Beberapa hari belakangan persoalan Genk meraja di media massa kita….diawali dengan perang POLDA Jabar dengan Genk Motor Bandung…yang telah bikin berang KomJen Soenarko..karena tingkat kebrutalan genk-genk motor ini dah mencapai perbuatan yang kriminal berat. Baru reda sebentar muncul kasus penindasan (bullying) kakak kelas terhadap adik kelasnya di SMA 34 Pondok Labu Jakarta. Usut punya usut ternyata pelaku bullying adalah para Jeger/brengos…yang tergabung dalam Genk Sekolah….Aku pribadi selalu mendua jika ditanya tentang keberadaan genk sekolah ini..di satu sisi sebagai ortu..keder juga melihat kebrutalan mereka ( sampek tangannya tugel rek….di idak-idak..huiiii..) tapi di sisi lain aku pernah juga ngegang saat sekolah dulu walo intensitas dan kenakalannya gak separah mereka-mereka ini…bahasa kerenya coba empati lah…Saat ini Genk telah bertransformasi dari genk-genk yang bergerak diluar Sekolah menjadi genk sekolah…beberapa yang exist antara lain sbb.
Di Jakarta… Genk anak-anak SMA 70 Bulungan…ini bahkan Genk sekolah secara tradisi terbentuk setiap angkatan dan anggotanya adalah mayoritas angkatan itu misalnya LEGIUN (Angkt.2003), Salvozesta (2006),GARNIZOON (98),SPORADIZ (2006) …mereka ini selain menebar pesona lewat grafiti juga melalui Jacket angkatan..ato Blogger..Friendster bahkan Web khusus..gila…. Genk anak SMA 6 nama genknya GOR @ SIX….. Genk anak SMA 34 yang lagi bermasalah adalah REZTEAM (Rese Timpuk) kemudian GAZPER dengan inisial angkatan jadi ada GAZPER I sampek GAZPER X..mereka juga punya Web dan Friendster..hampir semua SMA punya Genk… alasan pendirian genk intinya sama…membentuk solidaritas untuk menghantam/tawuran dengan sekolah lain…walaupun mereka berkilah dengan bahasa-bahasa eufi,isme saat diinterview TV
Di Jogjakarta… Genk sekolah dibikin hanya oleh sebagian kecil murid-murid sekolah tersebut jadi sifatnya lebih kearah Genk murni, namun karena sifat keanggotaan eksklusif pada murid sekolah tersebut maka nama genk tersebut secara umum dimaknai sebagai “GENK SEKOLAH” . Berdasarkan prasasti dan iklan mereka di tembok-tembok se antero Jogja dan diskusi dengan beberapa pengamat Genk Jogja maka identifikasi adalah sebagai berikut… SMA 2 Jogja — NoCaZta SMA 4 Jogja —-, S M C SMA 5 Jogja — Roever SMA 6 Jogja— DEPAZTER (Depan Pasar Terban) sekarang ada yang baru G N B SMA 8 Jogja –CanteenBoyZ SMA 9 Jogja —GaNZa SMA 11 Jogja — SMUTEN SMA 11 Jogja — R E M
Genk SMA swasta SMA Muhamadiyah 1 — JOXZIN (Joko Sinting)…sekarang OESTAD SMA Muhamadiyah 2 — RANGER SMA Muhamadiyah 3 — GriXer SMA Muhamadiyah 7 — Respect SMA Kolese De Britto — LBD , LPZ (Laki-laki Penuh Doza), HIPPIES SMAK BOPKRI I —- NIGHT BOY SMAK BOPKRI II —- PASTOER , BOZER
