“Ditunggu-tunggu ternyata ulasan kemping para anggota pecinta alam resmi dari SMAN 1 Jember atau SISPENA gak muncul-muncul yok wis lah tak awali aja …..cerito-cerito tentang kemping ala SMA dulu..”
KEMPING…. “preian iki arep kemping ndek mana rek?”… “aku kayaknya arep ke Raung aja ..bareng arek SISPENA”..ato…”aku kemping ndek Sukamade ae lah..”…obrolan kayak gini biasanya mencuat saat pada leyeh-leyeh after ujian THB alias semesteran…kalo bagi anak SMA dulu kegiapan nginep di alam bebas ato adventure living bahasa kerennya .. ….KEMPING tidaklah identik sangat dengan aktivitas naik gunung belaka…berkemah di alam terbuka entah di pantai-pantai indah di seputaran Karesidenan mBesuki..kayak Sukamade..Rajegwesi…Trianggulasi, Pasirputih..ato di camping ground obyek wisata kayak Rembangan ato Ranu Klakah ..udah masuk kategori ini….biasanya mereka berangkat dengan bendera klub Pecinta alamnya kayak SISPENA ato PRAMUKA juga sering mengadakan kemping..tapi jangan salah…kelompok kong-kow seperti TR juga pernah mengadakan acara yang menyenangkan ini tentu saja dengan ciri khas masing-masing…..
Aku bukan anggota SISPENA kelompok pecinta alam resmi di SMAN 1 JEMBER.. …walaupun aku termasuk penggemar jelajah alam bebas ….alasannya sederhana ..karena aku dah jadi anggota klub pecinta alam swasta /independent…WANATARU…kelompok PA ini didirikan pada tahun 1984 (ato saat aku masih di SMP 2 Jember)…pendirinya antara lain Haris Bata,Poerwahjoedi,Winanto,Joni ITS ..kelompok ini bermula dari penolakan pihak Sekolah SMP 2 saat Haris dkk mengajukan pendirian kelompok Pecinta alam di SMP..alasannya masih kecil..arek SMP masih masuk kategori anak bawang di mata beliau-beliau…..kesel dengan cara penangganan ide yang gak professional dan mendidik itu..maka didirikanlah kelompok PA yang kemudian mempunyai anggota sekitar limapuluan orang ini…karena kelompok independent..maka anggotanya bisa lintas sekolah..mayoritas adalah dari SMA 1 ..tapi beberapa dari SMA 2,SMA3 dan SMAK ….saat SMA 1 …beberapa kawan WANATARU .akhirnya masuk ke SISPENA ..dan ini sah saja karena kita gak mengenal Loyalitas tunggal kayak PNS jaman ORBA he..he..he…tapi existensi WANATARU ini sempat dipandang miring oleh beberapa pengurus SISPENA dan bahkan Pak Djai yang Pembina OSIS menyangka WANATARU didirikan sebagai oposan SISPENA..hahhhh…gak lagi pak..sik cilik gak kepikiran gawe oposan-oposanan..yo gak cak dan Ning…ealah malah nglantur….
Kalo dibandingkan dengan jaman sekarang… peralatan kemping jaman itu..yo sangat terlihat primitive banget…liat aja para anggota PA jaman kiwari…rata-rata punya Tenda Dome,ransel tinggi yang isinya bisa sampek puluhan kilo tapi terlihat kokoh,matras tidur,sleeping bag parasit yang empuk dan hangat,baju kemping yang minimal merk North Face,Alpina,atau yang impor punya, sepatu gunung yang kokoh, balaclava keren, kompor gas portable, senter di kepala, bahkan beberapa melengkapi dirinya dengan GPS, carabiner berbagai tali panjat tebing, kacamata Oakley dan berbagai logistik yang lengkap….pokoknya anak pecinta alam jaman ini keren abis…kalo jaman itu gak PA maupun Pramuka …peralatannya sederhana banget…ransel tentara ato ransel parasut yang dibelakangnya ada rangka aluminiumnya, baju ala kadarnya,balaclava kernet truk, sepatu kets, dan tendanya ya tenda pramuka aja..kalo mau lihat profil pecinta alam jaman dulu bisa liat di multiply cak afton tapi kalo soal semangat gak kalah deh….walo perlengkapan masih primitive tapi kalo dijak kemping wo..mereka semangat berangkat…..tapi saat itu beberapa temanku seperti Joni dan Poerwahjoedi sangatlah kreatif..saat harga sleepingbag mahal sangat ..maka dengan kreatifnya mereka bikin sendiri sleeping bag dari terpal plastic yang biasanya untuk tenda penjual bakso itu.. dan hasilnya sip juga minimal kuat menahan dinginnya puncak Raung..aku inget..warna sleepingbagnya oranye..
