Howdy…….. Liburan panjang bagiku 10 hari..dampak kebijakan pemerintah yang kuambil posisi positifnya….selama itu aku banyak mengulang baca buku ato novel koleksiku….( tahu gak….jika kita punya buku/novel dan dibaca di dua tempat -di Balikpapan-Yogja…rasanya…perasaan kebatinannya beda lho?..)..kalo diJogja biasanya jam 3 aku dah bangun..maklum Ichaku selalu terjaga pada jam itu dan menagih jatah Enfapronya…tak handlelah..karena bagi ortu kayak aku yang ketemu anak bojo tidak sesering panjenengan…bisa gantiiin tugas istri bikin susu untuk anak ..dan kemudian bisa mbujuk dia tidur lagi…sensasinya luarbiasa banget lho…suerrrrr…abis mbujuk dia tidur lagi…aku malah yang jadi gak bisa tidur lagi…
Sambil nunggu adzan subuh dari mesjid sebelah rumah.. biasanya kubaca ulang novel favoritku dan bisa ditebaklah….yang berulang dibaca adalah Laskar Pelanginya Andrea Hirata….bagian paling menarik dari buku ini menurutku adalah….kekuatan dari ketulusan seorang pengabdi kemanusian …seperti Ibu Muslimah yang jadi guru di sekolah Muhammadiyah dan digaji setara 15 kg beras saja..selama bertahun-tahun lagi…..tetap semangat dan membagi energi kehidupan yang mendorong murid-muridnya untuk semangat belajar dalam keterbatasan yang tak terperikan….ada satu muridnya yang demikian terbakar semangat belajarnya..Arai namanya ….mengayuh 20 km PP setiap hari ( berarti Jember-Rambipuji)..untuk menuntaskan kehausan akan pendidikan…tak menghiraukan cuaca apa yang dihadapinya panas terik ato hujan membadai ..yang terpikir adalah sekolah..sekolah..bertemu Bu Mus…untuk mendapatkan energi mimpi-mimpi yang terus menyala-menyala……buku ini…jadi menarik karena…yang diangkat adalah Realitas…kejadian yang sebenarnya……seperti saat kemunculan Para Laskar Pelangi di Kick Andy 4 Oktober 2007 …..ibu yang bersahaja itu…dipertemukan dengan 2 orang muridnya yang terbakar energi mimpi-mimpi akan pendidikan yang lebih baik Andrea Hirata …pengarang Laskar Pelangi…yang lulusan Fak Ekonomi Universitas di Inggris….dan Universitas Sorbonne Perancis….bayangkan dari anak tak punya daya dukung ekonomi yang masuk akal untuk mencapai cita-cita mencecap ilmu sampai ke Sorbonne….berkat ilmu, semangat, integritas, keberanian bercita-cita, dan ajakan untuk tidak menyerah pada rintangan apapun yang didapatnya dari Ibu Muslimah guru SD Muhammadiyah di Belitong itu…si Andrea..bisa menggapai mimpi-mimpinya …..pertanyaannya mengapa energi seperti itu tak pernah mampir dalam hidupku?….energi yang membikin kita terbakar untuk memperjuangkan mimpi-mimpi kita…segila apapun itu…
Tiba-tiba saja otakku melakukan flash back…kejadian yang tak terjadi saat membaca laskar pelangi di Balikpapan…Saat termanggu itu…aku coba berkontemplasi sesaat….membandingkan dengan kondisiku …jalan hidupku sampai saat ini adalah capaian terbaikku …ibaratnya jika bagi Andrea Hirata mimpinya adalah kuliah dan lulus dari universitas Sorbonne…bagiku kuliah dan lulus UGM adalah episode terindah dan penting dalam milestone kehidupannku…karena di Yogyalah…beberapa penggalan sejarah indah terjadi…dapat istri…kuliah S-2 ( my man ini karunia yang sangat luar biasa…beyond my dreamlah..)