Genk daerah sub urban kota Jogja SMA Banguntapan Bantul — B G Z SMA 1 Kalasan — SOC’S SMA 2 Ngaglik Sleman — D B Z SMA 2 Depok Sleman — BBC dan masih banyak lagi..laennya… Mereka mudah dikenali dari jacket dan sticker pada motor-motor mereka serta grafiti yang ditorehkan di tembok-tembok..insiden yang terjadi antara lain saling Menimpa (ngebom) Grafiti lawan di tembok-tembok kota Jogja…beberapa perkelahian yang terjadi biasanya bersifat “tradisi” pasca pertandingan sepakbola atau Basket ..BOPKRI 2 – PASTOER versus Muhamadiyah Satu (Muhi) OESTAD ..rebutan cewek misalnya anak-anak HIPPIES (Debritto) Vs anak-anak NIGHT BOY (BOPKRI I) ..berebut cewek-cewek SMA Katolik Stella Duce ..biasanya pasca sekolah ato pasca malam perpisahan (Prom nite)…
Kalo JEMBER gimana?….. Fenomena genk ini sudah ada sejak lama…bahkan jauh sebelum aku Sekolah dSMP ato SMA…dan ini merata di seluruh dunia kayaknya (eh..apa di Arab ada Genk juga ya?…wkkk..wkkk..). Bapakku (STM tahun 1965-1968) pernah cerita pada jamnnya udah ada genk-genk gondrong dengan celana cutbray ..yang dinamakan Crossboy ato Crossgirl. Kerjaannya pesta dan kebut-kebutan…beberapa juga terlibat perkelahian…di Jember itu..pada tahun 1960-1970 yang terkenal antara lain genk “Kelelawar hitam” sama ” Hantu Malam-HTM”..bapakku sih gak ikutan (ngakunya sih…) tapi cuman tau gitu….dan lewat posting ini coba kita refleksikan kehidupan Genk jaman kita dulu….
Tahun 1980an….. Sama dengan anak muda di daerah lain..keinginan selalu berada dalam kumpulan besar teman sebaya juga ada di Jember…bahkan sejak aku masih SD fenomena Genk ato kumpulan ini juga dah ada….saat itu emang sih saat itu aku sekedar meliat aja..dan gak terlibat bener…paling-paling ikutan ngumpul para anggota genk yang lagi latihan barbel ato push up…dan ikut dengerin rumpian yang sangar-sangar. Ciri khas anggota gank saat itu adalah berasal dari satu kampung aja…gak banyak yang berasal dari komunitas beda kampung ..biasanya pakek nama-nama lucu dengan modifikasi huruf yang aksi..misalnya MOHRNANKZ (dibaca “mornang”..bahasa madura yang artinya apa ya…jadi warna yang timbul saat Bisul(udun) mau pecah gitu…ini genk anak Gebang Darwo Timur)..ato GERPHAZ ( “gerpas’…bahasa meduro..artinya memukul dengan batang pohon..ini genk anak Kreyongan)..rata-rata pakek Z untuk kata-kata S ato J…misalnya JEMBER dadi ZHEMBER….gitu lah…kegiatan mereka ya gak jauh dari aksi-aksian aja..malam minggu cangkruk di Alun-alun ato depan Hotel Mars disebelah bIoskop Jaya…duduk-duduk aja..ngobrol…kalo ada kelompok lain ..saling liat…kalo gak lagek mabuk sih aman aja…tapi kalok pas gak pas maka yang terjadi adalah tawuran…saat itu gak ada yang pakek senjata tajam…pakek tangan kosong..maksimal pakek “rante Kalung” ato karakeling.Unjuk gigi kelompok ini biasanya muncul saat Gerak Jalan Tradisional Tanggul-Jember (Tajem), berlomba-lomba mereka tampil se aksi mungkin….kalo Mohrnank..pakek kaos putih lengan panjang dengan gambar wanita bugil memperlihatkan bagian dada yang MOHRNANK…wkkk…wkkk Kelompok lain juga tampil abis-abisan…pada saat itu belum tercatat keributan besar antar gang terjadi…..
