BULOK - Bujangan Lokal……

12 August 2007 by ekoz_guevara Alumni

ini masih tentang reuni di omah sendok seminggu lalu….gak tau kenapa wajah-wajah kawan-kawan terbayang terus…kayaknya pertemuan yang berakhir jam sebelas itu terasa bukan main singkatnya……masih gak rela rasanya mo close down itu acara…

aku terus bilang ama arik yang juga ndilalah bisa hadir karena ada strategic meeting di Sampoerna Strategic di jakarta….Bro kita terusin ngobrol yuk….”oke …ndek Century aja Koz…aku nginep sono”..yok wis bar acara …setelah ngedrop MBak Ria yang nyarik Taxi Metro Ekspress…kami berdua diantar Ludi dan Endang ke century park hotel di kawasan Senayan….tks yo Bro and sista…

Rencananya aku ngobrol barang sejam baru meluncur ke Mes Lembaga Pendidikan dan Pengembangan BNI di Slipi sono…pas di kamar Arik aku nongkrong dia tas cabinet AC di deket jendela sambil ngeliat kerlap-kerlip lampu gedung tinggi jakarta …juga seliweran kendaraan di depan hotel yang gak ada hentinya maklum weekend…” Aku kayak mimpi ketemu konco-konco rik…bayangkan sebagian besar pada berubah….dan kayaknya kok kita jadi lebih deket gitu ya?”…” podo Koz…kayak si Ika yang datang berjilbab…wah…bener-bener deh…”…..mulanya biasa lah kita ngobrol ngalor ngidul dari soal keluarga…Arik dan Aku sama-sama jadi BULOK (Bujangan Lokal)….aku kerja di Balikpapan dan keluarga di Yogyakarta…kalo Arik lebih heroik lagi….sejak nikah gak pernah jadi satu ama keluarganya ….dia kerja di Jakarta (BAT,Frisian Flag) selama ± 8 tahun …keluarganya di Jember…bahkan dia pernah 3 tahun di Makassar keluarganya masih di Jember….sekarang dia di Suroboyo….dan agak lumayanlah ….frekwensi ketemu ama keluarganya di Jember jadi agak sering ….. terus terang gak enak bener jauh-jauhan dari keluarga….gak bisa berbagi kebahagian secara terus menerus dan seketika…apalagi pas sakit sendirian dan jauh dikeluarga duh rasanya nelongso…..kita terus terang iri ama kawan-kawan yang selalu bersama-sama keluarganya dimanapun dia…banyak yang nanya “kenapa gak dibawa sekalian aja koz ke Balikpapan?”…sebuah pertanyaan yang gak mudah dijawab… banyak pertimbangan yang menyebabkan keputusan pisah keluarga harus dipilih…terutama masalah pendidikan…kasian juga anak-anak yang sering pindah sekolah karena ortunya dapat tugas dari perusahaan…ada kawanku yang anaknya 7 kali pindah sekolah dalam rentang kelas 1-6 SD …dari Jakarta-Padang-Pekanbaru-Batam-Jakarta-Rengat-Denpasar…pas dia dipindah ke Balikpapan …akibatnya prestasinya jeblok karena harus selalu adaptasi…akhirnya diputuskan anaknya di sekolahkan di Jogjakarta hometown dia…dia yang sekarang pilih jadi Bulok….nasib dan jalan hidup kadang menghadapkan kita pada pilihan-pilihan yang jauh dari ideal dalam hal cara menata keluarga impian….aku sendiri gak pernah nyangka dan bermimpi…menjalani hidup yang gak “normal” kayak ini….bagiku cita-cita saat keluar dari SMA 1 Jember gak terlalu muluk….kuliah di Pertanian UGM…kerja di PTP di Jember kayak bapakku…nyekolahin anak di sono…dan dekat dengan akar budaya kita ….tapi kayaknya rencana yang maha kuasa gak bisa ditebak….aku gak kerja di kebun…gak kerja di Jember…gak bisa nyekolahin anak di Jember….beberapa kawan mendapatkan “karunia” itu seperti Dr.roen+Dr.Bagus+Lora Yazid+Harris bata..etc..etc….tapi sebagian lain berdiaspora ke seluruh penjuru nusantara….aku di Borneo…Taufiqi hamzah di Atjeh….banyak kawan di Jabodetabek (Ivan,Ludi,Endang,Andreas,Eddy,Yanar..etc)…Paris van Java dihuni Amal+Lisa+andi irawan de el el… Arik,Sevi, Noeri de el-el di gerbangkertosusilo…Faiz di pulau esnya Kebumen…bahkan aku baru denger dari Arik …banyak mungkin kawan kita yang dirantau dan sekarang gak ada kabarnaa ….misalnya sohib kita…Rudi Siam Pratama anak B-3 yang tetangganya Faiz…kabar terakhir dia di Pontianak tapi dah gak pernah lagi ada kontak …ato si Januar Wahyudi bin pak Imam yang kabarnya sekarang ada di perkebunan Astra Agro lestari di Mamuju Sulawesi Barat …sedangkan istrinya-Ardhita di Suroboyo….jadi bulok dia… kayaknya emang pola mutasi kerja corporate nasional sekarang…berpotensi menciptakan bujangan lokal yang semangkin banyak….

