GENK SEKOLAH……(Awas Bullying)

24 November 2007 by ekoz_guevara Nostalgia

TAWURAN….Genk Sekolah

Beberapa hari belakangan persoalan Genk meraja di media massa kita….diawali dengan perang POLDA Jabar dengan Genk Motor Bandung…yang telah bikin berang KomJen Soenarko..karena tingkat kebrutalan genk-genk motor ini dah mencapai perbuatan yang kriminal berat. Baru reda sebentar muncul kasus penindasan (bullying) kakak kelas terhadap adik kelasnya di SMA 34 Pondok Labu Jakarta. Usut punya usut ternyata pelaku bullying adalah para Jeger/brengos…yang tergabung dalam Genk Sekolah….Aku pribadi selalu mendua jika ditanya tentang keberadaan genk sekolah ini..di satu sisi sebagai ortu..keder juga melihat kebrutalan mereka ( sampek tangannya tugel rek….di idak-idak..huiiii..) tapi di sisi lain aku pernah juga ngegang saat sekolah dulu walo intensitas dan kenakalannya gak separah mereka-mereka ini…bahasa kerenya coba empati lah…Saat ini Genk telah bertransformasi dari genk-genk yang bergerak diluar Sekolah menjadi genk sekolah…beberapa yang exist antara lain sbb.

Warriors

Di Jakarta… Genk anak-anak SMA 70 Bulungan…ini bahkan Genk sekolah secara tradisi terbentuk setiap angkatan dan anggotanya adalah mayoritas angkatan itu misalnya LEGIUN (Angkt.2003), Salvozesta (2006),GARNIZOON (98),SPORADIZ (2006) …mereka ini selain menebar pesona lewat grafiti juga melalui Jacket angkatan..ato Blogger..Friendster bahkan Web khusus..gila…. Genk anak SMA 6 nama genknya GOR @ SIX….. Genk anak SMA 34 yang lagi bermasalah adalah REZTEAM (Rese Timpuk) kemudian GAZPER dengan inisial angkatan jadi ada GAZPER I sampek GAZPER X..mereka juga punya Web dan Friendster..hampir semua SMA punya Genk… alasan pendirian genk intinya sama…membentuk solidaritas untuk menghantam/tawuran dengan sekolah lain…walaupun mereka berkilah dengan bahasa-bahasa eufi,isme saat diinterview TV

Di Jogjakarta… Genk sekolah dibikin hanya oleh sebagian kecil murid-murid sekolah tersebut jadi sifatnya lebih kearah Genk murni, namun karena sifat keanggotaan eksklusif pada murid sekolah tersebut maka nama genk tersebut secara umum dimaknai sebagai “GENK SEKOLAH” . Berdasarkan prasasti dan iklan mereka di tembok-tembok se antero Jogja dan diskusi dengan beberapa pengamat Genk Jogja maka identifikasi adalah sebagai berikut… SMA 2 Jogja — NoCaZta SMA 4 Jogja —-, S M C SMA 5 Jogja — Roever SMA 6 Jogja— DEPAZTER (Depan Pasar Terban) sekarang ada yang baru G N B SMA 8 Jogja –CanteenBoyZ SMA 9 Jogja —GaNZa SMA 11 Jogja — SMUTEN SMA 11 Jogja — R E M

Genk SMA swasta SMA Muhamadiyah 1 — JOXZIN (Joko Sinting)…sekarang OESTAD SMA Muhamadiyah 2 — RANGER SMA Muhamadiyah 3 — GriXer SMA Muhamadiyah 7 — Respect SMA Kolese De Britto — LBD , LPZ (Laki-laki Penuh Doza), HIPPIES SMAK BOPKRI I —- NIGHT BOY SMAK BOPKRI II —- PASTOER , BOZER

Genk daerah sub urban kota Jogja SMA Banguntapan Bantul — B G Z SMA 1 Kalasan — SOC’S SMA 2 Ngaglik Sleman — D B Z SMA 2 Depok Sleman — BBC dan masih banyak lagi..laennya… Mereka mudah dikenali dari jacket dan sticker pada motor-motor mereka serta grafiti yang ditorehkan di tembok-tembok..insiden yang terjadi antara lain saling Menimpa (ngebom) Grafiti lawan di tembok-tembok kota Jogja…beberapa perkelahian yang terjadi biasanya bersifat “tradisi” pasca pertandingan sepakbola atau Basket ..BOPKRI 2 - PASTOER versus Muhamadiyah Satu (Muhi) OESTAD ..rebutan cewek misalnya anak-anak HIPPIES (Debritto) Vs anak-anak NIGHT BOY (BOPKRI I) ..berebut cewek-cewek SMA Katolik Stella Duce ..biasanya pasca sekolah ato pasca malam perpisahan (Prom nite)…

Kalo JEMBER gimana?….. Fenomena genk ini sudah ada sejak lama…bahkan jauh sebelum aku Sekolah dSMP ato SMA…dan ini merata di seluruh dunia kayaknya (eh..apa di Arab ada Genk juga ya?…wkkk..wkkk..). Bapakku (STM tahun 1965-1968) pernah cerita pada jamnnya udah ada genk-genk gondrong dengan celana cutbray ..yang dinamakan Crossboy ato Crossgirl. Kerjaannya pesta dan kebut-kebutan…beberapa juga terlibat perkelahian…di Jember itu..pada tahun 1960-1970 yang terkenal antara lain genk “Kelelawar hitam” sama ” Hantu Malam-HTM”..bapakku sih gak ikutan (ngakunya sih…) tapi cuman tau gitu….dan lewat posting ini coba kita refleksikan kehidupan Genk jaman kita dulu….