Tahun 1982-1985…. ini masa-masa aku SMP…saat kelas satu sih belum ada yang ikut ato bikin Genk…tapi menginjak kelas 2 mulailah terbentuk komunitas-komunitas kecil lengkap dengan informal leadernya (jeger)..masing-masing sekolah pasti punya …di SMP 2 Jember..angkatanku saat itu punya beberapa informal leader yang paling menonjol adalah Yusap Marhaendra Putra ( tonggoku di Gebang..saat itu dia anggota Mohrnank yang dekat dengan genk besar di Gebang yaitu NYAMUK) dan Indra Lemkari ( anggota Destroyer yang dekat dengan anak-anak ALPENA Tegal Boto)….Selama di SMP 2 yang pernah terjadi adalah Tawuran dengan SMP1 yang juga banyak anggota Destroyer (basis genk destroyer emang di SMP 1)..saat itu kami gak tau persis apa masalahnya..tapi si Indra dan Yusap kayaknya diminta bantuan anak-anak kelas 3 yang lagi tawur dengan anak-anak SMP 1 ..kebanyakan anak-anak kelas 2 (termasuk aku) gak tau kalo terjadi tawuran itu..kita baru ngeh..setelah saat pulang banyak guru-guru SMP 2 dan SMP 1 berjaga-jaga di sekitar PEMDA dan alun-alun mengantisipasi bentrokan antar kedua sekolah mengingat saat itu berkembang isu akan ada saling serang…..selebihnya adalah perkelahian sporadis antar siswa yang masing-masing membawa backing anak=anak genk…tapi biasanya banyak yang berakhir damai…karena sejatinya antara masing-masing jeger Genk besar seperti NYAMUK(Gebang) dengan Halim sebagai panglima perang, ALPENA (anak Liar Pemakan Anjing-Tegalboto) dengan ketuanya Yanthit (saat ini anggota DPR) dan Jules, GenK ORETA (Talangsari) dan BESI TUA (talangsari) saling mengenal dan menghormati..jadi kalo ada pertikaian biasanya diusahakan selesai dengan damai…tapi kalo toh gak bisa didamaikan biasanya antar anggota yang bertikai di adu sampek gempor…… Pada saat itu juga telah muncul kelompok kecil (Klik-Klik) diantara para murid SMP..sehingga muncul Genk seperti Destroyer,Ethiopianz (SMP 2),Candourack (Makan tidur Berak-genk para orang tajir), Lheytherzz (another kelompok tajir) dll Disisi lain juga muncul genk-genk Sepeda BMX yang juga gak kalah banyak anggotanya ..yang terbesar antara lain KECHOVACX (baca Kecoak) yang mayoritas berasal dari Kebonsari dan Tegal boto…dan rivalnya MANZAZ (Manusia Jahanam) mayoritas Gebang-Kampungledok-kampungtengah dll….biasanya rivalitasnya terjadi saat ada minicross tapi juga sering bentrok saat konvoi malem mingguan..aku sempet gabung dengan anak-anak MANZAZ ini dan kami biasanya kumpul di alun-alun ato MARS…saat itu yang paling asyik adalah mengejar-ngejar anak yang lagi pacaran di alun-alun ato mahasiswa pacaran di sekitar kampus…woahh..saat mereka terbirit-birit lari kita kejar ( ± 100-200 sepeda) rasanya seneng banget gitu…kalo ditanya aku ikut karena apa..ya..karena ikut-ikutan aja..tapi sebenarnya juga karena saat itu kami iri aja ama anak-anak yang bersepeda motor ato bermobil…karena mayoritas anggota adalah dari kelompok ekonomi pas-pasan yang kemana-mana naek sepeda ontjhel….iri tanda tak mampulah…saat itu ada benih-benih perjuangan kelas rupanya..wkk..wkk..wkkk…
tahun 1985-1988 Pada periode SMA ini cerita tentang genk ini mesti dipilah menjadi 2 bagian satu Genk Sekolah dan kedua Genk Motor Pada tahun itu genk sekolah muncul bukan sebagai genk sekolah yang kayak Gazper ato Garnizoon di Jakarta itu..tapi yang muncul adalah dua macam bentuk genk… gen pertama adalah genk kelas yang muncul semata-mata hanya sebagai penanda/ato identitas belaka misalnya di angkatan 88 muncul Chernobyl Tribes (Bio 3),Mirage (Bio 4),Krokus(Bio1),Gymcata (F3),Social kinder (Sos1) de el el…kegiatannya ya jauh lah dari kegiatan tawuran ato sebagainya…yang agak kriminal ya..mungkin kegiatan tarohan bal-balan yo…. kemudian ada genk-genk pergaulan lainnya….yang biasanya untuk nongkrong tapi bilamana perlu ya berujung ama tawuran gitu..antara lain… ALPENA (Anak Liar Pemakan Anjing) —Tegal Boto Nyamuk — Gebang dan sekitarnya ORETA — Talangsari Gerphaz — Kreyongan SKR –genk anak kolong (ABRI) dari Sukorejo Besi Tua — Talangsari dan Chondro mayoritas Medureh Lheytherz — Socialite TR — gabungan anak SMA 1 dan SMA 2… banyak lagi sebenarnya tapi dah lupa sebagian… kalo saat di SMA ini banyak kejadian yang berujung tawuran…antara lain..