Fenomena Bulok ini di tempatku bekerja (BNI) banyak dijumpai…di kantorku aja dari 15 orang pegawai , semuanya adalah pendatang…..7 orang membawa keluarga 7 orang berstatus Bulok … jadi saat libur bersama 3 hari kayak 19 Maret silam yang libur nYepi…. wowww bisa terjadi kesibukan luar biasa…ngejar tenggat kerjaan…untuk kemudian meluncur ke Sepinggan dan terbang kemana istri-istri dan anak-anak akan didatangi dengan kerinduan yang tak terkatakan….ada yang ke Jogja…banyak yang ke Jakarta…Solo…Suroboyo… dan bisa ditebak di lounge bandara akan ketemu rekan-rekan sesama Bulok …kita lama-lama jadi hapal sama wajah -wajah mereka….bulok van Pertamina…Bulok chapter Total Indonesie…halliburton….PLN…Telkom…BRI…Mandiri…ahhhh aku gak sendiri batinku ….mungkin keadaan yang sama juga terjadi di bandara-bandara seluruh Indonesia…di stasiun gambir juga…di Gubeng juga…di Bungurasih….di Pulogadung….semuanya menunjuk pola aktivitas yang sama ….”pulang”….ketemu wajah-wajah yang bisa menghapus lelah dan capek seketika….pulang…pulang…pulang…

Dulu ketika masih training di jakarta 1997-1999…aku juga Bulok…istriku masih kerja di Jogjakarta…nah 2 minggu sekali kami (sekitar 10 orang) setelah jam kerja usai terbirit-birit ke stasiun Gambir mengejar KA Senja Utama Jogja ….jam 19.00 KA cabut …kita tidur di lantai kereta beralaskan koran…dilangkahi pedagang asongan yang gak kenal jam istirahat dan totokromo..i don’t care sing penting pulang…dan sampai Jogja sabtu pagi jam 05.00…minggu malam 19.00 terbirit-birit lagi ke stasiun TUGU Jogja ….sampe Jakarta 05.00 pagi…langsung ke kantor ..mandi disono..langsung kerja…begitu rutinitas selama 1 tahun 6 bulan…sebuah kehidupan yang jauh dari nyaman dan jelas tidak sehat….Senin-Kamis adalah saat yang paling menyiksa, kerja gak bisa tenang…hidup baru indah menjelang jum’at sore karena kita mau pulang..pulang…pulang…Sabtu pagi-Minggu Pagi adalah saat-saat paling menyenangkan..bersenda gurau dengan keluarga…menjelang keberangkatan ke JKT jadi nightmare yang berulang rasanya males sekali ngepak baju untuk balik lagi ke JKT dengan KA senja Utama…yang senasib denganku saat itu sangat banyak …sampe-sampe kita bikin paguyuban….