Tahun 1980an….. Sama dengan anak muda di daerah lain..keinginan selalu berada dalam kumpulan besar teman sebaya juga ada di Jember…bahkan sejak aku masih SD fenomena Genk ato kumpulan ini juga dah ada….saat itu emang sih saat itu aku sekedar meliat aja..dan gak terlibat bener…paling-paling ikutan ngumpul para anggota genk yang lagi latihan barbel ato push up…dan ikut dengerin rumpian yang sangar-sangar. Ciri khas anggota gank saat itu adalah berasal dari satu kampung aja…gak banyak yang berasal dari komunitas beda kampung ..biasanya pakek nama-nama lucu dengan modifikasi huruf yang aksi..misalnya MOHRNANKZ (dibaca “mornang”..bahasa madura yang artinya apa ya…jadi warna yang timbul saat Bisul(udun) mau pecah gitu…ini genk anak Gebang Darwo Timur)..ato GERPHAZ ( “gerpas’…bahasa meduro..artinya memukul dengan batang pohon..ini genk anak Kreyongan)..rata-rata pakek Z untuk kata-kata S ato J…misalnya JEMBER dadi ZHEMBER….gitu lah…kegiatan mereka ya gak jauh dari aksi-aksian aja..malam minggu cangkruk di Alun-alun ato depan Hotel Mars disebelah bIoskop Jaya…duduk-duduk aja..ngobrol…kalo ada kelompok lain ..saling liat…kalo gak lagek mabuk sih aman aja…tapi kalok pas gak pas maka yang terjadi adalah tawuran…saat itu gak ada yang pakek senjata tajam…pakek tangan kosong..maksimal pakek “rante Kalung” ato karakeling.Unjuk gigi kelompok ini biasanya muncul saat Gerak Jalan Tradisional Tanggul-Jember (Tajem), berlomba-lomba mereka tampil se aksi mungkin….kalo Mohrnank..pakek kaos putih lengan panjang dengan gambar wanita bugil memperlihatkan bagian dada yang MOHRNANK…wkkk…wkkk Kelompok lain juga tampil abis-abisan…pada saat itu belum tercatat keributan besar antar gang terjadi…..

Tahun 1982-1985…. ini masa-masa aku SMP…saat kelas satu sih belum ada yang ikut ato bikin Genk…tapi menginjak kelas 2 mulailah terbentuk komunitas-komunitas kecil lengkap dengan informal leadernya (jeger)..masing-masing sekolah pasti punya …di SMP 2 Jember..angkatanku saat itu punya beberapa informal leader yang paling menonjol adalah Yusap Marhaendra Putra ( tonggoku di Gebang..saat itu dia anggota Mohrnank yang dekat dengan genk besar di Gebang yaitu NYAMUK) dan Indra Lemkari ( anggota Destroyer yang dekat dengan anak-anak ALPENA Tegal Boto)….Selama di SMP 2 yang pernah terjadi adalah Tawuran dengan SMP1 yang juga banyak anggota Destroyer (basis genk destroyer emang di SMP 1)..saat itu kami gak tau persis apa masalahnya..tapi si Indra dan Yusap kayaknya diminta bantuan anak-anak kelas 3 yang lagi tawur dengan anak-anak SMP 1 ..kebanyakan anak-anak kelas 2 (termasuk aku) gak tau kalo terjadi tawuran itu..kita baru ngeh..setelah saat pulang banyak guru-guru SMP 2 dan SMP 1 berjaga-jaga di sekitar PEMDA dan alun-alun mengantisipasi bentrokan antar kedua sekolah mengingat saat itu berkembang isu akan ada saling serang…..selebihnya adalah perkelahian sporadis antar siswa yang masing-masing membawa backing anak=anak genk…tapi biasanya banyak yang berakhir damai…karena sejatinya antara masing-masing jeger Genk besar seperti NYAMUK(Gebang) dengan Halim sebagai panglima perang, ALPENA (anak Liar Pemakan Anjing-Tegalboto) dengan ketuanya Yanthit (saat ini anggota DPR) dan Jules, GenK ORETA (Talangsari) dan BESI TUA (talangsari) saling mengenal dan menghormati..jadi kalo ada pertikaian biasanya diusahakan selesai dengan damai…tapi kalo toh gak bisa didamaikan biasanya antar anggota yang bertikai di adu sampek gempor…… Pada saat itu juga telah muncul kelompok kecil (Klik-Klik) diantara para murid SMP..sehingga muncul Genk seperti Destroyer,Ethiopianz (SMP 2),Candourack (Makan tidur Berak-genk para orang tajir), Lheytherzz (another kelompok tajir) dll Disisi lain juga muncul genk-genk Sepeda BMX yang juga gak kalah banyak anggotanya ..yang terbesar antara lain KECHOVACX (baca Kecoak) yang mayoritas berasal dari Kebonsari dan Tegal boto…dan rivalnya MANZAZ (Manusia Jahanam) mayoritas Gebang-Kampungledok-kampungtengah dll….biasanya rivalitasnya terjadi saat ada minicross tapi juga sering bentrok saat konvoi malem mingguan..aku sempet gabung dengan anak-anak MANZAZ ini dan kami biasanya kumpul di alun-alun ato MARS…saat itu yang paling asyik adalah mengejar-ngejar anak yang lagi pacaran di alun-alun ato mahasiswa pacaran di sekitar kampus…woahh..saat mereka terbirit-birit lari kita kejar ( ± 100-200 sepeda) rasanya seneng banget gitu…kalo ditanya aku ikut karena apa..ya..karena ikut-ikutan aja..tapi sebenarnya juga karena saat itu kami iri aja ama anak-anak yang bersepeda motor ato bermobil…karena mayoritas anggota adalah dari kelompok ekonomi pas-pasan yang kemana-mana naek sepeda ontjhel….iri tanda tak mampulah…saat itu ada benih-benih perjuangan kelas rupanya..wkk..wkk..wkkk…