Insiden Zaenooll dengan anak-anak Widyatama
Insiden Cuk Dwi Sukoco — dengan anak-anak Widyatama..terus akhirnya anak-anak Widyatama disamperin satu persatu di rumahnya…dan Cuk mbawa Clurit….( ayo rik crito)
Insiden Dasuki — dengan anak-anak SMA 3…ini sampe berujung ke kepolisian karena timbul korban luka parah….
sebenarnya banyak juga insiden yang terjadi tapi undercover gitu…. tapi dari semua insiden tidak ada yang bersifat bullying pemerasan dan lain-lain yang dilatar belakangi relasi penindasan senior ama yunior (seperti kasus SMA 34)..rata-rata adalah kasus pribadi-pribadi dan biasanya cepet selesai….
kalo Genk Motor di Jember sih gak banyak..karena gak ada yang nyebut namanya secara jelas..kalopun ada biasanya dadi satu dengan aktivitas lainnya seperti Genk TR, Genk Destrouyer ato RX King Club yang dikomandani wandy ..biasanya isinya hanya trek-trekan dengan totoan di Jl.Diponegoro..ato..Bondowoso-Jember saat malam weekend…ato aksi nekat turun dari Rembangan tanpa lampu dan Rem,,,, insiden maut yang kuingat adalah Tabrakan 5 motor saat trek-trekan di depan hotel Mars yang menewaskan 2 orang dan 3 orang luka berat salah satunya adalah Benny (SMP 1) adik kelasku saat SD anak Gebang…..yang luka berat dan hampir ” selesai” ….
Cerita genk ini saat ini hanya sebagai pengingat masa silam yang jangan sampek nular ke anak-anak cucu kita ….dan yang terpenting dan yang perlu kita waspadai adalah genk sekolah saat ini lebih ganas dan tanpa batasan norma lagi..kriminal..itu kata yang tepat…so hati-hati..
Bullying (tindakan kekerasan antar siswa dalam sekolah) secara perlahan mulai terkuak dalam pendidikan di Indonesia mulai tingkat SD ( ada anak SD di BALI yang membunuh kawannya karena gak di beri contekan), Tingkat SMA ( kasus GAZPER -SMA 34 Jkt dan Blasius Adi murid Kolese Pangudi Luhur yang melapor kepada polisi karena dianaiaya seniornya …tapi setelah itu dia dimusuhi hampir oleh seluruh murid PL..sehingga harus keluar dari PL)… tingkat Mahasiswa (STPDN/IPDN beberapa mahasiswa tewas…san STTKD Curug –satu orang tewas). Kita mesti waspada karena selain tayangan kekerasan mudah di akses…sebagian orang tua tidak mau terlibat dalam mengawasi secara detil perilaku anak-anaknya ..kelakuan “pembiaran” atao menganggap masalah bullying adalah hal wajar dsb ..akan menyuburkan perilaku bullying ini. Apalagi anak-anak jaman sekarang secara fisik telah berbeda jauh dari generasi kita…mereka lebih kekar,besar.tinggi dan bandel…orangtua yang gak mau menegur perilaku hiperaktif ato perilaku “kasar” anakknya hanya agar tidak terlihat seperti mengekang ekspresi anak..sebenarnya hanya menanam bom waktu terjadinya bullying…terserah pada posisi apa anak berperan..sebagai pelaku bullying ato korban bullying…dan kalo itu terjadi situasinya akan sama saja…kita sebagi nortu akan rugi besar…wuikkk malah ceramah iki…he..he..he.. intinya satu JANGAN SAMPAI ANAK KITA MENJADI KORBAN atau PELAKU BULLYING itu saja…
WASPADALAH…WASPADALAH….
Popularity: 100% [?]
