Serunya ulang tahun…..

December 5th, 2007 by sevi Leave a reply »

Hari sabtu, 1 Desember kemarin, aku ngalup ke jember. Perjalanan seperti biasa , sambang ortu dan kakak. Kebetulan juga anakku yang kecil mau ultah yang ke 7, jadi sekalian dirayakan di sana sekalipun sekedar makan malam di RM. Lestari. Dan kebetulan yang menyenangkan juga, pas nunggu pesanan datang aku bisa ketemu sama Iwan Taruna dan ojobnya. Bersay hello, ngobrol dan hahahihi sebentar. Justru Ekos yang heboh, minta foto bersama segala. (lho kok ketemu Ekos pisan?)

Ngomong-ngomong soal ultah, pasti kita punya cerita seru tentang acara paling di tunggu-tunggu itu, apalagi kalau ada yang memberi kado di hari ultah. Aku ingat waktu jaman SD, saat itu musim kotak pensil yang pake magnit, trus ada kaca kecilnya, ada tempat khusus penggaris dan bahkan rautan pensilpun menyatu di kotak tsb. Bentuknya ada model2 binatang, kartun cantik warna pink…..duuuuh pokoke cute banget. Sayangnya, kotak pensilku sekalipun pake magnet, tapi yang kecil dan bentuknya kotak saja, maklum anak bapakku banyak jadi ga kuat kalau beli kotak pensil yang gede dan cute.  Sampai suatu ketika, saat ultah yang ke 10 , aku mengundang beberapa sahabat dekatku makan siang di rumah. Dan tahu nggak, beberapa hadiah ultah yang aku terima adalah kotak pensil warna pink, yang gede, cute, gambar kartun putri cantik… pokoknya impiankulah, dan jumlahnya gak tanggung-tanggung…ada 5 rek! Jadilah aku yang kegirangan , ganti2 kotak pensil tiap hari……nggaya tenan!

Saat aku klas 6 SD, aku punya wali kelas yang cantik, lembut dan sabar, wajahnya mirip foto ibu Kartini. Namanya bu Jum. Wah, aku dan teman sekelas sayang banget sama guruku satu itu. Sampai suatu hari aku dan konco dekatku, mencari tahu hari ultah bu Jum di kantor TU. Setelah tahu tgl ultahnya, aku sampaikan rencanaku ke teman sekelas kalau ingin merayakan ultah bu Jum. Teman2ku setuju kabeh, dan kami serkiler/urunan sak ikhlase, lek gak salah rata2 urunan 50 rupiah (jaman iku rek). Uang yang terkumpul dibelikan satu set gelas plus teko-nya, warnanya hijau muda yang harganya waktu itu Rp. 1500an (aku eling banget, soale aku karo ibuku sing tuku). Pas hari H-nya kami memberi kejutan, saat beliau masuk kelas kami spontan menyanyikan lagu ‘Selamat ulang tahun’ dan ‘Happy Birthday’ sambil memberikan kado ultah untuk beliau. Aku ingat sekali, bu Jum sampai berlinang airmata, tersenyum haru dan bicara terima kasih dengan suara tersendat-sendat. Kamipun puas dan ikut terharu, terlebih lagi beberapa waktu kemudian, aku tahu bahwa beliau menyimpan kado kami di lemari kaca ruang tamunya. Semoga beliau tetap sehat sekarang (aku tidak mendengar kabar terakhir beliau).  Setelah acara selesai, bu Jum mengajari lagu baru buat kami, judulnya ‘Amboina’ (itu lagu baru aku tahu dan lagunya indah sekali).

Kira2 begini liriknya : Duduk termenung di tepi pantai, nikmati malam purnama yang indah permai. Seakan beta ada di sana, di pantai Ambon dengan pasir putihnya….. Siang jadi kenangan, malam menjadi impian. Di pantai Amboina yang kukenang dan kucinta……hiks…hiks..hiks..

Masa SMP, sepertinya gak ada cerita tentang ultah. Nah…., yang seru itu acara ultah saat SMA. Tahu sendiri kan, saat klas II SMA, banyak teman2 cewek yang merayakan sweet seventeen. Sekalipun aku tidak merayakan ultah ke 17 ku, tapi waktu itu aku banyak sekali dapat undangan acara ultah 17an, hampir tiap minggu ada undangan ultah.