..punya anak…Kehidupan Jogja jugalah yang bikin aku lebih percaya diri…mengenal berbagai komunitas..meluaskan pergaulan dan wawasan….berdekat-dekat dengan ilmu dan pengayaan batiniah yang luar biasa…pengembaraan batiniah itu berujung pada kesadaran bahwa lompatan perubahan kehidupanku saat ini adalah ditentukan pada saat berani memutuskan ikut UMPTN lagi untuk menembus UGM walau dibayangi keraguan akan daya dukung kecerdasan pribadi dan kemampuan orang tua untuk membiayai kuliah di jogja…hal yang cukup berat untuk seorang Zijnder Fabrik PTP dengan 3 anaknya yang sekolahnya makin butuh biaya tinggi…..pertanyaan kemudian muncul lagi di kepalaku…Mengapa aku kok pengin sekolah di UGM? Mengapa gak di Unej aja..ato IPB…ato Unibraw…yang sama-sama punya fak Pertanian dengan reputasi bagus?…karena emang cita-citaku adalah pengen jadi Engsinyur Pertanian..lalu kerja di Kebun sebagai Zijnderr Kebooon….. betapa gagahnya keluar masuk blok kebun kopi, Kakao ato Karet…dengan menaiki Motor trail menginspeksi pekerjaan karyawan-karyawan keboon….seperti oom Ir.Wibowo (zijndeer dan kemudian ADM kebun PTP 26 di Kalikempit) ….yang lulusan Pertanian UGM saat inspeksi ke kebun kakao ato karet di afdeeling-afdeeling yang dibawahinya….gagah betul…Mengapa aku bisa seperti termotivasi abis untuk sekolah di UGM?….siapa yang memotivasi?… ada gak ya guru selama masa aku belajar…sejak TK Anggraeni di Glenmore Banyuwangi, SD Kalikempit Glenmore, SD Pasewaran di kebun PTP XXVI yang ada di Banyuwangi utara, SD Jember Kidul VII, SMPN 2 Jember , SMAN 1 Jember, yang bertanggung jawab atas kenekatannku untuk keukeuh kuliah di UGM?….kuputar terus memori itu…kucoba keras berpikir…coba untuk mencoba mencari kapan tepatnya saat ada energi yang membakar semangatku …sehingga waktu itu aku berani mengejar mimpi untuk sekolah di UGM Jogja…ratusan KM dari Jember…bagi beberapa teman bisa jadi…capaian itu…biasa aja…gak ada istimewanya…tapi bagiku …itu luarbiasa…..bahwa masa-masa saat ini kadang tak terbayang tergapai ….dan sodara-sodara jawabnya “…gak ada….”….mungkin aku kurang keras menggalinya…sehingga tak kutemukan satu nama gurupun yang bertanggung jawab atas aksi nekat ikut UMPTN lagi itu… ato jangan-jangan aku sudah sedemikian congkak sehingga lupa akan jasa-jasa para guruku itu..astaghfirullah hal adziem…..memang tak pernah ada seorang Ibu Muslimah bagiku….yang secara individual bisa menyalurkan energi motivasi yang besar bagi anggota laskar pelangi….kalo untuk aku mungkin yang terjadi adalah gabungan mozaik energi motivasi dari semua guru yang pernah membagikan ilmu kebaikan bagiku…sedikit dari Ibu Wardiastuti di TK Anggraeni Glenmore Banyuwangi….beberapa dari Pak Soemardi di SD Pasewaran….ato Pak Idris di SD Jemberkidul VI….3 atau 10 unit energi motivasi dari Pak Purwono ato Ibu Sri Sumarie kala SMPN 2 ….bahkan mungkin separuhnya dari motivasi eksentrik dari Pak Singgih the Biology Guy from SMAN 1 Jember……