1999-2006 adalah saat-saat paling normal dalam keluarga kami..aku tugas di Semarang…keluarga dibawa serta …walau itu berarti istriku mesti gak kerja lagi…gak pa-pa…sing penting bisa gembira berkumpul….karena terus terang aku trauma dengan model keluarga yang pisah dan mesti ngejar-ngejar kereta untuk pulang…di saat suasana batin yang tenang kayak gitu tak pelak berat badan melejit dari 75 Kg menjadi 100 Kg….anak lair satu persatu….suasana keluarga normal yang menggembirakan walo jauh dari kampung halaman… eh ternyata per Maret 2006 aku mesti tugas di Balikpapan the Borneo….yah dengan berat hati berangkat juga…lha wong isih butuh upo?…ginilah nasib orang upahan…berbahagialah para pengusaha…yang jadi raja bagi nasib dan arah hidupnya sendiri…..

Bulok di Borneo berarti kembali jadi anak kos-kosan lagi…artinya kehidupan yang gak teratur…makan gak teratur….istirahat gak teratur…bahkan kita lebih suka menghabiskan waktu di kantor daripada di kos..jadinya kita punya jam lembur yang panjang betul dan tanpa bayaran tentunya…rata-rata kita pulang jam 9 malam…

jika gak pulang..Sabtu pagi setelah bal-balan kita kumpul di kantor..ada yang kerja ato ngenet dan blogging kayak aku sekarang ini he..he..he…hiburan murah yang sehat….hari minggupun sama aja…kumpul di kantor…keliatannya asyiik…tapi begitu medical check up..serta merta kehidupan yang serba tak teratur itu memberikan ganjarannya…kolesterol tinggi…Asam urat tinggi…SGPT dan SGOT dalam rangge waspada karena kecapekan dan pola makan yang gak sehat..katanya… bagi orang yang sloordig dan mesti dikontrol ketat kayak aku…jadi Bulok merupakan ujian yang sangat-sangat berat…..aku gak tau berapa orang alumni kita yang mesti jadi Bulok kepekso seperti aku dan Arik…semoga gak banyak deh..bagaimanapun hidup normal adalah yang terbaik…yakinlah itu….

gak terasa jam dah nunjuk 01.00 dinihari….mata dah mulai ngantuk…tapi Jakarta masih hidup…lampu-lampu masih berkedipan di puncak-puncak gedung tinggi….jalanan masih dilindasi mobil-mobil para pecinta kehidupan malam….aku masih termanggu diatas cabinet pinggir jendela…Arik masih duduk diem di atas sofa….” aku mulih Rik….”…”..ngopo koz…turu kene ae…ngobrollah..suwi awakke dewe gak ngobrol asyiik kayk gini…pesawatku awan ae kok…” …yo wislah daripada ndodog gerbang LPN dengan resiko diunjukin wajah masam security wisma BNI….akhirnya pembicaran sesi II dimulai lagi…tentang apa…next time tak ceritainn….sekarang aku mo makan dulu yah….tuh kan sarapan kok jam 10.00?…sebuah contoh kehidupan yang gak teratur …o alah…BULOK..BULOk…..Yanarrrrr…..kapan aku dibalikin ke Jogjaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa……plsss Bosss…..

Popularity: 17% [?]

Print This Post Print This Post

13 Responses

  1. beratnya punya 1 keluarga, 2 rumah tangga. tapi hidup adlh perjuangan yg hrs dijalani dg penuh rasa ikhlas dan cinta kasih..

    18. August 2007 - faiz_sahly
  2. Gak kerasa, sampe netes airmataku membaca betapa berat penderitaan para bulok…hiks, hiks
    Bulok, yo bulok rek, tapi kalau sampai kena sindrom dislipidemia wah harus dikontrol itu, diit ketat wajib(tapi aku tahu kok, agak susah mengatur kalau gak ada istri), OR, lifestyle juga harus dijaga. Jadi biar bulok, tapi tetap sehat….harus itu.
    (sori mas, jadi seperti gerak refleks aja kalo tahu ada yang mengalami gangguan kesehatan)

    19. August 2007 - sevi
  3. 1 Rumah Tangga, 2 “Keluarga”.. Seperti yang dimuat dalam Kompas Minggu, 12 Agustus lalu. Suka duka berpisah dari rumah tangga termuat disana.. Menyentuh perasaan..
    Yang penting : Fight the good fight every morning..