tahun 1985-1988 Pada periode SMA ini cerita tentang genk ini mesti dipilah menjadi 2 bagian satu Genk Sekolah dan kedua Genk Motor Pada tahun itu genk sekolah muncul bukan sebagai genk sekolah yang kayak Gazper ato Garnizoon di Jakarta itu..tapi yang muncul adalah dua macam bentuk genk… gen pertama adalah genk kelas yang muncul semata-mata hanya sebagai penanda/ato identitas belaka misalnya di angkatan 88 muncul Chernobyl Tribes (Bio 3),Mirage (Bio 4),Krokus(Bio1),Gymcata (F3),Social kinder (Sos1) de el el…kegiatannya ya jauh lah dari kegiatan tawuran ato sebagainya…yang agak kriminal ya..mungkin kegiatan tarohan bal-balan yo…. kemudian ada genk-genk pergaulan lainnya….yang biasanya untuk nongkrong tapi bilamana perlu ya berujung ama tawuran gitu..antara lain… ALPENA (Anak Liar Pemakan Anjing) —Tegal Boto Nyamuk — Gebang dan sekitarnya ORETA — Talangsari Gerphaz — Kreyongan SKR –genk anak kolong (ABRI) dari Sukorejo Besi Tua — Talangsari dan Chondro mayoritas Medureh Lheytherz — Socialite TR — gabungan anak SMA 1 dan SMA 2… banyak lagi sebenarnya tapi dah lupa sebagian… kalo saat di SMA ini banyak kejadian yang berujung tawuran…antara lain..

Insiden Zaenooll dengan anak-anak Widyatama

Insiden Cuk Dwi Sukoco — dengan anak-anak Widyatama..terus akhirnya anak-anak Widyatama disamperin satu persatu di rumahnya…dan Cuk mbawa Clurit….( ayo rik crito)

Insiden Dasuki — dengan anak-anak SMA 3…ini sampe berujung ke kepolisian karena timbul korban luka parah….

sebenarnya banyak juga insiden yang terjadi tapi undercover gitu…. tapi dari semua insiden tidak ada yang bersifat bullying pemerasan dan lain-lain yang dilatar belakangi relasi penindasan senior ama yunior (seperti kasus SMA 34)..rata-rata adalah kasus pribadi-pribadi dan biasanya cepet selesai….

kalo Genk Motor di Jember sih gak banyak..karena gak ada yang nyebut namanya secara jelas..kalopun ada biasanya dadi satu dengan aktivitas lainnya seperti Genk TR, Genk Destrouyer ato RX King Club yang dikomandani wandy ..biasanya isinya hanya trek-trekan dengan totoan di Jl.Diponegoro..ato..Bondowoso-Jember saat malam weekend…ato aksi nekat turun dari Rembangan tanpa lampu dan Rem,,,, insiden maut yang kuingat adalah Tabrakan 5 motor saat trek-trekan di depan hotel Mars yang menewaskan 2 orang dan 3 orang luka berat salah satunya adalah Benny (SMP 1) adik kelasku saat SD anak Gebang…..yang luka berat dan hampir ” selesai” ….

Cerita genk ini saat ini hanya sebagai pengingat masa silam yang jangan sampek nular ke anak-anak cucu kita ….dan yang terpenting dan yang perlu kita waspadai adalah genk sekolah saat ini lebih ganas dan tanpa batasan norma lagi..kriminal..itu kata yang tepat…so hati-hati..

Bullying (tindakan kekerasan antar siswa dalam sekolah) secara perlahan mulai terkuak dalam pendidikan di Indonesia mulai tingkat SD ( ada anak SD di BALI yang membunuh kawannya karena gak di beri contekan), Tingkat SMA ( kasus GAZPER -SMA 34 Jkt dan Blasius Adi murid Kolese Pangudi Luhur yang melapor kepada polisi karena dianaiaya seniornya …tapi setelah itu dia dimusuhi hampir oleh seluruh murid PL..sehingga harus keluar dari PL)… tingkat Mahasiswa (STPDN/IPDN beberapa mahasiswa tewas…san STTKD Curug –satu orang tewas). Kita mesti waspada karena selain tayangan kekerasan mudah di akses…sebagian orang tua tidak mau terlibat dalam mengawasi secara detil perilaku anak-anaknya ..kelakuan “pembiaran” atao menganggap masalah bullying adalah hal wajar dsb ..akan menyuburkan perilaku bullying ini. Apalagi anak-anak jaman sekarang secara fisik telah berbeda jauh dari generasi kita…mereka lebih kekar,besar.tinggi dan bandel…orangtua yang gak mau menegur perilaku hiperaktif ato perilaku “kasar” anakknya hanya agar tidak terlihat seperti mengekang ekspresi anak..sebenarnya hanya menanam bom waktu terjadinya bullying…terserah pada posisi apa anak berperan..sebagai pelaku bullying ato korban bullying…dan kalo itu terjadi situasinya akan sama saja…kita sebagi nortu akan rugi besar…wuikkk malah ceramah iki…he..he..he.. intinya satu JANGAN SAMPAI ANAK KITA MENJADI KORBAN atau PELAKU BULLYING itu saja…

WASPADALAH…WASPADALAH….

Popularity: 100% [?]

Print This Post Print This Post

24 Responses

  1. Sik kelingan dg HTM kamu kozz… Ini adalah “genk” legendaris kampung kami (Condro) yang berawal dari “musik patrol” (bahkan kalo ga salah sampai saat ini). Karena saat itu kalo “patrolan” mesti tengah malam maka dijuluki “Hantu Malam”. Menurutku genk ini cukup disegani saat itu karena kekompakan, dan didukung oleh ikatan emosional sebagai keluarga besar “Seni Bela Diri Pencak Silat HM (Haji Mochtar)” sebagai bela diri lokal warga Condro. Hampir semua anak muda Condro saat itu pasti pernah/wajib berlatih HM (terakhir tempat latihan pas jamanku adalah didepan rumah Vivi Najmushabah).