Ada satu acara ultah yang berkesan banget (dari segi menu yang terhidang…hehehe, dasar perut karet). Waktu itu klas II SMA, aku lupa nama yang ngundang (Eli apa ya?) sori lali jenenge, soale ga sekelas sih.  Rumahnya di daerah Kaliwates daerah PTP situ. Hari minggu siang itu, setelah rapat sispena aku meluncur ke rumah Eli bareng Sri Hidayati. Setelah masuk dan duduk lesehan, snack pertama keluar yaitu kue spiku dan  donat kentang guede-guede nan menggoda…., comot satu. Lalu ngobrol2, acara makan mulai. Menunya bakso pak Sabar (yang lagi top2nya), gado2, ayam goreng…..pokoke akeh banget dan enak2 tenan, tak incip kabeh menunya sekalipun dikit2. Habis makan ada acara potong kue tart, jane wis wareg tapi kue tart-nya menggoda juga, dimakan juga akhirnya. Tak pikir wis entek acara makannya, eh lha kok masih ada acara rujak manis, endi maneh irisan buahnya gede2, buahnya seger2, bumbune sawangane enak  banget…….yaaa sayang kalau dicuekin, makan lagi juga. Untungnya, celana panjang yang kupake model pinggangnya pake karet, jadi muat2 saja. Sri ini yang kerepotan karena mesti nyopot sabuk dan kancing celana jins-nya…..Alhasil saat pulang, gak iso ngadheg, mergo kekenyangan. Dan aku tidak makan sama sekali di rumah sampai besok paginya……

Di kelasku 3 Bio 3, acara ultah yo gak kalah seru rek. Aku dan bolo2, punya daftar ultah arek2 sak kelas. Biasanya beberapa hari sebelum seseorang ultah, aku dan bolo2 ngompori arek yang mau ultah, dan H-1 biasane aku nulis woro-woro gede2 neng papan tulis, kalau besok si A ultah, siap-siap jangan makan pagi atau makan siang karena ada traktiran dari A (bernada provokatif ….hehehe), dan diakhiri tanda tangan Sevi (menteri ulang tahun jare arek2). Macam2 yang dibawa saat ada yang ultah, sekedar makan bakso rame2 di pak Ri, bagi2 coklat fullcream (iki acarane Jovita), bawa  biscuit kaleng atau kacang kulit dll.

Ada satu yang berkesan dan aku ingat betul. Waktu itu si Oon (Wismadi Laksono, saiki jarene dadi camat di pulau garam) mau ultah. Seperti biasa aku provokasi dia untuk menyiapkan acara ultah. Karena responnya ’malu-malu’, no comment dan senyum2 saja, aku tidak berharap banyak sakjane, sekalipun ritual menulis woro2 tetap kulakukan seperti biasa. Eh lha kok pas hari H-nya, si Oon datang pagi2 ke sekolah bawa 2 kardus ukuran indomie, trus diserahkan ke aku. Katanya ini tolong dibagi ke anak2 untuk acara ultahnya.  Weeee….gantian aku yang surprise banget! karena di dalam kardus ada sudah terdapat banyak paket lemper dan satu kue lagi (lupa) yang dibungkus plastik dan diberi tissue kue , persis acara arisan ibu2 PKK. Jujur, waktu itu aku nyesel juga karena jadi ngrepoti ibune Oon sekaligus kudu ngguyu. Btw, tengkyu kuenya On!

Saat kuliah, aku punya genk cewek2 beranggota 6 orang.  Genk sekedar tempat curhat, diskusi, jalan2 atau ngumpul2 saja. Ritual ultah anggota genk-ku lumayan juga, ya karena faktor usia jadi acara ultah biasanya kami isi dengan wisata kuliner, mencoba tempat makan yang enak2 yang belum pernah di kunjungi (tentu saja yang ultah mbayari rek),  kado tetap saja model serkiler, tetapi tema untuk kado berubah tiap tahunnya. Jadi kalau tahun ini temanya tas, ya kadonya mesti tas semua. Kalau tahun depan temanya baju/kain, kadonya juga sesuai tema. Dan asiknya, tema yang diambil selalu kami diskusikan sebelumnya, juga berapa budget yang mesti dikeluarkan untuk beli kado. Artinya, kalau kami terima kado ya tahulah berapa kira2 harga kadonya dan beli di mana. Lha wong belanjanya mesti rame2 minus yang mau ultah , tahun ke tahun yo muter ae kayak susur…….

Popularity: 58% [?]

Advertisement

Leave a Reply