    19. August 2007 - faiz_sahly
  4. Aku yakin gak cumak aku yang punya cerita kayak gini…temen-temen yang lain juga…mangkanya mbok ditulis ae…ben gae tombo kangen…

    Faiz — Matur nuwun dukungannya

    Mbakyu Dokter - tks tipnya…moga-moga isok mudukno awak sampek 85 Kg deh…tetap semangat..hap..hap..hap…

    23. August 2007 - ekoz-guevara
  5. wah jadi semangat pindah ke jakarta, biar kalo reuni di jakarta lagi, gak repot2. Tapi apa ya mungkin angkatan lama bisa diundang ya. he3, kok jadi GR.

    03. March 2008 - triani (wiwid)
  6. Sebenarnya ada Reuni Besar yang melibatkan banyak angkatan lho mbak Wid…biasane sih emang di Jember….

    sebenernya kalo ada komunikasi saling njawil…bias kok dikumpulkan para kakak tingkat di Suroboyo ato Jakarta….nah kalo masing-masing angkatan dah punya networking..baru kita bisa bikin networking antar angkatan….

    ato ada gak ya…yang tahun 2009 nanti alumni SMAN 1 JEMBER yang jadi Capres ato Cawapres?..ato minimal Menterilah..he..he..he…
    (biar nanti bisa ditodong untuk dijadikan godfather acara Reuni besar SMAN 1 Jember…)
    ato kita todong OPICK sebagai EO? hua..ha..ha
    ato Doddy Isnaeni Kahitna?…..he..he..,he

    03. March 2008 - ekoz_guevara
  7. iyo. semoga deh, dengan nemunya media ini, aku gak ketinggalan informasi lagi. he3. Eh, met ultah ya, semoga panjang usia, tambah semangat bagi2 ceritanya, tambah sukses, bahagia selalu bersama keluarga. Amin.

    03. March 2008 - triani (wiwid)
  8. Makasih Mbak Wied…..
    gak kroso wis 38 lho…perasaan sik pantes 18 tahun…hua..ha..ha..hga

    03. March 2008 - ekoz_guevara
  9. Yang penting jiwa kita harus tetep muda terus dhek. Bulan kemaren, juga bulan yang sangat bersejarah bagi aku. gimana enggank, wong gak terasa sampai juga akhirnya aku ultah yang ke 40. Gak percaya banget deh, sempet deg-deg an & ngeri juga, tapi bersyukur juga, karena Allah dah kasih umur panjang dan kasih kesempatan lagi untuk memperbaiki diri dan agar berbuat yang lebih berarti dalam hidup. Ntar deh 2 tahun lagi pasti adhek2 juga merasakan gimana rasanya usia berkepala 4. he3. Semoga kita semua diberikan panjang usia. Amin.

    04. March 2008 - triani (wiwid)
  10. Oh ya, untungnya lagi, dari dulu (pacaran) sampai menikah, suamiku tetap panggil aku “adhek” dan karena wajah suamiku biasa2 aja, jadinya aku masih kelihatan cantik. Kata bojoku sih. ha3

    04. March 2008 - triani (wiwid)
  11. Kalau agustus ntar suamiku gak mau ikut pindah jakarta, wah3 bisa2 aku juga akan jadi bulog. cape………….deh……….

    05. March 2008 - triani (wiwid)
  12. @ Mbak Wid…
    jadi Bujangan Lokal iku gak onok enake…..lebih baik bojone diangkut sisan ndek Jakarnong…

    13. March 2008 - ekoz_guevara
  13. Iyo dhek, kalo lihat critamu kok ribet dan melas jadi bulog. Sebaikknya crita bulog mu tak print aja biar suamiku takut jadi bulog di surabaya. he3

    13. March 2008 - triani (wiwid)

Leave a Reply