Kita di Wanataru sebelum naik gunung biasanya mengadakan persiapan yang lumayan rapi ..misalnya mengasah fisik dengan lari sore hari di alun-alun…dan meninggalkan motor untuk sementara…ke sekolah jalan kaki aja…rute Gebang-SMA 1 PP seminggu full…ini sesuai dengan buku panduan yang kita anuti yaitu karya Norman Edwin – dedengkot Mapala UI yang akhirnya meninggal dunia di Gn.Aconcangua (South America) saat misi Seven Sumitt dijalankan….dari buku itu ..kita juga belajar bahwa naik gunung pakek jeans itu kurang baik…bagaimana cara menghemat minuman..trus cara packing ransel yang baik…daftar list peralatan penting yang mesti dibawa untuk kemping..sampai bagaimana cara berjalan yang baik saat menaiki gunung dan saat turun dari tebing gunung…ato gimana cara membuat bivak darurat, mengamankan perimeter tenda dari gangguan hewan dan binatang liar…pokoknya sedapat mungkin kita mengikuti tips-tips darinya….Allhamdulillah dalam semua kesempatan kemping tips-tips tersebut amatlah berguna dan perjalanan berjalan sangat lancar
Kebanyakan acara kemping kita tempuh dengan menumpang kendaraan umum..bisa kereta api..bis yang disambung truk …ato nyarter truk jika kita berangkat dengan rombongan besar….biasanya kemping dilakukan dalam kelompok kecil (sekitar 4-10 orang) tapi kalo ada acara pelantikan anggota atau latihan dasar bisa-bisa anggota yang ikut lebih 20 orang seperti saat Latsar di pantai Sukamade dan Gn.Ijen..perasaan saat mo berangkat gak isok dibayangkan…malam sebelum berangkat biasanya tidurku gelisah dan berharap pagi segera menjelang…dan saat perjalanan adalah saat yang penuh perjuangan dalam kegembiraan..dan kebanyakan dibayar dengan pemandangan indah dan pengalaman yang tak terkira….ada juga yang agak mengecewakan ..seperti saat trekking ke Gn. Raung..setelah satu hari penuh mendaki dari Gubuk mbah Srani …merentasi hutan…paginya kita sampai di puncak raung..dan disambut kabut yang pekat….sehingga gak banyak pemandangan yang bisa dilihat… Selama SMA ..kegiatan kempingku gak terlalu istimewa ..karena..dalam setahun biasanya dibagi antara kemping sama anak-anak wanataru dan acara adventure naik motor ke Bali yang setiap tahun kujalani ….beberapa pengalaman kemping yang menarik antara lain..Gn.Ijen (3 kali) ,Gn.raung dan Gn.Lamongan…lalu…Trekking pantai Sukamade,trekking durjo ….detilnya udah agak lupa juga..entar kalo pulang ke jember tak kumpulin fotonya…Sensasi terbesar dari acara kemping ini adalah saat kumpul mengelilingi api unggun di malam hari dan cerita-cerita seru sambil ditemani kopi ato the..dan indomie dan kudapan kecil lainnya…suasana sepi dan ditingkahi suara-suara hewan liar dari hutan tempat kemping…apalagi yang punya pacar ato lagi pada demenan wah suasananya jadi asyik banget..makanya kalo banyak yang jadian diantara para anggota PA tidaklah terlalu mengherankan.. lha wong suasananya yang bikin gak nahan…sensasi inilah yang bikin aku dan banyak kawan ketagihan untuk kemping…saat mahasiswa di UGM dah gak pernah lagi kemping…alasannya…kelompok PA ditempatku gak homy..makanya aku lebih suka bersibuk-sibuk di Senat mahasiswa dan UKM Bola basket daripada gabung ama mereka……cuman sekali aja ke Gn.Ijen..namun saat itu pakek mobil dan nginapnya di guest house PTP.XXVI ….jadinya gak kerasa trekkingnya..suasana pikniknya yang terasa…
So wan-kawan…bagaimana pengalaman kempingmu dulu?…yang SISPENA maupun yang PRAMUKA ayo bagi pengalamannya….
Popularity: 27% [?]