    Seingatku Genk lainnya adalah :
    La Passra (Laki2 Penumpas Aksi Racun) Condro
    LBC ( Laki2 Buronan Cewek ) Kaliwates
    Bherrith Kaliwates
    Murapati (Manusia Rusak Pasrah Mati) Patimura…konon pernah berurusan dg kodim karena huruf “P” dalam “Murapati” berbentuk Palu Arit

    KROKUS! ( Kami Remaja Ogah Ketinggalan Urusan Sekolah!.. katrox banget ha ha ) awalnya ada tanda seru-nya, tibakne sampe sekarang masih ada yg ingat. Sebagai seorang yang membidani lahirnya Krokus… aku inget sekali nama ini tak ambil dari majalah musik. Merupakan salah satu grup band dari Eropa yg sampe sekarang aku gak pernah tahu musiknya babar blast..!! Kemudian model hurufnya tak rubah dengan meniru huruf dari group DOKKEN… Aku yakin Cak Faiz sebagai rockernya B1 tahu sticker krokus yang terakhir nuansanya Dokken banget.

    Zainul Kamal… hampir 2 tahun aku sebangku dengan kawan ini. Saat kasus dg Widyatama, hampir selama sebulan dia selalu menyelipkan “sangkur” dikaos kakinya untuk jaga diri, sekaligus “mengkondisikan” tukang becak disamping sekolah sebagai tenaga bantuan saat dia diserang…

    Untuk kasus “perang antar genk” menurutku yang paling fenomenal adalah saat salah satu genk yang bebentuk ormas plat merah, menyerang salah satu genk yang bermarkas di Gebang dan menewaskan satu orang. Celakanya orang tua sang korban ternyata adalah “tetua” kalangan dunia bawah tanah di Jawa Timur yang juga mempunyai kekuatan besar. Sebenernya piye ceritane itu Koz.. aku takut salah nyebut nama, soale beberapa diantara mereka konon jadi pejabat di Jember pada saat ini.

    KROKUS CREW…. where are you..

    24. November 2007 - adib
  2. Catetan eko mengenai genk di 80an lumayan lengkap. Hebatnya juga si yantit ALPENA jadi anggota DPR, anggota DPR kabupaten mana, ko?

    Sebagai mantan warga gebang, ya mesti ingat dong ama genk Nyamuk.

    Destroyer dan candourak, kebanyakan anak SMPN 1 dan satu angkatan dengan saya. Waktu itu saya sih, cuma penonton aja, ngak ikut gank-gank ini. Anak Candourak, selain anaknya orang punya juga caem2. Hehehe. Jangan2 si eko yg anak SMPN 2 ini gerilya ce-ce SMPN 1, No offense ya ko, just kidding!!!

    Salam

    Surya

    24. November 2007 - surya
  3. For Adib…
    Sebagian besar anggota genk tua di jember mempunyai anggota dengan dasar-dasar ilmu beladiri yang cukup sehingga jika terjadi tawuran bisa fatal…

    untuk insiden GEBANG itu ceritanya demikian…
    Pada saat suasana Jember sedang panas karena PEMILU pertama pasca REFORMASI ..terjadi pengeroyokan terhadap Slamet (anak Gang Nyamuk GEBANG yang juga anggota BANSER PKB) oleh kelompok/genk PANDAWA LIMA yang juga berasal dari Gebang juga..Kelompok ini dikomandani oleh KOSUN dan dikenal dekat dengan Satgas PDIP ..sebenarnya ini adalah pengeroyokan salah sasaran…yang bermasalah dengan PANDAWA LIMA sebenarnya adalah keponakan dari Slamet (namanya lupa yang arek Pattimura) tapi yang meninggal secara tragis adalah Slamet…celakanya si Kosun cs ini gak paham kalo Slamet adalah anak Pak Supa’i seorang jawara silat PAGAR NUSDA dan dekat dengan PP AL Qodiri Gebang Poreng yang sekaligus adalah sesepuh BANSER Jember ..beliau ini dulu malang melintang di dunia bawah tanah ( genk sedikit ke arah kriminal) dan merupakan TETUA (jeger) yang anak buahnya tersebar di seluruh JATIM dan Jakarta …akibatnya PANDAWA LIMA diuber oleh keluarga Pak Supa’i beserta anak buahnya yang berdatangan ke Jember ..bahkan sempat terdengar isu akan terjadi tarung besar yang akan menyeret SATGAS dua partai politik terbesar di Jember yaitu Banser PKB dan SATGAS PDI-P…tapi berkat kesigapan aparat..KOSUN cs ditangkap dan suasana mereda …tetapi demi mendengar akan adanya timbulnya rekayasa pengadilan yang berujung bebasnya KOSUN cs ini maka Kelompok Pak Supa’i terus mengawal proses sidang yang penuh intimidasi (bahkan ada bom molotov yang mengenai rumah salah seorang jaksa/hakim) yang intinya minta keadilan di tegakkan …Allhamdulillah KOSUN cs dihukum berat sehingga ada sedikit kepuasan dikalangan kelompok Pak supa’i ( tapi aku sendiri ragu mengingat kesedihan yang ditimbulkan sangat dalam…bisa jadi pasca KOSUN cs bebas akan terjadi sesuatu bagi mereka)…sehingga Jember berangsur kondusif…. (aku agak tahu detil cerita ini karena istrinya Pak supa’i -Bu Supa’i-adalah masih terhitung Bulik dari bapakku..)

