu saat masih se usia mereka????, aku bertanya juga dalam hati…mbiyen aku piye yo??? Hehehe “Tahu enggak mbak, gara-gara aku gak bisa ungkapkan perasaanku pada orang yang dulu kucintai, aku benar-benar kehilangan dia!!” kata salah satu teman wanitaku beberapa bulan yang lalu, waktu ada acara talk show tentang cinta di salah satu sekolah di Depok.
“Yaaaeyaaalaaah, zaman kita kan pamali, nekad begitu” komentarku padanya sambil ketawa ngikik…walah walah..Gak kebayang!..nembak cowok gitu loh!!! Kalau di terima? Kalau dianya nyengiiiir doang….Phyuuuh!!!! mau disembunyikan dimana muka ini, ke sekolah pake masker or ber topeng??
Cinta memang ternyata banyak warna, dan aku berterima kasih banyak pada sang cinta, sang Maha penuh Cinta…seiring perjalanan sang waktu aku memahami apa itu cinta (Versi masing-masing bisa gak sama lah)..cinta kasih orang tua, karena saat ini aku berada di posisi seperti mereka, cinta sahabat, yang ternyata hingga saat ini masih terjaga rapi (…tak cangking awak2mu rek…), cinta seseorang yang dikirim Allah untuk temani hari-hariku, cinta seorang putri yang diamanahkan oleh Sang Maha Cinta padaku…..dan koq aku jadi teringat kisah teman wanitaku tadi, sambil mencoba meng explore diri, meneropong hati, mencuri kejujuran diri… Jangan-jangan, sebenarnya ada yang masih menempati sudut hati, yang bisa jadi ternyata kisahnya seperti yang tertulis diatas tadi…’ora tekan’ hehehe…. Heiiiii….atau…. ada juga yang ternyata saat ini tengah berbaris di belakangku????
Popularity: 32% [?]
