TELEVISI

October 24th, 2007 by Ludi Leave a reply »

TELEVISI

Mohon maaf atas kalau mengganggu..

Walau jarang nonton karena waktu habis untuk bekerja dan bermacet ria di kota jakarta, selintas tayangan nya sudah membuat kami para orang tua resah. Rasa khawatir selalu membayangi, ketika kekerasan fisik dan mental, sinetron percintaan anak2 kecil berseragam secara vulgar tampil dilayar kaca, cerita mistik yang membuat syirik. Sungguh tayangan-tayangan tidak bermutu dan tidak menididik, bahkan membodohi. Memang ada TV yang berusaha untuk membuat yang tayangan yang baik…seperti Metro dengan Eagle award..dll, atau acara semacam cerdas cermat jaman dulu…

Tidak bisa dipungkiri bahwa menyuburnya kekerasan yang terjadi saat ini juga akibat pengaruh tayangan Televisi. Penetrasinya sungguh luar biasa

Orang “bijak..?” berkata:Ya…masyarakat kita kan sudah dewasa…sudah bisa memilah mana yang baik dan mana yang harus dihindari. Hmm masih saja berkilah…

Satu cuplikan berita Suara karya (4/1007);Menanggapi sorotan tajam Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) terhadap tayangan sinetron di TV swasta, Ketua Umum Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI) KAMI ILYAS balik menuding KPI belum maksimal pengontrolan terhadap tayangan-tayangan Televisi. Dari 10 TV swasta hanya 3 yang keuangannya mapan, 7 diantaranya payah, bahkan diambang kebangkrutan. Untuk 7 TV tersebut pasti lebih memilih acara yang “diminati” masyarakat yang memiliki rating tinggi.

Untuk orang tua macam saya dan istri yang harus mengayuh sampan berdua, kegelisahan makin menjadi ketika saat tertentu terdengar kata2 “aneh” dengan nada tinggi keluar dari si kecil. Setelah ditanya dari mana asal kata “aneh” tersebut, jawabnya televisi.

Kita semua adalah korban, apakah kita hanya bisa mengeluh seperti tulisan ini, atau kah kita bisa berbuat lebih….KPI hanya bisa menghibau, MUI begitu, bahkan Presiden sekalipun….

Kekuatan sebenarnya ada ditangan kita semua….Apakah perlu hari tanpa telivisi…bayangkan kekuatannya….berapa puluh bahkan ratus juta kerugian TV swasta….kita bisa menekan mereka….kita bisa membuat mereka membuat tayangan yang lebih baik….untuk anak kita, untuk masyarakat kita.. Ekos dan temen2 ..pls…kalian pasti punya ide yang lebih cemerlang..

Aku ingin membeli tv 72 inchi…Untuk bisa aku nikmati….Bersama sanak famili….Menyenangkan punya televisi…Lihat dunia yang berwarna-warni…Asal jangan acaranya basi….Cuma bikin keqi…Aku ingin muncul di tv…Buat acara sendiri…Bukan gossipnya selebriti…Harus yang lebih berisi (TELEVISI by NAIF)

Popularity: 11% [?]

Advertisement

Leave a Reply