    Cak Surya …
    CANDOURAQ adalah gank socialite ..anggotanya rata-rata orang berpunya (’bil-mobilan pek) dan ceweknya tik-cantik tak iye…beberapa cewek tercantik di SMPku direkrut oleh tetua-tetua genk yang berbasis di SMP 1 ini ..antara lain Tistiani (SMP2 angkatan 85 dan SMAK St Paulus-88)..nama terkenalnya Iin Punk rock…rumahnya di daerah belakang PTP 26 ..dia sih cuantik dan wangi…bersinar banget pokoknya…wkk..wkkkk..

    kalo aku …mana berani hunting cewek SMP 1 ..dengan modal pas-pasan (wajah maupun duit) gak kuat bondone rek..selain itu dik-adik SMP 2 juga gak kalah cantik dengan anak-anak SMP 1…walaupun juga..segala perjuangan dan doa (kayak rhoma Irama) untuk sekadar menarik perhatian..berakhir dengan..hikss..hikks…hikss…

    25. November 2007 - ekoz_guevara
  4. Tambahan untuk cak Surya…
    Yanthit yang pentolan ALPENA (Anak liar Pemakan Anjing) saat ini adalah anggota DPRD JEMBER dari fraksi PDI-P….

    namanya sering muncul di Radar Jember karena termasuk anngota DPRD yang selalu ditanya apabila terjadi peristiwa yang menarik perhatian publik oleh para wartawan…semoga aja dia bisa bertransformasi menjadi pembela rakyat jelata di Jember ..Yanthit juga manusia rek…dulunya Jeger sekarang bisa jadi Robinhood bagi kaum papa di jember…semoga…

    25. November 2007 - ekoz_guevara
  5. Koreksi, Kos. Temanmu itu namanya TRISTINA, catet TRISTINA.. alias I’in. Kakaknya sekolah di SMP-1, namanya Nana. Mek sekolah numpak becak.. bener tho.. ?

    Kebutuhan untuk berkelompok dan berkumpul adalah kebutuhan dasar manusia sebagai makhluk sosial. tapi, entah mengapa, setelah kumpul-2 itu terpenuhi, sadar nggak sadar, ekses negatif akan muncul mengiringi.

    Kebersamaan yang diharapkan memberi imbas buruk kepada komunitas atau orang di luarnya. Kamilah yang terbaik, terkuat dan sebagainya mengisi sebagian relung hati kita.

    Apalagi bila niatan awalnya untuk bikin Gang, dalih “melindungi diri” adalah alasan utama untuk kemana-mana bawa sangkur, pedang pisau atau benda-2 lain yang bisa dipakai untuk senjata pelindung.

    Aku belum pernah ikut-2-an Gang. Baik di sekolah atau di rumah. Kelompok yang kuikuti adalah sebangsa Pecinta Alam atau PRamuka. Kegiatan yang positif sampai sejauh ini. Bila dalam hati merasa aman untuk pergi tanpa senjata dan merasa bahwa orang lain adalah teman, dimana pun berada. Insya Allah akan melapangkan langkah kita berjalan kemana pun..

    Berjaga dari gangguan orang-2 jahat memang perlu. Kita nggak tahu kapan gangguan itu akan terjadi. Sejauh kita bisa menghindari kelompok-2 semacam itu atau kita bisa berhubungan dengan orang-2 dari kelompok itu secara “berbeda”, mungkin itu akan menolong kita untuk dapat teman lebih banyak..

    25. November 2007 - faiz_sahly
  6. yupee…bener is TRISTINA dan kakaknya namana NANA ..info terakhir katanya dia ada di Malang gitu…
    BTW…setelah lulus SMP 2 aku dah gak ketemuan lagi ama dia…kan sekolah SMAK St Yusuf dia…

    yang paling kuinget dari dia adalah …selain anggota cewek tenar ..banyak yang naksir..aku gak..suerrrrrr…gak pernah….wani mati po naksir selebritis SMP….
    si IIn ini anaknya baik banget…dan sukanya godain …dah tau aku paling berkeringat dingin kalo di deketin doi …eh dia tuh kadang kayaknya sengaja duduk di sebelahku dan nagajakin ngobrol…mana baunya wangi banget lagi…sumpah…dan pernah doi tulisin aku lyrics lagunya Queen ” Love is My Life “…dengan tulisannya yang super rapi….

    oalah..kok..malah OOT lagi…dasar Faiz…

    ayo..ayo..cerita Genk ae…
    endi iki tokoh genk ORETA (Iwan Taruna)…Gen ARJAMEL (Arik)..de el el kok gak urun rembuk…

    25. November 2007 - ekoz_guevara
  7. Aku dadi eling, ndik SMP 3 ono koncoku cewek2 sing bikin genk GADCALIN (gadis cantik lincah)….narsis puuuooool. Tapi bukan aku lo, mereka memang cantik2 banget. Lek ga salah anggotane mung 3, Henika, Herdin, Lusiana (sing SMP 3 mesti weruh areke…lha memang ayu jeee).

    25. November 2007 - sevi
  8. Waduuh, rek….! Nek gank2 koyo ngene iki, aku gak paham bener. Aku khan dulu, pendiam, pemalu dan rajin belajar. he…he….!
    Nek critane Dwi ‘Cuk’ Raharjo (bukan Cuk Dwi Sukoco-Kowe ojo mancing2 Koz…), aku memang tahu bener. Waktu itu pulang sekolah, aku boncengin si Cuk ini. Tepat di depan warung Rambo, kita dicegat puluhan anak Widyatama+anak SKR. Badan mereka yang gedhe2 dgn asesoris Roti Kalung itu dgn ramahnya menjamah tubuh dan kepala si Cuk ini. Yang jadi sasaran utama si Cuk ini. Aku mung kecipratan sithik2. Kepala Cuk sampai berdarahdarah waktu itu. Tapi hebatnya, dia tidak ngeluh, malah dia nitheni satu2, sopo2 ae sing ngantemi dhekne. Pulang kerumah, ambil perlengkapan perang.
    Sore harinya, kita bertamu kerumah2 yang ngantemi itu untuk sekedar memberi “pesan moral” kepada ortu mereka.
    Benar2 Unforgetable Moment….!! He..he….

    eeh… Koz, revisi sithik, Yanthit setahuku soko Partai Golkar.

    28. November 2007 - Arik Tohari
  9. aku gak tau melok gang2 an.. ndisik cuman belajar kelompok karo melu pengajian ae..

    28. November 2007 - Ivan
  10. Wah..wah… pancen sangar tenan Cak Ekoz kalo disuruh ngeling-eling jaman dahulu kala. Kabel diapal, mulai motor, geng, profil konco-koncone, pokok sembarang apal….
    Wah aku termasuk gak gaul masalah koyok ngono..
    nek liyane malem minggu cangkruk karo but-kebutan, aku luweh seneng begadang ning nduwur gumuk kerang bareng konco pramuka. Tafakur alam (tafakur alam opo mergo njomblo he..he..)

