CANGKRUK…..Night Life Style

May 26th, 2007 by ekoz_guevara Leave a reply »

80px-lambang_jember.png Cangkruk….mungkin kata yang sangat familiar ini hanya ditemukan di komunitas wong arek ( Gerbangkertosusilo…) dan pedalungan aka daerah tapal kuda (Probolinggo-Situbondo-Bondowoso-Banyuwangi-Jember-Lumajang)..untuk menyebut sebuah aktivitas hangout di malam hari…biasanya tempat yang disukai adalah dipinggir jalan,pos kamling, atawa mulut gang sebuah kampung…..kalo jamannya saya dulu cangkruk ya identik engan ngobrol ngalor ngidul dengan topik yang berujung pada masalah cewek..atau..diramein dengan maen kertu atawa gaple…yang rodok nakal biasanya diiringi dengan prilaku yang agak crime…totoan dan ngombe Bir jowo aleas tuak..tapi topik universal seperti bal-balan adalah yang menjadi topik favorit…di Ngebang Kemundung…kami punya tempat hangout yang sangat strategis yaitu di depan Tugu proklamasi kampung tepat di engghok-engghokkan Jl. Bungur menuju Gebang Porenx asyiknya tempat itu adalah tempat mabgkal favorit tukang bakso dan tukang becak sehingga suasanya jarang sepi…waktu kumpulnya ditandai dengan kenteng di tiang listrik dan setelah acara Aneka Ria safari bakdo Dunia Dalam Berita…satu persatu para cangkruer bermunculan dan ngobrol lah kita….keasyikannya adalah dari suasana akrab yang terbangun pada malam-malam itu..biasanya kalo pas hari libur acara cangkruk ini bisa berakhir saat adzan subuh atau minimal jam 3 dinihari….pada waktu itu para tetua kampung gak keberatan dan malah senang..kadang ada saja tetua kampung yang nyumbang penganan atau sekedar seceret teh….karena bagi lingkungan keberadaan para cangkruker ini sekaligus sebagai bantuan pengamanan Siskamling….itu saat tahun 1980-1990an…pada tahun 2000an ketika pulang dan bernit untuk bergabung dengan komunitas cangkruk-er dari generasi yang lebih muda ( kelahiran 1980an), sepupuku melarang tuk gabung…karena situasinya dah berubah…cangkruk di Tugu sekarang sebaiknya dihindari…karena aktivitas crimenya ternyata pada taun-tau itu semakin tinggi porsinya…kalo dulu paling banter minumnya tuak ato bir…saat itu dah mulai merambah ke Mansion,Topi mirinx, vodka….dan barang-barang ngegirisi llainnya…akibatnya para tetua kampung dah gak pada simpati ama mereka…sering terjadi acara cangkruk kemudian diakhiri dengan adu jotos karena mabuk ..dan peserta cvangkruk sekarang tak lagi berasal dari kampung sendiri..udah bercampur dengan pendatang-pendatang dari luar lingkungan yang awalnya merupakan temannya teman teman sekampung…..dan gak sedikit peserta cangkruxer dari luar ini membawa bad influence sehingga konkow-konkownya malah menjurus ke arah crime….malah pernah akibat mabuk mereka mengganggu orang yang melintas..dan cilakanya yang diganggu anggota Brigif 9 Kostrad…ya udah…besoknya dicarilah mereka oleh tentara-tentara itu….yah terkadang kalo pas pulang Jember…bayangan night life jaman muda dulu ingin diulang lagi..namun apa daya zaman sudah berubah……mangkanya saat pulang Jember acara cangkruknya diadakan ditempat yang agak mahalan dikit….warung ketan di bawah jembatan penyeberangan kali Jompo atau Warung ketan depan GOR Argopuro di daerah Pasar tanjung..tepatnya depannya gangnya Rudi Siam Pratama (Bio-3) atau gangnya ehmmm–ehmmmnya Firman Kurniawan..(hiii Bro pa kabar?..wkkkkk..wkkkk)……kalau di sono yang berubah cuman harganya…tapi tetap aja terjangkau….kongkownya emang gak seenak kalo rame-rame dengan teman sekampung…tapi tetap asyik menlihat Jember di malam hari……jadi kalo mau hang out di Jember mudah saja….cari ujung gang kampung terdekat atau pergi ke warung ketan dan nikmati malam dengan sepiring ketan dele ditambah jahe anget..mak nyusss….eit jangan lupa juga..ditambah tempe goreng pake lombok klethus…..

Popularity: 6% [?]

Advertisement

Leave a Reply