Haaaaaaaaah…….Pak Singih?……terus terang saat itu aku langsung berdoa agar beliau mendapatkan pahala yang besar atas ilmu-ilmunya …..dan mendadak ada perasaan kegetiran dan guilty feeling yang sangat-sangat besar menyesakkan dadaku…perasaan bersalah …karena terus terang saat SMA dulu…aku juga mungkin beberapa dari kawan-kawan lebih melihat beliau sebagai bahan lelucon ato trigger lawakan….karena keeksentrikan cara ngajar beliau….bapak yang begitu datang ke kelas tanpa basa-basa lagi lalu balik kanan menghadap papan tulis dan mencatatkan bahan pelajaran biologi hampir 75% dari waktu ajarnya…dan 25% sisanya untuk menerangkan dan menunggu untuk menjawab pertanyaan dari muridnya…sebuah penantian yang berujung pada kekecewaan….karena gak pernah ada pertanyaan….karena….muridnya pengen segera mengakhiri kelas untuk kemudian kabur ke Rambo atau pak Rie…sedemikian tidak pedulinya kita pada beliau….sehingga pada akhirnya…kita semua mafhum bahwa cara mengajar yang 75% mencatat itu adalah karunia untuk anak-anak malas dan nakal sepertiku….begitu beliau balik kanan menghadap papan tulis…sebegitu juga aku keluarkan berbagai barang refreshing…bisa Komik Jaka Sembung….bisa beberapa jilid cersil Bu Kek Siansu-nya Kho Ping Hoo yang harus diselesaikan…malah kadang-kadang Nick Carter wkkk..wkk… begitu juga kawan lain…ada yang baca Gadis,Hai,Mode Indonesia…ato sekadar..nyelesaikan bobok yang terpotong sekolah…bukan sebuah pemandangan yang terpuji bagi Mentri Pendidikan tentunya….jika saat itu dia Sidak ke SMA 1 Jember… bahkan kadang aku dan beberapa kawan cekikikan kegelian melihat sebuah pemandangan ajaib…sepatu pantofel sang bapak dicat putih sebagian mirip sepatu Tiger Wood ato Jack Niclaus di padang golf…bener-bener dicat man…sebuah trigger lawakan..pencetus kegembiraan sesaat…saat itu rasanya tak ada yang salah dari perbuatan kita itu…mengolok-olok dan menertawai guru kita dibalik punggung beliau…terus terang setelah membaca Laskar Pelangi dan melihat betapa hormatnya Andrea Hirata sang master ekonomi telekomunikasi lulusan Inggris dan Sorbonne pada Bu Muslimah guru SDnya itu…saya jadi malu dengan apa yang pernah saya lakukan pada Pak Singgih…karena apapun..perbuatanku dulu adalah bentuk ketidak hormatan yang sepatutnya kepada beliau…se eksentrik apapun seorang guru…mereka tetaplah punya saham terhadap hidup bahagia yang kita jalani saat ini…Mohon Maaf Pak singgih….semoga bapak mendapatkan pahala besar disisi Allah SWT atas ilmu biologimu yang dibagi sama muridmu ini….ameenn… ( ah…pengen mencari Bu muslimah versiku…lha kok malah yang ketemu pengakuan dosa dan guilty feeling ama Pak singgih…..)
so kawan ada gak guru yang demikian memotivasi panjenengan semua untuk mencapai mimpi-mimpi saat SMA dulu…..siapa yang memotivasi Sevi kuliah dan jadi dokter di Unbraw?..
Siapa yang mendorong Faiz Sahly sehingga menjadi keasyikan bertapa di wadaslintang?
Guru mana yang membuat Ludi jadi Metalurgist dari ITS?…Arik jadi Marketer handal?…Hartoyo jadi Polisi?..Amal jadi filosof sekaligus ahli komputer dan kuliah sampek Holand?…Ivan jadi Ahli System komputer?
Dr Iwan dan Dr Bagus jadi dosen dan birokrat UJ yang kuliah sampai Thailand ada gak guru yang memotivasinya?…
Dr B Lelono? Andi irawan,rahmat Moelyono dan Ketut Ramasari menjadi hotelier?…sopo zal yang mendorongmu sampe jadi kayak sekarang….
ayo kawan-kawan…speak up….tentang guru Kita….
ato tepatnya pengakuan dosa ya…wkkk…wkkk….wkkkk
Popularity: 26% [?]