    28. November 2007 - Rizal
  11. Ivan dan Rizal jelas gak masuk Gang….
    lha wong omae nang penge’r dalan gede….jalan rambutan.,..the Patrank…

    Keprihatinanku akan munculnya sifat imitator anak-anak sekolah sekarang untuk meniru budaya kekerasan ini melalui mass media bukan sekadar paranoid lho….baru kemarin (selasa 27-11-2007) diberitakan di Balikpapan Pos bahwa ada anak SMP dihajar oleh 5 orang kakak kelasnya…dan ditonton serta direkam lewat HP oleh rekan lainnya…alasan merekam adegan kekerasan ini murni meniru rekaman inisiasi Genk Motor BRIGEZ di Bandung yang kemarin menghebohkan itu…kasusnya hampir berujung ke masalah hukum, karena keluarga pihak penganiaya bukannya meminta maaf tapi malah mengancam keluarga korban (ditengarai penganiaya orang asli Balikpapan dan korban adalah perantau) sehingga keluarga korban sempat berniat pindah dari Balikpapan…tingkah tidak elok penganiaya dan keluarganya ini membikin geram penduduk Balikpapan yang pada dasarnya tidak suka akan kekerasan..(seperti aku juga ..wkk..wkk…) bahkan Walikota Imdaad Hamid ikut geram dan meminta pihak kepolisian turun tangan untuk mengusut kasus penganiayaan dan pengancaman tersebut secara hukum…agar kejadian serupa tidak terulang…karena pihak sekolah dan Diknas cenderung untuk menutupi kasus ini dan tidak menyelesaikan masalahnya secara bijak (indikasi pembiaran terjadinya kekerasan)…untunglah sebelum masalahnya berkembang liar…pihak keluarga penganiaya meminta maaf secara resmi kepada korban dan keluarganya..sehingga akhirnya laporan kepada kepolisian dicabut..
    sekali Bullying adalah musuh bersama…dia tidak akan hilang sampai ada kesadaran bahwa kekerasan adalah sisi buruk dari sifat manusia….dan yang terpenting..jangan sekali-kali lengah mengawasi anak-anak kita ..perubahan sikapnya…tindak tanduknya dsb…jangan lagi selalu menganggap kasus kekerasan pada anak adalah hal “wajar” yang tercermin dari kata-kata “..ah..namanya juga anak-anak…kelahi sedikit-sedikit kan wajar..” ..karena yang perlu diingat..bahkan kata berkelahi pada jaman ini berbeda dengan jaman kita.. saat ini..perkelahian indentik dengan penggunaan stick bisbol,rantai motor, gir motor, sabuk dengan ujung gir,….sampai samurai dan CLURIT!!!…..bukan hanya sekedar untuk mengancam…tapi sering untuk “memakan” lawannya…
    So..WASPADALAH..WASPADALAH…

    Damai itu indah…
    penggunaan kekerasan hanya berujung pada penyesalan yg tak berkeputusan…percayalah…

    28. November 2007 - ekoz-guevara
  12. Ngomong-ngomong soal gelut, carok dan sebagainya..ada sedikit cerita lucu tentang sodaraku yang Maduro thothok waktu kuliah di D3 Ekonomi Unjem.
    Pas awal masuk Jember, dia sempat ngeri sama anak-anak Jember, soalnya dikit-dikit ngomongnya arek (arek khan clurit kalo bhs Madura), wah jagoan banget arek-arek Jember (clurit-clurit Jember he..he..)
    Suatu ketika dia ditantang sama temannya, Ayo caruk nek wani, dengan polos dia langsung ngeluarin pisau yang biasa dibawa, Maju mon acarok’e. He.he.. musuhnya langsung kabur…Dianya cuma bengong, Ca’en Carok, mak berka’ he..he..

    Sebenarnya yang jadi masalah gak cuma Genk Motor, coba aja lihat budaya kekerasan disekitar kita. Begitu ada maling ayam ketangkep, dipukuli sampe bonyok, kadang sampe di bakar (emange sate..). Terus banyak tawuran antar kampung, tawuran antar suku (kayak peristiwa di Sampit, di Pontianak, di ambon), semua sebenarnya cerminan kalo didalam budaya kita juga ada unsur-unsur kekerasan.
    Aku kok jadi mikir, opo bener ya kata guru-guru PMP kita yang mengatakan bangsa Indonesia adalah bangsa yang ramah-tamah, suka bergotong royong, berkepribadian luhur… opo bener
    Lha wong di Sidoarjo, rumah-rumah korban lumpur Lapindo di jarah orang, maling sapi dibakar sampek mati (mestine koruptor aja dibakar sampek mati pake korek api), peristiwa Mei 98 di Jakarta dll.
    Opo emang wong-wonge wis berubah kabeh yo.. :(

    28. November 2007 - Rizal
  13. Nek ngomongne kenakalan (atau sudah jadi kriminal…?) anak2 sekolah, mesti nggak akan pernah ada habis-habisnya. Yang harus kita hindari adalah pandangan stereotip yang hanya melihat anak sebagai subjek/pelaku, sehingga merekalah yang harus dihukum. Padahal sebenarnya, bisa jadi mereka hanya jadi objek penderita saja. Nek jarene Imam Ghazali, kalo kamu melihat anakmu nakal, pertama kali yang harus kamu lihat adalah makanan yang dimakannya, dibeli dgn uang apa ?. Cermin yang dipakai sehari2 siapa ?. Dari view ini, mestinya kita tidak heran, kenapa semakin lama kecendrungan kekerasan semakin menggila, kuantitas maupun kualitasnya.
    Masalahnya adalah kita sudah terlanjur hidup dgn situasi ini. Kita juga terlanjur diamanahi keluarga yang harus kita jaga. Jadi, sebaiknya bagaimana kita bisa hidup ‘bersahabat’ dgn situasi ini. Kalaupun terpaksa ngikuti arus, tapi tidak terhanyut-lah. Kalau terlanjur hanyut, yo ojok suwe-suwe.
    Mengambil analogi warga Bukit Duri Kampung Melayu-Jaktim yang tdk bisa menolak dan menghindari banjir yang setiap saat datang, meski tanpa hujan sedikitpun. Mereka sekarang naikkan rumahnya jadi 2 lantai, kitapun bisa jadikan perhatian (baca : proteksi) ke anak2 jadi 2x lipat. Kalau barang berharga mereka taruh dilantai 2, kitapun bisa lakukan dgn menempatkan anak kita di sekolah dan pergaulan yang benar. Kalau mereka siapkan ban dalam atau apapun yang bisa mengapung, kitapun bisa menyalurkan ‘libido grenk’ anak kita ke kegiatan yang positif.
    Kalau inipun juga tidak membuat anak kita jadi baik (nauddzubillah….!), mungkin hanya doa dan tobatlah yang bisa kita lakukan.

    28. November 2007 - Arik Tohari
  14. Setuju Rik… Take care for your children !!!!

    sebenarnya itulah inti postingan kali ini..
    ojok lok-melok bapakke sing senenganne cangkrukan dan ngodhak-ngodhak arek pacaran..wkkkk..wkkk..wkk..

    hahhhh..iku lak aku dewe yo…wkkk..wkkk

    29. November 2007 - ekoz_guevara
  15. Dah revormasi kaya gini masih ada aja sekelompok orang yang pengen buat geng,mending kalau gengnya punya tujuan yang positive.tapi biasanya orang yang buat geng itu kaya gembel banget,coz soalnya yang w denger rata2 orang yang buat geng itu kerjaannya malakin doank ? PAYAH BANGET

    28. February 2008 - criz
  16. he..he..he
    bener Criz…banyak yang bikin rusuh setelah punya genk…..

    btw inti tulisanku…
    ngajak semua kita waspada…bagaimanapun POLISI berusaha memberangus Genk…masih ada aja yang exist…yang paling baik adalah sebagi orangtua,saudara,om dll…kita bisa mengeleminir kerusakan yang dibuat genk ini…
    terutama saat OPSPEK ato POSMA

    Criz angkatan berapa di SMAN 1 JEMBER
    tks commentnya

    03. March 2008 - ekoz_guevara
  17. KWAOKWaO,.
    sebener nya genk itu manusiawi,.
    karna manusia pasti butuh teman dan orang lain buat hidup nya,.

    kalian juga mungkin begitu wkt sekolah,.
    bonong aja kalo gak punya genk,.

    pasti lw gak mau kan temen 1 tongkrongan lw ada yg di isengin ataw di gebukin.

    Genk boleh aja asal ada juntrungan nya,.

    • chaki Ex 70 jkt,.
    10. July 2008 - fuad
  18. @ Mas Fuad,
    Terima kasih atas komentarnya. Benar bahwa kita ini makhluk sosial, yang gak akan bisa hidup sendiri. Kalau berteman untuk menjadi teman bagi orang lain dan lainnya dan lainnya lagi, rasanya dunia akan nyaman dan tentram. kemana pun kita pergi, akan selalu ketemu teman.

    Tapi benar juga kalau dunia kita ini bukanlah dunia impian. Baik dan buruk selalu bergantian mewarnai hidup kita.Pesan moral dari tulisan dan komentar-2 disini, adalah berteman untuk ketentraman dan kedamaian. Bukan sebaliknya.. benar kan ?

    BTW.. salam damai dari Alumnus SMA 1 Jember.. Matur Nuwun.. :)

    10. July 2008 - faiz
  19. wah bagus juga crita loe di atas . . .
    salut guwe, yang ngliput jago banget euyy . . .
    tapi ada salah satu bagian di atas crita loe yang salah mencantumkan nama genk skul bro . . .
    yang bener sma 10 tuh SMUTEN bukan sma 11 . . .
    dan yang jelas SMUTEN anti SMAN 10 . . .
    hahaha . . .
    tawuran boleh2 aja . . .
    terserah orangNa sendiri aja . . .
    mau hancur atau apa kek . . .
    yang penting kita dukung sekarang program Polisi untuk memberantas hal-hal tawuran yang sangat merugikan bagi kita semua . . .
    hahaha . . .

    (buat kelas 3 angkatan 09 belajar sek . . .
    nanti kita bajing2an lagi dan tawuran lagi
    setelah lulus,
    serahkan pada adik2 kelas kita angkatan 010 dan
    011)

    thx dah boleh kasih comment . . .
    salut buat info dari SMA 1 Jember . . .

    JNT_SMUTEN-09

    18. July 2008 - Mbah Darmo (Jonatan)
  20. maap bgt info diatas ada yang salah…
    SMUTEN itu bwt anak” SMU N 10 Yogyakarta…
    thx…
    harap segera diperbaiki…

    12. September 2008 - GeBe
  21. kok yg disoroti banget genk sekolah to..

    mbok liat.. banyak banget genk non-sekolah,, tapi isinya juga anak sekolah + anak2 putus sekolah + lulusan SMA atau SMP yg gak ngelanjutin kejenjang yg lebih tinggi,, mereka gak terikat tempat atau identitas sekolah,, contohnya ak,,
    jujur aja aku kegabung di genk,, dari kelas 2 SMP,, soalnya deket SMP ku sering banget ada anak2 genk yg nongkrong,, lama2 ak diajakin masuk sama mereka,, karena mereka anaknya seru2,, ya ak mau aja,, genk gak seburuk yang dipikirin kok..
    contohnya genk ku ‘HUMORIEZT’,,
    genk non-sekolah yg nyebar se antero jogja,..
    dari pusat kota ampe pinggiran pasti ada oknum HumoRiezt (disingkat HRZ)..
    walaupun ak cewek tapi mereka respect sama ak..
    mereka gak pernah ngeremehin ak,,
    walaupun di genk ku tiap ngumpul selalu ada minuman dan rokok,,
    mereka gak pernah nyuruh ak ikutan minum atau ngerokok,,
    kalo dipikir2 mereka lebih baik dan perhatian dibanding temen2 ku disekolah (anak baik2)

    mereka selalu ada untuk aku,, karena mayoritas mereka anak bebas tanpa aturan, jadi waktu mereka lebih banyak untuk temen2..
    mereka solid banget lah,,
    kalo soal tawuran atau berantem,, gak cuma anak genk kalik,,
    temen2 ku yg gak nge-genk aja suka berantem,,
    jadi gak jamin lah kalo nak genk tuh nakal, tukang bikin onar, suka berantem, suka ribut,,
    kita cuma remaja yg gak puas sama hidup,, kita pengen bebas,, kita gak mau dikekang dengan ribuan aturan yg dibikin sama orang2 kolot.. kita gak butuh aturan dan sikap kalian yg protektif..
    kita masih tau batasan asal kalian mau ngasih kelonggaran buat kita..

    ak yg disapointed sama keluarga ku yg gak pernah punya waktu buat ak, adalah contoh remaja gagal karena keluarga,,
    bukan karena aku nge-genk,,
    justru ak merasa keluargaku adalah temen2 genk ku,,
    ak merasa rumah ku adalah markas biasa ak ngumpul,,

    please deh,,
    daripada kalian semua repot2 ngurusin gimana caranya ngeberantas genk,,
    mending kalian coba buat ngarahin qta kalo kalian merasa kami salah,,
    atau kalian sosialisasiin buat para orang tua yg punya anak remaja biar tanya pada kita bagaimana cara kita buat ngejalanin hidup…

    salam damai dari HUMORIEZT jogja…

    muacH!!

    dbzluppha_lemoth@yahoo.co.id (email)
    dbzluppha_lemoth@plasa.com (friendster)

    25. September 2008 - LemotH
  22. For Mbah darmo dan Gebe….
    betul sekali SMUTEN…jelas SMA 10 Jogja…kedobel sama REM yang dari SMA 11….

    Sebenarnya fenomena gank kan ada di setiap masa…
    sejak jaman 60an..sanmpek sekarang….namun intensitas Kekerasan yang terhubung dengan gank sekolah semakin lama semakin bersifat kriminal…
    kalok jaman kita dulu…kelahi adalah one on one…tanpa senjata tajam….dan gak ada sampek ada yang mati…
    walau begitu…setiap ada tawuran pasti berujung di kantor polisi…kalo gak di sel…minimal orangtua dipanggil….
    kalo sekarang…masuk pengadilan sagala…
    jadi pelajaran dari soal tawuran di atas adalah….
    hentikan kekerasan antar kelompok di sekolah….
    hindarkan perbuatan kriminal….
    itu aja….

    26. September 2008 - ekoz_guevara
  23. For Lemoth….
    aku suka dengan kutipanmu
    “kita cuma remaja yg gak puas sama hidup,, kita pengen bebas,, kita gak mau dikekang dengan ribuan aturan yg dibikin sama orang2 kolot.. kita gak butuh aturan dan sikap kalian yg protektif..
    kita masih tau batasan asal kalian mau ngasih kelonggaran buat kita”

    ciri khas..teenager ..dan Angry Young Man….
    semuanya jadi salah dari kacamata kita….its OK..
    hanya waktu yang kan emnjadi hakim yang adil….
    apakah “kebebasan” yang diinginkan menjadi peluang meraih kehidupan yang lebih mambahagiakan dan migunani tumrap liyan….atau ..justru menjadi pintu masuk pada “penyesalan tak bertepi” pada kelak kemudian hari….

    tapi aku setuju aja….
    Batasan paling minimal adalah HUKUM…apabila dirasa batasan Agama atau Budaya dianggap terlalu menutup ruang gerak anak muda….itu saja…

    Bikin kumpulan boleh asal jangan kriminal…
    termasuk melakukan bullying terhadap junior dan orang lemah lainnya….

    26. September 2008 - ekoz_guevara
  24. wah..seneng rasanya bisa menemukan ada blog yang berkisah tentang jember.Maklum ..tempat tinggal jauh dari peradaban modern..papua kemringet!!

    Hei..Ekoz,Ivan,jony, Mas Anton(BBC-UK?) , Edi Arjanto (ex. Ketua IKPMJ2000-2002 Yogya) dan semua teman teman alumni IKPMJ and APJ ! selamat menjalin kontak lagi !

    Sudah lama sekali kita tidak berjumpa selepas lulus dari Yogya!

    KOZ…Liputanmu tentang genk ..rasanya komplet sekali.Liputannya kayak Muamar Mk.di “Jakarta undercover”.
    Suatu waktu mungkin bisa dicoba membuat cerita ‘kenangan’ saat dijember … seperti gaya penuturan “laskar pelanginya” andrea Hirata.

    Kabar terakhir dari jember , Bandara Notohadinegoro sudah dioperasikan sejak akhir agustus lalu. saat ini masih melayani Jember -Surabaya dengan 3 kali penerbangan. Meskapainya adalah Tri-MG dengan menggunakan pesawat jenis LET-410 Rotary ,buatan Ceko, dengan kapasitas 18 seat. rencananya akan di expand untuk rute denpasar.
    Silah coba …! Tiket dijual di Juanda dan Bandara Notohadinegoro.ini bukan promo, cuman menyampaikan amanat dari Pak Jalal, kepada semua warga jember dirantau dan teman-teman yang masih punya rasa kangen pada kampung halaman tercinta : jember.

    Ingin menjalin kontak - kontak lagi dengan teman-teman alumni APJ dan IKPMJ, cuman belum ada prasarananya. kelihatanya lewat blog seperti ini cukup efective untuk membangun komunikasi.

    Selamat lebaran Mohon Maaf lahir Bathin.
    salam
    Mifta

    30. September 2008 - Mifta